Cintaku Tak Seindah Novel

Cintaku Tak Seindah Novel
RAMBUT BARU


__ADS_3

Begitulah kondisi asrama disana. Memang dari luar kelihatan seperti rusun (rumah susun). Karena didepan kamar sudah pasti terpampang nyata jemuran pakaian para penghuni asrama.


🍃~🍃~🍃~🍃~🍃


Sampai dikamar Putri segera bersiap-siap untuk segera mandi, kebetulan ia pulang lebih awal daripada penghuni kamar yg lainnya. Tak lupa ia menyiapkan segala keperluannya untuk dibawanya nanti malam.


Ia juga mau bersiap-siap, karena ia akan pergi ke salon untuk memotong rambutnya terlebih dulu, nanti akan diantar Sari. Karena ia yg lebih tau tempatnya.


Sebelum keluar ia mengunci kamarnya dan menitipkan kembali kunci ke ibu asramanya. Alhamdulillah jaraknya ga terlalu jauh dari asrama. Cukup 10 menit mereka sampai. Dan untungnya masih sepi jadi rambut putri segera dipotong.


Dan taraa ... beginilah tampilan Putri sesudah potong rambut.



"Wah ... tambah cantik lo put," seru Sari yg melongo setelah melihat rambut putri yg baru.


"Ha ... ha ... jangan lupa dilap dulu tu ilernya ... wkwkwkkwk," canda Putri ama Sari.


"Ih ... Putri, ga seru ... baru juga dipuji cantik!" decak Sari sebal karena dikerjain Putri.


Yg ngerjain hanya tersenyum dan segera membayar pada kasir di salon.


"Makasih ya mba, permisi," pamit Putri sama mbak salonnya.


Dan mereka berdua segera kembali ke asrama sebelum hari bertambah sore. Di sepanjang jalan menuju asrama kedua gadis itu dipandangi ama cowok-cowok yg baru pulang dari kerja.


"Tu kan Put, lo makin keliatan bersinar, liat aja tu cowok-cowok pada ileran ngeliatin elu dari tadi."


"Ish ... apaan si, elu tu Sar yg cantik, gue mah apalah gitu."


"Ih serius Put, kamu makin keliatan imut kaya ABEGE gitu, kayak artis tau."


"Ha ... ha ... becanda lu ga lucu, lagian kalo bukan karena kerja, gue mah sayang banget potong rambut, uda bagus rambut gue ikal-ikal gemesin tau."


"Ah, terserah elu deh Put, rugi deh gue muji-muji elu dari tadi," omel Sari.


Putri yg tau temannya lagi ngambek, segera merangkulnya, sambil bisikin sesuatu, "Ya kali cuma wajah aja, tapi body gue masih minus, ga kaya kamu yg semok Sari sayang."


"Iyain biar seneng," jawab Sari asal.


"Jangan lupa nanti abis maghrib kita keluar ama temen-temen ya Put," pamit Sari yg segera berlalu ke kamarnya.


"Siap tuan putri Sari," jawab Putri.

__ADS_1


Dan ternyata dikamarnya sudah ada yg pulang dari kerja.


"Assalamu'alaikum."


"Wa'alaikumsalam, eh Putri baru pulang ya?"


"Iya mbak, ini barusan juga dari potong rambut, he ... he ...."


"Wah makin cantik ni adekku ini! kaya artis Gita Gutawa lo, imut-imut," serunya.


"Ha ... ha ... kakak bisa aja," jawab Putri malu-malu.


🌱 Di sisi lain


"Eh lu liat ga gadis yg barusan masuk tadi?" tanya salah satu anak cowok yg ada di lantai 3


"Yg pake baju cream?"


"Iya, dia anak baru deh kayaknya, cantik ya ...."


"Iya, dia itu anak divisi desain yg baru kalo ga salah inget, soalnya pernah papasan waktu aku nganter barang ke divisinya."


"Oh ya?"


"Comblangin gue dong Yan," pintanya lagi.


"Ogah, usaha sendiri napa sih," sahutnya.


"Ah, lu pelit! Jangan-jangan lu naksir ya ama dia."


"Bukan tipe gue," jawabnya asal.


Tiyan pun segera berlalu daripada terus ditanyain.


"Ah elu ga asik, biar gue cari tau sendiri aja deh, kagak usa minta bantuan elu," jawabnya kesal.


"Enak aja dibilang naksir, baru aja ketemu, masak iya naksir," gerutu Tiyan dalam hatinya.


