
**Hai all jumpa lagi nih,maaf ya baru bisa up.
Please jangan lupa vote nya donk karena vote kalian sangat berati buat aku nerusin cerita ini.
Dan juga jangan lupa like,komen serta klik favorinya ya, terimakasih 🙏🤗
Happy reading ❤️❤️❤️**
...****************...
Setelah meninggalkan kerumunan mahasiswa Angel membawa Arumi ke kantin terlebih dahulu disana mereka bertemu Bayu dan kedua sahabatnya Denis dan Sopian.
"Surprise"teriak Angel menghampiri ke tiga pria tersebut alhasil ketiga pria yang tengah asik menikmati sarapan pagi itu menoleh secara bersamaan menatap ke arah Angel,dengan mata melebar bahkan hampir keluar dengan mulut menganga lebar mereka asli benar-benar terkejut begitu melihat siapa orang yang berdiri di samping Angel.
"A...Arumi" ucap Sopian dengan terbata setelah beberapa detik diam tak bergeming.
"Iya ini gue,apa kalian pikir setan"balas Arumi menampol pundak Sopian lalu menghempaskan bokongnya pada kursi yang berada di sisi pria berambut kribo tersebut,kehadiran Arumi di kantin pagi ini juga menyita perhatian beberapa mahasiswa yang kebetulan sedang mengisi perut mereka dan mereka segera menghampiri Arumi yang kini telah bergabung bersama Bayu,Denis dan Sopian.
Dengan rasa penasaran akhirnya mereka pun mulai bertanya perihal menghilang nya Arumi beberapa minggu lalu.
☘️
Baskoro yang tidak menemukan Arumi di ruang kelas segera mencari kekasih nya tersebut di penjuru kampus hingga akhirnya ia menemukan Arumi yang sedang asik ngobrol bersama beberapa mahasiswa dan juga Bayu bersama kedua temannya dengan sesekali tertawa lepas,melihat pemandangan tersebut membuat Baskoro terbakar api cemburu ia segera menghampiri kekasihnya itu.
"Minggir"ucap Baskoro kesal lalu segera menarik Arumi menjauh dari yang lainnya lalu memeluk kekasihnya itu, Arumi tampak sumringah dan balas memeluk pria yang begitu ia rindu kan beberapa minggu lamanya,setelah melepaskan kerinduan nya.
Mata hitam Angel menatap sinis punggung Baskoro menggandeng tangan Arumi yang semangkin menjauh tanpa sadar tangan Angel mengepal matanya menyorot benci pada Baskoro,lelaki yang telah mempermainkan perasaan sahabatnya itu.
Ingin rasanya detik itu juga ia membongkar perselingkuhan Baskoro dan Rini namun ia tak yakin sahabatnya itu akan begitu saja mempercayai ucapan nya tersebut.
"Hy kamu kenapa sih yank,ayo di makan donk sarapan nya keburu dingin gak enak entar" tegur Bayu membuat Angel tersentak.
"Heum"ucap Angel segera melanjutkan sarapan paginya dengan perasaan dongkol.
Bukan hanya Angel yang menatap pasangan kekasih tersebut dengan kebencian,Rini yang menyaksikan Baskoro yang menggandeng Arumi penuh mesra juga begitu marah hingga wanita tersebut tanpa sengaja menendang tong sampah yang berada di dekatnya.
"Sabar beb,gue juga apa tu cowok hanya memanfaatkan lu,lu Lihat sendiri bukan begitu cewek kampungan itu ada doi mengacuhkan lu"ucap Margaretha penuh emosi.
"Tapi gue tidak bisa menatap kekalahan gue sendiri,gue harus buat perhitungan"jawab Rini dengan rahang terkatup.
__ADS_1
"Up to you,asal semua itu bisa buat lu bahagia kami dukung beb,btw daripada bete mending kita cabut yuk"
"Great idea"sambut Rini singkat.
Rini the geng urung menuju kelas mereka kembali menuju keparkiran dengan langkah terburu-buru hingga akhirnya Rini tak sengaja menabrak Angel yang juga tampak buru-buru ke ruang kelas.
