
❤️Hello all dendam kekasih update lagi nih,mungkin sedikit absurd hehehe,Aku harap kalian tetap suka dengan kelanjutan cerita ku ini,jangan lupa vote,like dan tinggalkan komentar kalian ya all juga tambahin favorinya ya all tank you .
Semoga kalian terhibur dengan cerita imajinasi ku ini,yuk lanjut all🤗.
cekidotssssssss😘♥️
...****************...
"Apakah gue masih bisa mendapatkan tumpangan beb"
Suara yang cukup familiar dari seberang sana membuat Angel membulatkan bola matanya rasa kantuknya mendadak hilang seketika, Angel mencubit lengan nya sendiri ia meringis merasakan sakit artinya ia sedang tidak bermimpi.
"Beb kok malah diem sih,apakah lu gak rindu ke gue kah?"
"Arumi!" benarkah ini lu beb,gue gak lagi bermimpi kan"
"Nggak beb lu gak mimpi ini gue,gue rindu dan gue ingin ketemu lu beb"
Angel pun berteriak girang setelah tahu pasti bahwa si penelepon benar-benar Arumi sahabat karibnya.
"Beb buruan gih kemari, jangan berteriak gendang telinga gue bisa pecah kali"sungut Arumi sambil menutup telinganya.
"Siap bos gue segera meluncur"Angel melempar handphone miliknya sembarangan lalu berlari menuju kamar mandi,tidak membutuhkan waktu lama wanita tersebut telah berpakaian rapi lalu meraih kontak mobilnya segera keluar kamar sambil berlari kecil menuruni tangga,tidak sabar untuk bertemu Arumi.
Freddy yang berada di meja makan mengangkat alisnya heran,menatap penuh selidik pada adiknya yang tampak terburu-buru
"Lho lho mau kemana pagi-pagi begini,ayo sarapan dulu" panggil Freddy pada adik semata wayangnya.
"Gue buru-buru Kerto.....bay"ucap Angel acuh dengan mempercepat langkahnya menuju mobilnya.
"Ada apa dengan gadis pembangkang itu sebenarnya"gumam Freddy bingung.
Pria tersebut lalu bangkit dan menyusul adiknya yang telah berada di dalam mobil ia sengaja menghalangi adik kesayangan nya itu dengan berdiri tetap di depan mobil Angel.
"Kerto lu minggir,dasar resek"gerutu Angel kesal.
"Gua akan minggir,tapi lu kasih tau gua kenapa lu pagi ini seperti orang di kejar setan"ucap Freddy dengan kedua tangan bersedekap dada.
__ADS_1
"Ih kepo banget sih lu"ucap Angel sewot dengan memukul setir mobil lalu kembali turun dari mobilnya.
"Kok lu sewot gitu sih,gua abang lu jadi gua berhak tahu apa pun itu"ujar Freddy dengan menyipitkan matanya, Angel menghentakkan kaki kesal dengan sikap sang kakak yang di nilainya berlebihan.
"Terimakasih abang gue tercinta yang sudah mencurahkan perhatian selama ini ke gua,pagi ini gua buru-buru soalnya Arumi sudah pulang"
"What,are you serious?" Freddy tampak kaget mulutnya menganga lebar.
"What's the point'of me lying,jadi sekarang tolong ya lu minggir,dari pada lu nanti terpaksa gue tabrak" omel Angel ketus.
"Jika dari tadi lu ngomong, gua juga gak bakal nahan lu"
"Yasudah sekarang buruan minggir okay"
Freddy bernafas lega setelah adiknya memberitahu prihal tentang penyebab kenapa adiknya begitu tergesa-gesa pagi hari ini,pria itu segera menepi memberi jalan pada adiknya itu, Angel melambaikan tangan lalu tancap gas dengan segera,sang kakak kembali masuk kedalam rumah untuk menikmati sarapan nya yang tertunda.
💞
Angel tak lupa mengucapkan salam saat dirinya menjejakkan kaki menuju pintu utama rumah tersebut,wanita berparas cantik tampak menyambut hangat kehadiran Angel pagi ini dengan merentangkan kedua tangannya.
"baby i miss you" seru Angel memeluk erat sahabatnya tersebut.
"Beb maafin gue ya" ucap Angel bulir-bulir bening mulai menggelayuti bulu matanya,Arumi melepas pelukannya mengusap air mata di pipi sahabatnya.
