
**Hallo gaes yuk kita ke part selanjutnya ya.
Maaf baru bisa up semoga tetap stay.
Dukung terus ya dengan cara vote,like serta komentarnya dan tambahin juga Favorinya ya gaes.
Thanks and happy reading 🤗**
...****************...
Setelah mampir satu tahun Dexter alias Dragon sengaja menghilang dari dunia hitam membuat Niko kebanjiran keuntungan besar,semua mereka yang menjalani bisnis haram selalu patuh akan peraturan yang di buat oleh Niko,sifat kejam dan juga sadis membuat ia cukup disegani.
Malam ini Niko sedang melakukan pesta dengan beberapa koleganya dari berbagai manca negara untuk merayakan kesuksesan Niko yang menjadi orang satu-satunya penyuplai narkoba dalam jumlah besar di beberapa daerah dan kota besar lainnya.
Niko tidak menyangka bahwa puncak kesuksesan nya itu adalah akhir dari segalanya,Niko yang duduk bersandar pada kursi kebesarannya tersenyum penuh kepuasan ia tak menyadari diluar sana sepasang mata tengah menatap tajam sebuah club milik Niko dimana Niko sedang melangsungkan pesta.
Dragon segera memasuki club tersebut untuk segera menuntaskan misinya malam ini,dengan menghisap cerutu ditangannya ia melangkah santai dengan tidak menghiraukan para wanita malam yang coba menggoda nya.
Disudut ruangan Max mengangguk pada Dragon memberikan sinyal bahwa semuanya berjalan sesuai rencana bahkan Max telah menempatkan anggota terbaiknya di tempat tersebut.
Dragon segera menuju sebuah ruangan khusus Lagi-lagi Dragon kembali menyulut cerutunya membiarkan asap nikotin memenuhi rongga mulutnya lalu menghembuskan asap itu dari mulutnya,disana ia melihat dua orang pengawal yang sedang berjaga-jaga tepat di pintu masuk.
Setelah menyelesaikan tugasnya dengan sangat rapi Max segera menyusul Dragon.
"Hallo tuan apa kabar"Max mengulurkan tangannya dengan satu tangan lainnya segera menyelipkan sesuatu kedalam saku Dragon,pria itu segera tanggap apa yang dilakukan oleh Max orang kepercayaannya itu.
"Baik,senang bertemu dengan anda"Dragon menjabat tangan Max dengan sebuah senyum yang mengembang disudut bibir nya.
Max pun segera menunjukkan sebuah benda berbentuk logam bergambar Scorpions sebuah identitas sebagai tamu pesta malam ini pada kedua penjaga tersebut,begitu juga dengan Dragon ia pun mengeluarkan sesuatu yang secara diam-diam Max selipkan pada sakunya tadi.
Tanpa curiga sedikit pun para penjaga tersebut mempersilakan kedua tamu tak diundang tersebut masuk kedalam ruangan khusus itu.
__ADS_1
"****,sepertinya yang tadi tidak masuk dalam plen"ujar Dragon berbisik,begitu mereka memasuki ruangan tersebut.
"Maaf tuan itu baru saja aku dapatkan dari tamu pesta malam ini,tuan tenang saja sejauh ini semuanya aman terkendali"Max tersenyum sambil mengedipkan bola matanya,ingin sekali Dragon mengkuliti Max jika tidak berada di dalam ruangan itu.
Tak ada seorang pun disana yang mengenali Dragon dan Max karena mereka telah pun melakukan penyamaran, keduanya pun segera bergabung dengan yang lainnya.
Niko sangat berapi-api saat menyampaikan kata sambutannya ia begitu membanggakan dirinya,semua memberikan applause pada Niko atas keberhasilan pria tersebut.
Sementara ditempat terpisah dua anggota Max telah berhasil masuki basement yang merupakan ruang kontrol,mereka telah melumpuhkan anggota jaga,Max menjauh dari pesta berlangsung.
"Bagaimana apakah kalian sudah berhasil masuk?"kata Max melalui wireless earphone yang terpasang di telinganya.
"Sudah bos"jawab salah satu anggota Max memberi laporan.
"Bagus menyusuplah kebelakang ballroom,lakukan seperti yang telah kita rencanakan" ujar Max memberi perintah.
"Baik bos"bersama dua orang rekannya orang tersebut segera melaksanakan titah Max,begitu mereka berada tepat di belakang ballroom tanpa mereka sadari anggota Niko mengetahui pergerakan mereka,tak ayal anak buah Niko segera melepaskan.
Dor......dor....dor!"
"Hey what's this"seru seorang ketua gengster asal Inggris tampak panik.
"이것은 나쁘다 (Igeos-eun nappeuda)(bahasa Korea\=ini gawat)"ucap seorang pemuda yang merupakan ketua mafia dari korea,beragam reaksi dari beberapa orang tamu yang berada dalam ruangan tersebut dengan wajah cemas.
