Dendam Kekasih

Dendam Kekasih
Eps 21


__ADS_3

"Bagaimana dengan kuliah mu nduk" ujar buk Irma bertanya kepada Arumi disela - sela makan malam.


"Alhamdulillah baik - baik saja buk" jawab Arumi tersenyum sumringah.


"Ingatlah nak manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin,jangan terlalu banyak melakukan aktivitas kegiatan kampus nanti kuliah mu bisa keteteran nak,ingat akan cita - cita mu" ujar buk Irma mengingatkan putri sulungnya.


Setelah selepas makan malam Arumi masuk kedalam kamar dan mulai membuka buku untuk menggali berbagai informasi sekedar menambah wawasannya.


Dretttt........dretttt...........Dretttt


Arumi menghentikan membaca buku ia segera meraih handphone yang terletak di atas tempat tidurnya,tampak Arumi begitu bersedih setelah membaca pesan yang dikirim Baskoro pria yang dipacarinya selama hampir tiga tahun tersebut memutuskan hubungan kasih dengannya.


Arumi mengirimkan balasan pesan Baskoro namun sang kekasih tidak merespon pesan tersebut Arumi sangat kecewa dengan keputusan Baskoro membuat Arumi kehilangan mood untuk melanjutkan membaca bukunya tersebut bahkan Arumi yang sudah terlanjur mencintai begitu dalam terhadap Baskoro tidak bisa memejamkan matanya hingga larut malam dan akhirnya pagi ini terlambat untuk bangun pagi.


"Rum....Rum...Arumi bangun nak apakah kamu tidak ke kampus pagi ini,Angel sudah menunggu Rumi" ujar buk Irma mengetuk pintu kamar Arumi dengan berteriak,Arumi terbangun dan betapa kagetnya karena ia bangun kesiangan dengan buru - buru Arumi segera meraih handuk dan membuka pintu kamarnya bergegas menuju kamar mandi tanpa menjawab ibunya,ia pun segera melangkah masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah selesai mandi dan berganti pakaian Arumi segera berpamitan pada ibunya dan berangkat menuju kampus bersama Angel.


"Lu banyak tugas ya Rum" ujar Angel menatap sekilas Arumi dan kembali fokus menyetir mobilnya.

__ADS_1


"Tidak juga,Baskoro ingin putus dengan gue" ujar Arumi dengan raut wajah muram.


"What?" Baskoro memutuskan lu Rum" ucap Angel dibalas Anggukan oleh Arumi.


"Memangnya apa alasan tu cowok memutuskan lu" ucap Angel kembali bertanya.


"Gue tidak pernah ada waktu buatnya,tetapi seharusnya mas Baskoro mengerti mengapa tidak pernah ada waktu buatnya" jawab Arumi bersedih.


"Sudahlah Rum" lu nggak perlu sedih lu coba aja jumpain Baskoro ajak ngomong baik - baik,mudah - mudahan ia mau mengerti" ujar Angel memberi saran kepada Arumi.


"Lu benar dan gue emang akan menjumpai mas Baskoro nanti" jawab Arumi dengan wajah tampak masih muram.


"Mas aku ingin bicara" ujar Arumi begitu turun dari mobil Angel,Rini menatap sinis ke arah Arumi, Baskoro segera melepaskan tangan Rini dari tangannya.


"Ada apa Rum,bukankah tadi malam sudah sangat jelas,dan mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa - apa lagi,kamu boleh bebas sekarang tanpa harus memikirkan aku" ujar Baskoro dengan santai.


"Jadi ini yang alasannya mas ingin putus dari ku" ujar Arumi dengan mata berkaca - kaca dan segera berlari meninggalkan Baskoro,sebenarnya Baskoro tidak bersungguh - sungguh ingin putus dari Arumi dia hanya sengaja membuat agar Arumi cemburu,Angel segera menyusul Arumi namun begitu sampai didalam kelas Angel tidak menemukan Arumi.


