Cinta Untuk Tuan

Cinta Untuk Tuan
09 part 1


__ADS_3

Laki-laki itu menatap wajah Denara dengan lekat, dirinya yakin jika, ia memang mengenal Denara. Begitu juga Denara dirinya masih menatap bingung kearah laki-laki ini, dirinya tak yakin jika mengenal atau bahkan tahu namanya.


'' Kamu ingat aku kan ? '' tanya laki-laki itu


Denara menjawab dengan gelenggan pelan


'' Wah, padahal saat bertemu denganku kau sangat senang saat itu '' Kecewa laki-laki itu


'' Emm...Maaf aku sungguh-sungguh tak mengenalmu '' ucap Denara tak enak


'' Baiklah aku akan membantumu, mengingatku '' ucapnya tersenyum


'' Ingat, saat kau menjemput temanmu di Club '' ingat laki-laki itu


Membuat Denara langsung membelalakkan matanya, saat mendengar itu.


'' Ohhh... Kamu, yang pakai jaket coklat itu '' jawabnya dengan semangat


'' Akhirnya kamu ingat, Aku Tian...Kamu '' sambil mengulurkan tangannya pada Denara


Dengan senang hati Denara menyambutnya uluran tangan itu


'' Denara....Em ....Kamu sakit '' ujar Denara


Membuat Tian menatap obat yang dibawanya seraya tersenyum.


'' Oh ini, tidak aku hanya mengambilkan obat untuk temanku yang kebetulan dirawat disini '' jelasnya pada Denara


'' Em....Nara...Boleh aku pangil begitu '' ucap Tian canggung


Denara melihat itu tentu saja tertawa, dirumah nama panggilannya adalah Nara, hanya dikota saja dirinya dipanggil Denara. Melihat Tian yang tersenyum malu-malu membuat Denara gemas.


'' Haha....Boleh kok, kalau buat siganteng '' gombal Denara, mengoda Tian.


Mendengar hal itu Tian langsung membuang muka, untuk menghidar dari tatapan Denara yang menatapnya lekat


' Ck..ayolah Tian, baru aja dibilang gitu masa baper ' batinya malu


'' Hahaha....Cieee yang maluuuu '' seru Denara semangat saat melihat wajah Tian yang memerah karena malu


'' Apaan sih enggak kok '' elak Tian


................


Sejak tadi Ares sedang mencari keberadaan Denara, dirinya ingin menanyakan perihal pakaian yang dibawa oleh Denara.


'' Denara ini kemana sih, ditelpon gak diangkat, disms gak dibales....ngilang mulu Kayak tuyul '' gerutu Ares


Akhirnya Ares memutuskan mencari Denara keluar, berjalan-jalan dilorong rumah sakit, mencari keberadaan Denara.


Cukup lama Ares berjalan menyusuri lorong-lorong rumah sakit, hingga matanya tanpa sengaja melihat Denara yang sedang bersama laki-laki didepan sana.


' Siapa dia ' batin Ares


Dengan rasa kesal Ares, Ares menghampiri mereka yang sedang tertawa seraya bercanda gurau seakan dunia milik berdua.


'' Ekhmmm.... '' tegur Ares


Membuat mereka yang sedang tertawa terhenti dan menoleh menghadap Ares yang berdiri persis dibelakang mereka.


'' Tuan, kenapa disini ? '' ucap Denara bingung


'' Kau yang mabuk itukan '' seru Tian menunjuk Ares


' Siapa laki-laki ini ' batin Ares heran


'' Kau mengenalku ? '' Area balas menatap Tian

__ADS_1


'' Tentu, kau yang mabuk-mabukkan di Club Night. Bagaimana aku bisa lupa '' jawab Tian


'' Owhh...Kau si Bartender itu '' ujar Ares paham


'' Denara ayo ikut aku '' beritahu Ares pada Denara


Jika sudah begini Denara tentu tak bisa membantah, dirinya saat ini sedang malas berdebat dengan Ares saat ini. Berbicara dengan Ares, itu membutuhkan Tenaga,pikiran dan batin.


Berjalan mengikuti Ares dari belakang seperti anak ayam yang digiring oleh ibunya pulang.


'' Tunggu, Nara bisa beri aku nomor ponselmu '' menahan tangan Denara


Hal itu juga membuat langkah Ares serta Denara terhenti dan menatap Tian.


Tian sudah menyodorkan ponsel miliknya pada Denara, sambil menatap penuh harap sedangkan Ares menatap Tian dengan curiga


' Cih baru juga kenal, udah minta nomor ponsel saja ' batin Ares risih, melihat tingkah Tian yang sok kenal.


