Cintaku Tak Seindah Novel

Cintaku Tak Seindah Novel
KEHIDUPAN KANTOR


__ADS_3

Dan sesudah makan siang, mereka pun kembali ke ruangan kerja untuk melanjutkan jam istirahat. Karena tidak enak juga lama-lama di kantin, mereka menjadi bahan perbincangan karyawan lain karena dianggap berisik apalagi mereka masih berstatus anak magang, bisa gaswat kalo lama-lama disitu.


Image mereka harus baik dong, biar dapat nilai plus. Meskipun sebenarnya mereka semua jiwanya masih bar-bar. Maklum lah, namanya anak seni mah bebas dan agak susah diatur ... wkwkwkwkwkk.


🍃~🍃~🍃~🍃~🍃


Ahirnya setelah jam makan siang telah usai, anak-anak magang tersebut segera kembali ke ruangan desain. Sebagian yg lain segera melaksanakan sholat dhuhur di musholla.


Alhamdulillah di perusahaan Putri bekerja, disediakan tempat untuk melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan yg dianut para karyawannya.


Setelah selesai sholat, Putri kembali ke ruangan meeting. Sesekali ia melihat suasana di lingkungan kerjanya.


Memang disini bukan seperti tempat pengerjaan karpet secara massal, disini hanya membuat beberapa contoh barang yg bila hasilnya sudah sesuai dengan ACC dari Asisten Manager, maka sudah dipastikan barang jadi tersebut bisa di produksi secara massal.


Untuk saat ini Putri masih belum mengenal setiap proses lebih jauh, tapi mungkin beberapa bulan atau tahun kemudian ia pasti sudah menguasainya.


Putri bertekad akan berjuang disini. Disaat ia hanya memiliki ijazah seperti ini, sudah dapat diterima di salah satu perusahaan terbesar adalah sebuah anugrah Tuhan yg harus disyukuri. Mungkin jika kemarin tidak terjadi gempa bumi di tempat tinggalnya mungkin ia tidak akan sampai di kota ini.


Untung saja kisah cintanya sudah ia anggap selesai, jadi sekarang ia sudah bisa bekerja dengan sangat fokus.


🌱 Sementara itu di kota J


Dua orang pria remaja itu sudah beberapa kali mencari tau keberadaan tentang seseorang, tapi meski ia mencari tau di beberapa tempat, ia seperti orang yg kehilangan jejak.


"Ryani ... sebenarnya engkau ada dimana?"


teriak salah satu remaja yg sudah frustasi itu.


"Ini semua salahku, kenapa saat kau masih ada disisiku aku malah begitu pengecut, bahkan untuk memberikan kabar untukmu saja aku tida berani." tambahnya lagi.


"Cih ... penyesalan memang datang di ahir kawan, sudah ku ingatkan kau jauh sebelum semuanya menjadi runyam, tapi kau tak perduli, aku bahkan memintamu mundur sebelum kau memulainya, tapi apa yg kau lakukan hah!"

__ADS_1


"Kau tak mendengarkanku bukan? kau malah sudah dibutakan oleh cinta dan obsesimu. Dan sekarang kau menyesal ia sudah pergi? andai kubisa memutar waktu, akan kujauhkan dia darimu."


Remaja yg satunya masih tertunduk lesu, ia masih mengingat setiap kenangan manisnya dengan gadisnya.


Kebodohannya sungguh membuatnya egois, entah dimana ia sekarang. Saat kejadian gempa beberapa minggu lalu, membuatnya sadar bahwa waktu itu tidak bisa diprediksi, kadang bisa memihaknya, kadang bisa menjebaknya.


Ya sekarang ia masih terjebak dalam kenangan masa lalunya. Masih terjebak akan situasi rasa bersalah sudah mencampakkannya dulu. Andai saat itu ia mau bertemu sekali saja dengan gadisnya, mungkin masalahnya tidak akan serumit ini.


Senyuman yg sama, tingkah laku yg selalu membuatnya rindu seolah-olah berputar-putar di kepalanya seperti kaset yg bisa diputar setiap waktu.


🌱 Di kota S


Ahirnya waktu pulang kerja yang dinanti anak-anak magang sudah tiba. Dengan amat cekatan semuanya merapikan peralatan kerja mereka.


Ada juga yg menyapu lantai dan merapikan kursi kerjanya. Kemudian Putri dan Sari lah yg mengumpulkan hasil sketsa mereka hari itu ke ruangan asman.