Arumi yang sedang sakit hati mencoba menenangkan diri ia menuju kamar mandi, tanpa berpikir panjang ia segera mendorong pintu dan segera masuk namun karena keadaan Arumi saat ini sedang kacau ia salah masuk kamar mandi dan sialnya didalam kamar mandi Niko dan beberapa temannya sedang berada disana,dengan cukup jelas Arumi melihat Niko dan teman - temannya sedang menggunakan narkoba dan dengan panik Arumi bergegas ingin keluar dari kamar mandi tersebut secepat kilat Niko segera menarik tangan Arumi yang hendak keluar dari kamar mandi tersebut.

__ADS_1


"Hey mau kemana kamu" ujar Niko sambil membungkam mulut Arumi dengan tersenyum licik.


"Lepaskan aku Nik,aku mohon" ujar Arumi dengan sangat ketakutan namun Niko sama sekali tidak perduli dengan permohonan Arumi,namun beruntung saat itu Angel segera mencari Arumi ketika ia melalui kamar mandi pria ia melihat pintu yang sedikit terbuka,sayup - sayup ia mendengar suara seseorang sedang berbicara sementara ia juga mendengar Isak tangis seorang wanita dengan penasaran Angel melangkah mendekati pintu tersebut ia mencoba mengintip apa yang sedang terjadi dari balik pintu,dan betapa terkejutnya Angel melihat Arumi yang sedang dalam pelukan Niko.


"Nik lepaskan Arumi atau jika tidak gue akan berteriak" ujar Angel mencoba mengancam Niko dan teman - temannya,.


" ingat jangan sampai lu bicara sama siapapun apa yang lu lihat barusan" ujar Niko berbisik kepada Arumi,Niko mengetahui bahwa Angel adalah adik kandung dari Freddy ia tidak ingin membuat masalah baru yang akan membuat papinya murka dengannya untuk itu ia pun melepaskan Arumi.


Begitu Niko melepaskan Arumi,Angel segera menarik tangan Arumi, kedua gadis tersebut bergegas keluar dari dalam kamar mandi pria tersebut,Angel membawa Arumi keruang aula kampus yang saat itu memang sedang sepi karena tidak sedang ada kegiatan didalam disana.


"Lu aman disini Rum,sekarang lu coba tenangkan diri lu" ujar Angel,Arumi menghambur memeluk Angel dan meluap kan segala perasaannya dengan menangis.


"Gua tidak menyangka mas Baskoro dengan mudah memutuskan gue" ucap Arumi menangis terisak.


"Gue yakin Rum" Baskoro tidak serius memutuskan lu,gue bisa melihat itu dari cara Baskoro menatap lu tadi" ucap Angel dengan begitu yakin,saat mereka berdua tengah asik membahas tentang permasalahan yang sedang dialami Arumi mengenai Baskoro,tiba - tiba seorang pemuda lumayan ganteng sekretaris jendral badan eksekutif mahasiswa tingkat universitas yang sangat populer bernama Bayu masuk keruang aula tersebut,wajar jika Bayu juga mengenal Arumi yang sarat dengan prestasi tersebut.


Bayu menghampiri Arumi dan Angel dengan senyum ramah menyapa kedua sahabat tersebut dan mereka bertiga akhirnya terlibat obrolan ringan yang sangat seru siang itu,Bayu yang telah jatuh hati sejak melihat Arumi pertama kali,mempergunakan kesempatan tersebut untuk mengenal Arumi lebih dekat dan sejak pertemuan mereka di aula itu membuat mereka bertiga menjadi sangat akrab.


Sementara Niko begitu khawatir Arumi bakal membocorkan apa yang telah Arumi lihat saat ia bersama teman - temannya di dalam kamar mandi kampus untuk itu Niko merencanakan sesuatu untuk membuat celaka Arumi,namun Niko kesal karena ia kesulitan mendapatkan ide bagaimana membuat Arumi celaka karena keseharian Arumi di kampus selalu bersama Angel namun Niko tetap berusaha mencari jalan untuk membuat Arumi celaka agar rahasia tentang kejahatannya tetap aman sejak saat itu pula Niko menyimpan dendam pada Arumi.

__ADS_1


__ADS_2