"****!" penyusup"seru Niko secara spontan,Dragon dan Max saling pandang mereka sama-sama tidak tahu apa yang sedang terjadi karena tebakan yang terjadi barusan tidak termasuk dalam pembahasan mereka,Max merogoh pistol dari saku celananya,anak buah Niko segera menarik Bos mereka menuju pintu rahasia,persamaan dengan itu Frank dan anak buahnya segera masuk.
Dor.....dor......dor!"peluru lagi-lagi melesat menembus perut para penjaga yang berada didalam ruangan tersebut,satu persatu anak buah Niko roboh terkapar ke lantai tak berkutik.
"Oops sorry,i disturbed your party (ups maaf,aku telah mengganggu pesta kalian)"tutur Frank dengan mimik sedih yang dibuat-buat"
Dragon secepat kilat melepaskan tembakan kearah Niko,pria tersebut menarik anak buahnya dan di jadikan tameng pada pria tersebut peluru itu hanya berhasil menembus anak buahnya, kesempatan itu dimanfaatkan oleh Niko melarikan diri menuju pintu rahasia Dragon kembali mengejarnya.
__ADS_1
"Please calm down this is not a war your all (harap tenang karena ini bukanlah perang anda semua)"ucap Max dengan nada lantang.
Suasana yang tadinya menegang sedikit cair, beberapa diantara mereka malah mendukung tindakan yang dilakukan oleh para penyerang tersebut karena sesungguhnya mereka tidak suka terhadap kepimpinan Niko yang notabene arogan,mereka sama sekali tak menduga bahwa Dragon dibalik semuanya.
Niko yang merasa terjepit melepaskan tembakan,Dragon berhasil menghindar Niko menyelinap masuk kedalam sebuah gudang lagi-lagi Dragon membuntuti nya pria tersebut masuk menuju gudang tanpa ia prediksi hampir saja lehernya terputus oleh sabetan pedang Niko.
Wessssss!" Niko hanya berhasil menebas angin,bugh.... akhhhhh Niko terkena tendangan dari samping oleh Dragon kedua pria tersebut saling baku hantam dengan wajah dipenuhi ambisi untuk saling membunuh.
Pertarungan sengit pun berlangsung beberapa menit Max dan Frank tidak tinggal diam,mereka ikut andil melakukan penyerangan terhadap Niko pria yang sangat arogan dan tidak pernah menghormati orang lain bahkan orang yang lebih tua darinya.
Tubuh Niko terpental begitu mendapat tendangan secara beruntun dari Max dan Frank, mendapat serangan yang tak seimbang membuat Niko terkapar tak berdaya Dragon segera menghunuskan pedangnya Niko bersimbah darah secara mengenaskan.
"Polisi Bos,cepat bergerak!" seru anak buah Max yang mendadak masuk kedalam gudang tersebut.
"Jangan buang-buang waktu lagi bersihkan tempat ini"perintah Max pada anak buahnya."
"Ayo ikuti saya tuan"imbuh Max pada Dragon dan sedetik kemudian Max menatap kearah Frank lalu menuju jalan keluar melalui pintu rahasia yang telah ia ketahui sebelumnya,sebuah mobil Range Rover berwarna hitam telah standby di pintu keluar lalu segera melesat dengan kecepatan tinggi setelah orang yang ditunggu masuk kedalam mobil.
Dari hasil penyergapan tersebut hampir seluruhnya para mafia berhasil dibekuk tanpa perlawanan,kendati tidak menemukan barang bukti apapun namun tetap dilakukan penahan terhadap para mafia yang tertangkap dalam insiden baku tembak tersebut untuk penyidikan lebih lanjut terlebih ditempat itu di temukan jasad Niko yang sudah tak bernyawa secara mengenaskan,apa lagi selama ini Niko merupakan target operasi pihak kepolisian yang disenyalir sebagai pemasok Narkoba di ibu kota metropolitan.
Dragon,Max dan Frank menuju tempat persembunyian Dragon selama ini,disebuah villa yang cukup terpencil di pinggir kota.
"Jangan sampai polisi tau kita dalang di balik kekacauan ini dan terbunuhnya Keparat itu"ucap Dragon menatap intens Max.
"Jangan kawatir tuan,semuanya berjalan sesuai rencana,bahkan sebelum para anjing pelacak itu datang anak buah ku sudah terlebih dahulu membersihkan semuanya"jawab Max dengan begitu yakin.
"Bagus,kamu memang selalu bisa aku handal kan" Dragon menepuk pundak Max tersenyum puas.
...****************...
**Jangan bosen buat ngikutin part selanjutnya gaes please.
__ADS_1
Dan jangan lupa buat gerakin jempol kalian buat dukung karya aku 👌
see u**