
Tuhan itu sangat tidak adil.
Mengapa beberapa orang memiliki segalanya setelah lahir, yang bahkan tidak bisa diharapkan oleh orang lain seumur hidup mereka. Tapi mengapa beberapa orang lain sudah ditakdirkan untuk terus menderita bahkan saat baru pertama kali terlahir ke dunia?
Mengapa Frost dan Fiona Harrison bisa memiliki kekayaan dan aset berlimpah, bahkan masih akan disanjung orang-orang meski secara pribadi tau sifat mereka yang seperti sampah? Mengapa mereka bisa menjadi cucu sah hanya karena lahir didalam suatu pernikahan, dan tidak perlu banyak usaha agar bisa mewarisi segalanya?
Sementara aku harus terlahir dalam kemiskinan, dan satu-satunya yang kumiliki adalah seorang ibu yang tak bisa berhenti mengutuk kelahiranku?
Bukankah aku juga anak dari Tuan Harrison? Tapi mengapa kami memiliki kehidupan yang sangat jauh berbeda?
"Kau hanya anak haram, membiarkanmu hidup saja sudah merupakan anugerah yang harus kau syukuri."
"Apa yang kau tangisi, Rushia? Aku bertaruh nyawa untuk melahirkanmu! Aku juga yang membesarkanmu! Aku memberimu hidup, itulah kenapa hidupmu sekarang adalah milikku! Jadi kenapa jika aku memukulmu sedikit?! Jangan manja!"
Kami memang mendapatkan kompensasi yang besar dari ayahku, tapi dia sama sekali tidak memperhatikan kami. Dia membuangku bersama ibu, bahkan meski sudah tau seperti apa dia memperlakukanku.
Aku berusaha menjadi lebih baik, lebih baik, dan menjadi yang terbaik. Tapi aku sama sekali tidak bisa mengejar bahkan setitikpun bayangan milik Fiona, aku tidak bisa mendapatkan hak yang sama seperti mereka tak peduli sebanyak apapun aku berusaha.
Kenapa?
Kenapa?
Saat itulah aku mendapatkan informasi mengerikan, bahwa aku dan Frost serta Fiona sama sekali tidak memiliki hubungan darah. Apakah itu sebabnya aku tidak bisa mengalahkan wanita itu? Lalu sekarang bagaimana? Apakah mereka juga akan menendangku keluar dari sini dan mencoret Harrison dari namaku?
Aku tidak mau! Aku tidak mau!
Aku sudah memperjuangkan ini selama bertahun-tahun! Aku sudah menahan semua luka dan penghinaan itu! Aku sudah sangat menderita! Kenapa mereka masih akan membuangku dengan ibu seperti itu?!
Wanita itu bahkan terus berusaha mengemis cinta dari orang kaya lain tanpa peduli meski harus jadi simpanan!
Sampai saat ini aku bahkan tidak tau yang mana ayahku dari semua pacar masa lalu dari wanita yang kusebut ibu!
Jika aku terus terikat dengan orang semacam itu, dia hanya akan terus memperlakukanku seperti sapi sebelum menyembelih dan menjualku!
__ADS_1
Aku tidak mau!
Kecuali ...
Jika aku bisa mengamankan posisiku di Harrison, dengan mengikat diriku dengan salah satu dari mereka.
Fiona sangat cantik dan pintar, mustahil dia meresponku yang biasa-biasa saja. Dia bukan tipe yang akan takluk dengan kesederhanaan, jadi bagaimana?
"Kudengar Tuan muda berkelahi lagi dengan Nona Blazemoche, sebenarnya apa sih maunya?"
"Dia bahkan menyebarkan desas-desus bahwa Nona Blazemoche merundung seorang siswi bernama Arianna, masalahnya sudah terlalu rumit. Kalau Tuan Besar tidak turun tangan kali ini, persahabatan dengan Blazemoche bisa terputus hanya karena kenakalan Tuan muda!"
"Sebenarnya apa sih maunya? Nona Blazemoche sangat cantik, jenius dan anggun. Tapi kenapa Tuan muda justru mengejar-ngejar gadis Arianna itu? Padahal Arianna dan Nona Blazemoche berteman akrab."
"Menurut asisten pribadi Nona Harrison, kemungkinan besar Nona sendiri yang turun tangan kali ini dan akan membuat Tuan Muda dikirim keluar negeri!"
"Benarkah?!"
Benar, Frost Harrison!
Dia adalah pria bodoh yang hanya memikirkan cinta dan wanita sepanjang waktu, pasti tidak akan sulit mendekatinya. Terlebih ... Dia adalah satu-satunya anak lelaki yang sah dan keluarga Harrison adalah patriarki, jadi perusahaan pasti akan diserahkan pada bocah bau itu!
Selama aku berpura-pura menjadi berbudi luhur, lemah lembut, dan sederhana dia pasti akan jatuh kedalam genggamanku!
