Cintaku Tak Seindah Novel

Cintaku Tak Seindah Novel
BIARKAN AKU MENGEJARMU RYA


__ADS_3

Meski satu tempat magang, tapi Rya dan Danuarta jarang bertemu, itu karena Rya memang menjaga jarak dengan Danuarta. Rya takut obsesi Danu terhadapnya makin menjadi. Ia menjadi parno pada laki-laki yg mencintainya. Rya bahkan sudah mengubur perasaan dan cintanya bersama kenangan akan Revano. Dan ia pun takut jatuh cinta.


Ia sadar mungkin saat itu, Revano hanya mempermainkan cintanya seperti ia mempermainkan hati Mungil. Apakah ini karma? Entahlah, hanya Tuhan yg tau.


Lalu dosa yg mana yg telah membuatnya seperti itu. Bahkan semua ini bukan atas kehendaknya. Revano dan Roni bahkan sudah menjadi stalkernya sejak ia masuk sekolah tanpa Rya ketahui dan ia sadari.


Mungkin ini cara Tuhan menyadarkan Rya kalo ada yg salah dengan cintanya. Oleh karena itu ia akan kembali menata hidupnya sama seperti sebelum Revano datang.



🍃**Rumah Danuarta**.



Setelah Misa pagi di gereja, Danu dan keluarga pun segera kembali ke rumah.



Saat ia dan ayahnya duduk santai di ruang keluarga. Ayahnya pun memulai obrolan dengan Danuarta.



"Nu ... bukannya kmrn kata kamu uda magang di WO ya ... tapi ayah liat kamu jarang sekali masuk?"



"Em ... iya yah ... tapi emang masuknya 'ga setiap hari ... ayah kan tau kalo tempat WO g mungkin setiap hari ada acara ... masa iya orang nikah setiap hari ... ha ... ha ..."



"Ya bukan begitu Nu, maksud ayah apa memang kerjanya kayak gitu atau kamu aja yg g tau jadwalnya secara pasti, atau lebih baik kamu cek sendiri kesana untuk memastikan jadwalnya setiap apa dan gimana kamu bisa tahunya kalo cuma duduk di rumah aja."



"Iya yah, biar nanti aku hubungi pihak sana untuk memastikannya lagi."



"Oh ya ... katanya ada teman kamu yg magang disana juga ... cewek atau cowok Nu?"



"Cewek yah ... namanya Ryani ...."



"Owh ... kenapa ,ga coba kamu hubungi dia aja, biar lebih enak, kan katanya temen."



"Ryani 'ga pegang Hp yah, yg pegang ayahnya langsung."



"Loh masak si, jaman sekarang kok g punya HP?"



"Karena Ryani emang anaknya sederhana yah, 'ga suka neko-neko, udah yah, aku mau masuk kamar dulu, capek!"


__ADS_1


Dan Danuarta pun meninggalkan ayahnya yg masih ingin ngobrol dengan putranya tersebut.



"Nu ... Danuarta ..." panggil ayahnya, tapi tak sedikitpun Danu menanggapinya.



Ceklek



Ahirnya Danuarta sampai di kamarnya, ia pun segera membuka baju dan merebahkan dirinya diatas kasur.



"Akhh ... kenapa cintaku seperti ini si?"



bugh ... bugh ... bugh ...



Danu yg kesal pun melampiaskan amarahnya pada bantalnya di kasurnya.



"Andaikan kita satu keyakinan, akankah kita bisa bersatu?" tapi aku tetap akan berusaha untuk terus memperjuangkanmu, kalo tentang urusanmu dengan kekasihmu itu, aku sudah menganggap hubungan kalian berahir, jadi aku akan mengerjarmu sayang." Ucap Danuarta dalam hatinya.



🍃***Flash back on***




Dikala itu, ia ingin segera pulang, ia pun berjalan lebih cepat melalui beberapa siswa didepannya tiba-tiba terhenti ketika ada yg menyebut nama Rya.



Obrolan kala itu membahas tentang hubungannya dengan Rya. Ada dua orang cowok yg seragamnya sama seperti Danuarta sedang ngobrolin tentang ceweknya. Ia terlalu takut dengan ahir hubungan mereka saat itu. Sang cowok lebih memilih menghindari Rya karena ia merasa telah gagal saat menjadi cowok Rya. Tapi ia tak memberi kepastian kepadanya sampai saat ini.