'' Baiklah '' lalu mengambil ponsel milik Tian dan mulai menuliskan nomornya


Setelah selesai, mereka pergi meninggalkan Tian yang tersenyum menatap ponselnya. Seolah-olah mendapat lotre yang besar.


...............


'' Bagus yah, bercanda bersama sama orang lain disaat kerja. Mau makan gaji buta kamu, iyaa! '' terlihat nada jengkel saat berbicara


Mereka saat ini sedang berada di kamar inap milik Ares, sejak dilorong tadi. Ares tak berhenti-hentinya mengomeli dirinya yang dibilang gak becus lah, gak niat kerjalah, kelayapan lah, dan hal-hal yang menurut Denara berlebihan.


'' Tuan, saya ini sudah kerja sebaik yang saya bisa, saya juga manusia kali Tuan. Perlu istirahat juga '' protes Denara sambil mengeluarkan pakaian Ares dari dalam tas


'' Halah...bilang aja kamu mau tebar-tebar pesona sama orang tadi kan '' tuduh Ares


'' Tuan sirik sama saya '' sambil menyodorkan pakaian Ares


'' Cihh...Sirik ngapain juga saya sirik sama kamu '' tolak Ares memtah-mentah


Denara saat ini sudah sangat lelah berbicara dengan Ares, jika berbicara dengannya selalu marah-marah tak jelas seperti ini.


Apakah Dokter tadi lupa memberi Ares obat, hingga Ares kembali kumat seperti waktu itu. jika Denara jadi Dokter dan bertemu pasien seperti Ares. Maka dia akan mengajukan cuti pada pihak rumah sakit, dari pada mengurusi orang putus cinta seperti Ares.


'' Selain kerja kamu gak becus, kamu ini ternyata hobi juga melamun ''


Suara Ares tanpa permisi masuk ketelinga Denara, menbuat Denara kesal, lalu melirik keatas meja yang ada disamping ranjang lalu...


Hap...


Buah apel mendarat sempurna dimulut Ares, membuat Ares melotot kearah Denara, berani-beraninya Denara menyumpal mulutnya dengan Apel besar seperti ini.


'' Tuan mau cepet sembuhkan... Dari pada marah-marah kayak orang yang ditagih utang. Mending makan aja yah, saya mau pulang dulu....Dadah....'' selambaikan tangan kearah Ares lalu pergi


Dengan kasar Ares menarik apel itu lalu membuangnya kelantai.


' 1 '


' 2'


' 3' batinDenara berhitung


'' DENARAAAAAAAAAAAAAAAA...... '' teriak Ares keras melihat Denara yang berlari menjauh


Orang-orang yang berada disekitar ruangan Ares terkejut, mendengar teriakan membahana Ares.


' Gila kali yah '


' Kasihan padahal ganteng'


' Woy....Dokter ada pasien yang kumat nih '

__ADS_1


Beberapa ungkapan kekesalan yang ditunjukkan kepada Ares.


.


.


.


.


.


HAI PEMBACA JANGAN LUPA BUAT VOTE, RATE 5 DAN LIKE OKE. BIAR DAO SEMANGAT BUAT UP🙄


DAO MAU NANYA SEJAUH INI TOKOH MANA YANG KALIAN SUKA


.


.


.


.


OH IYA, KHUSUS DIPART INI DAO. BAKALAN AJAK ARES MAMPIR BENTAR MENYAPA KALIAN.


SIAP....


1


2


3


ARES ANANTA



'' Hai pembaca setia Cinta untuk Tuan, jangan lupa buat like,vote dan rate 5 cerita ini, karena itu sangat berarti buat kelanjutan cerita dan semangat buat Dao biar cepet-cepet up '' ucap Ares


'' Makasih Loh, Pak Pengacara udah promisiin '' Dao_Sea


'' Pamit Thor, mau cari Denara dulu ''pamit Ares pergi


'' Oh...Oke.. Yang akur-akur yah Res '' Ujar Doa_Sea


Maaf yah Agak gaje 😅, Dao kadang-kadang suka receh☻


Masih ingin Cerita ini dilanjutkan??


masih ingin lihat Ares dan kawan-kawan


masih mau tahu kelanjutan selanjutnya😶


.


.


.


.


YUK VOTE,LIKE,RATE 5 DAN COMMENT KENAPA KALIAN SUKA SAMA CERITA INI.


soalnya Dao kepo👀...


SAMPAI JUMPAAA👋🏻

__ADS_1


__ADS_2