Cinta Untuk Lily

Cinta Untuk Lily
BAB 65. Kembali Ke Apartemen


__ADS_3

Setelah 1 minggu Lily dirawat dirumah sakit. Akhirnya dokter membolehkan Lily pulang ke rumah. Edward dengan antusias membawa Lily pulang ke dalam apartemen.


Di bantu Leon. Edward dan Lily masuk kedalam mobil. Edward tidak sabar, bisa berdua lagi dengan Lily di apartemen tidak ada yang menganggu mereka.


"Bagaimana hubunganmu dengan Kimmy Leon?" tanya Edward di dalam mobil.


"Baik Tuan" jawab Leon.


"Apa kamu benaran serius dengan Kimmy Leon?" tanya Edward.


"Setelah aku sering bersama Kimmy. Aku akan memikirkan untuk menjalani hubungan yang serius Tuan" jawab Leon.


"Bagaimana dengan pacar Kimmy?" tanya Edward.


"Tidak masalah Tuan. Dia menyetujui hubungan kami" jawab Leon.


"Aku tidak mengerti. Kalian ini sebenarnya menjalin hubungan seperti apa?" tanya Edward.


"Aku sudah pernah bilang kepada Tuan. Kalau Kimmy dan pacarnya sekarang itu cuma pacar kontrak Tuan" jawab Leon.


"Maksudnya bagaimana?" tanya Edward.


"Nanti aku jelaskan kepada Tuan kalau sudah sampai apartemen" ucap Leon.


"Baiklah. Awas saja kalau kamu tidak cerita. Aku tidak merestui hubungan kalian" ancam Edward.


"Kimmy cinta mati dsnganku Tuan. Kimmy pasti akan membelaku" Leon tertawa ngakak.


"Aku tidak tahu, kenapa Kimmy bisa tergila-gila dengan laki-laki kaku sepertimu" ucap Edward.


"Cinta tidak memandang apapun Tuan. Kalau cinta sudah bicara, semua buta Tuan" Leon nyengir.


"Apa sekarang kamu jadi bucin?" tanya Edward.


"Iya dong Tuan. Bukan cuma Tuan saja yang boleh bucin" Leon ngekek.


"Awas saja kalau sampai pekerjaan kantor berantakan karena kamu sibuk pacaran. Aku langsung pecat kamu Leon. Tanpa pesangon" Ancam Edward.


"Tenang saja Tuan. Aku profesional kerjanya. Waktunya kerja ya aku kerja. Waktunya pacaran ya aku pacaran. Tuan jangan mengangguku, kalau aku sedang berdua dengan Kimmy" ucap Leon.


"Terserah aku. Aku yang membayarmu. 24 jam kamu harus melayaniku. Bahkan kalau perlu kamu tidak boleh tidur.


"Kejam sekali kamu Tuan. Aku kan juga pengen berduaan seperti Tuan dan Lily" Leon nyeplos tanpa tedeng aling-aling.


Lily yang tidak tahu apapun tentang pembicaraan mereka ikut terbawa-bawa. Edward langsung memukul kupuk kepala Leon.


Plaakk

__ADS_1


"Aduh sakit Tuan. Ini kepala nanti kalau kopyor bagaimana Tuan?" ucap Leon.


"Biarkan saja. Salah siapa kalau bicara tidak pernah di saring" balas Leon.


"Kalian ini bicara apa? aku tidak paham. Kenapa namaku di bawa-bawa Pak Leon" ucap Lily bingung.


"Tidak usah di dengarkan Lily. Dia memang sedikit geser otaknya" ucap Edward.


"Cinta kok gengsinya selangit. Nanti kalau diambil orang, baru nyahok Tuan" ucap Leon.


"Tidak ada yang bisa mengambil milikku" ejek Edward.


"Yakin Tuan. Teman-teman Lily sepertinya ganteng-ganteng Tuan. Mereka jauh lebih muda dari Tuan" Leon balas meledek Edwaerd.


"Yang mapan yang lebih menantang Leon" ucap Edward tidak mau kalah.


"Iya deh Iya Tuan. Memang yang matang dan beruang yang suka di incar sugar baby. Iya kan Lily" Leon meledek Edward.


"Apa aku tidak tahu. Kalian ini membicarakan apa? aku tidak mengerti" ucap Lily.


"Tidak usah mendengarkan ucapan Leon, Lily" ucap Edward memeluk Lily san mengecup pucuk Lily.


"Eheeemm" Leon berdehem melihat Tuannya mencium Lily.


"Kenapa Pak Leon?" tanya Lily.


"Makanya kalau nyetir itu diam. Tidak usah ngoceh kayak anak bayi. Ngomongnya tidak jelas" Edward menyindir Leon.


