
**Hy gaes maaf ya baru bisa up sekarang.
Sebelum baca author cuma mau ngigetin kalian semua jangan lupa vote,like dan komen ya
Maaf juga ya jika masih banyak typo.
Happy reading ❤️**
...****************...
Sejak munculnya kembali Arumi membuat Rini benar-benar cemburu terlebih Baskoro mulai acuh kepadanya, pria tersebut hanya bersikap baik padanya jika membutuhkan sesuatu yang bersifat materi,hal tersebut tentunya membuat Rini merasa sakit hati, dirinya sengaja membekukan ATM yang pernah ia berikan pada Baskoro selain itu ia sengaja menghindar dari pria tersebut dan keluarganya.
Sore ini Baskoro tidak pergi kemana-mana,pria tersebut tampak sedang duduk di depan teras rumahnya dengan wajah di tekuk,hatinya di liputi kegundahan ia merasa sangat kecewa tidak hanya Rini ketiga sahabatnya yakni Desta,Aldy dan Faisal juga menjaga jarak terhadap dirinya.
"Tumben anak ibu di rumah aja, aroma-aromanya ada yang gak beres nih" tanya buk Tuti penuh selidik,tanpa basa-basi wanita paruh baya tersebut duduk di samping putra semata wayangnya itu.
Baskoro diam tak bergeming lalu beranjak masuk kedalam rumah menuju kamarnya, buk Tuti yang mulai curiga melihat putranya bersikap demikian segera menghubungi Rini namun nomor Rini sedang tidak aktif,dengan perasaan yang begitu kawatir buk Tuti segera menghampiri putranya tersebut yang sedang berada di dalam kamarnya.
"Bas kamu harus jawab pertanyaan ibu,kenapa sudah 3 hari ini Rini tidak lagi datang kerumah kita,memangnya kalian sedang bertengkar ya"
Baskoro menoleh pada sang ibu yang berdiri dengan bersedekap dada disampingnya "Tidak bu" jawab Baskoro singkat lalu kembali mengarahkan pandangannya pada langit-langit kamarnya.
"Jika tidak bertengkar kenapa weekend begini kamu berada di rumah,ayo sana samperin tu cewek jangan sampai kita kehilangan kesempatan baik ini,kamu jangan bodoh nak" ucap buk Tuti dengan penuh penekanan.
Baskoro yang mempunyai pemikiran sama seperti ibunya segera bangkit dan meraih handuk lalu menuju ke kamar mandi,setelah menyelesaikan ritual mandinya ia sudah tampak rapi dengan mengenakan pakaian cusual ia segera berpamitan pada ibu dan ayahnya untuk menemui Rini.
__ADS_1
"Ingat Bas kamu harus pandai mengambil hati Rini" buk Tuti mewanti-wanti,sementara ayah Baskoro yang mendengar ucapan sang istri hanya menghela nafas panjang dan menggelengkan kepalanya.
Baskoro melajukan kendaraannya menuju rumah Rini,dari jarak beberapa meter Baskoro melihat mobil Rini yang baru saja keluar dari pintu pagar rumahnya,ia pun membuntuti mobil wanita tersebut yang melaju dengan kecepatan tinggi,mobil berhenti tepat disebuah club malam cukup terkenal di kota tersebut,dari dalam mobil dengan jelas Baskoro melihat Rini yang melangkah keluar bersama dengan Desta membuat darah Baskoro mendidih emosinya pun meledak seketika.
"Ternyata ia menusuk ku dari belakang,pantas beberapa hari ini ia mulai berubah,dasar pagar makan tanaman" gumam Baskoro geram dengan mengepalkan tangannya.
Baskoro sudah tidak bisa berpikir jernih melihat pemandangan yang terjadi di depan mata,ia segera turun dari dalam mobil Dengan rahang mengeras dan......
"Bugh,dasar keparat lu" teriak Baskoro dengan melayangkan tinju pada wajah Desta.
"Apa-apaan sih lu" Desta mendorong tubuh Baskoro yang sedang dirasuki amarah.
"Lu tidak kenapa-napa Des" ucap Rini menangkup wajah Desta dengan kedua tangannya, Baskoro segera menarik tangan Rini dengan kasar.