"Beb seharusnya saat ini tidak perlu ada air mata,bukankah gue sudah berada di hadapan lu dengan tidak kekurangan satu hal pun"
"Iya beb tapi gue merasa bersalah seandainya gue tidak memaksa lu saat itu,maka kejadian itu tak mungkin terjadi"
"Sudahlah yang penting sekarang gue sudah kembali dan lu harus cerita apa saja yang lu lakuin saat gue bersemedi" ujar Arumi menunjukkan senyum lebar.
"Bersemedi?" kok lu gak ngajak-ngajak gue sih" ujar Angel cemberut.
"Wah payah dong,entar lu lebih hebat dari gue,dan mana mungkin ada dua ratu dalam satu kerajaan"ucap Arumi mengedipkan sebelah matanya.
"Tapi lu bersediakan membagikan ilmu lu ke gue" ujar Angel dengan mimik wajah serius.
"Hahaha pasti tapi ada syaratnya beb"ujar Arumi dengan terkekeh geli melihat Angel yang menanggapinya secara serius.
__ADS_1
"Apa syaratnya beb"
"Hmmm.....ada deh entar gue kasih tau,tapi untuk saat ini lu harus antar kan gue ke kampus"
"Jadi lu sebenarnya nyuruh gue kemari agar lu bisa nebeng gitu"ucap Angel dengan bibir mengkerucut kesal.
"Yupz.....tepat sekali" Arumi mengedipkan kedua matanya,Angel yang gemes pada sahabatnya tersebut ingin mendaratkan cubitannya seperti kebiasaan yang sering ia lakukan,namun keburu Arumi berlari sebelum sempat Angel berhasil melakukannya dengan tertawa lepas,buk Irma tampak menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua sahabat itu dengan senyum yang menghiasi sudut bibirnya.
Sepanjang perjalanan menuju kampus Arumi menceritakan semua kejadian saat ia sedang mencari ranting kering di hutan tersebut dan hingga akhirnya ia terperosok jatuh kedalam jurang lalu ia ditemukan oleh seseorang petani yang menolongnya.
Arumi sengaja mengarang cerita tentang siapa orang yang telah berbaik hati menolongnya sesuai janjinya pada tuan Dexter alias Dragon sedangkan Angel dengan wajah serius mendengarkan semua cerita sahabatnya tersebut.
Suasana kampus mendadak heboh saat mereka melihat Arumi yang turun dari mobil Angel mereka secara beramai-ramai menghampiri Arumi,mereka secara bergantian memeluk Arumi dan berusaha ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada wanita berparas cantik,bertubuh indah,berkulit putih bak pualam yang memiliki otak cerdas itu,layaknya seorang artis para mahasiswa tersebut mengerumuni Arumi hingga rela berdesak-desakan.
"Hy kalian apa-apaan sih gaes,gak gini juga keles gue tahu kalian mengidolakan gue tapi please jangan kampungan donk kayak gak pernah lihat orang cantik aja"ujar Angel dengan suara keras.
"Huuuuuuuuu" sorak para mahasiswa secara serempak membuat pipi Angel memerah seketika bak udang rebus,niat hati ingin membuat para mahasiswa tersebut agar membubarkan diri tetapi malah dirinya yang tertimpa malu.
"Sudah sana..sana minggir ratu mo lewat"usir Angel dengan menarik tangan Arumi menerobos kerumunan para mahasiswa.
"Ratu kegelapan kali"celetuk salah satu mahasiswa yang disambut gelak tawa mahasiswa lainnya,Angel melotot pada mahasiswa tersebut lalu melengos pergi Arumi hanya senyum-senyum kecil menanggapi hal tersebut.
Baskoro yang baru tiba di kampus pagi ini dengan mengendarai mobil mewah pemberian Rini mengernyitkan dahinya,melihat kerumunan para mahasiswa di parkiran.
"Emang pada mo demo ya bro" tanya Baskoro pada salah satu mahasiswa begitu ia keluar dari dalam mobilnya.
"Demo?" ya gak lah,tu Arumi primadona kampus telah muncul kembali"jawab mahasiswa tersebut dan berlalu pergi.
"Hei bro,benarkah ucapan lu barusan itu"tanya Baskoro memegang pundak pria tersebut tak percaya.
"Benar bro,tu cewek menuju ke ruang kelas sepertinya"
Tanpa bertanya lagi Baskoro segera berlari meninggalkan pria tersebut,menuju ke ruang kelas seperti yang dikatakan pria itu dengan perasaan bahagia plus rindu yang teramat dalam.
...***************...
Tank All yang udah mendaratkan vote,like dan komennya ya bagi yang belum please dong buruan pencet All.
__ADS_1
Love you and see u👋😘