Antagonis Dan Second Lead

Antagonis Dan Second Lead
Saling melempar batu


__ADS_3

"Bisa jelaskan?" Tanya Firth Blazemoche, ayah Camila yang sedang menatap dingin anak gadisnya.


Aiden tidak mau membantu sang adik untuk menjelaskan, bagaimanapun juga dia tidak pernah menyukai keputusan yang membahayakan ini. Jadi dia diam-diam berharap sang ayah bisa menyadarkan Camila yang sudah seperti kucing serakah.


Ardore Blazemoche, sang ibu juga menunjukkan raut tidak senang "Anakku, anakku yang baik ... Sudah kami katakan berulangkali untuk tidak ikut campur dalam intrik keluarga lain, kami tidak pernah mendidikmu untuk menjadi penjilat yang tidak bermartabat."


Camila melirik Aiden dengan sorot menuduh, pria itu balas dengan menaikkan sebelah alisnya.


Tuan Firth menepuk tangannya satu kali begitu menyadari tatapan kedua bersaudara yang tampak saling memaki menggunakan telepati ini "Jangan melirik kakakmu, Camila. Aiden hanya memberikan garis besar dan pendapat melalui sudut pandangnya saja, yang kami inginkan sekarang adalah jawaban darimu."


"Sederhana. Aku cinta uang" seloroh Camila, yang membuat wajah keduanya menjadi lebih tidak enak dilihat.


"Anakku, kau adalah tunangan Frost Harrison sekalipun tidak ada satupun dari kami yang menyukai titel ini. Sangat tidak bijaksana bagimu untuk memilih faksi yang tidak seharusnya. Kau memang jenius, tapi itu saja tidak cukup membuatmu bertahan dari dampak perebutan hak waris keluarga utama Harrison" ibunya mulai menceramahi.


"Kalau alasanmu hanyalah demi uang. Kau bisa mulai terjun ke salah satu cabang perusahaan Blazemoche dan bermain saham sebayak yang kau mau, atau meminta salah satu dari kami untuk membelikanmu lahan kosong untuk mengembangkan bisnismu sendiri. Kami tidak akan pernah menolak permintaanmu selama itu masuk akal dan tidak mencoreng kehormatan kami. Oleh karena itu, Camila ... Sebenarnya apa yang kau pikirkan?" Tuan Firth mulai menaikkan suaranya.


"Kalau aku menjawab bahwa aku hanya ingin saja, apakah ayah dan ibu akan percaya?" Camila bertanya balik.


"Apakah Fiona merayumu? Kau menyukainya?" Ibunya langsung menanyakan ini.


"Tidak ada yang merayu ataupun memaksaku. Aku cinta uang dan aku hanya ingin melakukannya" balas si gadis.

__ADS_1


"Kalau begitu apakah ini ada hubungannya dengan pemandangan yang kami lihat barusan? Apakah ini alasan klise karena kau menyukai ubur-ubur itu dan ingin melindunginya?" Desak Nyonya Ardore.


"Sama sekali tidak" Camila membalas dengan cepat.


"Iya atau tidak. Kau tetap mengacaukannya, Camila" Aiden akhirnya bersuara.


"Hah?"


"Ayah dan ibu sudah bersusah payah untuk memutuskan pertunangan kalian, dengan resiko kehilangan muka dan bisnis di depan orang-orang Harrison malam ini. Tapi kau justru memainkan trik konyol bersama salah satu dari mereka, oleh karena itu mereka menuntut penjelasanmu sekarang. Jawablah dengan benar, mereka berhak tau" tegasnya.


Nyonya Ardore sedikit menambahkan "Kita tidak kekurangan uang, Camila. Dan kita sudah memiliki cukup saham di Harrison sebagai hadiah pertunanganmu dulu, sepuluh persen saham itu sudah sangat banyak."


"Tapi aku akan menikah dengan keluarga mereka, sepuluh persen itu bukan apa-apa jika dibandingkan dengan kerjasama bisnis sekaligus kerusakan emosional yang sudah kudapatkan. Aku ingin kompensasi, bukan akuisisi" jelas Camila.


"Mereka memberikan sepuluh persen pada besan, tapi memberikan jumlah serupa pada keluarga Ginevra dan Pramesti yang hanya sebatas rekan. Jelas mereka tidak serius menganggapku sebagai menantu. Mereka ingin mempermalukan Blazemoche atau apa?" Sinis Camila.


"Seperti yang kubilang, anakku. Itulah mengapa kita harus memutuskan pertunangan kalian untuk meminimalisir konflik dan gesekan" Tuan Firth mengulangi perkataannya.


"Ayah, ibu, kakak ... Apakah harga diri keluarga Blazemoche tidak penting di mata kalian semua?" Tantang Camila.


"Kalau aku mundur tanpa menggigit sedikitpun, tidakkah kalian pikir para pesaing akan menganggap Blazemoche sebagai tulang lunak dan mencoret wajah kita lagi dan lagi? Kita ini pebisnis, bukan pemuka agama. Kita akan selalu mencari muka dan keuntungan, bukan mengincar titel sebagai orang baik dan penyabar" jelasnya dengan nada yang sedikit merajuk.

__ADS_1


"Menjadi orang baik dalam bisnis, itu sama saja dengan menjadi kantung darah diantara lintah" tukasnya.


"Camila, belum waktunya bagimu memikirkan tentang kerugian perusahaan" bantah Tuan Firth.


"Aku pernah sekali menjadi sangat berapi-api sepertimu, apakah kau tau yang kudapatkan?" Tuan Firth menanyakan ini dan menyentuh mata kirinya.


Camila diam "...."


"Seseorang meletakkan bom di mobilku, menewaskan dua pengawal, melumpuhkan seorang polisi lalu lintas dan membuatku kehilangan satu bola mataku" jelasnya dengan wajah dingin.


"Kulit wajah bisa diperbaiki dengan operasi plastik, demikian pula bola mata yang bisa diganti dengan pendonor. Tapi bukan berarti aku mau kehilangan sesuatu dan menanam apa yang bukan milikku ke tubuhku sendiri, aku manusia dan bukan boneka yang bisa dibongkar pasang sesuka hati" tegasnya, tampak memiliki sedikit kilas balik akan kejadian itu.


Tun Firth menunjuk beberapa bekas luka samar di wajah lelahnya


"Dan bagaimana dengan nyawa anak buahku? Bagaimana dengan nasib keluarga yang ditinggal mati oleh mereka karena melindungi ayahmu ini? Kami mungkin bisa memberikan kompensasi, tapi luka dan trauma mereka tidak akan pernah hilang. Mereka jelas hanya pengawal, bukan pasukan khusus yang wajib mengorbankan nyawa mereka. Tapi harus mati karena aku memilih ikut campur dalam perebutan kekuasaan keluarga lain."


"Apakah kau mengerti maksudku, Camila?" Tukasnya, menunggu jawaban yang bisa memuaskannya.


Meski tidak senang, tapi Camila bisa merasakan kekhawatiran ekstrim dari dua orang ini. Jadi dia langsung membuka ponselnya dan tanpa basa-basi langsung menghapus perjanjian yang dikirimkan oleh Fiona Harrison.


Orang-orang Blazemoche lantas merasa lega.

__ADS_1


Tapi itu tidak lama.


"Aku tidak akan melakukan perjanjian yang menghancurkan siapapun dengan Fiona, tapi aku akan tetap membuat wanita itu naik tahta" tegas Camila, keras kepala.


__ADS_2