
Ahirnya sore pun menjelang.
"Kayaknya baju-bajunya uda kering deh, daripada keburu dingin, mending aku angkat aja jemurannya, trus disetrika deh biar rapi," gumam Putri berbicara sendiri.
Dan ahirnya ia membuka pintu kamarnya agar udara luar yg sepoi-sepoi bisa memasuki kamarnya, dan ia pun mengangkat jemuran dan segera menyetrika bajunya.
Ahirnya malam pun tiba, satu persatu penghuni kamar pun tiba. Dan mereka tak lupa membawakan oleh-oleh untuk adik mereka yg baru, siapa lagi kalo bukan Putri.
Putri pun terharu ternyata kakak senior dikamarnya amat perhatian dengannya, padahal baru saja mereka bertemu dan kenal, tapi rasa sayang mereka begitu tulus.
Bahkan karena Putri datang, kamar yg dulu sepi kini berganti penuh canda tawa dan kebahagiaan karena kehadiran Putri.
Ia yg ceria dan mudah bergaul membuatnya amat disukai, bahkan sudah menganggapnya seperti adik mereka sendiri.
Putri merasa mendapatkan keluarga kedua disini. Malam ini dia mendapatkan banyak sekali makanan, sepertinya mereka ingin melihat Putri sedikit berisi, wkwkwkwk ....
Ahirnya setelah makan bersama dan ngobrol mereka memutuskan untuk beristirahat karena esok hari mereka harus bekerja kembali.
"Have a nice dream Putri," doa putri malam ini
Ahirnya malam yg panjang pun dilalui dengan hati yg riang dan perut yg kenyang!
🍃~🍃~🍃~🍃~🍃
Keesokan harinya.
Setelah mempersiapkan dirinya sebaik mungkin, Putri dan kawan-kawan, pun bergegas memasuki area perusahaan untuk bekerja.
Hari ini adalah minggu ketiga mereka bekerja. Minggu lalu ia kehilangan Sari yg telah mengundurkan diri sebelum waktu magang habis. Ia mendapatkan telpon dari rumahnya bahwa kondisi ibunya makin memburuk sejak kejadian gempa beberapa saat lalu, itulah kenapa ia mengundurkan diri secepat itu untuk merawat ibu dan adiknya di desa.
Putri sudah pun mulai membiasakan diri kembali untuk kembali menjadi satu-satunya gadis di antara puluhan laki-laki teman satu angkatan magangnya.
Ya, mulai sekarang personil anak magang hanya berjumlah 11 orang sejak Sari keluar. Dan Putri menjadi satu-satunya anak magang yg berjenis kelamin perempuan.
🌱 Tiyan Pov -
Tiyan memang bukan satu divisi dengan Ahmad dan kawan-kawan, tapi mereka satu jalur menuju divisi mereka. Divisi Tiyan ada di lantai 2, di lantai 1 ada divisi lain, dan divisi Ahmad dilantai 3.
Mereka juga sering bertemu saat melakukan sembahyang, karena musholla ketiga divisi mereka menjadi satu. Ya bangunan mereka memang menjadi 1, oleh karena itu mushollanya pun digunakan untuk 3 divisi yg berbeda tersebut.
Putri sebenarnya sering bertemu Tiyan, tapi ia tidak tau karena mereka belum pernah berkenalan, atau lebih tepatnya Putri memang cuek pada orang yg belum dikenal, dan dia akan menjadi akrab dan ceria ketika bersama orang yg sudah di kenal.
Tiyan sering mencuri pandang pada Putri, entah kenapa pesona putri sedikit berbeda dengan gadis kebanyakan. Apalagi Putri itu orang yg sok cuek pada lawan jenis dan ga suka mencari perhatian ataupun menjadi sok cantik. Dia terlihat sederhana dan apa adanya.
🌱 Putri Pov -
__ADS_1
Putri hari itu memakai kemeja biru celana hitam. Wajahnya terlihat imut dan menarik. Warna kulitnya yg tidak terlalu putih membuat kecantikannya terlihat sempurna.
"Put, tambah lama kamu tambah keliatab cantik lo," seru Aga membuka suara saat mereka tinggal berdua di dalam ruangan.
"Apaan si kak ...."
"Serius lo Put, aku g bohong," seru Aga semakin memandang intens ke arah Putri.
Putri yg semenjak tadi sadar diawasi ia merasa tidak enak dengan situasi seperti ini, apalagi mereka tinggal berdua di dalam 1 ruangan, sedang yg lain masih ibadah dhuhur.
"Kenapa si, anak-anak lom pada balik?" gerutu Putri di dalam hatinya.
