
...** Hai gaes balik lagi ke part selanjutnya🤗...
...Dan jangan lupa dukung terus ya dengan cara...
...vote,like serta comment nya ya**...
...Cikidotssssss**...
...****************...
Dua jam telah pun berlalu namun tidak ada tanda-tanda Arumi menampakkan batang hidungnya,keempat orang itu tampak mulai berputus asa,akhirnya Bayu dan Angel memilih meminta bala bantuan orang desa,sedangkan Denis dan Firman menunggu di perkemahan.
Matahari menyinari tepat di atas kepala begitu Bayu dan Angel tiba di rumah pak kades,mereka segera menceritakan apa yang telah mereka alami di hutan,pak kades segera meminta bantuan orang-orang desa untuk membantu menemukan Arumi.
Bayu kembali ke hutan bersama pak kades dan beberapa warga sedangkan Angel tetap tinggal dirumah pak kades mengingat kondisinya sedang tidak memungkinkan untuk wanita itu ikut kembali ke hutan,awalnya Angel memaksa untuk ikut namun setelah Bayu menyakinkan Angel bahwa dirinya pasti membawa Arumi kembali, akhirnya Angel mengalah dan menuruti perintah Bayu menunggu di rumah pak kades yang merupakan saudara jauh Bayu.
Bayu dan kedua temannya yang dibantu pak kades bersama beberapa orang penduduk segera melakukan pencarian terhadap Arumi,mereka membentuk tiga kelompok dan mulai menyebar menyisir hutan dan tepian sungai,mereka semaksimal mungkin berusaha agar bisa menemukan Arumi.
Hari mulai gelap namun tak seorang pun di antara mereka yang berhasil menemukan keberadaan Arumi,terpancar jelas diwajahnya Bayu dan dua temannya yang begitu kawatir akan keadaan Arumi saat ini.
"Bagaimana ini paman"tanya Bayu mulai frustasi.
"Kita tidak mungkin melanjutkan pencarian Bayu, untuk itu kita terpaksa menundanya sampai besok dan paman akan meminta tim SAR membantu kita.
Tidak ada yang bisa Bayu lakukan dalam gelap, akhirnya ia bersama kedua temannya mengikuti saran dari pak kades,dan malam ini mereka ikut pulang bersama pak kades.
****************
Setelah menikmati secangkir kopi hangat lelaki itu keluar dari vila miliknya,pria yang hampir menginjak usia enam puluhan namun masih memancarkan sisa ketampanannya,tanpa sengaja matanya menatap bunga yang tumbuh disekitar vila ia melangkah mendekat lalu tangannya seolah bergerak dengan sendirinya menyentuh kelopak bunga tersebut.
Pikirannya mulai bertraveling mengingat kenangan indah pada mendiang istrinya,pria tersebut mengirup udara sejuk pagi hari dengan perlahan untuk mengisi rongga paru-parunya, nafasnya mulai sesak begitu mengingat kejadian 10 tahun yang lalu.
__ADS_1
"Maryam maafkan aku" ucap lirih pria tersebut.
Wajahnya tiba-tiba menegang kejadian tersebut membuat ia harus kehilangan istri tercintanya semua karena kesalahannya sendiri,dan sampai detik ini semua menjadi penyesalan bagi dirinya.
"Selamat pagi bos" sapa seorang pria yang masih mengenakan jas hitam lengkap dengan aksesoris sebagai bodyguard nya,pria tersebut sedikit membungkuk memberi hormat.
"Bukankah kita libur kau tak perlu bersikap demikian hanya memancing kecurigaan warga,dan kostum yang kau kenakan ini"balasnya kesal dengan jari telunjuk nya menempel pada pakaian yang dikenakan pria tersebut.
Pria yang dimarahi hanya tersenyum menanggapi ucapan majikannya tersebut lalu melangkah mengikuti tuannya tersebut.
Kedua pria yang terlihat lebih cocok sebagai ayah dan anak itu berjalan beriringan menyusuri jalan setapak,mereka berjalan menikmati suasana pedesaan yang indah dan udara segar di pagi hari.
"Besok kau harus segera kembali" ujar pria paruh baya tersebut.
"Bos apakah tidak lebih baik jika aku bersama mu sini,bagaimana jika anda membutuhkan sesuatu" balas pria muda tersebut menoleh pada pria yang telah ia anggap sebagai ayah kandung sendiri yang disambut senyum tipis pria paruh baya tersebut.