"Hy lu kalau jalan pake mata go****"sarkas Rini dengan emosi.
"Oh ternyata ada yang lagi panas nih" sindir Angel dengan tersenyum smirk.
"Lu ngomongin gue kurcaci"jawab Rini semangkin emosi.
"Iya kali jika lu merasa,kasihan ya ternyata cuma dimanfaatin doang"balas Angel semangkin membuat Rini meradang dan melayangkan tangan hendak mendarat kan tamparan kepada Angel namun sayang Bayu yang berada di samping Angel segera mencegah nya dengan mencengkeram tangan Rini.
"Sori Rin gua tidak bermaksud ikut campur tapi ada baiknya lu mikir Rin seperti nya ada benarnya kata-kata Angel" ucap Bayu sembari melepas cengkreman tangannya, Rini melengos dan berlalu pergi menatap Angel dan Bayu dengan penuh amarah,Bayu hanya menggelengkan kepada mendapat tatapan sinis Rini.
"Ayo yank masuk kelas biarkan saja Rini, semoga dengan ini ia bisa sadar dan menjauhi Baskoro"Bayu segera menarik tangan kekasihnya itu berjalan menuju kelas.
"Mana mungkin kuntilanak itu bisa berpikir sehat mas,pasti ia merencanakan sesuatu agar Baskoreng dan Arumi putus" ucap Angel dengan yakinnya.
"Jangan suka berburuk sangka gak baik tau"ujar Bayu dengan menyentil hidung Angel.
Setelah mengantar kan Angel di pintu kelasnya Bayu mengecup pucuk kepala Angel ia mempercepat langkah menuju ke ruang kelasnya karena mata kuliah pertama segera berlangsung.
☘️
Baskoro membawa Arumi ke suatu tempat di mana tidak ada orang-orang yang bisa menganggu mereka melepaskan kerinduan di hati mereka berdua.
Kedua sepasang sejoli ini pun melepas rindu disebuah danau tempat favorit mereka berdua,mereka bercengkrama dibawah sebuah pohon yang cukup rindang,Arumi merebahkan kepalanya ke pundak Baskoro kekasih hatinya itu dan mulai menceritakan kejadian yang menimpanya saat ia sedang camping di hutan tampak Bayu mendengarkan cerita Arumi dengan serius.
"Oiya mas bagaimana pekerjaan mu dengan bokapnya Rini,apakah berjalan lancar?" tanya Arumi setelah menceritakan kisahnya saat camping.
"Oh lancar kok sayang"jawab Baskoro dengan mengusap wajahnya sendiri.
"Tapi Rini tidak berusaha menggoda mu kan mas" imbuh Arumi menatap wajah kekasihnya dengan intens.
"Kenapa sayang kamu cemburu ya" balas Baskoro dengan membalas menatap dan membelai surai hitam yang di biarkan terurai oleh pemiliknya,tatapan mata Baskoro membuat Arumi salting wanita berparas cantik itu menoleh menghindari tatapan mata Baskoro untuk menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya.
Baskoro tersenyum licik,ia mengarahkan kembali wajah Arumi seperti semula kini wajah mereka cukup dekat dengan hidung yang saling menempel
__ADS_1
"Yank kamu percaya ya dengan mas,mas hanya menginginkan dirimu" ucap Baskoro lembut dan berhasil membuat Arumi terbuai hingga ia membiarkan saat pria pujaan hatinya itu mengecup bibir indah miliknya.
Arumi memejamkan matanya melihat itu Baskoro tersenyum puas ia segera ******* dengan rakus bibir yang menjadi candunya tersebut,kedua sepasang kekasih itu semangkin larut dengan permainan mereka berdua,setelah beberapa menit Baskoro melepaskan pagutan bibir nya menyadari wanitanya hampir kehilangan nafas akibat hot kiss yang mereka lakukan.
