Cintaku Tak Seindah Novel

Cintaku Tak Seindah Novel
AKU DAN KAMU ADALAH SATU


__ADS_3

"Ryani ... Ryani ... apa kau masih mendengarku?" tanya kak Vano memecah keheningan yg sempat terjadi.


"Eh iya kak ... aku dengar ... maaf, kelamaan nunggu ya?" jawabku kikuk. Sebelum aku kehabisan oksigen aku menghirup nafas sedalam-dalamnya.


Dengan satu tarikan nafas, aku ucapkan "Ya, aku menerimanya kak!" Ucapku malu-malu.


"Benarkah itu?" ucapnya penuh haru.


"Yes ... yes ... yes ...." Ucapnya penuh kegirangan. Tanpa ia sadari, kak Vano loncat-loncat kegirangan di dalam ruangan itu.


"Tak kusangka dia benar-benar mengekspresikan rasa bahagianya, tanpa malu-malu dia mendekatiku, kembali ia memegang kedua tanganku dan menciumnya tanpa henti."


"Terimakasih, terimakasih, terimakasih." Ucapnya dengan bahagia.


"Bagaimanapun aku tak mau menghianati hatiku yg juga menyimpan rasa padanya. Aku juga merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama saat bertemu dengannya. Dan sekarang aku menerimanya karena memang aku pun berharap lebih padanya."


"Maaf aku bertanya kembali padamu? benarkah kamu menerima pernyataan cinta dariku?"


"Iya kak aku sungguh-sungguh, atau kakak mau aku menarik kembali kata-kataku."


"Jangaaaannn!" Ucapnya terburu-buru.


"Terimakasih Ryani, terimakasih, oh ya bolehkah aku memanggilmu dengan panggilan sayang atau matahariku?"


"Aku sungguh berterimakasih engkau mau menerimaku apa adanya, aku tidak mempunyai siapa-siapa lagi untukku berbagi rasa. Tapi sekarang aku bahagia, aku mempunyai kamu Ryani, teman sekaligus pelabuhan hatiku."


"Maaf kak, kalau boleh tau, kenapa engkau memanggilku matahari?"


"Itu karena sejak bertemu denganmu, engkaulah yg menyinari setiap relung hatiku. Sebelum ini aku sangat dingin kepada setiap orang. Tapi kau hadir memberi kehangatan di dalam hatiku. Senyummu membangkitkan semangatku yg hampir hilang. Itulah kenapa aku menyebutmu matahariku."


"Aku sangat tidak rela melihatmu berjalan dengan laki-laki lain, bersenda gurau dengan lelaki lain, aku juga tidak mau melihatmu terluka, oleh karena itu aku mau engkau menjadi wanitaku satu-satunya yg aku lindungi."

__ADS_1


"Mungkin sekarang engkau belum seutuhnya mencintaiku..tapi jauh sebelum kamu mengenalku aku jauh sudah mencintaimu."


"Aku memang tidak mempunyai apa-apa selain hatiku, tapi aku akan bekerja keras untuk membahagiakanmu, sekarang, nanti dan sampai kapan pun, asal kamu tetap disampingku Ryani." ucapnya tulus.


"Terimakasih kak Vano, jujur aku memang belum tau apa itu cinta, tapi rasaku untukmu memang berbeda, dan aku harap kakak bisa mengerti itu dan jangan pernah mencoba menyakitiku." Gumamku dalam hati.


"Oh ya ... kak ... maaf ya kak Vano, jangan pernah maen atau mengantarkanku ke rumah ya, karena jujur aku tidak boleh pacaran selama sekolah. Aku harus serius sekolah atau kalo ketauan aku bisa saja diminta berenti sekolah oleh kakak atau ayahku." Mungkin permintaanku sedikit konyol, tapi itulah yg sebenarnya.


Kak Vano hanya tersenyum dan meraih kepalaku untuk disandarkan dibahunya. (Kita sudah dalam posisi duduk ya gaess ... engga berdiri lagi) Karena memang tinggi kami berbeda jauh. Aku cuma 155 cm aja dan kak Vano sekitar 172 cm gitu. Badannya lumayan bagus dan tinggi gitu, alasannya simple, karena dia suka olah raga basket. So jangan ditanya badan atletisnya didapat darimana.


Jadi ya gitu deh ... sebenarnya banyak yg kagum ama kak Vano, cuma kak Vano ini tipe cogan yg super dingin ama semua fansnya ... jadilah dia betah menjomblo selama ini.


"Beruntungnya aku ... seandainya aku bisa mengenalkan kakak pada keluargaku dan kakak juga bisa mengenalkanku pada keluarganya mungkin kita 'ga akan pacaran diam-diam kayak begini." Batinku sambil memandangi wajah tampannya. (Kapan lagi coba bisa sedekat ini sama cogan✌🤗)


Tapi entah kenapa, aku tak merasakan sikap dinginnya saat berada di dekatnya, hanya kehangatan dan kenyamanan yg aku rasakan disana. Aku merasa nyaman saat kepalaku berada di bahunya. Jari kami saling bertautan ... mm rasanya aku bisa merasakan detak jantung kak Vano juga hembusan nafasnya.


