
Dwi yg menyadari ada hal yg aneh di ruangan tadi, sepertinya mulai paham, dilihat dari interaksi semuanya kayaknya bakal ada pertarungan seru ni buat memperebutkan Putri .
(Sedari awal Dwi sudah tau kalo Aga menaruh hati ama Putri, cuma dia masih diem aja sampai saat ini.)
Sejak hari itu aura persaingan makin terlihat antara Aga dan Egi. Keduanya sama-sama sering mencari perhatian dari Putri. Tapi karena memang dasarnya Putri cuek, dia mah ga pernah menanggapi perhatian dari keduanya.
Tentu saja alasan lainnya karena hatinya yg damai telah terusik kembali oleh kehadiran Vano yg tiba-tiba datang. Bahkan 2 hari sekali Vano sering menghubungi Putri.
Ia pun perlahan-lahan mulai memaafkan kesalahan-kesalahan Vano di masa lalu. Dia juga sudah berdamai dengan keadaannya.
Entah kenapa dinding es yg telah ia bangun, kini perlahan runtuh dan mencair seiring kehadiran Vano.
Vano pun merasa senang saat tau Putri telah memaafkannya dan menerimanya kembali meskipun bukan sebagai pacar, melainkan hanya sebatas teman.
Dwi dan Ahmad yg sering menjaga Putri seakan paham, ternyata Putri masih memiliki seseorang di masa lalunya dan urusannya sampai saat ini masih belum selesai.
Tapi mereka berdua juga tidak memberitahu hal ini pada Egi dan Aga, biarlah mereka nanti tau akan sendirinya, selama mereka bersaing dengan sehat, mereka akan membiarkannya mendekati Putri.
Tiba-tiba saja Ahmad harus kembali ke kota J, karena ada hal yg harus ia urus. Ahirnya ia mengajukan cuti beberapa hari.
Dan seiring berjalannya waktu, anak-anak magang sekarang sudah tidak berjumlah 11 orang, sekarang tinggal beberapa anak saja yg masih bertahan, dan cuma ada 6 anak magang laki-laki dan 1 anak magang perempuan yaitu Putri.
"Ternyata kerja di perusahaan besar itu tanggung jawabnya juga besar ya? tapi sesuai dengan gaji dan tunggangan yg diberikan juga sih," ucap Putri di sela-sela jam kerjanya.
"Sudah menjadi seleksi alam juga sih, karena waktu pun ikut-ikutan menyeleksi para peserta magang. Yg ga kuat hati dan pikirannya pasti uda lulus dari awal magang dengan sendirinya ... he ... he ..." tambah Dwi.
Ya siang itu sehabis makan siang, mereka mengobrol di ruang meeting. Tak terasa waktu magang sudah berjalan 4 bulan.
Dan ternyata sesudah kembali dari desa, Ahmad pun mengundurkan diri. Dan karena masih proses magang, maka Assisten Manager mereka dengan senang hati mengabulkan permohonan resign mereka lebih cepat dari biasanya.
Sebenarnya, menurut pengamatan Pak Yono selama 4 bulan magang, ada 3 kandidat yg paling menonjol dibanding anak magang lainnya. Hasil dari setiap tugas yg diberikan selalu dikerjakan dengan baik.
Mereka adalah Putri, Dwi dan Aga. Ketiga anak tersebut selalu menduduki peringkat dengan kemampuan diatas anak-anak lain.
__ADS_1
Mereka bertiga juga sudah diajari mengenal berbagai proses yg akan dilalui di dalam perusahaan tersebut.
Mereka semua dengan senang hati mempelajari setiap arahan dari atasannya tersebut . Setelah waktu magang berjalan 4 bulan, mereka mengikuti sebuah program diklat latihan kecakapan, ketrampilan dan kedisiplinan. Isi dari pelatihannya adalah baris-berbaris , dan melakukan kegiatan seperti diklat angkatan pada umumnya.
Kegiatan itu dilakukan selama 1 minggu penuh, dan semua peserta magang wajib mengikuti kegiatan tersebut yg merupakan salah satu syarat aturan yg diwajibkan perusahaan.
Kalo tidak ikut, maka penilaian magang mereka akan dikurangi. Tapi kalo mereka ikut dipastikan mereka anak-anak yg akan lulus dan menjadi karyawan tetap nantinya.
"Ahirnya selesai juga, capek .... aduh capeknya ..." keluh Putri.
Minggu ini dilewatinya penuh warna,,mulai dari kehilangan kakak angkatnya "Ahmad" sampai ia harus menjalin hubungan lagi dengan masa lalunya.
