
----------------
Banyu menatap ku dengan penuh harap,jujur aku bingung dengan situasi ini namun aku takut jika kami bersama orang tua ku tidak akan suka dengan apa yang sudah aku lakukan.
waktu berlalu begitu cepat nya dan aku msik memikirkan jawaban apa yang akan aku berikan kepada Banyu.Di keheningan malam aku merasa gelisah karena nanti keputusan ku akan menentukan bagaimana masa depan ku
"ya tuhan,jika ini sudah jalan takdir yang engkau buat untuk hamba mu ini dan jika memang Banyu sebagai pasangan hidup adalah sesuatu yang baik maka dekatkan lah hati kami".ucap ku sembari berdoa kepada sang maha pencipta
aku perlahan memejam kn mata ku untuk tidur karena esok hari aku akan mulai masuk kerja.
----------------
sesampainya di tempat kerja aku tidak banyak bicara aku cenderung menjadi pendiam,dan mungkin teman teman ku juga merasakan perbedaan ku hari ini.
"lisaa apa kamu baik baik saja?aku lihat dari tdi kamu diam saja,ada masalah apa?".tanya teman kerja wanita ku yang bernama Ririn
"aku baik baik saja,tak perlu khawatir".ucap ku sambil tersenyum menatap ririn
"ya sudah kalau begitu aku tinggal dulu ya,kalau ada apa apa kamu bisa cerita SMA aku".ucap nya sambil mengelus punggung ku
"iya terima kasih ya Rin".jawab ku smbil tersenyum
Ririn pun meninggal kan aku dan aku langsung melanjutkan pekerjaan ku lagi.
aku mulai di sibukkan dengan banyak pekerjaan.
setelah selesai semua nya jam pun menunjukan tengah hari waktunya untuk para karyawan beristirahat.aku memilih untuk beristirahat di belakang karena tempat nya yg banyk pepohonan membuat pikiran ku jadi tenang.Namun saat aku sedang menikmati suasana tak sengaja mata ku menangkap sesosok pemuda dan pemuda itu adalah Banyu,Banyu menghampiri ku.
"sedang apa kamu disini".tanya ku kepadanya
"tentu saja untuk menjaga mu dari para laki laki yang ingin mendekati mu".jawab nya dengan santai dan sedikit angkuh
"tidak perlu aku bisa menjaga diri ku sendiri,lagi pun apakah kamu tidak memiliki pekerjaan di alam mu".ucap ku pada banyu
"tidak aku lh pasangan mu jdi aku akan menjagamu 24 jam,lagi pula aku ini pangeran aku tinggal memerintah mereka untuk mengerjakan pekerjaan ku jdi tidak perlu khawatir tentang itu".ucap nya menjelaskan
__ADS_1
aku hanya menjawab dengan menganggukan kepala ku tanda mengerti.
"kamu tau Lisa jika nanti kita menikah kita akan membuat 125 anak".ucap nya smbil menatap ke arah ku
aku sontak membulatkan mata ku mendengar ucapan nya.
"hey apa kamu sudah gila aku bisa mati jika harus melahirkan sebanyak itu".jawab ku dengan kesal
"tidak apa apa jika kamu mati kn masih banyak perempuan lain di dunia ini jdi tidak perlu khawatir anak anak kita tidak memiliki ibu,aku akan mencari lagi setelah kamu mati".ucap nya sambil meledekku
"apa kamu bilang?dasar laki laki gila".ucap ku sambil memukul tidak beraturan
"hahhahaha sudah sudah geli rasa nya".ucap nya sambil tertawa
aku merasa kesal dan hanya bisa memasang wajah yang cemberut.kemudian Banyu menarik wajah ku dan berhadapan langsung dengan wajahnya kini kami saling tatap.
"aku sangat mencintai mu Lisa,kamu tidak bisa di gantikan oleh siapa pun dan tidak ada satu pun yang bisa menggantikan posisimu di dalam hati ku".ucap banyu kepada ku
aku hanya bisa menatap banyu dan memang hanya ada ketulusan di mata nya.semakin lama wajah banyu semakin dekat dengan ku dan akhirnya kami berciuman lgi,aku memejam kan mata ku dan menikmati setiap ******* ******* yang di berikan oleh Banyu,setelah beberapa menit kami menghentikan kegiatan berciuman itu.
"dimana ini".ucap ku kepada banyu
"ini adalah kamar kita dan sekarang kita sedang berada di istana ku".ucap banyu
"tapi bagaimana bisa secepat ini,lalu bagaimana pekerjaan ku".ucap ku merasa khawatir
"tidak perlu khawatir waktu di alam kita berbeda,satu hari di sini sama dengan 15 menit dan jam istirahat mu bekerja masih tersisi 2 jam lagi".ucap banyu menjelaskan
"baiklah kalau begitu".ucap ku kepada banyu sambil memberikan senyuman kepadanya
dia tersenyum dan mengecup kening ku,aku merasakan sebuah kehangatan yang sangat dominan aku mulai berpikir untuk menerima banyu sebagai pasangan ku karena bersama dia aku merasa aman.
"banyu aku ingin bertanya boleh".ucap ku kepadanya
"boleh silahkan tanya sebanyak yang kamu mau dan aku akan menjawab nya sebisa ku".jawab nya sambil memandang ku
__ADS_1
"apakah kamu bisa menampakan wujud mu di depan orang lain selain aku".tanya ku kepada nya
"tentu saja bisa tapi tidak semua jin bisa melakukan nya hanya golongan yang terkuat yang bisa menampakan wujud,contoh nya seperti aku ini,memang nya kenapa?".jelasnya dan bertanya
"tidak hanya untuk berjaga jaga saja jika nnti kita menikah". ucap ku kepadanya sambil tersenyum
banyu terdiam dan matanya pun mulai berkaca kaca mendengar ucapan ku kepadanya.
"apakah kamu sudah menerimaku sebagai pasangan mu".ucap nya smbil menatap ku
" ya aku menerima mu tetapi aku tidak tau bagaimana orang tua ku".ucap ku kepada banyu
sontak banyu langsung menariku dan memelukku dengan erat,dan aku membalas pelukan nya.
"aku tau kamu pasti juga mencintai ku Lisa,aku tidak akan membuat mu kecewa dan aku tidak akan pernh menyakiti mu".ucap banyu kepadaku dan masih dalam posisi memeluk
aku hanya diam dan tersenyum,setelah beberapa menit banyu memelukku akhirnya dia melepaskan pelukan nya.
"kita akan melangsukan pernikahan secepat nya".ucap banyu
"tapi bagaimana bisa secepat ini aku bahkan belum memberitahu orang tua ku mereka pasti akan terkejut".ucap ku memberitahu banyu
"ya sudah bagaimana jika pernikahan secara gaib dulu baru nnti secara nyata".ucap nya kepada ku
"memang nya bisa seperti itu?".tanya ku kepada nya
"tentu saja bisa kan kita beda alam apa kamu lupa itu".jawab banyu kepada ku
"iya kamu benar ya sudah kalau begitu".ucap ku kepada nya
banyu tersenyum menatap ku,aku tau bahwa dia sangat bahagia karena aura yang dia keluarkan sangat lh berbeda di banding kan dengan waktu dia sedang marah.
"terima kasih untuk semua nya Lisa aku sangat bahagia sekli,akhirnya aku bisa memilikimu untuk selama nya".ucap banyu kepada ku smbil memegang tangan ku
bersambung....
__ADS_1