
Ternyata benar apa yang pernah dikatakan oleh Angel sebelumnya bahwa Baskoro tidak bersungguh - sungguh ingin putus dari Arumi,niat hati ingin membuat Arumi cemburu malah sebaliknya Baskoro terbakar api cemburu saat melihat kedekatan Arumi dengan Bayu seorang mahasiswa yang cukup populer di kampus tersebut (senjata makan tuan rupanya hehehe).
Pagi ini cuaca tampak begitu cerah,sinar mentari yang hangat dan lembut menyapa meresap kedalam tubuh,tampak aktivitas sudah dimulai orang - orang kembali menjalankan rutinitas mereka,beberapa kendaraan berlalu lalang memadati jalanan ibu kota Jakarta.
Angel dan Arumi menuju ke kampus mereka, jam kuliah akan dimulai pukul 8 pagi hari ini.
"Rum ke kantin dulu yuk,gue belum sarapan nih" ujar Angel begitu turun dari mobilnya.
"Angel lu kenapa sih nggak sarapan kan kasihan tu pembantu dirumah lu bangun pagi buru - buru buatin sarapan buat lu malah lu nggak makan, dasar lu tu nggak menghargai orang banget" ujar Arumi mulai mengomel.
"Nggak ada yang nemenin akunya sarapan beb,si Karto lagi keluar kota" jawab Angel cengengesan, mereka berdua akhirnya menuju kantin.
"Lu mau pesan apa Rum" ujar Angel begitu baru saja sampai dan meletakkan bokongnya di kursi.
"Gue minum aja beb,lagian gue udah sarapan" jawab Arumi singkat
"Mbak nasi goreng yang pedes satu,teh hangat dua mbak" ujar Angel kepada pemilik kantin,dengan sigap pemilik kantin segera membuatkan pesanan Angel tak butuh waktu lama pesanan pun sudah tersaji didepan Angel dan Arumi,Angel segera melahap sarapan paginya,Bayu yang tiba - tiba muncul menyapa kedua gadis manis tersebut dan segera bergabung bersama mereka untuk menikmati sarapan pagi,Angel senyum - senyum menatap ke arah Arumi,ia tahu Arumi merasa tidak nyaman akan perhatian Bayu terhadap dirinya karena sebenarnya Arumi sama sekali tidak memiliki perasaan apapun terhadap Bayu, Arumi mau jalan bareng dengan Bayu hanya ingin membuat Baskoro cemburu dan ide konyol tersebut adalah saran dari Angel sendiri.
"Lu ngapain sih Angel kelihatannya happy banget,awas lho senyum yang berlebihan bisa buat kita penyakitan" ujar Bayu seketika.
"Beneran tu mas" ujar Arumi menimpali.
"Lu berdua aneh, senyum itu sehat kok malah jadi penyakit"jawab Angel tidak mau kalah.
__ADS_1
"Siapa bilang" sambut Bayu dengan mimik serius.
"Emang penyakit apa coba" tanya Angel dengan bibir mengkerucut.
"Penyakit Saiko alias gila beb" ujar Arumi yang disambut tawa ngakak dari Bayu sementara Angel semangkin kesal dan melempar tisu kearah Arumi yang ikutan tertawa lepas,Arumi dan Bayu tampak begitu akrab dan pemandangan tersebut membuat Baskoro yang baru saja menapakkan kaki ke kantin bersama kroninya tampak begitu emosi, dengan perasaan marah ia pun menghampiri Arumi dan menarik tangan gadis tersebut dengan begitu kasar.
"Apa - apaan sih mas" pekik Arumi yang kaget melihat kehadiran Baskoro secara tiba - tiba.
"Hey Lu jangan kasar terhadap wanita" sarkas Bayu dan melepaskan Arumi dari Baskoro,Arumi tampak kesakitan pada pergelangan tangannya begitu berhasil lepas dari genggaman tangan Baskoro.
"Lu jangan ikut campur ini masalah pribadi gue dengan Arumi dan gue nggak takut dengan lu" ujar Baskoro mendekati Bayu,kini kedua pemuda tersebut saling berhadapan sedangkan kroni Baskoro yang emang hobinya baku hantam semangkin menyulut emosi Baskoro.
Arumi yang memang masih mencintai Baskoro dan tak ingin menimbulkan masalah semangkin panjang akhirnya melerai keributan tersebut.