Tapi Putri menerima semua itu, mungkin ini sebuah adalah takdir Tuhan yg harus ia lewati dimasa mudanya.
π~π~π~π~π
Ahirnya masa magang selama 6 bulan dilewati Putri dan teman-temannya dengan lancar. Dan sekarang hanya tertinggal 6 orang yg lolos, termasuk Dwi, Aga, Egi dan 2 teman laki-lakinya, begitu pula dengan Putri.
Saat ini ia sudah diperbolehkan memasuki ruangan desain, karena setiap sore mereka diwajibkan untuk ikut belajar design 2D sesudah karyawan senior pulang. Itu artinya mereka bisa belajar setelah jam 16.30. Tetapi saat istirahat mereka juga diperbolehkan belajar design 2D disana, didampingi para senior tentunya.
Ia menikmati setiap proses yg dijalaninya. Trauma akan bencana gempa 6 bulan lalu pun sudah mulai memulih. Kedua orangtuanya pun turut bahagia mendengar kalo Putri sudah lolos masa magang dan sekarang statusnya berubah menjadi karyawan tetap.
Artinya gaji dan tanggung jawabnya pun akan bertambah mulai saat ini. Dan uang yg ia sisihkan untuk kedua orang tuanya pun akan bertambah banyak. "Alhamdulillah" ucap Putri tak henti-hentinya bersyukur.
Dan mulai saat ini ia pulang kerja jam 7 malam. Ia memang kadang terlarut dalam pekerjaan sampai lupa waktu, tetapi untung saja ada Aga dan Dwi yg juga ikut lembur bersamanya.
Kalo ke 3 temannya sudah pasti pulang duluan,,mereka hanya akan lembur sampai jam 6 sore aja.
"Put ... pulang yukk! Sudah mulai sepi ni kantornya," ajak Aga pada Putri yg masih fokus menatap layar komputer.
"Oh iya ya, ayuk pulang Wi, sudah malam rupanya ... wkwkwkwkwk."
"Ok, kita bersiap-siap pulang sebentar lagi."
__ADS_1
Dan ahirnya jam 18.55 mereka keluar ruangan dan melakukan ceklok jam 19.00. ( Ceklok itu sejenis finger print ... yaitu jari kita dicocokin ke sebuah alat yg terhubung dengan absensi kita di HRD )
Dan ahirnya sampai depan asrama, Putri mampir membeli makan buat makan malamnya nanti, ia malas kalo harus bolak balik keluar asrama hanya untuk cari makan.
Sebenarnya bukan itu saja alasannya, tetapi karena nanti jam 8 malam, ia akan ber-sms ria dengan Vano.
Ya itu sudah menjadi kegiatan rutin yg dilakukan Putri dan Vano hampir 2 minggu ini.
Putri dengan suka rela berbagi cerita dengannya, begitu pula dengan Vano yg juga akan berbagi cerita tentang kegiatan sehari-harinya di kota J.
Kalo dulu Putri takut dengan Vano, bahkan menganggap Vano sebagai hantu yg datang dan menghantuinya setiap hari, tetapi berbeda halnya dengan sekarang, mereka seperti kakak dan adik yg selalu mensupport kegiatan satu dengan yg lainnya.
Meskipun Vano tidak menganggapnya seperti itu, tapi ia bahagia bisa diterima Putri, bahkan lebih dekat daripada saat pacaran dulu. Padahal ini salah satu cara Vano untuk merebut hati Putri kembali. Ya kembali ke pelukannya dan menjadikannya pasangan hidupnya.
~ Bersambung ~
.
.
.
.
.
SEKALI LAGI AUTHOR SANGAT BERTERIMAKASIH KEPADA SEMUA READERS YG SUDAH SETIA MENUNGGU KELANJUTAN NOVEL INI ... MAKASIH BANYAK YA ... SEHAT SELALU BUAT SEMUANYAβππ
MAAF KALO MUNGKIN ALURNYA MASIH FLAT YA ... KARENA MEMANG INI BELUM SAMPAI INTI CERITA NOVEL INI ... KARENA MASIH PANJANG ... SEMOGA KALIAN SABAR MENANTI YA ππ
.
.
__ADS_1
.
Semoga para readers tambah suka dengan cerita ini yamm ... oh ya ... author mohon saran dan kritiknya plus vote nya..aku juga lagi ikut program dari Noveltoon ni ... jangan lupa LIKE and VOTE nya ya ... makasih ... dan biar author makin semangat buat nulis ceritanya. Terimakasih.π