"Mmm, makasih kak, tapi jangan mandangin Putri kek gitu juga dong kak?" seru Putri yg semakin panik.
"Mmmm ... ngomong-ngomong besok malam kamu ada acara g Put?"
"Aku si g! ada acara apa-apa, soalnya ga ada yg diajak pergi juga, Sari aja uda keluar jadi ga ada temannya lagi deh," jawab Putri yg memang tidak bisa berbohong.
Ia memang selalu berusaha jujur dalam situasi apapun, ia ga mau berbohong apalagi membuat janji yg ga pasti. Ia terlalu trauma akan kisah pilunya dulu.
Rasa sakitnya belum sepenuhnya pulih.
"Ya kalo 'ga ada acara, besok keluar yuk," pinta Aga sekali lagi
"Emm, tapi ga janji ya kak! Soalnya takutnya aku malah ga bisa nepatinnya," jawab Putri.
Putri pun membalas senyuman Aga. Ia semakin takut kalo dia membuka hatinya sekarang, ia akan terluka lagi. Sebenarnya Aga itu tampan, tapi entah kenapa hatinya belum sreg sama Aga.
Ahirnya satu persatu teman-teman magangnya masuk ke ruangan itu. Putri ahirnya bisa bernafas lega. Ia tidak terlalu lama terjebak dengan situasi seperti tadi. Dan anehnya Aga masih bersikap biasa-biasa saja. Seperti tidak terjadi apa-apa sebelumnya.
"Hhh, dasar laki-laki, bisa-bisanya ia bersikap biasa, padahal tadi pandangannya berbeda dengan saat ini," gerutu Putri dalam hati.
Tiba-tiba Pak Yono masuk ruangan.
"Selamat siang anak-anak ...."
"Siang pak," jawab mereka kompak.
"Karena ini sudah memasuki minggu ketiga, maka nanti kalian akan mulai mempelajari proses produksi, tapi baru pengenalan step by step setiap proses ya."
"Baik pak."
"Siapkan catatan dan pulpen kalian, lalu sekarang ikuti bapak."
"Siap pak."
__ADS_1
Dan satu persatu anak-anak magang pun mengekori Pak Yono, dan beliau pun mulai mengenalkan step by step setiap proses yg dilalui di perusahaan tersebut.
Anak-anak memperhatikan setiap proses dengan baik dan sesekali mereka mencatatnya.
Saat mereka memasuki ruangan desain, mata karyawan disana menatap 1 sosok paling istimewa diantara mereka, siapa lagi kalo bukan Putri.
Pak Yono yg menyadari itu, malah mengenalkan cewek satu-satunya diantara seluruh peserta magang pada para bawahannya.
"Siang semuanya, kali ini anak-anak magang akan mempelajari setiap proses di ruangan ini, oh ya kenalkan ini satu-satunya peserta magang perempuan, namanya Putri."
Putri yg kaget pun melambaikan tangannya ke arah mereka seraya mengenalkan dirinya pada karyawan staff lainnya.
"Siang semuanya, perkenalkan nama saya Ryani Putri Azzahra, panggil saja Putri."
Para staff design pun menoleh ke arah Putri.
"Hai Putri," jawab mereka hampir menjawab serentak.
Putri pun membalas senyuman mereka satu persatu.
"Dan yg untuk lainnya nanti kalian bisa berkenalan sendiri ya," kata Pak Yono
"Yah, kalo Putri aja dikenalin lah kalo kita malah suruh kenalan sendiri pak!" gerutu hampir semua anak laki-laki yg magang.
Dan ahirnya siang itu mereka melihat-lihat semua aktifitas dan proses yg dilakukan di ruangan design. Para staff design juga senang sekali karena disamperin cewek cantik seperti Putri.
Tapi kalo yg nyamperin anak magang laki-laki mereka bersikap biasa saja, berbeda halnya ketika Putri yg mendekati mereka. Mereka akan berubah sikap menjadi lebih hangat.
Jiwa laki-laki mereka muncul, ketika ada cewek cantik mendekat. Dan tentu saja mereka selalu mencari perhatian bila ada wanita cantik yg mendekat.
~ Bersambung ~
.
.
.
.
Hello para readers yg budiman, bila suka karya author..tolong kasih like dan vote buat authornya..biar bisa ngasih cerita yg lebih baik lagi buat kalian..🙏
Oh ya.. kalo mau sapa author boleh banget follow author di sosial media author ya.
Jangan lupa Like n Vote nya ya makasih.
__ADS_1
~ Terimakasih ~