"Angel...." ujar Bayu ingin bertanya sesuatu kepada Angel,namun ternyata Angel tanggap akan maksud Bayu.
"Jangan kaget begitu kali,ayam tetangga gue mati gara - gara lihat majikannya kaget" ucap Angel dengan senyum manis.
"Gue seriusan Angel" lu malah bercanda mulu"ketus Bayu.
"Mereka pacaran mas,mending sama gue aja yang jomblo nggak pake ribet" ujar Angel dengan tersenyum centil.
"Angel lu nembak gue ha" jawab Bayu spontan kaget membuat Angel tersipu malu.
__ADS_1
"Yah gitu sih itu pun kalau mau,gue nggak maksa jarang - jarang lho mas gue ngomong gini kebanyakan gue yang malah nolak" jawab Angel semangkin nekad karena terlanjur basah biar sekalian basah pikir Angel dan kali ini Angel menatap kearah Bayu dengan serius,membuat Bayu tertawa ngakak.
"Lu nggak manis kalau serius gini Angel" jawab Bayu memainkan rambut poni Angel dengan mengedipkan sebelah mata mencoba menggoda Angel sikap Bayu tersebut semangkin membuat Angel salah tingkah dan akhirnya Angel memilih untuk beranjak pergi dari kantin namun Bayu berhasil menghentikan langkah Angel.
"Angel bolehkah gue terima kata - kata lu tadi" ujar Bayu sembari menatap wajah Angel yang merona merah bak tomat matang,namun Angel diam tak bergeming dengan diam nya Angel di anggap satu persetujuan oleh Bayu dan mereka berdua pergi meninggalkan kantin dengan perasaan yang berbunga - bunga.
Sementara disebuah taman yang berada diarea kampus Arumi dan Baskoro saling mempertahankan ego masing - masing namun semua berakhir dari Arumi yang mencoba mengalah dengan pemuda yang sangat ia cintai tersebut.
"Baiklah mas aku akan mencoba membagi waktu buat kita berdua dan aku ingin mas memutuskan Rini sekarang juga" ujar Arumi dengan menundukkan kepala ia merasa tak nyakin keinginannya dapat dipenuhi oleh kekasihnya tersebut.
"Apa....mas harus putuskan Rini?" jawab Baskoro tertawa kecil,Arumi mengangkat kepalanya dan menoleh menatap kearah Baskoro yang sedang tertawa ada rasa sakit yang teramat dalam di relung hatinya membuat mata gadis tersebut mulai berkaca - kaca,melihat hal tersebut membuat Baskoro semangkin tertawa lebar Arumi yang merasa dirinya memang tak sebanding dengan Rini memilih bangkit dari duduknya dengan perasaan sedih.
"Baby dengar dulu penjelasan mas,bagaimana mas memutuskan Rini sedangkan mas tidak mempunyai hubungan apa - apa dengannya,bahkan sedikitpun mas tidak memiliki perasaan suka kepada Rini" ucap Baskoro meraih tangan Arumi dan ikut berdiri lalu mengarahkan wajah Arumi menghadap ke wajah nya.
"Percaya baby hati mas hanya milikmu sayang" ujar Baskoro menyakinkan Arumi dan ternyata ucapan Baskoro barusan bisa meluluhkan hati Arumi dan membuat wajah gadis cantik tersebut berubah sumringah.
"Dasar b******n Baskoro,gue bakal buat lu menyesal dengan kata - kata lu B*****t!!! ujar Rini kesal begitu mendengar ucapan Baskoro tentang perasaannya kepada dirinya selama ini,Rini sengaja menguping pembicaraan Baskoro dan Arumi ditaman tersebut ia ingin mengetahui yang sebenarnya tentang perasaan Baskoro yang sesungguhnya namun apa yang ia dengar barusan membuat diri nya harus membuat perhitungan kepada pemuda yang sangat ia cintai tersebut.
Rini bergegas meninggalkan kampus hari ini apa yang ia lihat dan ia dengar membuat dirinya bad mood.
~yuk reader tercinta jangan lupa ikutin terus cerita q πβΊοΈ.
~tinggalin jejak kalian dan jangan lupa like dan vote kalianππ€π€π€.
__ADS_1
~dan aq ucapkan ribuan terimakasih buat para reader yang selalu setia mengikuti cerita q,i love youπππ