Dendam Kekasih

Dendam Kekasih
Eps.13


__ADS_3

Angel segera masuk kedalam rumah,Khalista membuntuti dari belakang sambil mencuri pandang kearah Freddy yang sedang fokus berolah raga.


Kedua gadis tersebut segera melangkah kedalam kamar sudah biasa kebiasaan bagi mereka menjadikan kamar tempat yang paling nyaman untuk melakukan aktivitas apa saja,termasuk aktivitas mencari ide untuk menjahili sahabat sendiri seperti yang dilakukan oleh Angel terhadap Khalista saat ini.


"Ta kamu mau minum apa " ucap Angel saat hendak melangkah keluar kamar.


"Terserah deh" jawab Khalista yang segera merebahkan tubuh diatas tempat tidur.


"Air kran gapapa kan?" ucap Angel segera melangkah keluar.


"Sialan, lu pikir gue ikan apa" ujar Khalista sambil mencibir.


"Tadi lu bilang terserah,sekarang lu protes" balas Angel dengan menggelengkan kepalanya berlalu pergi menuju dapur.


"Bik buatin es jeruk tiga ya bik" ujar Angel pada pembantunya tersebut,bik Irah segera melaksanakan titah majikannya itu.


Angel membawa tiga gelas es jeruk buatan bik Irah dan kembali masuk kedalam kamar lalu meletakkan ke atas nakas,sementara satu gelas es jeruk ia letakkan secara terpisah,Khalista yang penasaran dengan satu gelas es jeruk yang diletakkan secara terpisah segera bangun dan duduk disisi tempat tidur.


"Angel lu mau bikin gue kembung ya" ujar Angel kepada Khalista.


"Yee...... siapa bilang kalau tu es jeruk buat lu semua,abang gue yang minta dibuatin tadi dan sekalian minta dianterin ke depan,dia pikir gue pelayan cafe kali" ujar Angel ketus.


"Lu nggak boleh begitu Angel,cuma anterin ke depan apa susahnya sih?' ucap Khalista memberi nasehat kepada Angel.


"Udah deh nggak usah bawel jika lu kasihan dengan abang gue lu aja sono yang anterin" Ujar Angel dengan wajah yang ditekuk.


"Yasudah biar gue bantu anterin sini" jawab Khalista dengan tersenyum kepada sahabatnya tersebut,dihatinya ia merasa senang bisa melihat wajah tampan Freddy dari dekat tampa menunggu jawaban dari bibir Angel ia segera membawakan es jeruk untuk Freddy yang sedang berolahraga,Khalista membayangkan hal tersebut iapun senyum - senyum sendiri begitu sampai dihalaman depan rumah Khalista menghampiri dan menyodorkan es jeruk kepada abang sahabatnya itu,Angel sudah mengintipnya dari balik gorden jendela.


"Mas ini mas,maaf agak lambat" ujar Khalista menyembunyikan rasa gugupnya, jika yang ada dihadapannya sekarang adalah Angel gadis keras kepala itu pasti Freddy sudah menjewer telinganya karena memberikan air es kepadanya saat ia sedang berolahraga begini,namun karena gadis manis tersebut adalah Khalista Freddy segera mengambil segelas es jeruk dari tangan Khalista dan langsung meminum es jeruk itu dengan tatapan mata yang tak lepas dan......


"Bruarrrrrrrr.............( kira - kira suaranya seperti itu yang ada kalimat yang tepat silakan komen dibawah 👌)


Freddy memuntahkan es jeruk tersebut dari mulutnya karena terasa sangat asin sekali,Freddy segera meninggalkan Khalista karena kini ia telah sadar bahwa dirinya sedang dijahili sang adik,Khalista menyusul Freddy dengan buru - buru dan saat mereka berada diruang tamu mereka berdua melihat Angel bersembunyi dibalik gorden.


"Angel!!!" pekik mereka berdua serempak memecahkan gendang telinga siapa saja yang mendengarnya......



__ADS_1


Suara sorak siswa kelas XII sekolah SMA Xxx terdengar menggema memenuhi ruangan pengumuman hasil kelulusan sekolah, para siswa tampak bersuka cita setelah melalui ujian nasional yang sempat membuat mereka stres, akhirnya mereka dinyatakan lulus.



Arumi merupakan siswa yang paling beruntung karena memperoleh nilai UN tertinggi di sekolahnya selain itu pula diumumkan pihak sekolah dirinya dinobatkan sebagai juara umum jurusan IPA di sekolahnya,usaha tak menghianati hasil Arumi sangat bersyukur atas apa yang ia raih sekarang, tekadnya semangkin kuat untuk meraih apa yang ia cita - citakan.



