Cinta Ke 7 Putri Dayang Suri

Cinta Ke 7 Putri Dayang Suri
81. Tulungi ulun ngah (Tolong saya ngah)


__ADS_3

Keyza minta kembali ke kamarnya lebih dulu, tapi ditahan oleh ibunya, "Sayang, tidur du kamar tamu aja ya? Amira berkata dengan nada khawatir. "Ngga ah ma, Keyza tidur di kamar Keyza aja, ngga nyaman ma di kamar tamu, ntar yang ada ngga bisa istirahat, lagian di luar kan berisik banget" Keyza beralasan.


"Ya udah ngga pa pa, ntar kalo perlu apa apa telpon mama ya, ngga usah turun. "Ya ma" Keyza menjawab pelan sambil melangkah pergi meninggalkan meja makan.


Suri berbaring, menatap langit langit kamar sambil berfikir 'Sudah lebih dari 1 bulan aku disini tapi tak sekalipun pangeran Indra datang menemuiku, kemana dia? apa yang terjadi dengannya, apa dia sudah tak menginginkanku lagi?' bermacam fikiran hinggap di kepala Suri.


Karena lelah dan akibat pengaruh obat yang diminumnya Suri merasa sangat mengantuk, hingga Suripun tertidur. Dalam tidurnya Suri bermimpi kecelakaan yang dialami Keyza, tak ada yang tahu bahwa malam itu Keyza menabrak seorang laki laki, dan Keyza meninggal saat itu juga. Ternyata laki laki misterius yang telah dua kali menemui Keyza itu adalah lelaki yang telah ditabraknya. Lelaki berwajah dingin yang menatapnya tanpa ekspresi.


Keysa bangun, peluh membasahi seluruh tubuhnya, dan tak lama Amira masuk dan melihat Keyza yang bersimpah peluh. "Sayang, ada apa?" apa yang sakit? koq sampai keringetan gini?" Amira begitu cemas melihat anak kesayangannya itu. "Key ngga pa pa ma, cuma tadi ketiduran, lupa ngidupin AC nya jadi keringetan gini" Keyza memberi alasan, Amira melihat ke arah AC benar saja ACnya mati. Suri bernafas lega karena Amira percaya dengan alasannya itu, andai dia tahu kalau Suri bermimpi tentang kecelakaan maut yang telah menimpa anaknya Amira itu.


Amira mengambil remote dan memencet tombol ON tapi tak ada reaksi AC nya tetap tidak berfungsi. "AC nya rusak sayang, pantesan ngga idup" Amira menjelaskan "Udah sore kayaknya ngga mungkin buat manggil tukang service, kamu pindah ke kamar bawah aja ya sayang" Amira membelai rambut Keyza dengan penuh sayang. "Ngga ah ma, males, Key disini aja, ntar minta Acil bawain kipas angin aja buat Key, lagian malam kan ngga panas panas amat" Keyza menolak halus.


"Terserah kamu deh, kalo gitu cepat mandi ya, siap siap buat acara nanti malam, oh iya pake baju kurung atau gamis panjang ya, biar ngha saltum" Amira mengingatkan. "Siap bos" Keyza mengangkat tangan hormat. "Jahil" Amira mencubit hidung anaknya itu, udh ya mama mau siap siap juga" Amira segera berlalu dari kamar itu.


Sepeninggal Amira Suri kembali memikirkan mimpinya itu, 'Jangan jangan laki laki itu pangeran Indra' Suri membatin tapi dimana aku bisa menukannya, bagaimana caranya Hhhhhhmmmmm... Suri memijit kepalanya yang tiba tiba pusing. 'Ah sudah lah, lebih baik sekarang aku mandi siap siap buat acara nanti malam, semoga nanti ada solusinya' Suri bergegas mandi dan bersiap siap.

__ADS_1


Baju kurung warna lilac, dan kerudung warna senada menjadi pilihan Suri malam itu. semua mata memandang ke arahnya saat turun dari tangga, di anak tangga terakhir satu tangan terulur untuk menyambutnya " Hai, Bucuk, long time no see" Seorang pria tampan dengan kaftan warna ungu tua menyambut Suri. Suri hanya tersenyum menerima uluran tangan itu.


"Maaf kamu siapa?" Suri pura pura memasang wajah bingung. "OMG, No! dont forget me please..." Lelaki itu mengiba. "Key, Aku Firman, sepupu kamu yang paling tampan" Laki laki yang bernama Firman itu menatap Keyza tak percaya, dan kemudian dengam berbisik "dan andai kamu bukan sepupuku, aku pastikan kamu sudah aku pacari" Firman menatap Keyza dengan senyum paling manis. "Ha... ha..ha.. ternyata si casanova belum berubah" Keyza menutup mulutnya yang tertawa lepas saat melihat mamanya melotot dari jauh.


"Pinter ya bikin aku sport jantung, kirain beneran kamu lupain aku" Firman pura pura mengelus dada. "Ngga lah mana mungkin lupa sama cowok seganteng kamu" Suri menggerakkan alisnya menggoda firman.


