Dendam Kekasih

Dendam Kekasih
Eps.12


__ADS_3

"thanks honey,can we meet again" ucap Rini memandang kearah Baskoro dengan tatapan penuh cinta begitu ia baru saja turun dari motor Baskoro.


"I must have been so impressed last night" jawab Baskoro membalas tatapan mata Rini dengan penuh gairah dengan tangan mereka yang saling menggenggam erat.


"Kamu janji honey, tidak akan melupakan kendati ada Arumi" ucap Rini memastikan, Baskoro segera menempelkan telunjuknya dibibir ranum milik Rini,andai saja tidak ada satpam yang sedang memperhatikan mereka saat ini,Baskoro ingin sekali ******* habis bibir yang membuatnya terbang melayang malam tadi.


"If you love me don't think about anything else" ujar Baskoro segera menarik Rini mendekat dan mengecup pucuk kepala Rini,Rini tersenyum sumringah dan membalas mengecup pipi Baskoro tampa perduli pada satpam yang sedang intens memperhatikan kearahnya dan Rini melambaikan tangan pada Baskoro yang berlalu pergi setelah mengantarkan dirinya tepat di pintu gerbang rumahnya.


"Lu masih pengen kerja nggak sih" bentak Rini kepada satpam tersebut sambil menendang pintu gerbang karena pak satpam yang tak kunjung membukakan pintu untuknya,entah apa yang sedang satpam itu pikirkan sehingga ia mengacuhkan Rini yang merupakan nona besar dirumah megah tersebut, begitu tersadar kerena bentakan anak tunggal sang majikan satpam tersebut dengan buru - buru membukakan pintu buat Rini dan menundukkan kepalanya,Rini bergegas masuk setelah pintu gerbang terbuka dengan masih mengomeli satpam tersebut.


Setelah mengantarkan Rini Baskoro segera memutarkan motornya kearah menuju pasar dimana toko Arumi berada,ia sangat merindukan kekasihnya tersebut kendati Baskoro adalah seorang lelaki playboy namun dihatinya hanya tertulis nama Arumi,untuk itu ia akan menjumpai Arumi sebelum pulang kerumah karena ia tahu menjumpai Arumi hanya bisa saat kekasihnya tersebut sedang berada ditoko.


Baru saja ia memarkirkan motornya Baskoro melihat Khalista saat itu berjalan masuk kedalam pasar sambil menenteng tiga bungkus es cendol dan satu kresek goreng pisang.


"Hei Ta"lu udah pulang?' sapa Baskoro dan berjalan menuju kearah Khalista.


"Eh lu Bas" gue kira siapa, pagi tadi gue dan Angel pulang Bas, gimana seru nggak acaranya" jawab Khalista sambil berjalan beriringan dengan Baskoro.

__ADS_1


"Asik pokoknya, sayang sekali kalian nggak ikut,ngomong - ngomong gimana urusan lu kemarin clear kah?" tanya Baskoro dengan wajah serius.


"Alhamdulillah sudah selesai Bas" jawab Khalista,obrolan mereka berdua berakhir begitu sampai didepan toko Arumi melihat siapa yang sedang bersama sahabatnya tersebut tampak Arumi begitu bahagia.


"Untung lu cepetan datang Bas,sedetik saja lu telat maka lu akan patah hati" celetuk Angel dengan sengaja berusaha menggoda Arumi yang tampak sumringah begitu melihat kedatangan pujaan hatinya.


"Lha emang kenapa gua harus patah hati my love cinta mati ke gua ?" jawab Baskoro yang sengaja menyambung godaan Angel sambil menatap kearah wanita pujaan hatinya tersebut dengan tersenyum genit membuat gadisnya menundukkan wajahnya malu.


"Segitu yakinnya lu Bas" ujar Angel kembali berniat melanjutkan candaannya,namun Angel terpaksa berhenti menggoda sahabatnya saat Khalista yang keluar dari ruang belakang toko dengan membawa baki ditangannya, mereka berempat segera menikmati sepiring goreng pisang yang masih hangat dan ditemani segelas cendol yang baru saja dibeli oleh Khalista, setelah selesai menikmati goreng pisang dan es cendol Angel dan Khalista akhirnya pulang lebih awal dari Baskoro mereka sengaja memberi kesempatan kepada Arumi dan Baskoro untuk ngobrol sore itu,setelah Angel dan Khalista pulang sepasang kekasih tersebut terlibat obrolan serius.


