Dendam Kekasih

Dendam Kekasih
Eps 76


__ADS_3

...**Semoga masih tetap pada setia nungguin kelanjutan cerita ku di dendam kekasih....


...Dan tetap berkenan mendaratkan...


...vote,like dan comment pada setiap part nya....


...yuk langsung aja gaes lanjut🤗😘**...


...****************...


Setelah memakai sabuk pengaman Dexter mulai menyalakan mobilnya sekilas melirik pada wanita yang tengah melambaikan tangan pada pelayanan villa miliknya dengan kecepatan dibawah rata-rata ia mengemudikan mobilnya keluar dari pekarangan villa.


Medan yang di lalui begitu bergelombang membuat tubuh wanita yang duduk disebelahnya tampak terhuyung,Dexter yang terus mengemudi dengan sesekali mencuri pandang pada Arumi baru saja menyadari bahwa wanita yang berada disebelahnya tidak memakai sabuk pengaman.


"Pakai sabuk pengalaman,jika tidak rela dahi mu memar nona"


"Terimakasih tuan"ucap Arumi dengan tersenyum bahagia kerena sebentar lagi bakal bertemu dengan orang-orang yang sangat ia rindukan secepatnya Arumi melakukan titah Dexter dan segera mengenakan sabuk pengaman,tanpa Dexter sadari untuk pertama kali dirinya membalas senyuman wanita yang berada disebelahnya ia mulai berpikir entah kapan lagi ia bakal bisa melihat senyuman wanita tersebut ada rasa sesal dihatinya karena Arumi begitu terburu-buru untuk pulang ke rumah.


"Dasar ular di mana-mana selalu menyebalkan" gumam Dexter lirih.


"Mana di mana ular nya tuan"pekik Arumi seketika memeluk Dexter yang sedang fokus menyetir membuat Dexter spontan kaget dan menghentikan laju mobilnya seketika pandangan mereka saling bertemu dari jarak yang cukup dekat bahkan wajah Arumi menempel di pipinya.


"Owh itu su....sudah pergi nona"ujar Dexter gugup dengan detak jantung mulai tak beraturan.


"Apakah tuan yakin" ujar Arumi tanpa melepaskan pelukannya.


"I...iya nona,tolong singkirkan tangan anda"ujar Dexter dengan napas mulai sesak akibat Arumi memeluknya cukup erat.


"Oh ma....maaf tuan"ucap Arumi melepaskan pelukannya dengan kepala celingukan dan mata menatap sekeliling mobil seperti sedang mencari sesuatu.


"Ular tersebut berada di luar mobil nona anda tak perlu takut,kembalilah ke tempat duduk mu"


Dengan sedikit keberanian namun tetap waspada Arumi kembali pada tempat semula dengan wajah tampak pucat.


"Minumlah" Dexter memberikan sebotol air mineral pada Arumi lalu kembali menyalakan mobilnya untuk mengusir perasaan yang campur aduk Dexter memilih menyalakan radio mobilnya yang tiba-tiba memutar sebuah lagu

__ADS_1


"If i ain't got you - Alicia keys"


Some people want it all.


But i don't want nothing at all.


If it ain't you baby.


If i ain't got you baby.


Some people want diamond ring.


Some just want everything.


But everything means nothing.


If i ain't got you,yeah.


Tanpa ia sadari lagu tersebut membuat ia kembali larut dalam kesedihan hatinya,karena makna lagu tersebut menyiratkan bahwa segala sesuatu di dunia yang bersifat material itu tidak lah penting kecuali kita memiliki orang yang kita cintai.


"Tuan apakah anda baik-baik saja" tanya Arumi seolah peka dengan keadaan perasaan tuan Dexter saat ini, pria tersebut bungkam hanya tersenyum tipis pada Arumi lalu kembali fokus ke jalanan yang telah memasuki daerah perkampungan.


Hampir satu jam mereka saling diam Arumi mulai bosan hingga ia tidak tahu apakah dia harus bersyukur atau tidak dengan pria di sampingnya yang tadinya memaksa mengantarnya pulang tanpa bisa Iya tolak dan kini akhirnya Arumi terjebak dalam keheningan seperti melakukan perjalanan menuju pemakaman.


Arumi melirik pada radio yang telah di matikan, lalu mengulurkan tangannya untuk mengubah suasana lebih bersuara setidaknya suara dari radio tersebut.


