
...**Ada yang koment tapi nggak ngelike rasa tu aing banget tau nggak sih gaes.....tetapi yasudahlah😔....
...Smg yang mampir kali ini yang solid-solid aja🤲....
...Ok deh tampa basa-basi kita lanjut aja yuk gaes minta maaf author lagi ambyar so makasih buanyak buat yang bermurah hati dengan...
...memberi vote,like dan koment🙏****...
...****************...
Sejak terbunuhnya Albert Niko lah yang menjadi pemimpin para geng mafia,Niko yang mempunyai karakter kejam dan berambisi menguasai bisnis narkoba yang beredar di kota tersebut,Niko tidak segan-segan melakukan tindakan kekerasan pada orang-orang yang dinilai menghambat bisnisnya tersebut termasuk dengan saingan nya ia secara terang-terangan mengibarkan bendera perang,salah satu saingannya yakni Dragon dirinya sering membuat onar di wilayah kekuasan dragon hal itu membuat beberapa rekan kongsi nya tidak setuju akan sikap Niko yang berlebihan namun mereka memilih berdiam diri karena mereka tidak punya nyali melawan kekuatan Niko yang besar tersebut.
Seperti malam kemarin anak buah Niko secara terang-terangan masuk di wilayah kekuasaan dragon dan melakukan transaksi bahkan mereka menghajar anak buah dragon hingga babak belur,hal tersebut membuat dragon naik pitam begitu mendapatkan informasi tentang keberadaan Niko,malam ini dragon bersama beberapa anak buahnya mendatangi Basechamp Niko untuk membuat perhitungan dengan bocah ingusan tersebut.
Dari dalam mobil dragon mengamati sebuah rumah yang terletak di pinggir kota.
"Ternyata tikus got itu bersembunyi di sini rupanya" ujar Dragon dengan ekspresi wajah mengeras.
"Bagaimana bos" tanya salah satu anak buah Dragon.
"Habisi mereka jangan ada yang tersisa dan tikus got tersebut menjadi urusanku" ujar Dragon memberi perintah.
Di luar dugaan ternyata kehadiran Dragon malam ini sebelumnya telah diketahui oleh Niko untuk itu dirinya telah menyiapkan sesuatu untuk menyambut tamu Tak diundang tersebut begitu anak buah Dragon memasuki pagar rumah tersebut ranjau pun meledak.
"****,kehadiran kita telah diketahui bos" ujar kaki tangan Dragon panik.
"Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan bukan" Dragon berbicara melalui handphone miliknya dengan nada serak menahan emosinya.
"Baik bos" ujar suara pria dari seberang sana dan segera melaksanakan perintah Dragon.
Lelaki tersebut menganggukkan kepala kepada kedua rekannya,ketiga pria tersebut segera melancarkan aksinya,mereka menyusup masuk kedalam basechamp Niko,salah satu dari pria tersebut masuk melalui cerobong asap bangunan tersebut,sementara yang lainnya melalui pintu belakang yang tidak terdeteksi oleh cctv.
__ADS_1
Sementara anak buah Dragon yang berada di depan memborbardir Basechamp Niko dengan tembakan secara bertubi-tubi,tak tinggal diam anak buah Niko yang telah siap siaga menunggu kehadiran Dragon dan anak buahnya melakukan serangan balik,aksi tembak menembak pun terjadi,dari sisi belakang anak buah Dragon berusaha menghadapi anak buah Niko yang melihat kehadiran yang secara tiba-tiba,dalam pertarungan tersebut Dragon berhasil menyusup keruangan khusus dimana ia yakin Niko bersembunyi di tempat tersebut.
"Welcome Dragon,aku sama sekali tak menyangka bahwa kau sangat mengidolakan diriku sehingga bersusah payah hadir mengunjungi ku, maafkan atas penyambutan ku yang tidak sempurna ini" Niko tertawa dengan sombongnya.
"Anak durhaka sungguh malang seorang Albert mempunyai anak sepertimu,ternyata anak dari seorang wanita ****** memang sangat sulit untuk di didik" Dragon tersenyum licik.
"Tutup mulut mu Dragon selama ini aku pikir dirimu seorang lelaki yang handal,tetapi ternyata aku salah dirimu ternyata memiliki mulut sama tak ubahnya seperti manusia jadi-jadian"
"Ck.... lebih baik kamu pulang lalu menyusu lah pada ibumu bocah ingusan kamu bukanlah tandingan ku" Dragon berdecak emosinya memuncak sampai di ubun-ubun
"Sudah cukup mulutmu yang bau itu berkoar-koar Dragon sekarang mari kita bermain-main sebentar tanganku sudah gatal ingin merobek mulut busuk mu itu"
Niko bangkit dari duduknya dan memasang kuda-kuda,Dragon secepat kilat memberikan serangan terhadap Niko,pertarungan dengan mengunakan tangan kosong berlangsung cukup seimbang keduanya saling serang dengan tehnik bela diri yang tinggi.
Alvaro yang mendapat informasi tentang adanya kelompok geng mafia yang sedang baku hantam bersama beberapa anggotanya segera menuju ke lokasi kejadian.
Begitu sampai Alvaro segera mengerahkan anggotanya untuk mengepung tempat tersebut namun kehadiran Alvaro disambut dengan tebakan dari kedua belah pihak anggota geng mafia yang saling berseteru.
