Cinta Dua Dunia

Cinta Dua Dunia
NEKAT


__ADS_3

----------------


" Nek.." Ucap ku memanggil nenek sambil mengetok pintu


" Iya nduk sebentar ." Ucap nenek sambil membuka kan pintu kamar nya


" Ada apa nduk?" Tanya nenek kepada ku


" Tidak nek Lisa hanya ingin tanya kenapa nenek tadi bilang kalau bagus jika Ndoro Ratu bersikap baik kepada Lisa,Maksdnya gimana ya nek Lisa tidak mengerti,apakah selama ini Ndoro Ratu itu jahat?" Ujar ku sambil bertanya


" Bukan begitu maksud nenek nduk,Ndoro Ratu akan menampakkan wujudnya hanya kepada orang yang berbuat salah saja dan memberikan hukuman kepada orang tersebut,jika Ndoro Ratu menemui mu dengan maksud yang baik itu bagus untuk mu ndok."Ujar nenek menjelaskan kepada ku


"Oo begitu ya nek,ya sudah kalau begitu Lisa kekamar dulu ya nek,Lisa ingin ngobrol sama Banyu." Ucap ku sambil tersenyum


"Baiklah kalau begitu tapi inget ya nduk jangan macem macem mau bagaimana pun kalian masih belum sah secara agama."Ucap nenek sambil memandangku


Aku hanya tersenyum dan mengangguk tanda mengerti sambil berjalan meninggal kan nenek untuk menuju kamar ku.


Sesampainya di kamar aku membaringkan tubuh ku di ranjang tempat aku tidur sambil memandangi atap


" Jangan melamun terus nanti banyak jin yang datang." Ucap seorang yang sangat ku kenali


" Iya ini sudah datang jin nya haha." Jawab ku sambil tertawa menatap Banyu


" Hehe iya juga ya aku lupa kalau aku jin." Ucap nya sambil menggaruk garuk kepala yang tak gatal


" Emang nya jin bisa lupa?aku baru tau." Ucap ku kepada Banyu


" Ya bisa lah kamu ini ada ada saja." Ucap nya sedikit ngegas


aku tak menjawab apa pun,aku memandangi Banyu dari bawah ke atas.


" Apa semua jin penampilan nya seperti ini?" Ucap ku sambil memandangi nya

__ADS_1


" Kenapa memangnya?apa penampilan ku tidak keren?" Ucap nya kepada ku


" Keren si tapi jika semua manusia bisa melihat mu mereka pasti mengira kamu habis dari tempat karnaval." Ucap ku kepadanya


Banyu tak menjawab apa pun dan iya hanya memandangi baju yang iya kenakan lalu sambil sesekali melihat kearah ku.


" Ya sudah ini akan aku ganti baju ku." Ucap nya sambil menggunakan sihirnya untuk mengganti baju yang iya kenakan.


Sekarang Banyu layak nya seorang dari kalangan atas,memakai sepatu berwarna hitam dan juga memakai setelan jas berwarna hitam.


" Bagaimana penampilan ku sekarang?".Ucap Banyu dengan ekspresi wajah yang sedikit sombong


" Hmm lebih kelihatan seperti om om gila kerja." Ujarku sambil memperhatikan penampilan nya


Banyu tak menjawab perkataan ku wajahnya seperti berpikir tentang sesuatu,lalu tidak lama kemudian Banyu mulai merubah penampilan nya lagi.Kini ia hanya menggunakan jeans ukuran selutut, sweter berwarna hitam,dan sendal biasa berwarna hitam.


