
Angel langsung pulang kerumah.setelah terlebih dahulu mengantarkan sahabatnya Arumi,tampak Freddy sedang menunggu Angel diteras rumah mereka begitu sang adik turun dari dalam mobil Freddy segera menyambut Angel dengan banyak pertanyaan.
"Lu dari mana aja jam segini baru pulang?" ujar Freddy seketika.
"Karto sini deh gue ada cerita sesuatu yang wajib lu dengar Karto btw kapan lu pulang?" ujar Angel segera menarik sang kakak keruang tamu.
"Gua pulang dari sore tadi, cerita apa gua jadi tidak sabar untuk mendengarnya, apakah lu sedang ada masalah di kampus " ujar Freddy tampak serius.
"Bukan gue yang punya masalah,lu sepertinya senang kalau gue bermasalah Karto" jawab Angel dengan bibir mengkerucut.
"Ok sekarang lu cerita biar gua denger" ucap Freddy menyentil hidung Angel dengan tersenyum, Akhirnya sang adik mau bercerita tentang apa yang membuat sang adik pulang terlambat,Angel pun menceritakan tentang apa yang menimpa putri sulung buk Endang yang bernama Melati tersebut dan juga apa tujuan Bayu bersama dirinya dan temannya berkunjung kerumah buk Endang tampak Freddy begitu serius mendengarkan cerita sang adik pikiran Freddy ikut larut dalam cerita Angel sesaat Freddy mengingat kejadian yang pernah viral beberapa Minggu lalu menimpa seorang gadis dan cerita tersebut sama persis dengan yang diceritakan oleh Angel barusan.
"Karto payah lu gue cerita bukan dengerin malah melamun,yasudah deh gue jadi malas buat cerita mending gue mandi" ujar Angel melangkah berjalan menuju kamarnya,setelah Angel berlalu pergi Freddy pun segera menelepon seorang teman baiknya yang menjabat kasat Reskrim dikota itu untuk memperoleh informasi terkait permasalahan tersebut,dan beberapa saat kemudian Freddy menyuruh bik Asih memanggil sang adik untuk makan malam bersama,Angel pun segera keluar dari kamarnya dan menikmati makan malam bersama Freddy.
"Oya Karto lu nggak beliin oleh - oleh buat gue ,lu jadi abang pelit banget karto" ujar Angel dengan mimik muka cemberut.
"gua sebagai abang yang baik selalu ingat sama lu, gua ada sesuatu buat lu tapi lu harus janji ke gua" ujar Freddy
"Ah lu nggak asik banget jika ngasih sesuatu pasti ada maunya" sungut Angel pada sang kakak.
"Ya terserah gua donk lagian jika lu nggak mau gua kasih aja tas keluaran terbaru itu buat bik Asih pasti bik Asih akan senang" ujar Freddy santai.
__ADS_1
"Ok gua akan turuti kemauan lu Karto puas, jadi apa yang harus gua lakukan" jawab Angel menyerah.
"Lu harus janji ke gua lu harus fokus pada kuliah lu dan jangan melakukan kegiatan di luar kegiatan perkuliahan termasuk urusan teman lu itu " jawab Freddy
"Maksudnya" ujar Angel singkat karena dirinya tidak mengerti arah pembicaraan sang kakak, Freddy melangkah menuju ruang tengah setelah menyelesaikan makan malamnya dan Angel yang membututi sang kakak ikut menuju keruang tengah.
"Lu nggak boleh ikut campur masalah meninggalnya wanita yang bernama Melati itu,gua tidak ingin kuliah lu jadi berantakan" ujar Freddy berbohong.
"Baiklah Karto gue janji,sekarang mana tas yang lu janjikan kepada gue" ucap Angel,lalu Freddy memberikan sebuah paper bag kepada Angel, dengan spontan Angel memeluk sang kakak merasa sangat bahagia karena Freddy memenuhi janjinya untuk membelikan nya sebuah tas produk Hermes,setelah memberikan tas tersebut pada Angel yang sengaja ia beli saat dirinya berada di Prancis Freddy segera melangkah masuk kedalam ruang kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaannya,sedangkan Angel kembali kedalam kamarnya untuk beristirahat karena kegiatan yang ia lakukan seharian penuh membuat dirinya tertidur pulas.
Dan sejak malam itu Angel sama sekali tidak lagi mendengar tentang kelanjutan cerita yang menyangkut tewasnya Melati karena Bayu dan teman - teman juga tidak lagi membahas hal tersebut.
