Antagonis Dan Second Lead

Antagonis Dan Second Lead
Dua peran, dua dunia


__ADS_3

Beberapa orang merasa tidak puas menjadi protagonis kisah mereka sendiri, dan ingin menjadi tokoh utama dunia. Tanpa mereka tau bahwa menjadi tokoh utama tidak seindah kedengarannya.


Memang mereka akan diberkati keberuntungan dan cinta yang tak ada habisnya, tapi mereka juga akan dijatuhi kesialan dan para pembenci yang juga tak kalah habisnya. Ini membuat berkat menjadi seimbang dengan musibah, yang bisa dikatakan sebagai tidak mendapatkan apa-apa. Hanya rasa lelah.


Paling nyaman adalah menjadi orang biasa, menjadi pejalan kaki tanpa harus bertemu dengan sesuatu yang 'wah' seperti drama kehidupan. Hidup lurus-lurus saja tanpa takut terseret apapun memang membosankan, tapi setidaknya itu lebih baik dibandingkan terus dikejar oleh bajingan.


Itu adalah prinsip yang selalu dianut olehnya, bahkan sebelum ia memulai semua ini ataupun ikut terseret dalam gelombang kedua.


"Hari ini adalah hari pernikahan pewaris tunggal keluarga besar Harrison dan kekasihnya, Arianna Mackenzie."


"Iya! Bukankah menurutmu kisah mereka benar-benar seperti drama bbf? Kudengar Frost bahkan memutuskan Camila Blzemoche dan mengirimnnya ke penjara karena sudah menyakiti kekasihnya! Bukankah itu sangat manis?"


"Benar! Aku juga ingin punya suami yang akan menghancurkan siapapun yang berani menggertakku, lebih-lebih jika dia tampan dan sekaya Frost Harrison!"


Sepasang mata gelapnya melirik nona-nona muda di meja ini dengan hati yang merasa jijik. Tapi tetap menampilkan wajah tersenyum yang sangat elegan saat menuang minuman, mengganti garpu yang jatuh dan membungkuk pergi.


Dia sekilas pernah melihat seperti apa rupa Arianna Mackenzie itu, memang cantik, tapi jika dibandingkan dengan nona muda Blazemoche maka gadis itu tidak ada apa-apanya sama sekali. Hanya perempuan gila harta yang akan merangkak ke atas ranjang tunangan orang demi uang.


Dia sudah merasa tidak nyaman dengan logika orang-orang disini, yang membela perusak hubungan orang hanya karena bukan berasal dari keluarga terpandang. Meski orang-orang yang memiliki kondisi ekonomi dibawah rata-rata memang menyedihkan, tapi bukankah setidaknya mereka harus memiliki harga diri dan kemauan untuk bekerja keras?


Untung saja ini adalah hari terakhirnya bekerja sebagai pelayan di restoran milik anak pertama keluarga Blazemoche, setelah ini dia tidak akan lagi mendengar ocehan tentang pasangan tak tau malu itu.


Namun anehnya meski dia pergi sejauh apapun, dia tetap bisa mendengar kabar dari pasangan sampah itu. Juga mengenai kabar runtuhnya keluarga Wundervei dan Blazemoche yang hanya memiliki selisih setengah tahun. Kesannya pada Frost harrison yang pendendam dan rakus sontak jatuh ke titik minus, demikian pula kesannya pada Arianna Mackenzie yang hanya bisa menangis tak berdaya tak peduli apapun situasinya.


Arianna adalah magnet masalah dan drama, sementara Frost adalah orang gila yang suka menghancurkan segalanya demi melampiaskan rasa cemburunya.


Dia tidak mau mendengar apapun tentang keduanya, sampai dia tiba-tiba mendengar kabar mengenai kematian Frost Harrison yang sangat tiba-tiba. Yang ternyata dibunuh oleh isterinya sendiri setelah baru lima tahun menikah. Saat itu terjadi barulah semua orang seolah sudah mendapatkan akal sehat mereka kembali dan tidak terlalu mengurusi dua orang itu.

__ADS_1


Setelah pengadilan memutuskan bahwa Arianna hanya melakukan pembelaan diri dan memiliki riwayat depresi, kebusukan demi kebusukan pasangan ini lantas mulai mengambang ke permukaan. Membuat seluruh dunia tercengang akan betapa gelap dan kejamnya persaingan para pewaris dari keluarga bangsawan, bahkan tidak segan untuk membunuh kerabat maupun darah dagingnya sendiri. Kisah yang awalnya penuh cinta dan sangat manis, berubah menjadi busuknya perselingkuhan dan patriarki ekstrim hanya dalam waktu satu malam.


Seolah semua filter dihapus dan menunjukkan kebenaran.


