Cinta Ke 7 Putri Dayang Suri

Cinta Ke 7 Putri Dayang Suri
21. Mimpi aneh putra mahkota 2


__ADS_3

Putra mahkota terjaga dari mimpinya, membuka mata dan langsung duduk, meraba dadanya, "syukurlah, ternyata hanya mimpi, tapi mengapa terasa begitu nyata?


Putra mahkota menyeka keringat yang membasahi wajah, seluruh tubuhnya terasa panas, tabib yang sedari tadi menjaga pangeran meminta izin untuk memeriksa putra mahkota "izinkan hamba memeriksa putra mahkota".


"Untuk apa tabib, aku tidak sakit" Pangeran Mulyawarman menolak. "tapi Pangeran, Pangeran sudah tak sadarkan diri sejak tadi malam, sejak pulang dari kediaman Panglima Hang Tuah Pangeran langsung tidur dan baru bangun saat ini pangeran" tabib menjelaskan dengan wajah cemas.


"Apa? Pangeran Mulyawarman sangat terkejut mendengarnya, "Rasanya aku hanya tidur sebentar kenapa begitu lama? Pangeran Mulyawarman bingung.


"Ah sudahlah yang penting aku tidak apa apa", pangeran menenangkan diri. "Tabib, kembalilah ke tempatmu, aku baik baik saja" pangeran memerintahkan tabib untuk meninggalkannya.


"Baiklah Tuanku, hamba mohon diri" Tabib Daulay membungkuk hormat dan pergi meninggalkan pangeran, dalam hati tabib masih bingung tak mengerti pada apa yang terjadi pada pangeran.


"Penyakit aneh apa yang di derita putra mahkota? tak mungkin dia hanya tidur biasa? apa yang harus kukatakan pada yang mulia?" sepanjang jalan tabib Daulay berfikir tanpa sadar tabib sudah tiba di kediaman Perdana Menteri Hang Jebat.

__ADS_1


"Apa sebaiknya hal ini kusampaikan pada Perdana menteri? siapa tahu Perdana Menteri bisa membantu mencari solusinya, tapi jika sebaliknya bagaimana? reputasiku sebagai tabib terbaik di istana Swarnabumi bisa hancur"


Pertentangan bathin tabib Daulay membawanya pada keputusan untuk merahasiakan saja penyakit pangeran, toh pangeran sudah tidak apa apa, Tabib Daulay bergegas pulang ke kediamannya.


Kediaman Putra Mahkota Pangeran Mulyawarman


Putra mahkota pangeran Mulyawarman bergegas mandi seluruh badannya terasa lengket dan masih terasa sakit walaupun tidak ada bekas luka di tubuhnya. Pangeran berendam di bak mandi rempah rempah, berharap ramuan herbal itu bisa sedikit mengurangi rasa sakitnya.


"Aneh sekali, tidak ada bekas luka tapi kenapa rasa sakitnya luar biasa", karena terlalu lelah pangeran Mulyawarman tertidur di bak mandi" pangeran pun kembali bermimpi, mimpi yang sama dengan mimpinya tadi.


"Pangeran! bangun pangeran!" 2 orang dayang menguncangkan tubuh pangeran memaksa pangeran bangun, dengan susah payah akhirnya mereka berhasil membangunkan pangeran.


Seorang dayabg segera berlari mengambil handuk, menyelimuti pangeran yang sudah menggigil kedinginan karena terlalu lama berendam.

__ADS_1


"Ah sial, mengapa mimpi itu lagi?" pangeran bergumam. "Jangan katakan hal ini pada siapapun, jika hal ini ada yang tahu,aku tak segan segan menghukum kalian" Pangeran memberi ancaman.


"Ampun tuanku, kami akan tutup mulut" ke dua dayang-dayang menunduk takut.


"Siapkan pakaianku, aku hendak menghadiri jamuan makan keluarga" pangeran memerintah lagi.


"Ampun tuanku, jamuan sudah berakhir 3 jam yang lalu" dayang Yana menjawab sambil menunduk "apa?" pangeran bingung. "ya pangeran, sekarang sudah lewat tengah malam" dayang Yani menjawab, dayang kembar Yana dan Yani adalah dayang khusus yang melayani putra mahkota.


"Baiklah, sediakan makanan untukku, aku sangat lapar" pangeran memerintah lagi, "menjunjung titah tuanku" dayang Yana dan Yani segera keluar untuk menyiapkan makanan, sementara pangeran hanya berdiri terpaku menatap langit malam yang pekat tanpa bulan dan bintang.


"Sepertinya akan hujan gelap sekali" pangeran berbicara sendiri sambil menatap langit yang sangat gelap. "Aneh sekali, penyakit apa yang kuderita ini, aku takut untuk tidur lagi" pangeran mendengus, menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Cinta ke-7 Putri Dayang Suri

__ADS_1


please Like, comment, dan vote ya reader, perhatianmu vitamin buatku๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2