"Vano , harusnya kamu bisa lebih tegas lagi pada hubungan kalian, kasihan Rya kalo kamu giniin terus ... dia anak yg baik dan lugu ... ga boleh lo mainin perasaannya selama ini ... dia juga berhak bahagia dengan cowok lain."



"Ok ... ok ... tapi gue 'ga bisa, gue masih cinta ama dia, cuma aku masih ragu untuk menemuinya," kilahnya.



"Akhhhhh ... terserah lo deh ... gue udah capek ngingetin lo ... dari awal hubungan kalian uda 'ga sehat, harusnya lo bisa bahagiakan dia, tapi nyatanya apa, lo malah nyiksa perasaannya."



"Entahlah ...."


__ADS_1


"Pokoknya lo harus lepasin dia, kalo lo bener-bener cinta ama dia."



"No!!!! ... 'ga akan pernah !!!!"



Dan mereka terus berlalu dari pandangan Danuarta .



Danuarta yg mendengarkannya hanya bisa mengepalkan tangannya, "Brengsekkkk !!!!!! jadi lu yg bikin Rya berubah dan selalu menghindar dari gue, hanya karena mempertahankan pria kayak elu, liat aja, gue yg bakal gantiin tempat elu di hati Rya, dan gue yg akan jagain dia selamanya!!!!!!



🍃***Flash back off***



Danu yg masih terngiang-ngiang kejadian itu selalu saja membuat emosinya naik turun. Dan peraturan dari keluarganya pun tak mengijinkan ia untuk berhubungan dengan gadis yg tidak satu keyakinan dengannya.



Apalagi Rya gadis berhijab, apa kata keluarga besarnya jika ia menjalin hubungan dengan Rya? Ia tau sang nenek dan keluarga besarnya sudah pasti menolak.



Tapi hati tak bisa dibohongi, ia yg memilih rumahnya, bukan sembarang rumah, tapi rumah yg bisa membuatnya nyaman dan bahagia. Dan rumah itu sudah Danuarta temukan yakni di hati Rya.



🍃Rumah Ryani


Pagi itu.


"Hmmm ... bau masakannya enak, siapa ni yg masak?" tanya ayah.


Rya yg baru dari dapur pun tersenyum sambil menyapa ayahnya, "Pagi ayahh ...."


"Pagi, tadi malam pulang jam berapa nak?"


"Lebih dari tengah malam yah ..." jawab Rya sambil menata masakan di meja makan.


"Oalah, ya dah sana panggil kakakmu cepat, nanti telat masuk kerjanya."


"Siappp yah !!!!"


Dan setelah semua berkumpul di meja makan, semuanya segera sarapan pagi. Meskipun menu makannya sederhana, tapi yg membuat makan pagi itu lebih istimewa adalah kebersamaan mereka.


Rya dan kakaknya memang tidak pernah akur, tapi sifat posesif kakaknya adalah bentuk kasih sayangnya pada adik perempuannya itu. Sebagai anak laki-laki, ialah yg bertanggung jawab menjaga adik dan keluarganya.


Rega adalah kakak satu-satunya yg Rya punya. Kedua saudara perempuannya sudah bekerja di luar kota, sehingga hanya ia dan kakaknya yg berada di rumah itu. Sehingga sedari kecil Rya tumbuh bersama kakak laki-lakinya.


Oh ya dia Rya juga punya tetangga perempuan, selisih usianya hanya 3 th, dan ia sudah dianggap Rya sebagai kakak perempuannya.


Kak Rega memang tidak selalu ada dengan Rya , karena selisih usia mereka 8 th, saat Rya masih sekolah, kakaknya sudah bekerja. Tapi kalo soal keamanan dan tanggung jawab menjaga Rya, akan ia lakukan sepenuh hati.


Meski bukan saudara seibu, Rya sudah menjadi bagian dari keluarganya. Kedua saudara perempuannya malah memilih bekerja ke luar kota, jadilah hanya ia dan Rya yg menemani kedua orang tuanya.


Hari ini memang weekend, dan karena kemarin sudah mendekor pelaminan di museum, artinya hari ini ia boleh libur. Anak magang hanya boleh ikut saat memasang dekor, tapi saat melepas dan mengemasi perlengkapan dekor dari tempat acara, Rya tidak akan diajak. Toh tidak ada yg perlu dipelajari saat membongkar hasil dekorasi pelaminan. Semua orang pasti bisa melakukannya. Jadi Rya bisa beristirahat seharian.

__ADS_1


~ Bersambung ~


__ADS_2