Cinta Untuk Lily

Cinta Untuk Lily
BAB 101. Makanan Khas Maladewa


__ADS_3

Sambil menunggu makanan datang Edward dan Lily menikmati suasana romantis di balkon resort yang mereka sewa.


Melihat pemandangan yang sangat cantik di sekitar tempat tinggal mereka. Laut biru yang tenang dan pasir putih yang sangat cantik ingin sekali Lily bermain di pinggir pantai sambil berjemur.


"Sayang tempat ini sangat cantik sekali, Kenapa kamu ingin kesini sayang" Tanya Lily.


"Dari dulu aku ingin ke sini bersama dengan pasanganku sayang. Ternyata dia adalah kamu. Sekarang menjadi istri kecilku" Ucap Edward dengan tersenyum.


"Apakah kamu mengharapkan perempuan lain?" Tanya Lily.


"Tidak. Aku hanya ingin kesini dengan istriku saat bulan madu. Aku tidak pernah membayangkan aku akan pergi dengan perempuan manapun" jawab Edward.


"Bagaimana dengan Kylie?" Tanya Lily.


"Aku belum kepikiran menikah saat bersama dengan dia. Tidak usah bahas dia sayang. Kita sedang bulan madu. Kenapa kamu bahas yang perempuan lain" Edward sedikit sewot.


"Baiklah. Aku minta maaf" ucap Lily.


Ting tong


"Itu makanan kita sayang. Sebentar aku buka pintu dulu" Edward menuju pintu.


2 pelayan membawa banyak makanan untuk mereka. Semuanya makanan khas negara Maladewa.


"Sayang ini banyak sekali makanannya. Kamu pesan apa saja?" Tanya Lily shock melihat ada 10 macam makanan yang di sajikan di meja.


"Aku asal pesan sayang. Aku tidak tahu mana yang cocok dengan lidah kita, jadi aku pesan yang menurut aku enak" Edward nyengir.


"Lihatlah meja kita jadi penuh sekali sayang" Lily menata meja makan mereka.


"Saya permisi dulu Tuan dan Nyonya. Kalau ada tambahan Tuan dan Nyonya bisa menelpon bagian resepsionis" ucap Pelayan tersebut.


"Iya terima kasih" ucap Edward.


2 pelayan tersebut keluar dari resort Edward. Mereka kembali ke tempat kerja mereka, dan melayani tamu yang lainnya.


"Bagaimana cara kita menghabiskannya sayang. Kamu ini buang-buang uang" ucap Lily.


"Maaf kan aku sayang. Kita makan ini sekalian buat makan siang dan makan malam" Edward terkekeh.


"Apa masih enak kalau kita makan nanti siang?" ucap Lily.

__ADS_1


"Kita coba saja. Sekarang lebih baik kita makan dulu sayang. Aku lapar" ucap Edward.


"Aku juga lapar sayang" ucap Lily.


Edward memesan Garudhiya, Bajiya, Mas Huni, Gulha, Mas Riha, Fihunu Mas, Huni Roshi, Bis Keemiya, Rihaakuru dan Chicken Biryani.


"Aku mau coba Chicken Biryani dulu sayang. Kelihatannya enak" Lily meletakan Chicken Biyani di atas piringnya.



Chicken Biryani merupakan hidangan khas berbahan dasar ayam dan nasi yang telah dibumbui dengan rempah-rempah khas dari Maldives.


Selain memiliki cita rasa yang lezat, hidangan ini memiliki aromatik yang cukup kuat dan menggugah selera. Penambahan bahan seperti Sultana, buah anggur khas Turki dan Almond laut pada nasi menambah keunikan cita rasa sajian yang satu ini.


Chicken Biryani sendiri menjadi hidangan khas yang cukup terkenal dan disukai oleh masyarakat yang ada di sana. Sajian ini juga kerap ditemukan di berbagai kafe dan restoran yang ada di Maldives.


"Emmm ... Enak sekali sayang" ucap Lily sambil mengigit ayamnya.


"Aku ingin makan yang ini. Sepertinya cukup membuat perutku tidak sabar untuk mencicipinya sayang" Edward mengambil Mas Riha dan menuangkan ke atas piring yang berisi nasi putih.



Mas Riha adalah sajian berupa kari yang terdiri dari tiga bahan utama, yaitu ikan, kelapa, dan pati. Selain memiliki cita rasa yang lezat, waktu untuk menyajikan makanan ini pun hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit.


Ikan yang biasa digunakan untuk sajian ini biasanya adalah Ikan Tuna Cakalang, Ikan Tuna Sirip Kuning, dan ikan Tuna Kecil. Campuran santan dan rempah-rempah khas membuat makanan ini terasa gurih dan nikmat.


