Cintaku Tak Seindah Novel

Cintaku Tak Seindah Novel
AKU KEMBALI BERJUANG


__ADS_3

Lalu Tiyan dan Putri pun berjalan keluar dari asrama menuju tempat makan yg direkomendasikan Tiyan. Mereka berjalan beriringan menuju tempat itu dengan berjalan kaki. Katanya biar mesra dan bisa menikmati waktu yg lebih lama dengan Putri. Dan Putri pun menyetujuinya meskipun ia masih canggung dengan status hubungannya sekarang .


πŸƒVian pov -


Vian yg sejak kemarin telah mencari keberadaan Putri di kota X, sampai detik ini masih belum menemukan jejak Putri dimanapun.


Padahal ia sudah mengerahkan semua orang kepercayaannya. Memang keluarga besar ibu Vian mempunyai kekuasaan yg cukup lumayan di kota itu. Karena memang usaha keluarga yg dirintis neneknya dalam bidang kuliner berkembang pesat.


Dan ia tak mau cucu tersayangnya dicelakai pesaing bisnisnya, maka dari itu ia mempekerjakan beberapa pengawal untuk selalu menjaga keluarganya dimanapun dan kapanpun.


Vian hampir mengacak-acak kamarnya sebelum ibunya datang.


"Vian, apa yg akan kamu lakukan? tanya ibunya yg melihat Vian hampir melempar barang ke arah cermin.


Vian yg kaget reflek menoleh ke arah ibunya. Ia pun memeluk putra semata wayangnya itu.


"Kamu ada masalah apa? cerita ama mama."


Vian menoleh ke arah ibunya dan menatapnya tajam. Ibunya yg tahu betul sifat anaknya hanya menghela nafas panjang ... hfffttt ...


"Kamu ga percaya ama mama?"


Vian mengangguk lemah.


"Ya dah, mama ga mau ganggu, kalo kamu mau hancurin kamar kamu ya terserah. Nanti kalo nenekmu tau, pasti secepatnya kamu akan dijodohkan dengan gadis pilihan nenek," ancam mama Vian.


Setelah berbicara, ibunya segera keluar dari kamar Vian, tapi suara Vian menghentikan langkah kaki ibunya.


"Mama ...."


Mamanya tersenyum smirk dan bergumam, "Berhasil" dan mamanya pun kembali duduk di dekat Vian.


"Jadi ..." mamanya pun menjeda kalimatnya.


"Aku akan cerita, tapi mama harus janji, tidak akan memberitahu ayah ataupun nenek," sahutnya.


"Iya ... mama janji," ucapnya perlahan sambil membelai lembut bahu anak semata wayangnya itu.


Lalu Vian pun mengambil sebuah Foto dari dalam lacinya dan menunjukannya pada ibunya.



Mamanya pun melihat foto itu, "Cantik ..." komentar pertama kali yg lolos dari mulut mamanya.


"Siapa ini?" ucapnya lembut.


Dia Ryani Putri Azzahra, dia teman masa sekolah seni dulu.


"Hmm ... lalu???"


"Dia berbeda, dia datang disaat yg lain membully ku karena aku cupu dan kuper. Dia datang membawa kehangatan dalam hidupku. Ia menawarkan persahabatan padaku."


"Lalu, kamu menyukainya?" tanya mamanya kembali seraya menatap kedua mata putranya tersebut, seolah mencari kebenaran atas perkataannya tadi.


Vian pun mengangguk, "Ya aku mulai menyadari kalo aku mencintainya, tapi aku tak pernah mengungkapkan perasaanku padanya."


"Kenapa?"

__ADS_1


"Karena saat itu, ia telah mempunyai pacar, tapi ..."


Vian mengepalkan tangannya, menahan amarah yg bergejolak di dalam dadanya.


"Tapi pacarnya brengsek ma, meninggalkannya dan menggantung hubungan cintanya."


"Trus, Rya ga kenapa-napa?"


"Dia tak pernah mengungkapkan perasaan di hatinya pada siapapun termasuk padaku dan Shelly."


"Oh Shelly juga tau," tanya mamanya.


"Ia tahu sebatas Rya punya pacar, tapi tak tau kalo pacar Rya menyakiti hati sahabatnya, yg Shelly tau, Rya benar-benar bahagia dengan pacarnya itu, padahal nyatanya tidak ada kebahagian sama sekali."


"Dan bodohnya aku, yang juga tak bisa berbuat apa-apa untuk menyembuhkan lukanya saat itu, aku begitu pengecut," ucap Vian sambil mengaca-acak rambutnya karena frustasi.


"Sampai saat terjadi gempa dahsyat waktu itu dan mama membawaku kesini. Aku mulai kehilangan jejaknya."


Raut wajah Vian kian menunjukkan wajah sedih dan kehilangan seseorang yg amat berarti baginya.


"Pantas saja, raut wajah Vian berubah jadi lebih berseri ketika sekolah dibanding saat dirumah. Ternyata bukan karena ia berhasil di sekolah impiannya, melainkan karena gadis ini!" ucap mamanya.


"Lalu kenapa setelah pulang dari mengantar keponakan-ponakan tadi, kamu berubah? jadi gampang marah-marah dan pendiam seperti dulu."


"Mama tau? Saat kemarin kita di kebun binatang, aku seperti menemukan sosok Rya mah."


"Saat aku membeli minuman dingin di kebun binatang saat itu, ada gadis yg tak sengaja menabrakku, hingga ia terjatuh dan lututnya terluka."