"Aku bukan anak kecil atau pria yang telah uzur bodoh,kau tidak perlu mengawatirkan aku" sarkas pria paruh baya tersebut,lalu menghentikan langkahnya dan mendudukkan bokongnya pada alam bebas,sinar matahari pagi membuat tubuhnya berkeringat hingga kaus yang ia kenakan itu hampir basah semua.
"Kau tahu hal apa yang harus kau lakukan" jawab pria paruh baya tersebut menatap anak muda tersebut dengan penuh kepercayaan dan keyakinan.
Anak muda tersebut sangat yakin bahwa majikannya begitu mempercayai dirinya untuk itu ia takut jika dirinya melakukan kesalahan yang fatal hingga menoreh kekecewaan bagi pria paruh baya tersebut,karena tak mampu menggantikan posisi majikannya sementara waktu.
"Baik lah aku akan berusaha semaksimal mungkin"ujar anak muda tersebut lalu mengedarkan pandangannya pada alam bebas, tak sengaja matanya menangkap sesuatu dalam balik semak belukar untuk memastikan apa yang sedang di lihatnya pria tersebut bergerak melangkah sedikit maju setelah ia berdiri dari arah yang cukup dekat ia pun nyakin dengan apa yang ia lihat.
"Bos sepertinya ada mayat" ujar pria tersebut menoleh pada sang bos.
Pria paruh baya itu pun bangkit dari duduknya menatap pada arah telunjuk anak muda tersebut,tampak sepasang kaki menjulur keluar dari balik semak-semak,tak ingin pusing pria tersebut berbalik badan dan melangkah menjauh dari lokasi tersebut namun setelah beberapa langkah pria itu menoleh kembali dan mendapati pria muda tersebut malah semangkin mendekati jasat yang mereka duga telah menjadi mayat.
"Apa yang sedang kau lakukan apakah kau ingin mencari masalah" seru pria paruh baya itu dengan suara tinggi, namun sepertinya anak muda tersebut tak menggubris teriakannya membuat pria paruh baya kembali mendekat.
"Gadis ini masih bernapas bos namun sangat lemah" ucap anak muda tersebut dengan mengecek denyut nadi pada pergelangan tangan wanita tersebut.
__ADS_1
"Lalu apa urusan dengan kita"pria tersebut menyeringai.
"Kita harus menolongnya bos"jawab anak muda itu dengan tegas.
"Apakah kau sudah gila" sarkas pria paruh baya tersebut.
Lagi-lagi anak muda tersebut terkesan tak memperdulikan ucapan majikannya tersebut dan segera membopong tubuh wanita tersebut lalu berjalan melangkah mendahului sang bos yang berdiri tertegun menatap pada dirinya.
Kendati kesal pria paruh baya tersebut membiarkan anak muda itu melakukan apa yang ia inginkan karena dirinya tau pria tersebut pasti melakukan segala sesuatunya telah dipikirkannya dari awal.
Wanita itupun akhirnya mereka bawa ke vila milik pria paruh baya tersebut.
"Menurutmu apa yang telah terjadi pada wanita ini"
"Jika dilihat dari luka yang berada di sekujur tubuhnya dan lokasi wanita ini kita temukan, bisa disimpulkan bahwa wanita tersebut terjatuh bos" terang anak muda itu menyampaikan pendapat nya pada sang bos lalu segera mengobati luka pada wanita tersebut dengan bantuan pelayan vila yang bernama bik Surti yang telah puluhan tahun bekerja pada pemilik vila.
Entah mengapa ada perasaan yang tiba-tiba muncul kembali setelah hampir 10 tahun lalu ia rasakan,saat pria paruh baya itu menatap wajah wanita yang sedang terbaring tanpa ekspresi pada ranjang king size miliknya.
"Bagaimana keadaannya" tanya pria paruh baya itu mulai bersimpati.
"Cukup serius bos,ini suatu keajaiban wanita ini masih bisa bertahan setelah terjatuh dari ketinggian yang cukup lumayan"
Setelah bik Surti mengobati luka pada tubuh wanita itu dengan ramuan obat yang ia racik sendiri lalu mereka keluar dari kamar tersebut membiarkan wanita tersebut beristirahat.
****************
...**Maaf jika alurnya terlalu cepat dan masih banyak typo " 🙏....
...Terimakasih yang sudah memberikan support bagi yang belum dukung ya dengan cara vote,lik dan comment nya ya....
...see you next part ❤️**...
__ADS_1