Dendam Kekasih

Dendam Kekasih
Eps,59


__ADS_3

...****Hai....hai....jumpa lagi di sini,meskipun tidak double up nih,smg kalian msh tetap setia dukung author,dengan cara....


...vote,like dan koment πŸ‘Œ**...


...Yuk kita mulai....cikidot😘😘😘**...


...****************...


Tak terasa liburan semester telah pun berakhir,seperti biasanya Angel sebelum berangkat ke kampus terlebih dahulu menjemput Arumi,kemudian mereka berdua bersama-sama berangkat ke kampus.


Begitu turun dari mobil,Baskoro yang sedari tadi sengaja menunggu kehadiran Arumi segera menarik tangan Arumi,membuat Arumi sedikit meringis menahan sakit karena Baskoro memegang dan menarik tangannya dengan sangat kasar.


"Mas kamu apa-apaan sih,sakit tahu" ujar Arumi sembari menepis tangan Kekasih nya tersebut,akhirnya Baskoro segera melepaskan tangannya dari pergelangan tangan Arumi


"Kamu yang apa-apaan" jawab Baskoro kesal Arumi tak mengerti arah ucapan sang kekasih.


"Kamu kenapa kok marah gini sih mas,memang nya ada apa sih" ujar Arumi kembali bertanya dengan nada lembut.


"Semalam sore kamu kencan dimana sama polisi sialan itu ha,di hotel kan pasti kamu senang bukan?" menikmati tongkat besar polisi mesum itu" Baskoro yang terbakar api cemburu mencerca Arumi dengan beberapa pertanyaan.


"Plakkk"


Satu tamparan keras berhasil mendarat di pipi Baskoro "Jangan asal bicara kamu mas" ujar Arumi membelalakkan matanya kaget,ia tak menduga sama sekali, kekasihnya itu begitu rendah menilai dirinya, sedetik kemudian tampak air mata menggenang disudut kelopak mata indahnya,rasa sakit,marah dan kecewa bercampur menjadi satu.


Baskoro mengusap pipinya yang terasa panas mendapat tamparan dari Arumi.


"Kalau tidak sedang berkencan dari mana saja kalian sore itu" bentak Baskoro dengan menyeringai,Arumi yang sudah terlanjur kecewa enggan untuk menjawab pertanyaan dari Baskoro,Arumi memilih pergi meninggalkan Baskoro.m


Angel segera berlari mengikuti Arumi dengan mempercepat langkahnya,kedua wanita tersebut segera masuk kedalam kelas yang masih tampak sepi.


"Rum kamu bertengkar dengan Bas koreng ya" tanya Angel namun tidak ada jawaban sama sekali yang keluar dari bibir mungil sahabatnya tersebut,Arumi yang tadi nya diam kini mulai mengeluarkan air matanya


"Rum kalau boleh gue saran kan sebaiknya kamu putus aja dengan lelaki itu,karena Baskoro bukanlah pria yang baik dan pantas buat lo beb" ujar Angel mengusap pundak sahabatnya itu.


"Angel lu emang sahabat gue, tapi lu nggak punya hak untuk ngatur hidup gue,jadi please jangan campuri urusan pribadi gue" Arumi menatap nanar pada sahabatnya itu.


"Maaf Rum gue tidak bermaksud ingin mencampuri urusan pribadi lu gue hanya......" Arumi bangkit dari duduknya dan melangkah keluar ruangan tampa Angel sempat melanjutkan ucapan nya.


Setelah perkuliahan selesai Angel segera mengantar Arumi pulang kerumah,di dalam mobil Arumi hanya diam wanita itu masih tak percaya Baskoro tega melontarkan ucapan hina itu pada nya.

__ADS_1


Angel mengalihkan pandangannya menatap kearah Arumi " Are you okay?" tanya wanita itu.


"Hmmm" jawab Arumi singkat tampa menoleh pada Angel,ia memandang kearah jalanan yang ramai dengan pikirannya yang berkelana entah ke mana,melihat itu Angel kembali fokus menyetir hingga akhirnya ia menghentikan mobilnya tepat dihalaman rumah sahabatnya itu,Arumi segera turun dari mobil Angel "Thanks beb" lalu ngeloyor pergi.


Saat dalam perjalanan pulang tanpa sengaja Angel melihat Rini dan Baskoro bergandengan keluar dari supermarket,dengan rasa penasaran Angel sengaja membututi mobil Rini dari belakang,Angel semangkin penasaran saat mobil Rini berhenti di sebuah hotel berbintang.


"Ngapain mereka di hotel" batin Angel .


Angel turun dari mobilnya dan kembali mengikuti Rini dan Baskoro yang masuk kedalam hotel tersebut,dari jarak yang tidak jauh,Angel dapat mendengar dengan cukup jelas tampak Rini sedang memesan sebuah kamar kepada resepsionis lalu bergandengan tangan menuju suatu ruangan.


"Buset mereka ternyata ngamar" batin Angel lagi.


"Hei ternyata gini ya kelakuan kamu di belakang Arumi" seru Angel pada Baskoro dengan tersenyum sinis.


Baskoro yang melihat keberadaan Angel secara tiba-tiba dengan mulut menganga sangking kaget nya.