Malam telah berlalu Ketika pagi mulai menyapa seperti biasa di jam - jam seperti ini Arumi tengah sibuk menyiapkan diri untuk berangkat kuliah setelah selesai ia buru - buru berpamitan pada sang ibu dan bergegas menghampiri Angel yang sudah standby menunggu Arumi didalam mobil miliknya.
"Mulai sekarang gua harus lebih semangat kuliahnya beb" ucap Angel segera menjalankan mobilnya menembus jalanan di pagi yang masih sepi.
"Hem pantesan semangat ternyata ada sesuatu yang baru" ucap Arumi begitu melihat pada sebuah tas yang berada di belakang kemudi sahabatnya tersebut Angel hanya tersenyum menanggapi ucapan Arumi dengan tetap menatap arah jalanan,ditengah perjalanan tiba - tiba cuaca cerah berubah tertutup awan gelap Angel memacu laju mobilnya,hujan mulai menguyur bumi tanpa sengaja Arumi sekilas melihat seorang wanita paruh baya sedang berteduh disebuah toko yang masih tampak tutup,kendati hanya sekali bertemu namun wajah wanita tersebut begitu lekat dalam ingatannya wanita tersebut adalah Buk Endang "Hmmm apa yang sedang buk Endang lakukan sepagi ini" batin Arumi.
Begitu sampai didepan kampus Angel segera memarkirkan mobilnya dan kedua gadis tersebut buru - buru melangkah masuk kedalam gedung kampus,terlebih dahulu kedua gadis tersebut memilih mengisi perut mereka karena tidak sempat untuk sarapan dirumah,Angel memesan dua piring nasi goreng kepada pemilik kantin lalu segera melahap sarapan pagi mereka begitu pesanan mereka telah tersaji dimeja.
"Hy sayang" Arumi sedang hanyut dalam lamunannya memikirkan buk Endang sehingga ia tidak mendengar Baskoro sedang memanggilnya,Angel yang duduk tepat disebelah Arumi mengernyitkan kening nya.
__ADS_1
"Arumi sayang" ujar Baskoro sambil mengibaskan rambut gadis tersebut hingga membuat Arumi tersadar dari lamunannya.
"Eh....kamu mas" ucap Arumi menyunggingkan senyum manisnya,Baskoro segera mengambil tempat duduk disamping kekasihnya tersebut.
"Kamu kenapa sih sayang,dari tadi mas lihat kamu melamun" imbuh Baskoro seraya meletakkan bokongnya di kursi kantin.
"Oh....enggak ada apa - apa mas" jawab Arumi dengan suara yang terdengar pelan dan menatap datar lelaki tampan yang hampir empat tahun menjadi kekasihnya tersebut lalu kembali melanjutkan sarapan paginya.
"Huft" Baskoro mendengus "kamu tu sayang mbok sekali - sekali romantis gitu,panggil honey kek,jadi pacar kok ya nyebelin" ujar Baskoro kesal.
"Hee....!" Arumi meringis memamerkan gigi-nya yang putih dan terawat "iya honey" ucap Arumi sangat kaku namun terdengar begitu seksi ditelinga Baskoro membuat nya mendadak horny lalu mencubit mesra pipi Arumi dan menatapnya intens membuat hati Arumi berdesir.
"Ehemm" Angel yang melihat adegan tersebut sengaja berdehem "kalau mau mesra - mesraan lihat tempat donk" ujar Angel kesal
"Apaan sih lu Angel" ucap Arumi dengan pipi yang merona memerah.
"Iya nih Angel nganggu aja mangkanya cepat cari pacar donk jangan jomblo terus biar tahu enaknya orang pacaran" timpal Baskoro Angel mencibir menatap pada Baskoro.
"Siapa bilang jomblo mas,sekarang Angel sudah punya pacar lho" imbuh Arumi tersenyum.
"Benarkah,siapa pria beruntung tersebut " ujar Baskoro menanggapi ucapan sang kekasih Arumi segera mendekat pada Baskoro lalu membisikkan sesuatu kepada pemuda tersebut lalu sepasang kekasih itu secara bersamaan menatap kearah Angel dan tersenyum lebar.
__ADS_1
"Apaan sih kalian pagi - pagi sudah ghibahin orang" balas Angel lalu bergegas menghampiri pemilik kantin untuk membayar makanan yang telah mereka pesan dan bersama meninggalkan kantin untuk menuju kedalam kelas.