Dia tetap tidak peduli, memang. Hanya saja kesannya pada pasangan ini tidak lagi berada di titik negatif, mengingat ia tidak suka memihak siapapun saat mendengar ada masalah.


Karena pasangan ini memang sama-sama bersalah.


Dia bahkan merasa agak iba pada Arianna yang tampak kehilangan seluruh jiwanya foto media. Tapi mau bagaimana lagi? Hidup harus tetap berjalan, meski kejam tapi anggap saja sebagai pengalaman.


Sayangnya dunia seolah tidak mau melepasnya.


Karena begitu dia memasukkan ponselnya kembali kedalam saku, berniat masuk kembali ke kompleks apartemennya yang baru, dia langsung menemui ajalnya.


Jiwanya yang melayang selama beberapa hari, tidak bisa lagi berkata-kata. Karena yang membuatnya tiada adalah tubuh seorang wanita yang menimpanya dari atap gedung.


"..... Sialan."


Hanya itu yang bisa dia katakan sebelum kesadaran jiwanya berangsur-angsur menghilang, dan membuka matanya hanya untuk mengulangi kehidupan yang sama.


Dan bertemu sosok Arianna dan Camila.


"....."


Namun hari demi hari dia akhirnya menyadari bahwa ada sedikit perbedaan dibandingkan sebelumnya, dia bahkan nyaris tidak pernah mendengar kabar dalam bentuk apapun mengenai Frost dan Arianna. Begitu dia bertemu dengan dua orang itu kembali di restoran milik si sulung Blazemoche, dua gadis itu bahkan tampak sangat akrab dan memiliki sedikit perasaan aneh diantara keduanya.


Camila menjadi lebih kejam tapi masuk akal, dan Arianna menjadi lebih mandiri.

__ADS_1


Dia sontak memiliki gagasan berani, apakah mereka berdua sama seperti dirinya?


Dia juga mendapati bahwa Gabriel Wundervei tampak lebih waras kali ini, demikian pula Aiden Blazemoche yang terang-terangan mengakui seksualitasnya. Bahkan ada beberapa tokoh tambahan yang tidak pernah dia dengar sebelumnya, seperti Fiona Harrison, Lula Asherah dan juga Rushia Harrison.


Ada perbedaan kecil, yang lambat laun menjadi semakin besar.


Oleh karena itu dia tidak lagi terkejut saat Aiden menyerahkan segalanya demi seorang pria, tidak terkejut saat Camila dikirim ke barak militer sebagai hukuman, tidak terkejut saat mendengar kabar miring bahwa Frost berpaling ke Rushia, tidak terkejut saat Camila dan Gabriel menaruh minat pada diri satu sama lain, dan tidak terkejut saat Arianna secara tiba-tiba menjadi rekan kerjanya menggunakan koneksi Camila.


Bahkan tidak terkejut saat dunia tiba-tiba secara paksa menghentikan waktunya, untuk yang kedua kalinya.


Tubuhnya kehilangan semua perasaan bahwa dia masih bernyawa dan memiliki raga, seolah dia sekali lagi dikirim ke saat-saat kematiannya yang pertama dan menjadi jiwa. Tapi dia bisa menyaksikan dengan jelas bahwa dia masih hidup. Walaupun tidak lagi bisa melihat, mendengar, mencecap, atau merasakan apapun.


Dalam kegelapan yang mencekam ini, otaknya entah kenapa bertanya .... Apakah Arianna baik-baik saja?


Apakah gadis itu terluka untuk yang kedua kali, lalu mengakhiri hidupnya sekali lagi?


Malangnya .... Sungguh kasihan ...


Lahir dari keluarga semacam itu, dibully karena seorang pria di sekolah, terpaksa bekerja di usia belia agar bisa bertahan hidup, bahkan masih harus mengalami beberapa pelecehan di tempat kerja karena dia seorang gadis muda.


Pemikiran ini lantas membuatnya merasakan sesuatu sekali lagi ...


Pertama-tama adalah jantungnya, kedua adalah nafasnya, yang ketiga adalah indera perabanya.


Dengan lambat, tangannya meraba-raba sekitar dan dengan hati-hati berjalan menyusuri segala hal sambil berharap semuanya baik-baik saja. Kakinya tanpa sadar menuntunnya ke arah tangga, menaikinya satu persatu tanpa tau alasannya. Dan setiap kali dia menaiki anak tangga, tubuhnya secara lambat juga mengembalikan semua perasaan itu sedikit demi sedikit.


Telinganya menangkap suara nafas yang berasal dari beberapa orang, dan dengan mata yang buram dia akhirnya tiba di anak tangga terakhir.

__ADS_1


Yang dia dengar hanyalah suara terkesiap dari seorang wanita, sebelum seseorang berteriak penuh kejutan "Raymond Floyd?!"


__ADS_2