" Bagaimana penampilan ku sekarang?"Tanya nya kepada ku


"Nah gini kan enak ngeliat nya."Ucap ku sambil tersenyum


" Lisa jadi kapan kamu siap untuk menikah?" Tanya Banyu kepada ku


"Hmm ntah lah aku belum memikirkan soal itu,lagi pun kamu kan belum bertemu orang tua ku." Ucap ku sambil menatap Banyu


" Ya padahal aku sudah memikirkan gaya apa yang akan aku gunakan untuk malam pertama kita nanti." Ucap Banyu sambil mengeluarkan ekspresi wajah yang genit


" Ihh apaan si dasar jin mesum."Ujar ku dengan pipi yang memerah


Banyu tak menjawab dan hanya menjawab ucapan ku dengan tertawa terbahak bahak,aku kesal dan tidur membelakangi dia,namun hal yang tak kusangka pun terjadi,tiba tiba ada sebuah tangan yang memeluk pinggang ku sontak aku pun berbalik untuk melihat nya.Dan tak kusangka ternyata itu adalah tangan milik Banyu


" Apa yang sedang kamu lakukan,lepaskan aku."Ucap ku kepada Banyu sambil berusaha melepaskan pelukannya.


" Aku tidak akan melepaskan mu ini posisi yang sangat nyaman untuk ku." Ucap nya sembari memejam kan mata nya

__ADS_1


" Banyu ayo lah jika sampai nenek melihat kita bisa-bisa kita akan kena marah." Ucap ku kepada nya


" Tidak akan ruangannya sudah ku buat jdi kedap suara dengan sihir ku jadi tak akan ada yang mendengar." Ucap Banyu dengan santai nya dan masih memeluk ku dengan erat


Aku yang mendengar ucapan Banyu hanya bisa membulatkan mata ku dan hanya bisa tercengang,pantas saja dari tadi kami bicara nenek tidak menegur ternyata ini yang di lakukan oleh Banyu.


" Lisa aku sangat menginginkan nya ." Ucap banyu sambil menatap ku


" menginginkan apa bukan kah kamu sudah puas dengan posisi kita yang seperti ini?" Ucap ku kepada Banyu


" Belum aku belum puas karna belum menghasilkan seorang anak ."Ucap nya sambil semakin mempererat pelukannya dan memejamkan mata nya


"Aku rasa aku harus memberi tau ibu mu jika anak nya begitu mesum kepada ku."Ucap ku sambil berusaha melepaskan diri dari pelukannya


Mendengar aku menyebutkan kata ibu,Banyu langsung membuka mata nya dan melepaskan pelukannya.kemudian iya menukar posisinya menjadi terlentang menghadap langit langit rumah,kau merasa heran dengan sikap nya yang gampang sekali berubah


Kulihat wajah Banyu yang sedikit murung karena perkataan ku tadi,ntah mengapa aku merasa bersalah kepadanya


" Kenapa kamu jadi diam begitu?" Tanya ku kepada Banyu sambil memandangi wajah nya


" Lisa apakah kamu tidak mencintai ku?" Tanya nya balik kepada ku


" Tentu saja aku mencintai mu,memangnya kenapa?"Jawab ku sambil bertanya kepadanya


" Tapi aku merasa kamu tidak mencintai ku,kenapa kamu seperti ketakutan saat aku ingin bermesraan dengan mu?" Tanya nya kepada ku


Aku hanya diam tak menjawab nya dan berfikir bagaimana caranya supaya Banyu percaya kepada ku,jujur saja aku tak ingin membuat dia kecewa lagi pun aku sudah berjanji dengan Ndoro Ratu.Aku terus berfikir dan akhirnya aku menemukan ide yang sangat gila menurut ku tapi mau bagaimana lagi otak ku tidak bisa berfikir lagi dan hanya ide itu lah yang muncul di pikiran ku.


Aku langsung bangkit dari tidur ku dan mengumpul kan sedikit nyali kemudian aku berbalik menghadap Banyu yang masih dengan posisi terlentang di atas kasur ku dan tanpa berpikir panjang aku langsung menaiki badan nya dan langsung ******* bibirnya.


Aku tak tau bagaimana rupa Banyu sekarang intinya Banyu membalas ******* ku dan aku pun menikmatinya.Tak selang berapa lama Banyu banyu membanting tubuh ku tanpa melepaskan ciuman kami dan kini iya berada di atasku dengan terus menghisap bibirku.


Kini aku tak tau sudah berapa lama kami melakukan nya dan kini ciuman banyu pindah ke leher ku.

__ADS_1


" ahhhh..." ******* kecil keluar dari mulut ku yang membuat Banyu semangkin memanas


bersambung.....


__ADS_2