Jarang sekali Leon dan Edward saling meledek satu sama lain. Suasana hari ini sangat baik untuk Leon meledek Edward karena ada Lily disamping Edward.


"Sudah sampai Tuan Muda dan Nona Lily" Leon memarkirkan mobil di basement apartemen.


Leon membuka pintu Edward dan Lily. Setelah itu dia membuka pintu bagasi mobil dan mengeluarkan tas Lily dan tas Edward.


Mereka bertiga berjalan menuju lantai atas ke unit milik Edward. Apartemen mewah milik pewaris tunggal dari keluarga Eugenio.


Edward, Lily dan Leon sudah sampai di depan pintu apartemen milik Edward. Mereka masuk kedalam ruangan apartemen.


"Lilyyy" Sambut perempuan paruh baya tersebut.


"Bibi Ema"Lily memeluk tubuh bibi Ema dengan Erat.


Edward dan Leon duduk di sofa. Leon meletakan tas Edward dan Lily di atas Sofa.


"Lily. Syukurlah kamu sudah sembuh. Aku sangat khawatir saat Leon bilang kalau kamu dirawat di rumah sakit" ucap Bibi Ema.


"Terima kasih sudah mengkhawatirkan Lily" ucap Lily

__ADS_1


"Kamu duduklah dulu Lily. Aku mau mengambilkan minum untuk Tuan dan Leon. Aku juga sudah memasakkan makanan khusus untukmu" ucap Bibi Ema.


"Lily aku antar kamu istirahat di kamar. Bibi Ema, tolong antarkan makan malam Lily ke kamar. Bibi bisa menemani Lily ngobrol di kamar" perintah Edward.


"Baik Tuan. Saya akan mengantarkan makanan Lily ke dalam Kamar" ucap Bibi Ema.


Lily masuk ke dalam kamar di antar Edward. Sedangkan Bibi Ema membuat minuman untuk Edward dan Leon.


"Bibi masak apa malam ini?" tanya Leon.


"Gulaschsuppe, Sauerkraut, Kartoffelsalat, Falscher dan Bratwurst" ucap Bibi Ema.


"Wah enak sekali Bibi. Bibi mau pesta membuat makanan sebanyak itu. Kita cuma berempat Bibi" ucap Leon.


Gulaschsuppe merupakan kuliner khas Jerman. Sup kental yang berisi daging sapi atau babi. Daging ini tidak dipotong seperti biasanya, tetapi daging ini dicincang agak besar. Biasanya, orang-orang Jerman memakan sup ini bersama roti.



Sauerkraut merupakan kuliner khas Jerman yang terbuat dari irisan halus kol putih yang difermentasikan. Rasanya asam, namun segar dan lezat. Sauerkraut juga menyehatkan tubuh, karena kuliner ini mengandung vitamin C. Sauerkraut juga cocok disajikan ketika cuaca dingin.



Kartoffelsalat atau salad kentang ini merupakan salah satu kuliner khas Jerman, yang terbuat dari potongan kentang rebus yang dicampur dengan tomat, cuka, mayonnaise, bawang bombay segar, dressing milk, telur, dan daging sapi.



Falscher Hase merupakan kuliner khas Jerman yang terbuat dari daging sapi cincang yang dicampur dengan telur, tepung dan bawang. Falscher hase dapat dihidangkan dengan cara diiris pipih dan dibumbui dengan sedikit saus di atasnya. Kuliner ini juga cocok dimakan bersama dengan kentang.



Bratwurst merupakan salah satu wurst yang terkenal di Jerman. Bratwurst ini hidangan sosis khas Jerman yang dimasak dengan cara dipanggang. Biasanya, bratwurst dimakan bersama dengan kartoffelsalat atau yang juga disebut dengan salad kentang, sauerkraut, atau juga dengan spicy mustard. Sementara itu, di luar Jerman, bratwurst juga biasa disajikan bersama roti dengan topping keju maupun bawang.



Melihat makanan yang tersaji di meja makan. Leon hampir meneteskan liur dari mulutnya. Makanan enak di tambah perutnya lapar pulang kerja langsung menjemput Lily dan Edward di rumah sakit, membuat dia tidak sabar memanjakan lidahnya malam ini dengan masakan Bibi Ema.


"Bibi boleh aku makan?" tanya Leon.


"Boleh makan saja Leon. Aku mau mandi dulu" ucap Edward keluar dari kamar Lily.


"Serius Tuan?" tanya Leon.


"Iya. Bibi Ema, tolong nanti bawakan tas Lily ke dalam kamar" ucap Edward.


Edward pergi kedalam kamar, Bibi Ema juga pergi ke kamar Lily membawa makanan dan tas Lily. Sedangkan Leon asik menikmati makan malamnya sendiri di meja makan.


To be continue ....

__ADS_1


__ADS_2