"Enak tidak sayang yang kamu makan?" Tanya Lily.


"Enak banget sayang. Ini pertama kalinya aku makan ikan dengan bumbu rempah yang sangat terasa di lidah. Mantap sayang" ucap Edward.


"Aku mau incip yang ini. Apa namanya sayang?" Tanya Lily.


"Yang mana?" tanya Edward.


"ini" Tunjuk Lily.


"Oh itu. Kalau tidak salah tadi namanya Mas Huni. Katanya cocok kalau di makan sama Roshi" Jawab Edward.


"Roshi yang mana sayang?" Tanya Lily.


"Yang seperti roti India itu sayang" Edward menunjuk Roshi di depannya.

__ADS_1



Mas Huni adalah menu sarapan yang cukup menjadi favorit masyarakat di sana. Selain rasanya yang unik, proses pembuatannya cukup sederhana.


Mas Huni sendiri berbahan dasar ikan Tuna segar yang dicincang halus kemudian dicampur dengan aneka bumbu seperti bawang merah, kelapa parut, cabai hijau khas India, dan perasan jeruk lemon untuk menambah cita rasa.


Hidangan yang satu ini biasanya disantap bersama Roshi yang baru keluar dari pemanggang dan teh manis panas pada pagi hari. Jika kamu termasuk orang yang menjalankan hidup sehat, menu yang satu ini bisa menjadi pilihan yang tepat saat kamu berada di Maldives.



Huni Roshi adalah roti berbentuk pipih yang berbentuk mirip dengan Chapati yang ada di India. Huni Roshi biasanya disantap dengan berbagai lauk pauk lain. Masyarakat sendiri kerap menjadikan Huni Roshi sebagai pengganti nasi. Untuk membuat sajian ini, bahan utama yang digunakan adalah tepung dan kelapa parut.


Berbeda dengan Roshi, Huni Roshi memiliki tekstur yang sedikit lebih tebal dan lebih renyah. Selain itu, Huni Roshi juga tidak menggunakan ragi seperti yang biasa digunakan saat membuat roti. Hal inilah yang membuat sajian ini cocok untuk menemani berbagai hidangan yang memiliki cita rasa manis atau gurih.


"Ini enak sekali sayang. Rotinya beda dengan roti yang ada di Jerman. Sepertinya aku akan bakalan gendut sepulang dari sini" Ucap Lily.


"Tidak masalah. Aku ingin kamu gendut karena mengandung anakku. Kalau bisa kembar sayang" ucap Edward terkekeh.


"Punggungku pasti rasanya sakit. Membawa anak kembar di perutku" ucap Lily.


"Ada aku sayang, aku akan mengendongmu" ucap Edward bahagia.


"Sekarang masih bisa gendong aku. Nanti kalu badanku bengkak, aku tidak yakin kamu masih kuat mengendongku" ucap Lily.


"Kita lihat saja nanti. Ini makan ini enak sayang" Edward memberikan makanan seperti tahu bulat kepada Lily.


"Itu namanya Gulha dan ini bajiya" tunjuk Edward.



Gulha adalah camilan berbentuk bola-bola kecil berisi daging Tuna cincang segar atau kalengan, yang dicampur dengan berbagai bumbu seperti bawang bombay, kelapa parut, cabai, kunyit, perasan jeruk lemon, daun kari, dan tepung terigu untuk membentuk adonan.


Sajian ini biasanya dibuat dengan cara digoreng atau dipanggang. Gulha memiliki tekstur yang renyah dan gurih. Camilan ini biasanya disajikan dengan secangkir teh manis panas ketika sarapan atau saat bersantai bersama keluarga.



Bajiya adalah camilan khas yang cukup menjadi favorit masyarakat Maldives. Bajiya biasanya disajikan sebagai teman minum teh. Bahan utama sajian khas ini terdiri dari adonan tepung, dan isian berupa daging ikan tuna yang ditumis dengan berbagai rempah seperti bawang bombay, jahe, daun kari, Raanbaa, Githeyo mirus atau cabe khas Maldives, kayu manis, kapulaga, bumbu kari, dan jeruk nipis.


Sepintas sajian ini memang mirip dengan pastel yang ada di Indonesia dan Samosa khas Timur tengah. Meski demikian, cita rasa yang ditawarkan sajian ini sangat berbeda. Mengingat rempah-rempah yang digunakan pun memiliki perbedaan.


"Kalau yang ini sayang?" Tanya Lily.

__ADS_1


"Habiskan dulu nanti aku jelaskan" ucap Edward.


To be continue ...


__ADS_2