Cinta Dua Dunia

Cinta Dua Dunia
PERNIKAHAN GAIB


__ADS_3

...----------------...


Aku tersenyum memandang Banyu yang terlihat sangat bahagia.


"Jadi bagi mana sekarang apa aku sudah boleh kembali ketempat kerja ku?" tanya ku kepada Banyu


"Boleh jika kamu ingin kembali tapi setelah kita melangsungkan pernikahan secara gaib." Jawab Banyu


"Bagaimana cara nya melakukan itu,aku juga belum bertemu orang tua mu." Ucap ku kepada Banyu


"Kebetulan orang tua ku tidak ada dirumah hmm begini saja aku hanya akan memberi tanda kepemilikan pada mu,seperti bertunangan tanpa orang tua bagaimana apakah kamu setuju?" tanya nya kepada ku


" Hmm baik lah tapi tidak yang macam macam kan?".Tanya ku kepada nya


"Tidak tenang saja,baik lah ayo kita mulai." Ujar Banyu kepada ku


Banyu mendekat dan memenyilakkan sedikit rambut ku dan kini terlihat lah leher ku yang jenjang.


"Apa yang akan kami lakukan Banyu?" tanya ku kepada Banyu


"Kamu diam saja jangan bergerak dan awas jangan terangsang ya hahaha." Ucapnya sambil sedikit cekikikan


Bulu kudukku berdiri saat ku rasakan nafas Banyu di leher ku,aku melemas saat bibir nya menyentuh leher ku rasa yang tak bisa ku jelaskan dengan kata-kata.Namun saat aku masih berfikir tentang perasaan ku saat ini tiba tiba leher ku terasa perih aku seketika menjerit.


" Awwww !!! " Ucap ku sedikit berteriak


Namun tak ada jawaban dari Banyu dan dia terus saja melanjutkan kegiatan nya,setelah beberapa menit akhirnya Banyu melepaskan kegiatannya dan tak lupa Banyu pun memeluk dengan sangat kuat.


" Sekarang kamu sudah menjadi milikku Lisa jadi tolong jagalah perasaan ku." Ucap Banyu kepada ku


" Aku akan menjaga perasaan mu Banyu aku akan berusaha."Jawab ku kepadanya


Banyu menatap ku dengan senyuman dan mengelus kepala ku,aku pun membalas senyuman yang di berikan Banyu.Namun beberapa saat berlalu aku merasakan perih di leherku.


" Banyu leher ku terasa perih bisakah kamu mengurangi rasa sakit nya?" Tanya ku kepada Banyu


" Tentu saja aku bisa."Jawab nya sambil mengelus leher ku

__ADS_1


Banyu menggunakan kekuatan nya untuk mengurangi rasa perih nya,aku merasakan sensasi dingin yang membuat rasa sakit di leher ku semakin berkurang.


" Terima kasih ya ." Ucap ku kepada banyu


" Iyaa,oiya kamu tidak perlu khawatir dengan tanda kebiruan di leher mu hanya kamu yang bisa melihat nya orang lain tidak akan tau itu."Ujarnya sambil menjelaskan


aku hanya menjawab dengan menganggukan kepala tanda mengerti.


" Nah berhubung kamu sekarang sudah menjadi milik ku ayo kita buat anak." Ucap nya sambil tersenyum mengejek


Aku lantas membulat kan mata ku dan seketika pipi ku memerah seperti kepiting rebus.


" Haii kenapa pipi mu memerah?" tanya nya kepada ku


"tii...tidak pipiku memang begini saat merasakan jika cuacanya semakin panas." Jawab ku berbohong kepada nya


Banyu melihat ke arah ku dan tertawa mendengar ucapan ku kepadanya.aku merasa kesal dan mengerucutkan bibir ku.


"Yasudah ayo sekarang antar aku kembali ke tempat aku bekerja."Ajak ku kepada Banyu


"Baiklah sayang ku ayo kita berangkat sekarang."Ucap nya kepada ku dengan sebuah senyuman


...----------------...


