
"Gadis jel apa, Tuan Muda?" selidik Sekretaris Ken yang masih memasang delikan tajamnya.
"Yang jelas-jelas pujaan hatimu, maksudku." koreksi Sagara yang tidak sesuai dengan rencana awalnya.
"Oh," raut wajah Sekretaris Ken langsung santai kembali.
"Fiuh~" Sagara menghela napas leganya.
Entahlah, hubungan Sagara dengan Sekretaris-nya memang sedikit unik tapi bukan rumit. Jika di waktu-waktu tertentu, mereka akan bersikap profesional selayaknya Bos dan Bawahannya, agar kewibawaan Sagara tidak jatuh, namun di beberapa waktu, sikap mereka kadang seperti seorang teman yang sangat akrab, dan terkadang Sagara juga tidak ingin menyakiti perasaan Sekretaris-nya itu dan sering mengalah.
__ADS_1
Sekretaris Ken awalnya adalah teman sekolahnya Sagara dari jaman sekolah dasar, namun karena keadaan ekonomi Sekretaris Ken sangat memprihatinkan dan ditambah lagi dengan Ibunya yang mengalami gangguan jiwa setelah kehilangan Arabella membuat Sekretaris Ken harus mulai bekerja menjadi asisten pribadi untuk Sagara di masa kanak-kanaknya, yang akhirnya naik pangkat menjadi Sekretaris pribadi untuk Sagara setelah mereka berdua lulus dari Universitas yang sama di Inggris.
Biaya kuliah Sekretaris Ken ditanggung oleh orang tuanya Sagara yang dulu masih hidup meski sering sakit-sakitan.
Setelah Sagara lulus dari perguruan tinggi, Ayah handanya yang bernama Bhumi Cakra menghembuskan napas terakhir-nya di sebuah Rumah Sakit setelah beberapa minggu di rawat di sana.
Tuan Smith langsung datang ke Indonesia setelah mendapatkan kabar bahwa sahabatnya yang dia percayai untuk memegang tampuk kepemimpinan tertinggi di Perusahaan miliknya sakit keras dan tidak sadarkan diri selama tiga hari, dan saat detik-detik terakhir kehidupan Bhumi Cakra, tangan kanannya digenggam oleh Tuan Smith.
Sebelum Bhumi Cakra menghembuskan napas terakhirnya, beliau sempat berpesan kepada sahabatnya itu agar bersedia untuk menjaga kedua anak lelakinya dan mencari anak ketiganya yang berjenis kelamin perempuan yang dulu dibawa kabur sewaktu masih dalam kandungan oleh Istri mudanya karena wanita itu mencintai laki-laki lain.
__ADS_1
Setelah kepergian Tuan Bhumi Cakra, Tuan Smith memilih CEO baru untuk menggantikan posisi mendiang Bhumi Cakra dan pilihannya jatuh kepada Sagara karena presentasi dan ide yang ditawarkan oleh Sagara sangat brilian, namun masa jabatan Sagara hanya betahan untuk empat tahun saja, empat tahun kemudian Tuan Smith akan menunjuk kembali CEO yang memang pantas untuk mejabat selama beberapa puluh tahun kedepan.
Hal inilah yang memicu Awan dan Sagara saling bersaing karena mereka tahu bahwa gaji seorang CEO di Samudra Group sangatlah besar dan seolah-olah semua dunia bisnis di Negara ini ada dalam genggaman mereka karena Perusahaan miliknya Tuan Smith sangat berpengaruh bagi setiap Perusahaan yang ada di Negara berkembang ini.
Manusia adalah makhluk yang paling serakah yang tidak pernah merasa puas meski telah diberikan segala kecukupan atau kelebihan dalam hidupnya dan akan terus berusaha meraih yang lebih tinggi lagi. Terkadang menghalalkan berbagai cara untuk mencapai tujuannya itu, baik itu materi, kehormatan, dan yang lainnya.
***
Tekan tombol like, simpan di favorit, dan wajib komen next atau up demi level novel ini.
__ADS_1