Namun aksi tersebut tidak berakhir sampai disitu,Baskoro yang terlanjur horny memutar matanya kesekeliling danau,suasana sepi tak ada satu orang pun yang berada disekitar tempat tersebut membuat Baskoro semangkin nekad melakukan aksinya.
Baskoro mulai melakukan serangan pada leher jenjang milik wanitanya,Arumi yang setengah sadar mendorong tubuh Baskoro namun tenaga nya tak cukup kuat menghentikan libido Baskoro yang berada pada mode meninggi hingga akhirnya Arumi pasrah bahkan semangkin lama dirinya larut dalam setiap aksi yang dilakukan kekasihnya tersebut.
Bahkan dirinya diam dan mengikuti kehendak sang kekasih saat pria tersebut membopong tubuh mungilnya duduk dipangkuan pria tersebut,Baskoro kembali melancarkan aksinya dengan menjelajahi gunung kembar yang terpampang di depan matanya,lagi- lagi Arumi berada pada mode mata terpejam dengan kedua tangan berada di pundak pria tersebut.
Tak tinggal diam tangan Baskoro kini menyibakkan dress Arumi yang sepanjang lutut tersebut,dengan posisi Arumi yang duduk di pangkuan nya Baskoro berhasil membuka tirai penghalang dirinya yang hendak memasuki hutan belantara tersebut.
Tak butuh waktu lama ia mulai bergerilya mengaduk hutan yang baru dua kali ia jelajahi,sambutan lembut dari pemilik hutan terasa indah di telinganya semangkin membuat Boskoro ingin menjelajah lebih dalam masuk kehutan.
Lebih dalam hutan rimba tersebut semangkin terasa lembab Baskoro dengan penuh semangat menjelajahi ketika pemilik hutan balik merespon kehadiran nya hingga senjata berharga milik Baskoro dengan sendirinya ingin ikut berpartisipasi dalam menjelajah hutan tersebut.
Baskoro mengeluarkan senjata miliknya dari sampulnya dan menuntunnya menjelajahi hutan dengan lihainya saat yakin Baskoro segera menghunuskan pedang tersebut,penyatuan pun terjadi mereka secara kompak melakukan gerakan dengan ritme seirama semangkin lama semangkin mempercepat gerakannya dan pelepasan pertama akhirnya terjadi.
Baskoro telah selesai melakukan penjelajahannya namun membiarkan pedangnya masih tertinggal di dalam hutan tersebut.
Baskoro menatap sayu pada wajah wanitanya ia tampak kelelahan setelah melakukan aksi bersamanya ia menyandarkan kepala Arumi pada dada bidangnya.
"Terimakasih yank" Baskoro mengecup pucuk kepala Arumi yang di balas anggukan kekasihnya tersebut sesaat mereka diam tanpa melakukan aktivitas apapun dengan posisi tetap sama seperti semula.
Dengan tenaga dan keinginan yang masih tersisa Baskoro kembali melakukan aksinya saat tongkatnya kembali memberi isyarat padanya untuk kembali menuntaskan aksinya,lagi-lagi pria tersebut menatap kesekeliling danau situasi tampak terkendali dan dengan tongkat yang telah siap Baskoro kembali mengajak sang kekasih untuk melakukan kegiatan yang sama dengan cara yang berbeda.
Baskoro segera bangkit dengan posisi yang sama membopong Arumi yang berada di pangkuannya,lalu menyandarkan tubuh mungil kekasihnya di sebuah pohon rindang lalu kembali melakukan tugasnya dengan penuh semangat.
...****************...
**maaf all jika kurang pas author menyusun kalimatnya pada paragraf berakhir karena belum berpengalaman🙈
silakan mendiskripsikan sendiri👌☺️
Jangan lupa tetap vote,like jika ada saran terkait paragraf terakhir silakan tinggalin jejak
Sekalian ya tambahin fav nya👌🙏
Maaf juga ya, belum bisa mampir lagi ke cerita teman semua tapi aku janji kok seperti biasa akan melibas karya kalian seperti biasa kala ada waktu senggang ku
__ADS_1
See you next part 👋😘**.