............................................
"Kupikir dia adalah kaki tangan dari pihak oposisi atau saingan bisnis kita, tapi ternyata hanya ini yang bisa kita dapatkan?" raut Fiona tampak jelek setelah membaca laporan hasil penyelidikan terperinci Rushia Harison.
Atau lebih tepatnya hanya Rushia, karena wanita itu sudah memutuskan hubungan keluarga dengan Harrison sebelum semua orang bisa mencium bau bangkainya.
"Fiona, jangan menakuti bawahan dan adikmu. Keserakahan manusia adalah yang paling mengerikan, terutama jika sudah memiliki ideologi maling seperti Rushia" Camila mengingatkan dengan ramah, sambil membereskan laporan yang barusan dilempar hingga berserakan di meja konferensi.
Asisten Fiona yang gemetar di sudut akhirnya tersadar dan mengambil alih laporan tersebut dari tangan Camila, menatap aneh mantan adik ipar bosnya. Wanita yang tampaknya masih baru itu membungkuk satu kali sebelum berlalu pergi, memberi keduanya privasi.
__ADS_1
Fiona memperhatikan pintu yang tertutup sepenuhnya, dan bertanya "Jadi, apakah ini termasuk skenario dari 'akhir bahagia' milikmu itu?"
Gadis itu melipat lengan bajunya, menggelengkan kepala "Tidak, ini lebih seperti efek kupu-kupu."
"Kau yakin keluarga bocah Wundervei itu bisa diandalkan?" Jelas dia tidak ingin secara gegabah menyerahkan urusan sepenting ini pada orang luar, sayang sekali dia tidak punya pilihan lain saat ini.
Dengan penuh afirmasi, Camila berkata "Tentu. Selama mereka diberi imbalan yang pantas, mereka tidak akan melakukan kesalahan."
"Memangnya apa yang bisa dikumpulkan oleh ponsel Frost? Tidak ada satupun catatan mengenai riwayat transaksi ataupun pertukaran kabar yang janggal dari keduanya, orang perusahaan kami sudah lelah menghubungkan seluruh jaring laba-laba hanya untuk mencari jejak internet yang sama sekali tidak ada" keluh si wanita.
"Fiona, ponsel Frost adalah merek pir" sahut Camila secara tiba-tiba.
"Lalu?"
Dia tampak mengingat-ingat isu yang dulu sempat populer dan mulai menyusun kata-katanya "Ini sudah menjadi rahasia umum beberapa waktu lalu, yang sayangnya ditenggelamkan dengan pengalihan isu. Karena ponsel milik perusahaan itu akan selalu mengambil foto dari si pemilik ponsel setiap dua detik sekali, bukan tidak mungkin ponsel Frost juga merekam seluruh percakapan sensitif yang tidak akan terendus oleh internet, bahkan tanpa sepengetahuan si pemilik ponsel."
Jawaban itu cukup masuk akal, Fiona mengangguk singkat "Cara ini bisa digunakan. Kalau sepupu pacarmu itu sungguh bisa melakukan tugasnya, aku tidak akan keberatan menggunakan sedikit favoritisme dan memberinya hak istimewa sepertimu."
"Fiona, jangan samakan aku dengan orang itu" dia tidak senang saat ia mendengar seseorang membandingkan atau. nyamakannya dengan orang lain.
"Ini yang kudapatkan setelah menentang dewan direksi untuk memberi Blazemoche-mu tambahan dua belas persen?" Fiona bertanya dengan malas.
Emosi Camila langsung tersulut "Dan kau langsung mencaplok salah satu cabang perusahaanku setelah itu, sialan."
Wanita yang lebih tua itu tersenyum dangkal dan menjentikkan jarinya, meminta fokus pihak lain "Kembali ke topik, Camila. Aku sebenarnya tidak setuju dengan pendapatmu bahwa alasan Rushia hanya sebatas keserakahan. Kalau dia hanya sebatas serakah, dia bisa menjual data itu ke perusahaan luar negeri yang lebih berpengaruh, dam bukannya menjual data rahasia perusahaan Harrison pada saingan bisnis kami."
"Maksudmu?"
"Bukankah wanita itu adalah korban broken home yang memiliki ibu jahat dan ayah yang sama sekali tidak meliriknya?" Pancing Fiona.
Bisa menebak alasannya, Camila tanpa sopan mengutarakan isi otaknya "Jadi? Kau memiliki pikiran bahwa saingan sekaligus pembeli data curian itu, adalah ayah biologis dari Rushia? Dia melakukannya demi mendapatkan cinta keluarga?"
Namun alasan semacam itu belum tentu bisa mewakili isi pikiran Rushia yang sebenarnya.
__ADS_1
Karenanya Fiona menggeleng "Belum tentu, tapi kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan itu. Sepupu bocah Wundervei itu harus bekerja lebih cepat, aku tidak ingin membuang waktu untuk jenius tak berguna."