
Leon membawa makanan ke dalam kamar Kimmy. Kimmy masih rebahan di atas tempat tidur. Kimmy masih marah kepada Leon.
"Ayo bangun sayang. Kamu makan dulu. Ini sudah tengah malam" ucap Leon.
"Kamu pingin aku gendut. Tengah malam disuruh makan" Kimmy menaikkan selimutnya.
"Salah siapa pakai acara nangis dan ngurung diri di kamar"
"Ini semua gara-gara kamu. Kalau kamu tidak egois. Aku juga tidak bakalan nangis"
"Ya udah ayo makan dulu sayangku yang sexy. Setelah itu aku akan memakanmu" Leon tertawa.
Kimmy memukul tangan Leon. Leon semakin tertawa ngakak saat melihat ekspresi Kimmy yang sedang ngambek.
"Ayo duduk" Leon menarik tangan Kimmy.
"Suapin" Kimmy manja.
"Aaakkk buka mulutnya" Leon menyuapkan makanan ke mulut Kimmy.
Kimmy menghabiskan Spagheti sampai habis, karena di suapi Leon. Leon menaruh piring kotor di tempat cuci piring.
Zain dan Paula ternyata sudah tidur. Mereka tidur di sofa yang sekaligus bisa di buat tempat tidur.
Leon balik kedalam kamar. Dia tidal menemukan Kimmy di dalam kamar. Leon lalu mencari Kimmy di Walking closet. Ternyata Kimmy sedang ganti pakaian.
Tubuh sexy Kimmy yang hanya mengenakan segitiga membuat Leon panas dingin. Leon tadi sebenarnya ingin pamit pulang. Tapi melihat pemandangan yang sangat indah di depan mata, Leon mengurungkan niatnya.
ssshhhhh
Kimmy mendesis karena Leon meremas bukit cinta dari belakang. Leon bebar-benar tidak sabar membuat Kimmy menyebut namanya sepanjang permainan panas mereka.
"Kamu sangat sexy sayang" Leon mencium pipi Kimmy.
"Kenapa kamu nakal sekali. Disini masih ada Zain dan Paula sayang" Kimmy memejamkan matanya.
Kimmy menikmati setiap sentuhan tangan Leon yang membuatnya mabuk kepayang. Leon sangat pandai membuat dirinya lemah tak berdaya.
"Mereka sudah tidur sayang. Kita di sini saja, mereka tidak akan mendengarnya" ucap Leon.
"Kalau mereka bangun bagaimana?" ucap Kimmy menahan gejolak hasratnya.
"Kita main cepat sayang. Sekali saja sayang. setelah itu kita tidur" Leon berhasil membuang segitiga di lantai.
heeeeuuugggg eeeeemmm
aahh sayang eemm
"Pelankan suaramu sayang" ucap Leon.
__ADS_1
permainan panas antara Leon dan Kimmy sedang berlangsung. Kimmy dan Leon melakukan ciuman panas dari belakang.
******* Kimmy yang tertahan membuat Kimmy semakin panas. Aahh aahhh Kimmy mengantupkan bibirnya supaya tidak bersuara.
Aaaaahhhhh
perjuangan Leon tidak sia-sia. Mereka mendapat pelepasan bersama dengan waktu yang cepat. Leon mengendong Kimmy ke dalam kamar mandi.
Kimmy membersihkan tubuhnya di shower. Sedangkan Leon sudah berbaring di atas ranjang. Malam ini Leon tidur di apartemen Kimmy. Besok pagi-pagi sekali dia akan pulang.
Setelah selesai mandi, Kimmy menyusul Leon di tempat tidur. Mereka saling berpelukan dengan mesra. Mereka melupakan pertengkaran yang terjadi di antara mereka.
"Tidurlah. Besok pagi-pagi aku akan pulang" ucap Leon.
"Apa kamu tidak bisa tidur di sini bersamaku. Seperti Lily dan Edward?" tanya Kimmy.
"Tidak bisa sayang. Aku harus pulang menjaga rumah dan Tuan besar" Leon mengusap rambut Kimmy.
"Kapan kita bisa tinggal bareng?" tanya Kimmy.
"Nanti kalau Tuan muda sudah kembali ke rumah utama sayang. Aku bisa tinggal sendiri" jawab Leon.
"Kapan itu?"
"Kalau Tuan muda sudah menikah dengan Lily. Mungkin 4 tahun lagi"
"Nanti aku coba tanyakan kepada Tuan muda. Soal pernikahan kita sayang"
"Aku ingin selalu bersama seperti ini" Kimmy mengelus tangan Leon.
"Apa kamu bisa menerima pilihan hidupku?" tanya Leon.
"Aku akan mencoba menerimanya. Aku hanya ingin dirimu sayang. Aku sudah mendambamu sejak kecil. Tapi kamu tidak pernah meresponku" ucap Kimmy kesal.
