Dendam Kekasih

Dendam Kekasih
Eps.,50


__ADS_3

Jumpa lagi gaes


jangan lupa ya vote dan komennya.


Selamat membaca❤️❤️❤️


Baskoro masih tertidur pulas saat Rini masuk kedalam kamarnya,hati wanita itu benar-benar sakit melihat lelaki yang ia cintai tertidur lelap setelah menikmati malam panjang dengan wanita yang menjadi saingannya tersebut namun melihat ketampanan lelaki itu tiba-tiba hatinya luluh membuat Rini ambigu.


"hati gue sakit Bas saat mengetahui lu menghabiskan malam dengannya,namun gue tidak bisa untuk jauh dari lu,saat tertidur lu tetap tampan dan semangkin mempesona" ucap Rini dengan lirih.


Rini mengusap wajah Baskoro dengan begitu lembut,sentuhan lembut tangan Rini membuat pria tersebut terbangun dari tidurnya perlahan membuka mata menyesuaikan dengan cahaya yang menyapa retinanya.


"Lu baby kenapa bisa disini" Baskoro sedikit terkejut melihat Rini yang berada duduk tepat disampingnya.


"Kenapa?" nggak suka ya lihat gua,baiklah gua akan pergi" ujar Rini dengan wajah cemberut baru saja ia akan bangkit dari duduknya namun Baskoro segera menahannya dengan menarik tangan Rini.


"Kok gitu sih,siapa bilang gua nggak suka lihat lu,gua pikir gua lagi mimpi tiba-tiba melihat seorang bidadari duduk di samping gua" ujar Baskoro menggoda Rini.


"Huh....gombal" Rini mencibir lalu melemparkan pandangannya kearah lain sengaja menyembunyikan rona wajahnya yang memerah.


"Biar gombal tapi suka kan" ucap Baskoro mengedipkan sebelah matanya membuat Rini semangkin salah tingkah.


"Bentar ya Baby" Baskoro mengecup pipi Rini lalu segera bangkit dan meraih handuk yang tersangkut dibalik pintu kamarnya,setelah beberapa menit lamanya Baskoro selesai dari ritual mandinya ia pun keluar dari kamar mandi dengan mengenakan celana hitam selutut dan kaus putih polos yang melekat pada tubuh proporsionalnya lalu ia pun kembali kedalam kamarnya,Rini segera merapikan rambut memastikan ia tampil cantik dihadapan Baskoro,lelaki itu pun pura-pura tidak melihat apa yang barusan dilakukan wanita tersebut, dengan santai ia melangkah menuju meja dan menyemprotkan parfum pada tubuhnya yang kekar,lalu mendekati Rini yang masih setia menunggunya dikamar,wanita itu menghindar saat Baskoro hendak memeluknya.


"Hmmm sepertinya ada yang lagi nggak suka dengan kita nih maklum aja kan gua lelaki yang tidak memiliki apa-apa pantes deh untuk di jauhi" ujar Baskoro menyindir


"Alah nggak usah membalikkan fakta deh siapa sekarang yang sebenarnya menjauh bahkan sengaja nggak angkat telfon" retina matanya menatap tajam pada Baskoro.


"Ups........ iya gue jadi lupa tadi malam kan lagi enak-enak bersama ayang beb nya mangkanya nggak bisa angkat telfon gue" imbuh Rini menyeringai,Baskoro tampak sangat terkejut dengan ucapan Rini lelaki itu pun sesaat terdiam tak bergeming.


"Nggak usah ngarang deh baby,malam tadi gua nggak kemana-mana kok gua dirumah bareng anak-anak jika nggak percaya tanya aja sama Desta" Baskoro sengaja berkilah agar Rini tidak ngambek.

__ADS_1


"Lu nggak usah bohong Bas gue sudah tahu semuanya pantas aja kemarin siang lu pura-pura sakit saat gua kemari" Rini kembali menatap sinis pada lelaki tersebut.


"Hmmm udah deh nggak usah marah-marah nanti hilang cantiknya,yang penting sekarang kita udah ketemu,kamu lagi pengen Baby" Tanpa menunggu jawaban dari Rini ia segera menyerang wanita seksi yang senantiasa mengemaskan itu dengan mendaratkan ciuman secara bertubi-tubi dileher jenjang wanita tersebut,kendati Rini masih mengenakan pakaian lengkap namun sentuhan dan ciuman dari lelaki tersebut mampu membuat nya menjadi horny.


"Emmhhh......ashhh"Rini mulai larut dengan perlakuan Baskoro namun sedetik kemudian kesadarannya kembali ia segera mendorong tubuh Baskoro agar menjauh.


"Hentikan kegilaan ini,gue nggak suka" ujar Rini ketus dengan mata berkaca-kaca.


"Ada apa sih baby kenapa sekarang lu jadi nggak asik sih" ujar Baskoro menggerutu.


"Maaf Bas gue nggak bisa begini terus,kedatangan gue kesini untuk membuat jelas hubungan kita gue cinta lu Bas dan selama ini gue mau ngelakuin itu semua bukan hanya sekedar fun"ujar Rini menjelaskan dengan wajah menunduk kebawah ia tahu lelaki tersebut pasti akan menertawakan pengakuannya barusan.


