Cinta Untuk Lily

Cinta Untuk Lily
BAB 79. Leon Di Usir


__ADS_3

"Edwaaard" ucap Kimmy.


Kimmy kaget saat Edward berada di depan apartemennya. Dibelakang Edward ada Leon yang habis berlari mengejar Edward dari basemant.


"Leon. Kenapa kamu lari-lari?" tanya Kimmy


Leon hanya memberi isyarat kalau Edward sedang marah. Leon tidak bisa bicara apapun sekarang, karena itu akan menambah situasi tambah kacau.


"Apa yang kamu ucapkan kepada Leon tentang Lily" tanya Edward dingin.


"Aku? Aku tidak bicara apapun" ucap Kimmy.


"BOHONG!" Edward berteriak.


Kimmy dan Leon sampai kaget. Sekarang Kimmy baru sadar kalau Edward datang ke apartemennya karena Lily.


"Memangnya aku bicara apa Edward. Aku tidak bicara apapun" Kimmy masih melindungi dirinya dari amukan Edward.


"Aku peringatkan kepadamu Kimmy. Jangan sekali-kali kamu merendahkan status sosial Lily. Atau kamu akan berurusan denganku. ingat baik-baik Kimmy, aku membatalkan kerjasama soal ulang tahun Lily. Ambil saja uangnya. Aku akan mencari EO lain, untuk menanggani ulang tahun Lily" ucap Edward.


"Edward. Kamu tidak bisa memutuskan begitu saja. Timku sudah membuat kesepakatan dengan pihak gedung. Kita tinggal mendekor waktu ulang tahun Lily" ucap Kimmy.


"Aku tidak peduli. Aku akan transfer sisa uangnya. Jangan pernah muncul di hadapanku. Dan kamu Leon tidak usah menginjakkan kakimu di kantor lagi. Pekerjaanmu akan aku serahkan kepada Jason" Ucap Edward dengan nada dingin dan mengintimidasi.


"Apa maksud Tuan? Aku tidak akan meninggalkan perusahaan Tuan. Aku sudah berjanji akan mengabdikan hidupku kepada keluarga Tuan" Leon memegang tangan Edward.


"Itu janjimu kepada Grandpa. Bukan kepadaku. Lebih baik kamu jaga Grandpa di rumah. Kalau sampai aku mendengar kamu tidak berada di rumah. Hari itu juga, jangan pernah kamu injakkan kakimu di rumah utama" Edward memberi peringatan.

__ADS_1


"Edward. Kamu sudah kelewatan. Leon hanya terlambat 1 kali. Dia juga tidak pernah terlambat sebelumnya. Dia selalu tepat waktu. Kenapa kamu memperlakukan Leon seolah-olah kesalahannya sangat berat. Dia sudah mengabdikan hidupnya untuk keluarga kamu selama ini. Kenapa kamu tidak mengahargainya" Kimmy membela Leon.


Edward menatap Kimmy dengan mata penuh emosi. Kimmy langsung menunduk. Nyalinya menciut saat Edward menatapnya penuh amarah.


"KESALAHANNYA BUKAN KARENA TELAT DATANG KERJA. TAPI DIA MENINGGALKAN GRANDPA SENDIRIAN DI RUMAH. SEDANGKAN FERDINAND SUPIR GRANDPA IZIN PULANG KARENA IBUNYA SAKIT. BAGAIMANA KALAU JANTUNG GRANDPA TIBA-TIBA KUMAT DAN LEON TIDAK ADA DISANA HAAAAH. APA KEKASIHMU INGIN MEMBUNUH GRANDPA. LEON HARUS PULANG 1 JAM PERJALANAN DARI APARTEMEN KAMU SAMPAI RUMAH. DENGARKAN BAIK-BAIK KIMMY, AKU TIDAK PERNAH MENYURUH LEON MENJAGA GRANDPA, DIA SENDIRI YANG INGIN MENJAGA GRANDPA SEBAGAI BALAS BUDINYA. KALAU MEMANG DIA TIDAK MAU MENJAGA GRANDPA. AKU BISA MENGGANTIKAN ORANG LAIN, UNTUK MENJAGA GRANDPA. KAMU TIDAK PERLU KHAWATIR, KAMU BISA TINGGAL BERSAMA DENGAN LEON SEUMUR HIDUPMU. LEON TIDAK AKAN PERNAH PERGI DARI APARTEMENMU. ITU YANG KAMU MAU KAN KIMMY. BAIKLAH AKU AKAN TURUTI KEMAUANMU SUPAYA KAMU BISA TINGGAL BARENG BERSAMA LEON" Edward sangat emosi saat menyangkut keselamatan nyawa kakeknya.


Kimmy hanya bisa menunduk dan menelan salivanya berkali-kali. Edward tidak pernah main-main soal ucapannya.


Leon sudah gemetar. Karena ini pertama kalinya, selama Leon bersama Edward, Edward tidak pernah semarah ini kepadanya, apalagi ini menyangkut Gabriel, grandpa Edward.


