
**Hallo gaes apa kabar semua🤗🤗🤗.
jangan lupa dukung cerita ku ya,ketik komen kalian dan juga vote,like,rate gift dan favorinya ya gaes ini penting banget buat aku.
yuk langsung aja cikidot 😘**
...****************...
Freddy,Angel dan Bayu tidak langsung pulang mereka mampir disebuah warung kopi pinggir jalan.
"Kak bagaimana gue harus menyampaikan pada Ibunya Arumi kak"ucap Angel lesu,sementara Freddy hanya diam saja ia sendiri tidak tahu harus berkata apa.
"Mau tidak mau kita harus mengatakan hal yang sebenarnya pada ibunya Arumi"ujar Bayu yang duduk disebelah Freddy.
"Gue takut apa yang kita sampaikan nantinya pasti membuat buk Irma dan Ayu bersedih mereka pasti down"Angel merasa berat hati dengan saran dari Bayu.
"Tidak mungkin kita berbohong dengan mengatakan Arumi bersama kita sementara kita sampai detik ini tidak mengetahui Arumi berada dimana"lanjut Bayu.
"Begini saja kita kerumah Arumi,siapa tahu Arumi telah kembali,kita jangan negatif thinking dulu"ujar Freddy dan yang lainnya menyetujui usul dari Freddy.
Dengan mengendarai mobilnya Angel bersama Freddy dan Bayu langsung menuju rumah Arumi,hanya membutuhkan waktu 15 menit akhirnya mereka tiba dirumah wanita itu.
Suasana di rumah Arumi tampak sepi,tidak ada pencahayaan diruang tamu,Angel membuka handphonenya dan menelepon Arumi sama seperti tadi handphone sahabatnya itu masih tidak aktif,kemudian Angel menelepon Ayuningtyas.
Ayuningtyas:Halo kak,apakah kakak sudah bertemu kak Arum"
Angel:Yu kakak ada didepan rumah nih,nanti kita bicara"
Angel pun segera menutup telfonnya, perasaannya kembali kacau saat mengetahui ternyata Arumi belum juga kembali.
Lampu diruang tamu kini tampak menyala sesaat kemudian pintu rumah pun terbuka, Ayu yang berada didepan pintu tampak cemas saat mengetahui Angel tidak bersama sang kakak.
"Ayo masuk kak" gadis itu mempersilakan tamunya masuk,setelah masuk mereka duduk di sofa yang terdapat diruang tamu,buk Irma yang berada didalam kamar mendengar suara orang yang sedang mengobrol,wanita paruh baya itu pun melangkah keruang tamu.
__ADS_1
"Eh nak Angel sudah datang,lho mana Aruminya"buk Irma lalu berjalan menuju pintu dan kepalanya menoleh ke kanan dan kiri mencari sosok putrinya itu,Angel, Freddy dan Bayu saling pandang, sementara Ayu yang berada disebelah Angel terdiam, seluruh tubuhnya mendadak lemas gadis itu mulai merasakan telah terjadi sesuatu yang buruk pada sang kakak.
"Nak Angel dimana Arumi,apakah tugas kuliahnya belum juga selesai dan menyuruh kalian untuk memberi tahu ibu"
Angel menatap Bayu seolah meminta pada Bayu agar lelaki itu yang menyampaikan pada buk Irma hal yang sebenarnya.
"Buk,se... sebenarnya kami tidak bersama A...Arumi buk"Bayu gugup ia tidak berani menatap pada buk Irma.
"Ini sebenarnya ada apa sih,jujur ibu mangkin gak ngerti nak"tanya buk Irma mulai panik.
Freddy menarik nafas dalam lelaki itu mengerti adiknya dan juga Bayu kesulitan untuk mengatakan yang sebenarnya"Begini buk tadi sore itu adik saya memang bersama dengan Arumi,akan tetapi karena Arumi sedang ada tugas kuliah maka adik saya pulang duluan,dan setelah ia mendapat informasi bahwa Arumi belum kunjung pulang maka kami mencoba untuk mencari tahu apakah Arumi masih berada dikampus akan tetapi kami tidak bertemu anak ibu dikampusnya"jelas Freddy.
"Rum kamu dimana nduk huks.....huks.....huks"buk Irma lalu terduduk dengan air mata yang mulai bercucuran.
"Buk sabar ya,kita akan berusaha bantu buat nemuin Arumi"ucap Angel memeluk buk Irma,wanita itu sangat prihatin atas semua kejadian yang menimpa keluarga itu.