"Terimakasih atas cinta lu ke gua Rin tapi untuk sekarang gua belum bisa untuk membalas sepenuhnya cinta lu,gua butuh waktu dan lu tahu Arumi telah hadir dalam kehidupan gua sebelum kita dekat" Baskoro tampak ragu untuk menentukan pilihan sejujurnya ia pun mengakui jika dirinya lebih mencintai Arumi kekasihnya tersebut namun dilain pihak Rini bisa memberikan sesuatu yang pastinya Arumi tidak bisa memberikannya.


"Owh baik lah sekarang sudah jelas bagi gua bahwa selama ini lu tidak memiliki perasaan sedikitpun ke gue dan....."Rini menghentikan ucapannya begitu mendengar suara ketukan pintu kamar dari luar wanita itu segera bangkit dari duduknya.


"Please baby jangan seperti anak kecil gini donk" Baskoro mencekal lengan Rini namun berhasil ditepis oleh Rini, wanita itu lalu segera keluar dari kamar tersebut dengan penuh kekecewaan.


Buk Tuti yang berdiri di pintu melihat Rini yang keluar dari dalam kamar dengan wajah tampak murung segera membujuk Rini karena wanita tersebut tak ingin kehilangan tambang emasnya.


"Sayang ada apa denganmu apakah Baskoro telah memperlakukan mu dengan tidak baik" Buk Tuti sengaja menahan Rini yang hendak keluar menuju keluar rumah.


"Seharusnya tante tanya aja pada anak tante kenapa dia lebih memilih Arumi gadis kampungan itu ketimbang Rini tan,dan maaf Rini permisi" ucap Rini berlalu pergi ia segera menuju ke mobilnya melihat hal tersebut ketiga sahabatnya segera menyusul Rini masuk kedalam mobil tanpa sempat berpamitan pada pemilik rumah.


Mendengar nama anak dari musuh bebuyutannya tersebut membuat emosinya seketika tumpah setelah mengetahui bahwa ternyata secara diam-diam putra tunggalnya telah menjalin hubungan dengan anak wanita yang sangat ia benci,buk Tuti segera menghampiri Baskoro yang berada di dalam kamarnya.


"Oh bagus ya kamu rupanya dibelakang ibu kamu menjalin hubungan dengan anak wanita penggoda itu, keterlaluan kamu Bas ibu sangat kecewa dengan sikap" Buk Tuti segera meluapkan emosinya.


"Kenapa ibu datang-datang terus marah begini sih,Rini hanya salah faham bu" elak Baskoro membela diri.


Mendengar keributan yang terjadi diantara ibu dan anak itu membuat pak Supriadi merasa terganggu ia segera menghampirinya "ada apa sih ribut-ribut"tanya pak Supriyadi kepada istrinya.

__ADS_1


"Tuh tanya anakmu yang bodoh itu" ujar buk Tuti ketus.


"Lho kemana tamunya apakah mereka sudah pulang" kembali bertanya pada sang istri.


"Rini pulang karena anakmu lebih memilih wanita kampungan yang menyebalkan itu dibanding dirinya" sarkas buk Tuti menjelaskan pada suaminya.


"Bu jika bicara itu ya mbok nggak usah selalu ngerendahin orang lagian siapa sih wanita yang ibu maksudkan" ujar pak Supriyadi menegur istrinya karena dianggap sudah keterlaluan.


"Oh jadi sekarang bapak tak terima jika ibu mengatakan Irma perempuan kampungan bapak mau marah sama ibu begitu karena bapak masih mencintai Irma kan" ujar buk Tuti semangkin emosi.


"Lho....lho kok ibu malah semangkin ngelantur kemana-mana sih,ayah cuma ingin ibu tu menjaga ucapan ibu jangan pernah merendahkan orang kita juga asalnya dari kampung ibu harus ingat itu" pak Supriyadi mulai kesal dengan sikap istrinya yang selalu tidak pernah mendengar perkataan nya.


"Owh jadi bapak mendukung ceritanya nih jika Baskoro mencintai Arumi bapak berharap bisa besanan dengan Irma agar punya alasan untuk menemui wanita penggoda itu iya kan" buk Tuti semangkin salah faham pada suaminya yang terkesan membela musuhnya itu.


"Sudah-sudah ibu dan bapak kok malah jadi ribut sih"ujar Baskoro kepada kedua orang tuannya yang saling adu mulut.


"Ini semua karena kebodohan mu yang menyia-nyiakan kesempatan emas didepan mata" sarkas buk Tuti, ucapan sang istri membuat suaminya hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Yang jelas tidak terjadi apa-apa antara Bas dan Arumi bu Rini hanya salah faham" Baskoro segera meraih kontak motornya dan segera keluar dari dalam kamarnya dengan pikiran yang semrawut pria tersebut memacu motornya dengan kecepatan tinggi.


...............


Gimana gaes suka nggak dengan park ini?"


jika ada kritik dan saran tentang karya ku silakan tinggalkan jejak 👌


Tetap dukung author ya dengan vote dan komen❤️🤗


Jangan lupa mampir juga di novel teman ku dibawah ini ya, terimakasih 🙏


__ADS_1


__ADS_2