"Owh jadi ini alasan lu menghindar dari gue" ujar Baskoro dengan nada tinggi,Rini menepis tangan Baskoro dengan tersenyum miring lalu ia mendekat kearah Desta dan segera menarik pria tersebut untuk segera meninggalkan Baskoro,tidak tinggal diam lagi-lagi Baskoro meraih tangan Rini.
"Cuih,alah bacot lu,dasar munafik lu sengaja nikung gua kan"ujar Baskoro dengan sorot mata tajam.
"Sori Bas,seberengsek nya gua tapi gua bukan lah orang yang seperti lu tuduhkan, terserah lu mau percaya atau gak itu urusan lu dan satu yang perlu lu tau jadi cowok gak usah plin-plan sob"Desta ngeloyor pergi ia pun membatalkan untuk ikutan Fun bareng Rini dan teman-teman mereka.
"Dan lu harus memilih gue atau Arumi,dan jangan hubungi gue jika lu masih ingin bersama cewek norak tersebut"ujar Rini
segera pergi meninggalkan Baskoro di parkiran.
"Argh ****!" geram Baskoro sambil mengacak rambutnya sendiri kesal lalu ia kembali menuju mobilnya dan menghempaskan tubuhnya pada kursi kemudinya dengan emosi yang masih memuncak ia memacu mobilnya menuju basecamp tempat biasa dirinya ngumpul bareng bersama ke tiga sahabatnya tersebut.
__ADS_1
Begitu baru saja tiba ia menempatkan dirinya duduk pada kursi panjang dimana Desta sendang menonton televisi dengan seksama,di basecamp hanya ada Desta,karena Aldy dan Faisal sedang asik Fun bareng Rini the geng.
"Des maafin gua"ujar Baskoro menyentuh pundak Desta.
"Gua udah lupakan"balas Desta masih kesal pada Baskoro,karena keegoisan pria tersebut membuat ia harus rela weekend hari ini menonton televisi yang acaranya pastinya sangat membosankan bagi pria berlesung Pipit tersebut.
"Bro bantuan gua membujuk Rini donk"imbuh Baskoro dengan wajah tak bersalah,kali ini Desta menoleh pada Baskoro dengan sorot mata tajam.
"Lu gak perlu minta bantuan ke gua,lu tau apa yang harus lu lakuin"
"Ini tak segampang seperti apa yang lu bayangin bro,jujur gua pusing tu cewek baru mau sama gua jika gua mutusin Arumi"ujar Baskoro dengan memijit kepalanya yang tiba-tiba merasa pusing seketika.
Guoblok apa susahnya sih tinggal lu putusin aja tu si Arumi,bereskan lagian Rini tajir bro lihat apa yang sudah ia berikan pada lu mobil mewah dan itu"seru Desta kesal menunjuk iPhone 11 pro berwarna hitam yang berada dalam genggaman tangan Baskoro.
Desta sengaja mendoktrin Baskoro karena jika sohibnya tersebut lebih memilih Rini pastinya dirinya juga bisa ikut menikmati fasilitas mewah yang Rini berikan pada pria tersebut,alasan itu juga yang membuat Desta menjalin hubungan dengan Margaretha sahabat Rini.
Margaretha yang baru saja kembali dari luar kota segera mengirimkan sebuah pesan kepada Desta, sebuah notifikasi pesan yang di kirim Margaretha melalui WhatsApp membuat obrolan kedua pria matre tersebut terhenti,dengan penuh semangat Desta segera membalas pesan tersebut,akhirnya malam ini ia jadi Fun bareng kekasihnya itu.
"Bro gua cabut terserah lu jika mau ikut atau tetap pada pendirian konyol lu itu"ucap Desta dengan santai melangkah keluar meninggalkan Basechamp dan ternyata Baskoro lebih memilih ikut Desta,daripada mempertahankan perasaan cintanya terhadap Arumi.
Dan sejak malam itu Baskoro sengaja menjaga jarak terhadap Arumi,ia bahkan jarang membalas pesan yang Arumi kirim dan saat di kampus pun ia memilih menghindar saat berpapasan dengan wanita yang telah lama ia pacari itu.
...****************...
**Okeh gaes sampai disini dulu ya🤗
__ADS_1
Makasih udah vote,like dan koment dan jangan lupa klik favorinya ya 🙏.
See u👋**.