Ucapan selamatpun ia dapatkan dari dalam Ara guru,teman dan kedua sahabatnya,tak ketinggalan sang kekasih Baskoro yang ikut bahagia akan keberhasilan yang Arumi capai.



"Sayang selamat ya,kamu benar hebat" ujar Baskoro yang menghampiri Arumi saat sedang ngobrol dengan kedua sahabatnya diruang kelas.



"Terimakasih kasih mas" jawab Arumi dengan sorot mata berbinar - binar, Baskoro mengusap pucuk kepalanya kekasihnya tersebut.



"Bagaimana jika keberhasilan kamu ini kita rayakan dengan makan - makan,kamu boleh membawa siapa saja yang kamu suka,mas yang traktir" ujar Baskoro sambil menggengam tangan kekasihnya tersebut, Arumi berpikir sejenak,ia merasa berat karena dirinya ingin segera pulang untuk menyampaikan kabar bahagia ini kepada sang ibu yang senantiasa memberinya motivasi dalam hidupnya untuk tetap semangat meraih impiannya.




"Tapi kamu janji ya" ujar Baskoro,Arumi segera mengganggukkan kepalanya dengan menyunggingkan seulas senyuman.



"Jika begitu aku pulang ya mas,nanti aku bakal kabari kamu" ujar Arumi bangkit dari duduknya meninggalkan keriuhan suasana kelas yang begitu ramai karena para siswa sedang bergembira,Arumi melangkah buru - buru keluar kelas ia tak sabar untuk menyampaikan kabar gembira tersebut kepada sang bunda.



"Hei Rum tungguin dong" panggil Angel berlari mengejar sahabatnya tersebut,Arumi menghentikan langkahnya menoleh kebelakang tampak kedua sahabat nya Angel dan Khalista sedang menuju kearahnya.



"Lu buru - buru mau kemana sih Rum" Baskoro aja masih terlihat didalam kelas" tanya Khalista kepada Arumi.

__ADS_1



"Gue mau mau pulang Ta,Gue nggak sabar menyampaikan kabar gembira ini pada ibu" ujar Arumi dan meneruskan langkahnya.



"Yasudah kalau begitu gue antar lu Rum," ujar Khalista menepuk pundak sahabatnya tersebut.



Setibanya dihalaman rumahnya Arumi segera turun dari mobil Khalista dengan berlari - lari kecil masuk kedalam rumah sedangkan kedua sahabatnya tersebut segera pulang kerumah masing - masing, mereka sengaja tidak mampir kerumah Arumi karena mereka tahu saat ini Arumi ingin berbagi kegembiraannya dengan ibu dan adiknya,untuk itu mereka berdua tidak ingin mengganggu momen tersebut.



"Ibu" Panggil Arumi begitu masuk kedalam rumah dan memeluk ibunya dan adiknya yang saat itu sedang berada didapur



"Kamu pasti lulus kan nak,ibu sudah menduga dari awal" ujar buk Irma tersenyum membelai pipi Arumi.



"Iya Bu tapi ada lagi sesuatu yang membuat Arumi sangat gembira Bu"ujar Arumi bersemangat.



"Apa itu kak" timpal Ayuningtyas mendahului ibunya karena dirinya tidak sabar mendengar apa yang ingin sang kakak sampaikan.



"Arumi mendapat nilai tertinggi UN dan Arumi juga juara umum disekolah Bu" ujar Arumi dengan wajah berseri - seri menceritakan pada ibu dan adiknya.



"Alhamdulillah nak doa dan usahamu akhirnya terwujud dan membuahkan hasil sesuai dengan impianmu sayang,ibu sangat bangga terhadapmu nak" ujar Bu tersenyum lebar.



"Selamat ya kak" ucap Ayuningtyas dan memeluk sang kakak dengan bahagia

__ADS_1



Arumi sangat bersyukur atas apa yang ia peroleh tak terasa air matanya menetes membasahi pipinya,Arumi menangis bukan karena bersedih namun air mata yang keluar adalah sebuah tangis kebahagiaan akhirnya impian untuk melanjutkan pendidikannya akan terwujud tampa mengeluarkan biaya sepeserpun "terimakasih tuhan engkau telah mengabulkan permohonan ku" bisik Arumi dalam hati.


__ADS_2