Malam semangkin larut Angel bersama Freddy dan Bayu berpamitan sebelumnya Freddy juga telah menelepon seorang kenalannya dikepolisian untuk meminta bantuan padanya atas menghilangnya Arumi.
☘️☘️☘️.
Wanita itu tertunduk lesu dengan mata sembab karena terlalu sering menangis,kini ia harus meringkuk disel tahanan sebagai seorang pesakitan atas kesalahan yang sama sekali tidak pernah ia lakukan.
Tatapan matanya kosong "Saya tidak bersalah pak"ujar wanita itu dengan berulang-ulang,pria yang berada disebelahnya yang tak lain adalah pengacaranya itu memberikan pembelaan terhadap dirinya akan tetapi polisi tidak mempercayainya,karena tidak adanya bukti kuat bahwa barang tersebut bukan milik wanita itu.
Para penyidik telah melakukan tugasnya untuk itu wanita dengan penampilan yang kusut tersebut digiring kembali kedalam sel.
"Pak tolong dengarkan saya pak,saya tidak mengerti bagaimana barang itu ada didalam tas saya pak,saya tidak bersalah mohon bebaskan saya pak, percayalah pada saya.pak"wanita itu meronta-ronta,menolak untuk kembali masuk kedalam sel.
"Nona harap jangan buat keributan"ujar polisi dengan tegas.
Arumi pun langsung diam dan pasrah,ia dituduh sebagai pengedar barang haram yang selama ini tak pernah ia lakukan,dirinya bingung kenapa orang-orang tidak mempercayainya bahwa bungkusan itu bukanlah miliknya.
Bayangan wajah sang bunda dan adik semata wayangnya terlintas dalam pikiran Arumi,ia tidak bisa membayangkan berapa hancur nya hati wanita yang telah melahirkan nya juga sang adik bila mengetahui dirinya kini berada dalam penjara, air matanya kembali tumpah tak terbendung.
__ADS_1
Sedangkan pengacaranya semangkin kewalahan Arumi sama sekali tidak ada bukti kalau dirinya di jebak.
☘️☘️☘️.
Freddy tengah berada dimeja makan bersama Angel sedang menikmati sarapan paginya,tiba-tiba ponsel pria itu berdering setelah tahu siapa yang sedang meneleponnya sepagi ini pria itu pun memencet tombol hijau.
"Halo pagi sahabatku"
"Pagi kembali teman,aku ingin mengabari tentang wanita yang bernama Arumi.
"Owh,dimana wanita itu sekarang,ia.baik-baik saja bukan"
Angel mendadak menghentikan sarapannya ia meletakkan sendoknya dengan kedua matanya tertuju pada sang kakak begitu mendengar nama Arumi.
"Wanita yang bernama Arumi terpaksa dilakukan penangkapan teman atas kepemilikan Narkoba dalam jumlah cukup besar"
"Apaaa!" Freddy begitu terkejut hingga ia tak menyadari dirinya berteriak cukup keras.
"Ada apa dengan Arumi kak" tanya Angel lalu bangkit dari duduknya menghampiri Freddy.
"Maaf jika berita ini mengagetkan mu teman tapi ini harus aku sampaikan,wanita itu sekarang sudah berada dikantor polisi"
"Baiklah terimakasih infonya "
Sama seperti Angel dirinya tidak mempercayai jika Arumi bersalah, mereka mulai berpikir bagaimana cara untuk menyelamatkan Arumi.
"Kak ini pasti jebakan,dan semua ini pasti ada sangkut pautnya dengan Baskoro kak"
"Benar gue rasa juga begitu,sekarang telepon adik Arumi,gue akan mencoba menghubungi Alvaro siapa tahu ia punya jalan keluarnya"
Freddy pun akhirinya menelepon Alvaro yang kini sedang bertugas dikota lain,lelaki itu pun secara rinci menceritakan tentang permasalahan yang dialami oleh sahabat adiknya itu,Alvaro tidak pernah membayangkan bahwa wanita yang hingga kini ia cintai kini mengalami penderitaan karena ulah orang-orang yang tidak memiliki perasaan, bersifat licik hanya untuk mencapai tujuan mereka,ada kesakitan yang begitu dalam ia rasakan saat Freddy mengabari hal tersebut.
...****************...
__ADS_1
**Terus dukung cerita di☝️ya gaes klik vote,like,rate gift, favorinya dan tinggalin jejak kalian 👌
love you and see u 🥰**