"Kamu ga menolongnya?"


"Sudah ma, bahkan aku sudah meminta maaf padanya dan apa yg aku lihat, dia begitu mirip wajahnya dengan Rya, tapi ia sekarang terlihat lebih cantik, apalagi dengan rambut pendeknya," terang Vian sambil berkaca-kaca.


"Trus, uda kamu tanya, siapa namanya?"


"Justru saat itu aku tidak kepikiran kalo dia benar-benar Rya dan saat itu dia juga bersama pacarnya. Jadi aku memutuskan kalo pasti itu bukan dia, mana mungkin Rya berada di kota ini," sahutnya kembali.


Ibunya tampak berpikir sesuatu.


"Dan sepulang dari sana, sesampainya di rumah, kamu balik kesana untuk memastikan apakah benar orang yg kamu lihat itu adalah Rya atau bukan? begitu maksud kamu?" tanya mama Vian kembali.


"Benar ma, dan aku sama sekali belum menemukan jejaknya sampai saat ini," sahutnya kembali.


"Apa perasaanmu sama seperti saat mengenalnya pertama kali?" tanya mamanya memastikan.


"Aku tidak tau ma ...."


"Kalo kamu tidak tau, untuk apa kamu mengejarnya kembali ??? padahal tadi kamu bilang, ia bersama pacarnya yg baru."


Vian tampak berfikir lebih keras. Entah kenapa ibunya selalu memberikan saran yg terbaik untuknya. Ibunyalah yg selalu ada untuknya sejak dulu hingga sekarang, tidak seperti ayahnya yg selalu menuntutnya menjadi laki-laki sempurna.


"Aku akan mencobanya ma, aku tidak akan menyerah untuk sekarang. Mungkin dulu aku mundur dan hanya bisa melihat ia terluka tanpa bisa membantunya. Akan tetapi tidak untuk sekarang, akan aku kembalikan senyum yg pernah hilang darinya mulai sekarang," jawabnya penuh keyakinan.


Mamanya tersenyum.


"Mama selalu mendoakan yg terbaik untukmu sayang, kalo butuh bantuan mama, bilang, biar mama bisa membantumu."


Vian mengangguk, lalu mamanya pun permisi keluar.

__ADS_1


Sebelum mamanya sampai pintu, Vian mengucapkan terimakasih. Mamanya pun tersenyum dan segera berlalu dari kamar Vian.


Sesampai di kamarnya, mamanya mengambil Hpnya dan menghubungi seseorang. Siapakah dia ??? kita tunggu di next episode ya..😊✌


🌱 Tiyan and Putri Pov -


Setelah 10 menit berjalan kaki, ahirnya mereka berdua sampai di sebuah tempat penjual makanan penyetan burung dara yg terkenal murah dan enak. Dan sesudah itu Tiyan pun memesan 2 porsi makanan dan minuman untuk mereka berdua.


Putri yg ditatap intens dari tadi sama Tiyan sedikit grogi, pasalnya ini pertama kali mereka makan berdua sesudah jadian.


Eh maksudnya kencan pertama ... uhukkk🀧


Tiyan yg menyadari Putri gugup pun bertanya, "Kamu kenapa sih, dari tadi aku perhatiin kayaknya ga seperti biasanya deh!"


"Biasanya kamu tu ceria, cerewet pokoknya seru gitu kalo jalan ama kamu."


Putri masih menunduk malu, tapi ia menjawab pertanyaan itu, "Aku malu kak ..." jawab Putri.


"Malu kenapa? karena jalan ama cowok jelek kayak aku ya?" tanya Tiyan menelisik.


"Eh ... engga ... engga gitu maksud Putri, itu loh, anu ..."


"Itu ... anu ... anunya apa sih Putri?"


"Anu, ngerasa aneh aja, kemarin masih jadi temen, eh sekarang udah jadi pacar, maaf Putri masih belum biasa sama status baru kita kak."


"Owhh, kirain kamu malu jalan ama aku, apalagi aku jelek plus bokek gini," jawab Tiyan dengan wajah yg sengaja dibuat sedih.


"Eh siapa yg bilang kakak jelek?" jawab Putri tidak terima.


"Kakak itu justru kebalikannya, udah ganteng, baik hati, suka menolong dan tentunya perhatian," jawab Putri dengan sangat antusias dan mengebu-gebu .


"Serius aku ganteng????"


"Iya."


"Makasih Putri yg cantikkk," jawab Tiyan diiringi senyuman paling manis dan mematikan untuk gadis-gadis yg memandangnya termasuk Putri.


Blush ... seketika wajah Putri memerah dan sekarang ia semakin merasa malu dan semakin salah tingkah di depan Tiyan.


~ Bersambung ~


Ini visual Vian ya semoga kalian suka..πŸ˜ŠπŸ™



.


.


.


.


.


SEKARANG AUTHOR MENGUSAHAKAN UNTUK TETAP BISA UPDATE 2 EPISODE PER HARI..KALO LEBIH BERARTI BONUS..KARENA ITU ARTINYA AUTHOR LAGI BANYAK IDE BUAT NULIS..😊

__ADS_1


**JANGAN LUPA LIKE , VOTE , RATE, GIFT, FAVORIT DAN KOMENNYA ..


MAKASIH BANYAK BUAT PARA READERS YG SUDAH BERBAIK HATI BUAT NGASIH VOTE, KOMEN DAN LIKENYA..πŸ™πŸ˜Š**


__ADS_2