Acara malam itu berlangsung hikmat, acara pengajian dan tepung tawar. Semua tamu sudah pulang hanya keluarga inti yang masih tinggal untuk membantu beres beres rumah. Keyza masih duduk berkumpul bersama saudara sepupunya, tapi menghindari untuk banyak bicara, karena Keyza takut salah bicara. "Kenapa diam aja, capek ya" Firman menegur Keyza. "Sedikit" jawab Keyza singkat.


"Min kaitu guring hajak lagik, istirahat" (Kalo gitu tidur aja lagi, istirahat) Firman menatap cemas pada sepupunya itu, walaupun dia baru saja pulang dari Amerika karena menyelesaikab kuliah Masternya, tapi apa yang terjadi di kampung tak pernah di lewatkan oleh Firman terutama mengenai Keyza.


Kembali ke Keyza tadi ya.


"Kadak bulih guring, jah kaek masih ada yang di tunggu" (Belum boleh tidur, kata kakek masih ada yang ditunggu) Keyza menjelaskan, dan tak lama seorang anak laki laki datang "Kak Key, kaek mahiyau kakak" (Kak Key kakek memanggil kakak), "Ok, tq ganteng" Keyza mencium sepupu laki lakinya itu.


Keyza di bawa ke dalam sebuah kamar, seorang kakek berpakaian hitam sudah menunggu disana bau kemenyan memenuhi ruangan, Keyza menutup hidungnya saat mencium bau aneh itu.

__ADS_1


Hanya Zulkifli dan Kakeknya yang ada diruangan itu selain Keyza dan Kakek berpakaian hitam itu. "Sini sayang, duduk" Zulkifli memerintahkan Keyza duduk di hadapan Kakek tua yang matanya terpejam merafal mantera, sesekali menaburkan sesuatu kedalam dupa, dan mengaduk aduk mangkuk berisi air dan bunga 7 rupa, irisan jeruk begitu tajam menusuk hidung ketika sang kakek memeras jeruk purut ke dalam air bunga. Menyegarkan fikir Keyza dari pada bau kemenyan yang begitu menyengat.


"Nama lengkap" Sang kakek bertanya sambil tetap terpejam "Keyza Anastasya Putri Zulkifli" Keyza menyebut nama lengkapnya pelan, namun jelas terdengar. Keyza menatap papa nya minta penjelasan tapi dijawab Zulkifli dengan jari telunjuk di bibir, Keyza terpaksa akur, diam memperhatikan apa yang dilakukan sang kakek.


Sepi, tak ada yang bicara di ruangan itu, sang kakek masih terpejam berkomat kamit merafal mantera sesekali merendam tangannya kedalam air, dan mengaduk aduk air jati telunjuknya berputar mengaduk 7 kali. "Sudah selesai" sang kakek membuka mata dan menatap Zulkifli. "Ok sayang sudah selesai, istirahat ya" Zulkifli memerintahkan Keyza untuk segera meninggalkan ruangan itu. Keyza ingin bicara lagi tapi seperti tadi Zulkifli langsung meletakkan telunjuknya di bibir. Keyza mengangguk, walaupun penasaran Keyza terpaksa menurut.


Sepeninggal Keyza, Zulkifli segera menutup pintu. "Kayak apa ngah?" Zulkifli tak sabar mendengar apa yang dilihat kakek tua itu.


"Keyza meranjah urang waktu kacalakaan hari tuk, urang tu picak, inya handak mata anakmu jadi gantinya" (Keyza nabrak orang waktu kecelakaan kemaren, matanya buta, dia mau mata anak mu jadi gantinya) Sang kakek menjelaskan sambil mengusap janggutnya yang panjang. "Umay, kayak apa jadinya ngah, tulungi ulun, padahkan, kubawa anaknya baubat sampai wagas,mun kadak kawak di Indonesia, ke Amerika gen kadak papa, pokoknya sampai wagas" (Aduh, bagaimana ini jadi nya ngah, tolong saya, katakan padanya, kubawa anak nya berobat sampai sehat, kalo tak bisa di Indonesia ke Amerika juga tak apa, pokoknya sampai sehat) Zulkifli memohon, tak pernah terbayangkan putri satu satunya akan buta, itu sama saja dengan menghancurkan masa depannya, belum selesai 1 masalah muncul lagi masalah baru.


Sang kakek menggeleng, "kadak kawa" (tidak bisa) "Ngapa kadak kawa Ran?" Kakek Keyza yang diam sejak tadi ikut bicara. "Urang ni bukan manusia kaya kita" (orang ini bukan manusia seperti kita) Zulkifli langsung menggaruk kepalanya yang tak gatal, fahamlah iya bahwa yang mereka hadapi ini tak mudah, baru kali ini hartanya yang berlimpah tak bisa membantunya, Zukifli merasa sangat frustasi.


"Tulungi ulun ngah, carikan jalan kaluarnya, anakku saikungannya ngah, tulungi kami ngah" Zulkifli memohon (Tolong saya ngah, carikan jalan keluarnya, anakku cuma satu ngah, tolong kami ngah)


*Angah \= Saudara laki laki/perempuan anak kedua atau ketiga maksudnya anak yang posisinya di tengah.

__ADS_1


10034 view, tq viewers maaf kalau ada typo2 ya, pengen selalu bisa up walaupun lagi sibuk2nya biar reader semua tidak kecewa, love you 7 turunan😘😘😘😘


__ADS_2