Ya itulah obrolan Tiyan dengan teman kerjanya yg barusan pulang dari kerja. Baru aja nongrong didepan kamar, dan kebetulan ngeliat 2 gadis manis yg barusan masuk ke asrama itu. Memang 2 gadis itu menarik karena berbeda dengan gadis lainnya.


Tiyan adalah salah satu teman di kamar Ahmad, dia lebih dulu masuk perusahaan itu 1 th lebih awal dari Putri. Makanya ia bisa menilai penampilan Putri yg berbeda, tapi ia tak menaruh hati pada Putri, karena saat ini ia masih belum bisa move-on dari mantan pacarnya semasa SMK.


🌱 Di kamar Putri

__ADS_1


Sesudah sholat maghrib ia pun kembali merapikan pakaiannya dan bersiap untuk pergi. Tak lupa ia berpamitan dengan kakak-kakak seniornya. Cukup 5 menit ia sudah keluar kamar menuju pos penjagaan asrama sambil menunggu yg lain tiba.


"Ck ... ck ... ada gadis cantik lagi nungguin kita tu," celetuk Ahmad pada yg lainnya.


Dan semua mata mereka terkunci pada satu titik, yaitu pada kecantikan Putri. Para pemuda memang datang bersama-sama dengan Ahmad.


Egi salah satu dari mereka, pun terkesiap melihat kecantikan Putri. Memang sejak awal bertemu, yaitu saat Putri dan kawan-kawannya datang pertama kali di HRD, ia sudah tertarik dengan Putri. Cuma ia masih memendam rasa. Tapi saat ini kecantikan Putri kali ini jauh terlihat berkali-kali lipat, apalagi setelah ia memotong rambutnya.


"Tu kan bener omongan gue Put, elu makin cantik, tu para bodyguard kita aja bilang begitu," bisik Sari tepat ditelinga Putri.


Putri hanya tersenyum geli, karena Sari berbicara tepat di dekat telinganya.


"Aku mau jagain adekku ya, biar ga kesambet ama yg lain," goda Ahmad sambil berjalan disamping Putri.


"Jalan yukk," seru yg lain


"Ok," jawab mereka serentak.


Memang posisi Ahmad uda dianggap senior makanya mereka selalu nurut perintah Ahmad. Dan lagi Ahmad memang mempunyai sifat kepemimpinan sekaligus sifat mengayomi.


Mereka pun segera meninggalkan asrama, pertama mereka menuju jalanan dekat asrama, lalu menuju gang depan. Sesekali mereka melirik jajanan di sepanjang jalan.


Karena memang di area asrama selalu dipenuhi aneka jajan maupun makanan berat. Ada gorengan, ada bakso, ada sate, pentol, dan masih banyak lagi. Karena jam segini biasanya anak-anak asrama akan kelaparan, makanya banyak pedagang makanan yg selalu parkir rapi disekeliling asrama.


Setiap anak-anak magang itu lewat pasti jadi tontonan, karena personil mereka lebih dari 10 orang, ditambah ada 2 personil cantik didalamnya. Tentu saja yg menarik perhatian adalah 2 gadis remaja didalamnya.


Karena kebanyakan para pekerja disitu apalagi yg tinggal di asrama belum menikah, pasti mereka akan mencari pacar/pasangan. Ya dengan cara memperhatikan gadis incarannya terlebih dulu sambil nongkrong-nongkrong di warung kopi.


Biasa dong anak muda suka nongkrong, beda lagi kalo uda berumah tangga, pasti dirumah sama keluarganya.


Ya peraturan yg boleh tinggal di asrama adalah yg belum menikah atau sudah menikah tapi keluarganya tinggal didesa. Jadi mereka yg tinggal disitu artinya masih sendiri alias single.


~ Bersambung ~


.


.


.


Hello para readers yg baik hati, bila suka karya author..tolong kasih like dan vote buat author ya ya 😊..biar aku bisa ngasih cerita yg lebih baik lagi buat kalian..🙏..ditunggu juga kritik dan sarannya.


Oh ya ..aku minta maaf bila author belum bisa up lebih dari 1 episode setiap harinya..dan kadang malah ga UP..maafkan ya..soalnya author juga punya kesibukan lain..tapi InsyaAllah akan author usahakan biar tetep bisa up setiap hari..✌😊

__ADS_1


Sekali lagi author ucapkan banyak terimakasih 🙏😘😘


__ADS_2