"Angel?" kamu juga disini" ujar Baskoro tampak gugup.


"Iya ini aku,mengapa apakah kamu takut?" jika aku membongkar kebusukan mu di depan Arumi" jawab Angel ketus.


"Kamu kenapa suka ngurusi hidup orang ha,apakah kamu cemburu?" sela Rini tersenyum miring.


"Gue nggak pernah mau ikut campur jika bukan karena menyangkut sahabat gue dan apa lu bilang gue cemburu?" cih najis tau nggak,gue bukan seperti lu wanita su**del"balas Angel menanggapi ucapan Rini seraya mencibir.


"Kasihan deh lu,emang enak" ujar Angel tertawa smirk.


Baskoro segera membantu Rini bangkit lalu menatap kearah Angel.


"Kenapa lu melotot gitu, tidak terima gue memperlakukan cewek lu yang tak bermoral itu ha,maju sini biar gue panggil abang gue" bentak Angel pada Baskoro.


Darah Rini semangkin mendidih mendengar Angel mengatakan dirinya tak bermoral,dan sama sekali dirinya tak menduga Angel yang dianggap hanya cewek lemah ternyata punya nyali buat menghadapi dirinya,Rini kembali ingin menyerang Angel namun Baskoro melarangnya


Melihat Rini dan Baskoro saling adu mulut Angel merasa tak tertarik untuk menyaksikan lebih lama,ia segera melangkah pergi membiarkan kedua manusia tak bermoral tersebut saling adu mulut.


"Angel buka pintu nya" Baskoro ternyata mengejar Angel,wanita itu pun menurunkan kaca mobilnya.


"Kenapa lu repot-repot nahan gue,Sono lanjutkan saja acara buat anaknya" sarkas Angel.


"Please ini nggak seperti yang lu kira,tadi gue dan Rini....."

__ADS_1


Baskoro selesai menerus kan kalimat nya Angel yang sudah muak dengan tampang Baskoro yang sok suci segera tancap gas hampir saja membuat lelaki tersebut jatuh tersungkur mencium aspal.


Baskoro memijit kening nya yang tiba-tiba mulai berdenyut.


****************


Angel keluar dari mobil dan membanting pintu mobilnya hingga menimbulkan kan dentuman bunyi yang keras,kedua lelaki tampan dan macho tersebut saling pandang.


"Seperti nya adik mu lagi patah hati teman" ujar Alvaro dengan wajah serius pada Freddy.


"Aku akan patahkan tulang rusuk lelaki yang telah membuat adiknya bersedih"


"Hi my beautiful sister in the word,why do you look sad?"(hai adikku yang paling cantik sedunia, mengapa kamu kelihatan bersedih) Freddy segera merentangkan tangannya menyambut Angel,sang adik yang masih sangat kesal segera menampol tangan sang kakak.


"Udah deh Kerto bisa nggak lu jangan lebay gini,gue lagi bete nih"ujar Angel dengan bibir mengkerucut,Alvaro menahan tawa melihat Freddy meringis kesakitan karena sang adik menampol tangannya dengan cukup keras.


"Bete boleh tapi lu kira-kira donk nampol nya jadi sakit nih tangan gua"


"Bodoh amat EGP,siapa suruh lu lebay" sungut Angel.


"Ok deh gua salah dan gua minta maaf,sekarang lu duduk deh ceritain kenapa lu bisa bete" Freddy menggeser kursi kehadapannya dan meminta sang adik untuk segera duduk.


"Gue Bete sudah tahu bahwa Baskoro itu buaya tapi masih aja Arumi percaya,saat gua kasih pendapat eh Arumi malah marah gitu ke gue kesal tau nggak sih"


"Lu tau dari mana bahwa Baskoro itu buaya" potong Alvaro mendekati Angel yang lagi bercerita.


"Yaelah langsung main nyamber aja nih jika menyangkut tu cewek" sindir Freddy namun Alvaro semangkin penasaran hingga ia cuek mendapatkan sindiran dari Freddy.


Angel pun menceritakan secara rinci tentang pertengkaran Arumi dengan Baskoro pagi tadi saat berada di kampus, hingga sampai akhirnya dirinya yang tampa sengaja melihat Rini dan Baskoro check in di sebuah hotel.


Mendengar cerita Angel membuat Alvaro tampak semangkin sangat kesal dengan perlakuan Baskoro terhadap Arumi,ia sangat tidak rela jika Arumi hanya di jadikan sebuah permainan oleh Baskoro,tampak Alvaro mengepalkan tinjunya,melihat reaksi lelaki itu membuat kakak beradik tersebut menggoda polisi tampan yang sedang bucin pada wanita yang telah menambatkan hatinya pada pria lain.


"Cie-cie ada yang lagi marah nih" celetuk Angel


"Jelas donk namanya juga sudah jatuh cinta" timpal Freddy tertawa lebar.


"Hmmm kalian apaan sih,kok malah meledek gue,emang kalian nggak kasihan sama Arumi apa" Alvaro mencoba untuk ngeles buat menutupi perasaannya yang sebenarnya.


...****************...

__ADS_1


...**Jangan lupa vote dan koment nya ya πŸ™....


See you next partπŸ‘‹**


__ADS_2