CEO Panas Suamiku

CEO Panas Suamiku
Kenapa Riri Marah Viona Menikah Dengan Saga?


__ADS_3

Tiba-tiba langkah Bodyguard yang memimpin jalan Viona memelan hingga akhirnya berhenti di dekat sebuah pintu.


"Nona, ini kamar Tuan Muda Saga. Anda boleh masuk dan boleh beristirahat di dalam ruangan kamar ini" tunjuk Bodyguard itu ke sebuah pintu kamar yang begitu wah saat dipandang mata.


Viona segera mendekati pintu itu dan langsung memutar kenop pintunya. Gadis itu mulai masuk ke dalam ruangan kamar dan kedua matanya mulai melihat seisi ruangan kamar Sagara yang tidak kalah mewah dan luasnya dengan ruangan yang lain.


"Woah," takjub Viona.


Gadis itu mulai berlari kecil ke arah kasur di dalam kamar ini dan dia langsung melepaskan alas kakinya. Brukkk, tubuh Viona telah mendarat mulus di atas kasur empuk itu.


"Empuk banget kasurnya." puji Viona sambil berguling-guling di atas ranjang tidurnya Sagara.


Bodyguard yang sedari tadi menemani Viona kini mulai meninggalkan gadis itu sendirian di dalam kamar Tuan Muda-nya sebab dia ingin memanggil salah satu pelayan di rumah ini untuk menemani Viona.


"Ri!" panggil Bodyguard itu kepada salah satu pelayan di rumah ini yang kebetulan sedang lewat di sekitar area sini.


"Ada apa, Jang?" tanya Riri.


"Itu, Nona Viona sudah datang. Tolong kamu temani dia dan layani dia, ya!" pinta Bodyguard itu yang ternyata bernama Ujang.


"Viona?" kernyit Riri, "Viola mungkin yang kamu maksud. Selebgram yang lagi ngehits itu kan?"

__ADS_1


"Bukan, Ri. Aku nggak salah sebut nama kok."


"Lha, terus ... si gadis jelek itu ngapain kok datang ke rumah ini? Ah, apa mungkin dia mau nemenin kakaknya untuk sementara waktu di rumah ini, ya?" tebak Riri.


"Bukan, Ri. Nona Viona datang ke rumah ini karena dia sudah resmi menjadi Istrinya Tuan Muda Sagara." jelas Ujang.


"What!" kaget Riri.


"O emji," kaget seorang pelayan yang saat ini sedang menguping pembicaraan Riri dan Ujang dari balik tikungan tembok. "Aku harus ngasih tahu kawan-kawan yang lainnya nih." ucapnya lirih dan langsung ngeloyor pergi mencari teman-temannya.


"Kok bisa, Jang?" tanya Riri kepada Bodyguard itu.


"Ya bisalah. Namanya juga jodoh." sahut Ujang simple.


"Nggak juga."


"Terus kenapa Tuan Muda Saga malah menikah dengan gadis bodoh itu?" geram Riri.


"Karena Viola tiba-tiba menghilang dari acara pernikahannya."


"Lha ... katanya tadi Viola nggak kabur dari pernikahannya. Kok sekarang kamu bilang gadis itu menghilang dari acara pernikahannya. Yang bener dong kalau ngomong!" Riri mulai kesal.

__ADS_1


"Viola memang nggak kabur, dia itu diculik orang jahat, Ri." jelas Ujang.


"Apa! Diculik,"


"Iya, diculik. Makanya Tuan Muda Saga akhirnya nikah sama Adiknya Viola."


"Ish, kenapa nggak cari wanita lain aja sih? Kenapa harus gadis jelek itu coba?"


"Mana kutahu. Kan yang ngatur itu Tuan Awan." jawab Ujang sambil mengendikkan kedua bahunya.


"Gadis jelek itu sekarang di mana?"


"Ada di ruang kamarnya Tuan Muda Saga, Ri."


Riri yang sudah tahu keberadaan Viona segera pergi menuju ke ruang kamar Bos-nya. Sedangkan Ujang yang sudah selesai dengan tugasnya, segera kembali ke pos jaganya untuk bergabung bersama rekan-rekan yang lainnya.


Riri begitu emosi saat melihat Viona tengah menciumi bantal yang biasa dipakai oleh Sagara.


"Uhm, wanginya," ucap Viona dengan kedua mata yang terpejam dan gadis itu sedang memeluk gemas bantal tidur itu.


***

__ADS_1


Tekan tombol like, simpan di favorit dan wajib komen next atau up demi level novel ini.


__ADS_2