Arumi memberanikan diri menyalakan radio tersebut dengan memilih sebuah lagu ceria ia lalu menoleh pada tuan Dexter dengan tersenyum lebar dalam benaknya ia membayangkan kan betapa bahagianya nanti saat ia bertemu kembali dengan ibu,adik dan juga kekasihnya Baskoro.


"Tuan bagaimana dengan lagu ini,apakah tuan menyukainya?" tanya Arumi iseng memulai obrolannya.


"Diam lah dan suara lagunya terlalu berisik,bisa mengganggu konsentrasiku" ujar Dexter lalu kembali mematikan radio tersebut.


"Maaf tuan aku bosan,dengan mengobrol setidaknya suasana tidak terasa begitu mencekam tuan" Arumi mencibir kesal.


Tuan Dexter tak menjawab ucapan Arumi, Iya kembali fokus pada jalanan, walau sebenarnya nya fokus pria tersebut tidak pada keduanya.

__ADS_1


Tanpa sadar tuan Dexter mendengus, bagaimana ia berkonsentrasi pada jalanan sementara pikiran nya sedang memikirkan bidadari cantik jelmaan mendiang istrinya yang saat ini berada di sampingnya dan tinggal beberapa jam lagi ia akan berpisah dengan wanita tersebut.


"Tuan apakah anda akan menetap beberapa hari di kota"


"Untuk apa" ujar Dexter singkat.


"Bukankah anda mengatakan punya usaha di sana apakah anda tidak ingin sekedar mengecek nya"


"Saya rasa anda belum tua nona,tapi ternyata anda sudah pikun,bukankah saya pernah mengatakan ada orang kepercayaan saya yang dapat saya handal kan.


Arumi mendengus kesal dengan ucapan Tuan Dexter barusan yang mengatakan dirinya pikun, padahal dirinya hanya sekedar basa-basi untuk menghilangkan suasana sepi di dalam mobil.


Arumi kembali terdiam, tidak berniat mencoba memulai pembicaraan dengan pria yang memiliki sikap aneh tersebut, ia memilih duduk bersandar dan memejamkan matanya.


beberapa menit kemudian, Dexter menepikan mobilnya nya ke pinggir jalanan yang sepi,membuat Arumi membuka matanya dengan perasaan heran menatap aneh pada tuan Dexter, pria itu lalu turun dari mobilnya.


"Tuan anda mau kemana tuan" ucap Arumi dengan perasaan cemas entah apa yang sedang wanita itu pikirkan.


"Aneh selalu panik sama persis" batin Dexter.


Tanpa menjawab pertanyaan Arumi ia berjalan menuju sebuah pohon besar lalu menghilang tidak butuh waktu lama ia kembali menuju mobilnya yang terparkir di pinggir jalan,Arumi masih menatap tuan Dexter dengan tatapan aneh.


"Hy apa yang anda pikirkan nona,atau jangan-jangan anda mulai tertarik dengan saya" ujar Dexter sambil menyentil kening Arumi,ia buru-buru membuang muka menyesali kebodohannya sendiri.


Sikap Arumi membuat Dexter mengambil kesimpulan sendiri bahwa dirinya mempunyai kesempatan untuk memenangkan hati wanita itu hal tersebut membuat suasana hati pria tersebut berubah 180 derajat,bahkan pria itu kini memutar radio dengan lagu-lagu milik Kelly Clarkson yang mengalun indah dengan tersenyum kecil,Arumi menoleh pada tuan Dexter yang duduk di kursi kemudi dengan tatapan aneh.


Dexter kembali menatap pada jalanan dengan hati mulai berbunga-bunga sebelum benar-benar sampai pada tujuannya Dexter mengajak Arumi untuk istirahat sejenak untuk sekedar mengisi perut di sebuah restoran sederhana di pinggir jalan,namun acara makan mereka sedikit terganggu oleh kehadiran dua orang anak buah dari Niko yang kebetulan sedang berada di tempat tersebut dengan berusaha tetap santai Dexter memasang kacamata nya dan merapikan topi yang ia kenakan dan ternyata Dexter yang telah mengubah penampilannya berhasil membuat kedua anak buah Niko tak menyadari kehadirannya di tempat tersebut.


...****************...


...**Jangan lupa vote,like dan coment ya....


...Please tambahin juga donk favorinya🙏...


...tank you all😘....

__ADS_1


...See you next part 👋**...


__ADS_2