"Pastinya seru ya mas acara dipuncak malam tadi" ujar Arumi bertanya kepada kekasihnya tersebut.


"Lalu kenapa mas juga pergi kalau sudah tau aku nggak bisa?' dan malah tidak mengangkat telfon aku sekalipun" ujar Arumi dengan masih memandang kearah Baskoro yang terlihat agak gugup.


"Mas nggak enak jika harus membatalkan janji dengan teman yang lain sayang,dan Desta sengaja membuat peraturan untuk itu Desta menyita semua handphone milik kami, mangkanya kendati aktif mas tidak mengangkat telepon dari mu sayang" jawab Baskoro sambil mengusap keringat di dahinya.


"Peraturan semacam apa itu,bagaimana, seandainya ada diantara orang tua mereka terjadi sesuatu terus bagaimana mereka menghubungi anak mereka " jawab Arumi yang memprotes aturan yang dibuat Desta.

__ADS_1


"Sudah dong sayang,jangan bahas lagi lagian mas saat ini sudah ada di hadapanmu ,kalau mo ngomong kangen bilang aja mumpung nggak ada yang denger sayang" ujar Baskoro membuat Arumi tersipu malu,melihat Arumi yang malu - malu semangkin membuat Baskoro gemas otak mesum nya mulai bereaksi ia merapatkan duduknya dan meremas jemari kekasihnya tersebut saat Baskoro ingin melancarkan aksinya mencium Arumi tiba - tiba saja Baskoro mengurungkan niatnya karena kemunculan Ayuningtyas yang secara mendadak.


"Eh Ada mas Baskoro rupanya" ujar Ayuningtyas sambil tersenyum ramah.


"Iya nih mas baru saja sampai " mau jemput kakak ya" jawab Baskoro agak gugup ia takut jika aksinya tersebut sempat terlihat oleh adik pacarnya itu,tidak berapa lama akhirnya Baskoro pamit karena toko pacarnya tersebut sudah tutup.


#Setelah dari toko Arumi,saat masih diperjalanan menuju rumah Angel#


"Kira - kira kalau malming abang lu mainnya bareng siapa sih Angel" tanya Khalista mencari tahu tentang kebiasaan yang dilakukan cowok yang ditaksir tersebut yang merupakan abang kandung sahabatnya itu.


"Mana gue tau,lagian gue malas tu ngepoin urusan abang gue yang nyebelin itu" jawab Angel tampa menoleh kearah lawan bicaranya.


"Lu nggak boleh bilang kalau abang lu itu nyebelin Angel, abang lu itu perhatian lagi sama lu seharusnya lu tu bangga punya abang yang sayang banget ke elu" ujar Khalista seolah tak terima cowok yang telah merebut hatinya tersebut malah dikatain nyebelin dengan adik kandungnya sendiri.


"Lu beneran naksir abang gue Ta,sampai segitunya lu belain abang gue" tanya Angel menoleh kearah Khalista.


"Bukan gue belain,cuma gue sebagai seorang sahabat gue nggak suka kalau sahabat gue itu egois dan su'uzon pada saudara sendiri" jawab Khalista fokus menyetir mobilnya.

__ADS_1


"Alah pake ngeles segala Lu Ta,bilang aja kalau lu naksir nggak usah muter - muter lu kayak skuter entar lu pusing sendiri baru tau rasa lu" ujar Angel mencibir pada sahabatnya itu, Khalista malah tertawa ngakak melihat tampang sahabatnya itu, sementara Angel semangkin tampak kesal melihat Khalista malah menertawai dirinya,seketika Angel mulai berpikir cara agar Khalista mau jujur padanya tentang perasaan Khalista terhadap Freddy abangnya itu dan akhirnya Angel menjalankan rencananya saat mereka sudah sampai tepat dihalaman rumah Angel.


"Masuk dulu yuk Ta" ujar Angel ketika melihat Freddy sedang berolahraga didepan rumahnya,Khalista yang juga melihat Abang sahabatnya itu sedang berada dirumah buru - buru menganggukkan kepala dan segera memarkirkan mobilnya dengan segera.


__ADS_2