Sesampainya di tempat semula sebelum aku pergi tadi tanpa mengucapkan apa pun aku langsung berlari menuju tempat kerja ku.


"Heii apakah kamu tidak tau berterima kasih?" Ucap Banyu sedikit berteriak


" Hehehe iya terimakasih ya." Ujar ku juga sedikit berteriak


Untung saja di halaman belakang cuman aku seorang jika di situ ramai orang mungkin aku sudah di katain orang gila karena kan mereka tidak bisa melihat Banyu


Sesampainya didalam warung aku berjumpa dengan Reza yang sedang mengelap meja,Reza memandang ku dengan heran.


" Lisaa kamu kenapa kok lari lari begitu?"Tanya Reza dengan heran


" Hmm tidak..tidak ada apa apa kok tadi aku ketemu kodok di sana jadi aku lari."Jawab ku berbohong kepada nya

__ADS_1


"Ohh begitu yasudah,oiya Lisa ntar malam kita keluar yuk makan di luar sekali sekali." Ajak Rezaa sambil tersenyum


Aku terdiam sejenak dan seketika teringat dengan ucapan Banyu jika dia tidak suka aku dekat dekat dengan pria mana pun.


"Hmm aduhhh gimana ya Za maaf banget bukan nya apa aku gak bisa soalnya sepupu ku mau mampir kekosan,sekali lagi maaf ya za." Ucap ku berbohong lagi kepada Reza


"Ya udah kalau memang tidak bisa tidak apa-apa mungkin lain kali saja." Ucap nya sambil tersenyum hambar


"Iya Za hmm yaudah aku duluan ya aku masih ada kerjaan." Ucapku sambil berpamitan kepada Reza


Reza hanya menganggukkan kepala nya sambil tersenyum,sejujurnya aku tidak enak menolak Reza tetapi aku juga tidak bisa sembarangan pergi dengan orang apa lagi sekarang aku sudah terikat hubungan pernikahan secara gaib dengan Banyu


...----------------...


Waktu berlalu begitu cepat kini aku sudah pulang kerja dan bersiap siap untuk tidur.Namun semua nya niat ku sirna karna ku lihat ada Banyu sedang berbaring di kasur ku.


" Sedang apa kamu disini?" Tanya ku kepada Banyu


" kenapa?apa tidak boleh aku menemani mu tidur lagi pula kita kan sudah menikah." Ujar nya menjawab perkataan ku


" Hei kita ini baru menikah secara gaib dan belum melaksanakan pernikahan secara sah di dunia nyata jadi jangan berlalu yang macam macam." Ucap ku kepada Banyu


" Ayo lah sayang sekali saja kita melakukan nya aku berjanji tidak akan meminta nya lagi setelah sudah tau rasanya."ucap nya sedikit merengek seperti anak kecil


"Tidak aku tidak mau kalau kamu mau noh sana sama bantal guling."Ucap ku kepadanya


"Kamu sungguh tega kepada ku."Ucap nya sambil cemberut


"Yeee biarin."Jawab ku kepadanya


Banyu lantas terdiam dan sambil cemberut,jujur saja baru kali ini aku melihat nya seperti ini dan ini adalah momen yang sangat langkah menurut ku.


" Heii kita ini tidak bisa melakukan hal semacam itu jika hubungan pernikahan kita hanya kita saja yang tau,jika kita melakukan hal semacam itu terus aku hamil semua org pasti hanya akan bertanya tanya dan menganggap aku wanita yang tidak benar."Ujar ku menjelaskan alasan ku


" Hmm ya sudah kalau begitu apakah aku boleh memelukmu saja aku tidak akan melakukan yang macam macam tetapi aku sedikit berharap jika ada sesuatu yang tidak sengaja aku senggol." Ucap nya sambil memperhatikan sesuatu yang berharga di tubuh ku


"Heii jangan macam macam ya atau aku tonjok kamu !! " ujar ku sambil menunjukan kepalan tangan ku kepadanya

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2