Apakah seperti ini yg dinamakan jatuh cinta? Entahlah yg aku rasakan kali ini benar-benar membuatku bahagia.


🌱Beberapa bulan kemudian.


Sejauh ini hubunganku dengan kak Vano baik dan berjalan lancar, tanpa ada yg tau hubungan kita selain Roni , bahkan Selly pun tak kuberi tau. Bahkan setiap hari Selly selalu menyampaikan salam dari Vian kepadaku. Dia bahkan menjodoh-jodohkannya padaku.


Tapi aku bisa apa? hatiku hanya untuk kak Vano seorang. Sampai saat ini kita saling nyaman satu sama lain, meskipun selama pacaran kami tak pernah melakukan kontak fisik, apapun itu, cuma beberapa kali dia menggandeng tanganku dan tak lebih dari itu.


Aneh ya? disaat muda-mudi lain pacaran, pastinya sudah melakukan lebih dari itu, tapi tidak dengan kami. Atau aku yg memang cupu ya ... entahlah ... kalo sudah waktunya pasti akan terjadi, tapi kita cukup nyaman dengan semuanya ini.


Setiap hari sabtu, jam pulang sekolah hanya sampai pukul sebelas, karena pelajarannya tidak terlalu banyak. Jadi untuk mengganti malmingan kita ... aku dan kak Vano akan jalan-jalan atau sekedar makan siang bareng di komplek sekolah, atau sekedar mojok di sudut sekolah ... wkwkwkkwk.


(ada yg tau apa itu mojok? mojok itu duduk berdua sambil liatin awan atau pohon di sudut ruangan kelas, jadi duduknya di lantai gitu, sambil ngobrol mesra atau sekedar mencuri pandang ... he ... he, ga lebih dari itu ya soalnya kita pacarannya sehat.)


Ga lama si, paling lama 1 atau 2 jam gitu aja, kan kangen kalo semingguan sekolah tapi 'ga bisa ketemu karena sibuk ama pelajaran sekolah.

__ADS_1


Lagian kalo yg lain kan sorenya bisa malming gitu sambil boncengan, la kita mah apa ... pacaran aja sembunyi cuy ... jadi ya bisanya begini doang.


Lagian kalo aku mau nonton di bioskop pun ... bolehnya pergi ama cewe 'ga boleh ama cowo ... itu udah larangan keras dari ayah dan Kak Rega.


Trus ni ya ... misal bosen ya main ke mall pun harus ama cewe 'ga bole ama cowo ... hiks ... hiks ... begini amat ya nasib gue. Untung aja aku g terlalu suka nge mall. Jadi ya biasa aja ... ga terlalu aku ambil pusing juga.


Belajar hemat-lah istilahnya. Beda lagi ceritanya kalo diajak jalan pacar trus disuruh belanja nantinya dia yg bayar ... gue mah oke-oke aja ....


Ga terasa udah mau 6 bln aku ama kak Vano pacaran. Bentar lagi aku naik kelas 2 dan kak Vano naik kelas 3, artinya aku akan berpisah dengan dia selama 1 semester penuh.


Karena 1 semester di kelas 3 akan digunakan untuk praktek kerja di luar sekolah. Kita akan terjun langsung di dunia kerja, dan nilainya akan dimasukkan ke penilaian kelulusan nanti .


Huaa ... gimana rasaya ya ... 'ga bisa dibayangkan berpisah begitu lama dengan pujaan hati.


Siang itu ...


"Ryani, bentar lagi kan kita 'ga akan ketemu dalam waktu yg lumayan lama. Kamu baik-baik ya selama kita 'ga ketemu. Aku janji akan setia untuk kamu begitu pula aku harap kamu juga begitu!" pinta kak Vano dengan tulus.


"Kakak juga janji ya, jangan nakal di luaran sana, apalagi di luar tu banyak cewe cantik dan seksi, jangan-jangan nanti kak Vano diembat lagi ... hiks ... hiks ... kalo itu terjadi ga usah balik aja kak ... aku pasti akan sedih kalo itu terjadi, dan aku g bakalan sanggup."


"Ryani sayang, hati ini milik kamu seutuhnya jadi ga mungkin kak Vano hianati cinta kita, tunggu kakak pulang ya!" Ucapnya penuh kelembutan.


Ryani cuma mengangguk, tak sanggup ia memandang wajah kak Vano, takut dia akan meminta dipeluk (✌😂) padahal kan uda janji ga ada kontak fisik.


Akhirnya yg terjadi pasti terjadi. Dalam waktu 6 bulan perpisahan tanpa ada komunikasi diantara mereka berdua. Akankah cinta menyatukan mereka kembali atau cukup sekian ....


..................


Tunggu update selanjutnya ya ... maaf author kurang sehat 🙏 mohon pengertiannya ... oh ya jangan lupa like n komen ya ... biar author tau kekurangan author dimana dan bisa lebih baik dalam melanjutkan ceritanya.


Terimakasih😊

__ADS_1


__ADS_2