"Maafkan aku sayang. Dulu kita masih kecil, aku tidak ada kepikiran pacaran" jawab Leon.
"Apa kamu sudah pernah pacaran sayang?" tanya Kimmy.
"Belum sayang. Pernah suka perempuan tapi cintaku bertepuk sebelah tangan. Dia lebih memilih Tuan Edward daripada aku" jawab Leon.
"Apa perempuan yang tadi siang kita ketemu?" tanya Kimmy.
"Iya sayang. Tapi sekarang aku sudah memilihmu. Kamu berhasil membuat hatiku berbalik mencintaiku" Leon mencium bibir Kimmy.
"Apakah bisa secepat itu. kamu menolakku sewaktu kita masih kecil. Aku menciummu bahkan memegang punyamu. Kamu tidak menolaknya tapi kenapa saat aku mengajakmu pacaran kamu tidak mau" Kimmy membayangkan dirinya dan Leon saat masih kecil.
"Kamu agresif sekali sayang. Aku saja shock tidak bisa berkata apa-apa saat kamu memegangnya. Aku ternodai oleh tangan Kimmy kecil" Leon tertawa.
Kimmy ikut tertawa membayangakan wajah Leon waktu itu. Tegang dan membisu.
__ADS_1
"Apa kamu menyukainya sayang" tanya Kimmy.
"Sekarang jawabannya iya. Karena kamu selalu bisa membuatku selalu menginginkamu. Setelah kejadian itu aku takut dengan perempuan sayang. Aku takut semua perempuan sepertimu sangat agresif dan tidak tahu malu" Leon tertawa ngakak.
Kimmy memukul-mukul dada Leon. Dia tidak terima Kalau dirinya di anggap tidak tahu malu.
"Tapi gadis tidak tahu malu ini, yang akhirnya menjerat laki-laki kaku sepertimu menjadi liar saat di atas ranjang" Kimmy menjulurkan lidahnya.
"Apa kamu melakukan kepada semua laki-laki?" tanya Leon.
"Tidak. Aku hanya melakukan kepada pacar-pacarku saja sayang. Kalau aku bosan, ya sudah kita putus saja" Jawab Kimmy.
"Apa kamu akan melakukan itu juga kepadaku? saat kamu bosan kepadaku. Kamu pergi meninggalkanku?" tanya Leon.
"Tidak mungkin aku bosan kepadamu sayang. Aku melakukan itu karena aku kecewa kepadamu. Cintaku dulu kamu tolak. Aku hanya ingin membuktikan kalau aku banyak yang suka" jawab Kimmy.
"Sekarang kamu.tidak boleh melakukan seperti itu lagi. Kamu hanya boleh nakal denganku saja. Kamu mengerti sayang" Leon mencubit hidung mancung Kimmy.
"Iya mengerti sayang. Aku mencintaimu sayang" Kimmy ******* bibir sexy Leon.
"Apa kamu mau lanjut ronde ke 2 sayang?" tanya Leon.
"Tidak. Tunggu Zain dan Paula pergi dari sini" jawab Kimmy.
"Baiklah. Kapan mereka akan pergi?" tanya Leon.
"Seharusnya tadi sore. Mungkin karena aku tidak mau keluar kamar jadi mereka khawatir dan menunda untuk pergi dari sini" jawab Kimmy.
"Mereka mau kemana sayang?" tanya Leon.
"Mereka mau menjengguk saudaranya. Karena rumahnya kecil, jadi mereka transit dulu di sini. Mereka juga cuma sebentar disini. Setelah dari rumah saudaranya, mereka langsung pulang" jawab Kimmy.
"Bagaimana dengan Pedro sayang?" tanya Leon.
"Creative Amore sudah menjadi milikku sayang. Tapi aku ingin mengembalikan kepadanya" ucap Kimmy.
"Kenapa sayang. Bukankah kamu ingin mendapatkan usaha milik Pedro itu. Makanya kamu mau jadi pacar bohongan Pedro" ucap Leon.
"Iya sayang. Tapi aku merasa tidak enak saja. Aku senang kalau akhirnya Pedro bisa bersama dengan kekasihnya itu. Usaha anggur keluarganya juga sudah menjadi miliknya sekarang. Aku sudah tidak ada hubungan apapun lagi. Tugasku sudah selesai" ucap Lily.
"Terus apa rencanamu. Lebih baik kamu terima saja sayang. Aku yakin Pedro juga ikhlas memberikan usaha miliknya tersebut" ucap Leon.
"Entahlah. Aku masih memikirkannya. Aku akan bicarakan lagi ini kepada Pedro setelah ulang tahun Lily" ucap Kimmy.
"Aku mendukung yang terbaik untukmu sayang. Ayo tidur, aku takut tidak bisa bangun pagi nanti" ucap Leon.
Leon dan Kimmy akhirnya tidur bersama dibawah satu selimut yang nyaman dan hangat dengan saling berpelukan.
To be continue ....
__ADS_1