Cinta Ke 7 Putri Dayang Suri

Cinta Ke 7 Putri Dayang Suri
Ekstra part 2


__ADS_3

Suri terbangun saat pagi menjelang, terasa sulit bernafas karena sepasang tangan kekar yang merengkuh pinggang rampingnya, hujan tadi malam masih menyisakan hawa dingin yang menusuk tulang, membuat siapa saja lebih betah bergelung di dalam selimut.


Suri berusaha melepaskan tangan suaminya, bukannya lepas pelukan pangeran Indra malah semakin erat, "Kanda..." Suri berbisik pelan, namun masih terdengar jelas di telinga pangeran Indra, "Hmmmm..." hanya gumaman pelan yang Suri dapat sebagai jawaban.


"Tolong lepaskan..., sudah pagi, kita harus bersiap siap untuk acara nanti" Suri berbisik di telinga suaminya. "Sebentar lagi sayang, biarkan kanda memelukmu sebentar lagi" Pangeran Indra menjawab dengan mata yang masih terpejam. "Apa dinda tidak kasihan pada kanda, setelah tujuh kehidupan baru bisa memeluk sebentar saja, ini sudah minta bangun" Pangeran Indra berbicara dengan nada bergumam dan terdengar memelas.


Suri yang mendengar jawaban suaminya itu hanya bisa tersenyum, "Baiklah, dinda akan menunggu sebentar lagi, kanda harus bangun saat ayam berkokok lagi" Suri berkata sambil menatap suaminya yang masih saja memejamkan mata. "Hmmmm.... akan kubuat semua ayam tidak berkokok lagi pagi ini" gumamnya pelan sambil merafal mantera. Tanpa Suri sadari, dirinyapun sudah kembali terlelap dalam pelukan hangat pangeran Indra.


Tok! tok! tok! terdengar suara ketukan di pintu, meski pelan namun cukup jelas terdengar, Melati dayang kepala yang khusus melayani pangeran Indra mengetuk pintu, wajahnya terlihat gelisah, tangannya nampak memerah karena sudah sejak tadi berulang ulang mengetuk pintu, namun sama sekali tak ada sahutan dari dalam kamar.

__ADS_1


Dari kejauhan Angin Bayu melihat Melati yang sesekali mengetuk pintu dan berjalan mondar mandir, Bayu mendekat "Ada apa Melati?" "Tuan..." Melati membungkuk hormat, tidak menjawab namun menatap ke arah pintu. Bayu tersenyum, faham dengan maksud tatapan itu.


"Pergilah, biar aku yang membangunkan pangeranmu yang nakal itu" Bayu tersenyum menggoda.


Melati membungkuk hormat sebelum berundur ke ruang mandi menunggu junjungannya sambil berdoa semoga Bayu bisa segera membangunkam mereka.


Hmmmm... Bayu menarik nafas merasakan hawa lain di sekitar paviliun, tersenyum lalu menggeleng dan terkekeh geli. "Dasar penganten baru" gumamnya pelan.


"Sialan kau Bayu" pangeran bergumam dan menyembunyikan wajahnya di balik bantal, namun Dayang Suri segera menarik bantal itu dan memukulkannya "Kanda keterlaluan, apa yang kanda lakukan, dinda harus apa nanti, hah! hah! Suri terengah engah namun terus memukuli pangeran Indra.

__ADS_1


Pangeran Indra mencoba berkelit namun pukulan Suri yang bertubi tubi tak bisa dihindari hingga pangeran merengkuh pinggang Suri dan menahan kedua tangannya, hingga posisi berbalik, Suri terkungkung di bawah pangeran Indra dengan wajah mereka yang sangat dekat hingga ******* nafas mereka seakan menyatu, mereka berdua terdiam sesaat.


Suara ketukan di pintu membuyarkan keheningan, "Kandaaaaa!!!!" Suri berteriak keras dan mendorong pangeran Indra hingga terjatuh. "Aduh!" Pangeran Indra melenguh menahan sakit karena siku nya menabrak tiang ranjang akibat dorongan Suri yang cukup keras.


Pangeran hanya tertawa sambil meringis melihat Istrinya berlari menuju ruang pemandian.


Setelah pagi yang ricuh akhirnya mereka berdua siap berdandan, Pangeran indra terpana sesaat menatap istrinya yang sangat cantik dalam balutan baju kurung berwarna merah muda, namun tak berlangsung lama Suri segera menggenggam tangan suaminya itu, mereka bergegas menuju ruang makan karena sudah sangat terlambat. Benar saja semua mata menatap kesal pada pasangan pengantin baru itu, Suri menatap permaisuri dengan wajah memelas seakan berkata maaf, Permaisuri membalas dengan kedipan mata, Suri duduk di samping kiri pangeran dengan masih tertunduk malu. Akhirnya makan pagi keluarga istana yang sempat tertunda berjalan dengan hening.


"Dasar pengantin baru" suara menggoda pangeran Arya Buana membuat pangeran indra melotot pada adik laki laki nya itu.

__ADS_1


Apa kabar readers, mohon maaf ceritanya gantung, otor lagi ngga naf.su nulis soalnya, tapi tetap diusahakan happy ending, terima kasih buat yang sudah baca karyaku.


__ADS_2