Alvaro tidak bisa tinggal diam mendapat serangan dari lawannya,Alvaro memerintahkan anggotanya melindungi dirinya sementara ia berusaha menyusup masuk kedalam bangunan tersebut dan akhirnya dengan upaya keras akan tetapi bisa dikatakan nekad Alvaro berhasil masuk kedalam bangunan tersebut.
"Berengsek"desis Alvaro segera bangkit pria tersebut kembali menyerangnya,Alvaro segera melayangkan tinjunya mengarah pada ulu hati lawannya dengan menggunakan tenaga dalam,tubuh pria tersebut terpental lalu ambruk setelah membentur tembok.
Alvaro kembali mendapatkan serangan dari pria lainnya,Alvaro berhasil mengelak.
"Wusssss........."dari belakang pria berkulit gelap menerjang Alvaro lagi-lagi Alvaro berhasil mengelak,kedua lelaki tersebut segera mengepung dan berusaha mengunci langkah Alvaro.
Alvaro mengulas senyum miring yang menyeramkan lalu menunjuk wajah kedua lawannya dengan telunjuknya secara bergantian dengan maksud meminta kedua lelaki tersebut menyerangnya secara bersaman,ternyata pancingan Alvaro disambut baik oleh lawannya setelah saling pandang antara keduanya mereka kembali menyerang Alvaro.
Tak ingin memberikan kesempatan pada lawannya Alvaro memberikan serangan balik dengan tendangan melingkar yang membuat kedua lelaki itu jatuh terkulai tak berdaya.
Alvaro bergegas meninggalkan kedua pria yang sudah tidak berdaya itu dan segera melangkah masuk menuju salah satu ruangan.
__ADS_1
Diki yang juga sudah berhasil masuk secara tak sengaja bertemu dengan Alvaro yang sama- sama mencurigai ruangan tersebut,setelah mengarahkan senjatanya Alvaro memerintahkan pada Diki untuk mendobrak pintu tersebut,Diki pun mendobrak pintu tersebut Alvaro segera masuk dan menodongkan senjatanya namun ternyata ruangan tersebut kosong.
"Bahaya bos,ada polisi"seru salah satu dari anak buah Dragon,Niko dan Dragon yang masih berlanjut saling serang akhirnya menghentikan aksi mereka begitu mendengar informasi tersebut.
Niko segera menekan tombol pintu rahasia terbuka ia segera masuk "See you baby" ucap Niko tersenyum smirk kepada Dragon sebelum menghilang di balik pintu ruangan rahasia dengan melambaikan tangan.
"Lihat saja nanti bocah tengik kau akan ku buat menyesal telah membangunkan singa tidur" ujar Dragon mengepal tangannya lalu segera meninggalkan tempat tersebut.
Alvaro yang melihat sekilas pada Dragon yang melintas secepat kilat segera mengejarnya namun dihadang oleh anak buah Dragon dengan tubuh tegap dan bertato naga di lengan kanannya.
Alvaro membuka jurus begitu juga dengan pria bertato tersebut,kini kedua lelaki antara juara nasional muaythai dan si pemegang sabuk hitam saling serang.
Tubuh pria bertato tersebut menang besar dan berotot dibanding dengan Alvaro membuat polisi tampan berkharismatik tersebut sedikit kewalahan untuk menghadapinya.
Ketika Alvaro yang sedang berusaha menumbangkan lawannya,Dragon telah berhasil lolos dari tempat tersebut dengan menggunakan speed boat yang telah standby menunggunya sedangkan Niko telah duduk nyaman di dalam mobil Lamborghini hitam miliknya,Niko tersenyum penuh makna seolah tidak memperdulikan Basechamp miliknya telah hancur berantakan.
"Lapor ndan kita berhasil membekuk para penjahat,dan kami telah menyisir seluruh ruangan kami tidak menemukan barang bukti seperti yang kita curigai sebelumnya ndan" ujar salah satu anggota Alvaro menyampaikan laporannya.
"Ternyata mereka telah memindahkan semua barang bukti" ucap Alvaro lirih hampir seperti orang yang sedang berbisikdengan rahang mengeras.
Alvaro dan Diki berhasil melumpuhkan pria bertato tersebut kendati kedua polisi tersebut harus babak belur karena lelaki itu memiliki kekuatan yang sangat hebat.
"Hmmm tidak salah lagi lelaki itu adalah Dragon orang yang sempat di larang masuk oleh beberapa penjaga dirumah duka mendiang Albert"batin Avaro saat mengingat lelaki yang sempat ia lihat sekilas sebelum akhirnya lelaki itu berhasil Kabur.
Dalam perjalanan kembali ke markas kepolisan Alvaro lagi-lagi berpikir tentang lelaki tersebut yang dikenal dengan nama Dragon lalu ia pun mencoba mencari tahu siapa orang yang sedang berseteru dengan Dragon.
...****************...
...****Bersambung ke part selanjutnya gaes...
...Lagi-lagi author ngigetin semua para reader tercinta agar berkenan dukung karya author....
__ADS_1
...Dan tak lupa author ucapkan terimakasih yang telah mendukung karya recehan author dan salam hangat selalu🤗🤗🤗....
...See you next part❤️**,**...