Antagonis Dan Second Lead

Antagonis Dan Second Lead
Kau yang dari novel (2)


__ADS_3

"Kau apa?!" Camila merasa bahwa dia sudah terlalu banyak menerima informasi, dan itu informasi yang sangat eksplosif.


Tanpa ragu, dia mengulangi jawabannya


"Aku membunuh Frost Harrison, Camila. Aku membunuh suamiku sendiri di dunia itu."


Camila tidak habis pikir dan langsung kehilangan imej tenang yang dia punya


"Tapi kenapa? Dia selingkuh?"


Arianna gemetar saat menjawab penuh ironi


"Ya."


Meski bingung, dia tetap bertanya untuk memastikan


"Karena itu?"


Mata Arianna menjadi lebih merah, jelas bahwa dia sedang memendam amarah teramat sangat


"... Dia juga ... Selingkuhannya menenggelamkan anakku hingga tewas, dan Frost membiarkannya."

__ADS_1


"Apa?! Dia gila ya?! Bukankah itu anaknya juga?!" Tentu saja, Camila juga ikut marah mendengar hal ini. Dia tau bahwa ini adalah novel sampah, tapi dia tidak pernah menduga bahwa hidden plotnya ternyata jauh lebih sampah.


Arianna tidak menggubris pekikan Camila barusan dan terus menumpahkan sakit hati beserta air matanya


"Frost bilang ... Dia menyesal menikahiku, dia sudah tidak lagi mencintaiku ... Dia bilang ... Seharusnya dia tidak menikahi wanita yang tidak bisa membantu bisnisnya. Dia bilang ... Dia seharusnya tidak menikahi wanita yang hanya bisa melakukan pekerjaan pelayan."


Camila pernah menduga kemungkinan ini saat pertama kali bertransmigrasi. Tapi mendengarkan pihak terkait mengatakannya dengan mulutnya sendiri, tentu saja dia merasa sangat tidak enak dan hanya bisa terdiam


"......"


"Dia sudah membunuh tunangannya karena berpikir penjara saja tidak cukup, dia takut Camila akan menggangguku seperti sebelumnya. Dan dia membunuh Gabriel karena Gabriel masih mencintaiku dan lebih pintar darinya, dia takut aku akan meninggalkannya dengan Gabriel. Dia bilang waktu itu ... Dia terlalu mencintaiku" ujarnya.


Camila dengan kejam menyanggah


"Uh ..." Arianna menangis tersedu-sedu.


"Maafkan aku, Camila ... Maaf, sungguh. Kau benar tentang dia, tapi aku pikir aku bisa mengubahnya dengan kesetiaan dan cinta. Kau juga benar tentangku, aku terlalu naif dan bodoh. Maaf ... Maafkan aku, Camila" protagonis itu tampak semakin hancur karena kehidupannya sebagai protagonis di buku asli.


Namun sekali lagi, dia hanya diam


"......"

__ADS_1


Arianna terus menangis dengan menyakitkan dan memukul-mukul dadanya sendiri, lalu berlutut di kamar mandi mengingat anaknya yang masih kecil


"Anakku ... Anakku menjadi korban karena kebodohan dan kenaifanku tentang cinta, aku benar-benar bodoh. Kenapa aku bisa berpikir bahwa pria yang pernah berselingkuh tidak akan pernah berselingkuh lagi?"


Ratapannya benar-benar bisa membuat siapapun terenyuh dan bersimpati, bagaimanapun juga gadis ini adalah protagonis dari novel sampah yang akan selalu sukses memanen simpati orang. Ditambah lagi, ratapan terakhirnya benar-benar sangat menyedihkan. Siapa juga yang tau bahwa mereka akan menikahi orng sejahat itu?


Anggap saja ini retribusi karena sudah menghancurkan banyak orang hanya demi bersatunya dua orang.


Memang kejam, tapi Arianna pantas mendapatkannya.


Jadi si nona penjahat kembali mengucapkan sanggahan yang langsung menusuk di titik sakit di tokoh utama


"Arianna, kau juga selingkuhannya."


Seolah menerima pukulan tak kasat mata sekali lagi, gadis itu menangis lebih keras dibandingkan sebelumnya


"Maafkan aku, Camila."


Camila menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan, berpikir bahwa memang masuk akal dunia novel asli akan runtuh.


Karena tidak ada satupun dari anak dunia yang tersisa.

__ADS_1


Bahkan anak para tokoh utama juga sudah tiada, dengan cara yang cukup dramatis dan terlampau tidak manusiawi.


__ADS_2