"LEON MULAI SEKARANG TINGGALKAN RUMAH UTAMA DAN JANGAN PERNAH KEMBALI LAGI KE PERUSAHAAN. TUGASMU DI KANTOR AKAN DI GANTIKAN JASON DAN UNTUK MENJAGA GRANDPA, AKU AKAN MENYURUH TRISTAN. KAMU TIDAK PERLU KHAWATIR KALAU AKU AKAN MENGANGGUMU. KARENA MULAI SEKARANG, AKU TIDAK AKAN MEMINTA BANTUANMU. KAMU BISA HIDUP TINGGAL BERSAMA DENGAN KIMMY, SEPERTI KE INGINAN KIMMY. SEMOGA KAMU SENANG KIMMY. HADIRMU SUDAH MENGAHNCURKAN KEPERCAYAANKU KEPADA LEON" Edward pergi tanpa melihat Kimmy dan Leon.


Leon menangis mendengar keputusan Edward yang didengarnya sangat kejam dan menyakitkan. Leon mengejar Edward, bahkan dia tidak perduli kalau sampai harus bersujud dan memohon kepada Edward. Supaya keputusannya di cabut.


Bagi Leon Gabriel bukan hanya sebagai malaikat penolong dalam hidupnya. Gabriel sudah memberikan kehidupan baru kepada Leon. Disaat ayahnya sendiri membuang diri demi wanita baru. Gabriel yang bukan siapa-siapa Leon, memberikan kehidupan baru untuk Leon.


Gabriel tidak pernah membedakan antara dirinya dan Edward. Leon sudah dianggap sebagai cucunya sendiri oleh Gabriel. Edward juga tidak pernah menganggap Leon orang lain.


"LEPAS LEON. PERGILAH KEMANA KAMU INGIN PERGI. AKU TIDAK AKAN MENGHALANGIMU" Edward menghempaskan tangan Leon lalu masuk mobil.


"Tuan, Tolong maafkan saya. Saya tidak mau meninggalkan Tuan besar. Saya masih ingin merawat Tuan besar. Tuan aku mohon, jangan pecat saya" Leon mengedor-ngedor kaca jendelan mobil Edward.


Karena sedang emosi, Edward tidak memperdulikan Leon. Dia melajukan kendaraannya menuju kantor.


Leon mengikuti Edward dari belakang. Dia ingin Edward merubah keputusannya. Dan tetap menjaga Gabriel dan Edward sampai dia mati.


Edward masuk kedalam kantor. Edward menyuruh satpam, melarang Leon masuk ke dalam kantor.

__ADS_1


"Jangan izinkan Leon masuk kantor" ucap Edward kepada pak satpam


"Baik Tuan" ucap pak satpam.


Saat akan masuk ke dalam kantor. Leon dihalangi 2 satpam. Leon masih tetap ingin masuk.


"Maaf Pak Leon. Tuan Edward menyuruh kami, melarang Pak Leon masuk" ucap salah satu satpam.


"Biarkan saya masuk pak. Saya harus bicara dengan Tuan Edward" ucap Leon.


"Maaf Pak Leon. Kami tidak berani membantah parintah Tuan Edward. Kami masih butuh pekerjaan untuk biaya sekolah anak kami Pak Leon" ucap satpam bertubuh gendut.


Leon pasrah dia tidak bisa masuk kantor. Dia menunggu Edward di dalam mobil, sambil menangis karena keputusan Edward yang kelewat kejam.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang" gumam Leon.


Aaaaaaarrrrgggghhhhh


Leon melampiaskan kekecewaanya dengan memukul setir mobil. Perutnya lapar tapi dia tidak nafsu makan.


Selama dia belum bicara dengan Edward, Dia tidak akan pernah tenang. Dia lupa kalau Ferdinand tidak ada di rumah semalam. Kalau Ferdinand ada, pasti masalahnya tidak serumit ini.


Leon merutuki kebodohannya. Dia lalai gara-gara cintanya kepada Kimmy. Dulu sebelum Kimmy hadir di dalam hidupnya, dia tidak pernah dapat masalah seperti ini. Apalagi sampai di pecat dari perusahaan dan di usir dari rumah Gabriel.


Membayangkan pergi dari rumah Gabriel saja tidak pernah, apalagi sampai meninggalkan perusahaan. Baginya hidup Leon hanya untuk Keluarga Edward dan Perusahaan Edward tidak pernah memikirkan hal lain.


Apalagi sampai memikirkan percintaan. Tidak ada dalam kamus hidup Leon. Tapi sekarang nasibnya berubah, karena jatuh cinta hidupnya jadi berantakan.

__ADS_1


Tidak ada yang salah dengan jatuh cinta. Karena itu adalah anugerah. Yang salah adalah kalau kita tidak bisa menyeimbangkan antara cinta dan karir. Maka siap-siap salah satunya pasti hancur.


To be continue ....


__ADS_2