Dua gadis remaja itu melangkah memasuki ruangan desain untuk menemui Pak Yono Kepala Bagian mereka.


"Permisi pak, maaf mau menyerahkan ini."


Pak Yono pun menerimanya, dan menyuruh mereka meletakkan di meja kerjanya. Karena posisi Pak Yono saat itu sedang memeriksa tugas salah satu karyawan di meja kerja karyawan tersebut.


"Tolong taruh di mejaku ya Put."


"Baik pak ...."


Putri pun melangkahkan kakinya ke meja yg ditunjuk Pak Yono.


"Oh jadi yg itu namanya Putri," sahut salah satu karyawan yg berbicara pada temannya. Meski suaranya sangat kecil, Putri masih mampu mendengarnya dengan baik.


Ya saat ia meletakkan lembaran sketsa tadi ia sempat memperhatikan beberapa wajah seniornya yg kebanyakan laki-laki. Tapi ia tak berani menatap lebih jauh. Ia ingin segera keluar dari ruangan itu dengan segera.

__ADS_1


Sesudah menyerahkan lembaran-lembaran sketsa tadi, mereka bergegas keluar ruangan untuk segera pulang. Dan benar saja sesudah itu, ia dan Sari ijin pulang, dan langsung diiyakan Pak Yono.


Sesampainya di luar ruangan ia dan Sari sudah disambut oleh para bodyguardnya, eh salah ... wkwkkwkwk ... mereka teman satu magang dengan putri, tapi karena jumlahnya sangat banyak, bahkan berjumlah 10 orang maka lebih pantas disebut bodyguard. Dan tentu saja nona mudanya adalah Putri dan Sari.


Sesudah formasinya lengkap, mereka pun segera keluar divisi. Tapi mereka akan melewati pemeriksaan dulu yg dilakukan oleh satpam divisi. Lalu mereka melanjutkan ke post keluar perusahaan. Disana mereka juga melewati pintu detektor setelah lolos baru mereka diijinkan keluar perusahaan.


Ya begitulah prosedur pemeriksaan dan penjagaan di perusahaan tempat Putri bekerja. Semua peraturan dan kebijakan didalamnya sudag diatur oleh para staff pemegang saham. Jadi karyawannya tinggal mengikuti prosedur yg berlaku.


Di dalam perjalanan pulang, mereka sesekali mengobrol dan memantapkan janji temu mereka nanti malam. Rencananya mereka akan jalan-jalan bersama malam ini.


Perjalanan dari perusahaan menuju asrama hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Dan untuk asrama putri ada di lantai 1 dan 2, sedangkan asrama putra ada dilantai 3 dan 4, di lantai 5 ada musholla yg besar, biasanya disana ada pengajian bulanan yg akan dihadiri ratusan karyawan dan penduduk sekitar asrama.


Meskipun 1 tempat bangunan, tapi dari lantai 2 ke lantai 3 tidak ada tangga yg menghubungkan asrama putri dan pria. Bahkan disetiap pintu masuk asrama putri ada pintu jeruji besi. Jadi setiap jam 10 malam, pintu asrama putri akan dikunci oleh petugas asrama.


Sedang untuk asrama putra tidak dikunci karena mereka lebih sedikit bebas, jam malamnya masih sampai jam 12 malam.


Kenapa asrama putri dijaga ketat? karena untuk melindungi mereka dari kejammya dunia luar. Tau sendiri dong menampung ratusan remaja laki-laki dan perempuan kalo sampai tercampur akan terjadi apa? pergaulan bebas. Maka dari itu, sengaja peraturan disana jauh lebih diperketat.


Begitulah kondisi asrama disana. Memang dari luar kelihatan seperti rusun (rumah susun). Karena didepan kamar pasti terpampang nyata jemuran pakaian para penghuni asrama.


~ Bersambung ~


.


.


.


Hello para readers yg baik hati, bila suka karya author..tolong kasih like dan vote buat author ya ya 😊..biar aku bisa ngasih cerita yg lebih baik lagi buat kalian..🙏..ditunggu juga kritik dan sarannya.


Oh ya ..aku minta maaf bila author belum bisa up lebih dari 1 episode setiap harinya..dan kadang malah ga UP..maafkan ya..soalnya author juga punya kesibukan lain..tapi InsyaAllah akan author usahakan biar tetep bisa up setiap hari..✌😊

__ADS_1


Sekali lagi author ucapkan banyak terimakasih 🙏😘😘


__ADS_2