
...****Please vote nya gaes,karena setiap vote...
...kalian sangat berarti buat semangat ku...
...melanjutkan cerita ini....
...Jangan lupa juga like dan coment ya gaesπ...
...Happy reading β€οΈ****...
...****************...
Begitu tiba di villa tuan Dexter segera menuju ke lantai atas,sementara Arumi dengan wajah bahagia segera menemui bik Surti untuk menyampaikan berita gembira tersebut.
"Bibik" pekik Arumi segera berlari menuju dapur ia sangat yakin wanita yang ia cari saat ini sedang berada di dapur.
Dan benar saja suara teriakan Arumi membuat wanita yang sedang berada di dapur tersebut menghentikan aktivitas mencuci nya dan segera menghampiri Arumi yang sedang berteriak memanggil namanya.
"Bik lihat lah kaki ku sudah sembuh bik" ujar Arumi dengan mata berbinar-binar.
"Non,ternyata kaki mu sudah sembuh,ini sungguh luar biasa non bibik ikut senang"ujar bik Surti ikut gembira.
****************
Suasana di kediaman Arumi begitu sepi karena pemilik rumah sedang dirundung kesedihan,entah berapa lama perempuan paruh baya tersebut tampak hanya mengaduk-aduk makanannya tanpa menyentuh sedikit pun.
"Sudah beberapa hari ini ibu tidak makan bu nanti kondisi ibu semangkin memburuk bagaimana ibu akan sembuh jika ibu tidak makan"Ayuningtias mendekati sang ibu menatap sayu pada wanita yang melahirkan dirinya.
"Ibu tidak lapar nduk"balas buk Irma lirih.
"Buk,ibu harus makan ya demi Ayu bu" kini mata gadis tersebut memerah,tanpa ia dari butiran kristal membasahi pipinya, pertahannya kini mulai luntur melihat kondisi sang ibu semangkin memprihatin kan.
"Ibu memikirkan Kakak mu nduk,mengapa hal ini terjadi pada kita"
"Ibu harus kuat dan tetap berdoa buat Kakak Ayu yakin kak Arumi pasti kembali bu"Gadis tersebut menatap manik mata buk Irma yang tengah menangis.
"Ibu tak menyangka nduk,secepat ini kakak mu pergi" buk Irma semangkin terisak dalam kepiluan hatinya.
"Suttt"jangan ucapkan kata-kata itu bu,kak Arum hanya tersesat bu kak Arum masih hidup"Ayuningtias menangis dan memeluk erat sang ibu hatinya benar-benar hancur saat mendengar kalimat yang sang Bunda ucapkan barusan.
Ayuningtias melepas pelukannya saat mendengar suara handpone milik nya mengeluarkan bunyi ia segera mengangkat panggilan tersebut.
__ADS_1
"Halo selamat pagi mas"
"Pagi,bagaimana keadaan ibu yu"~Alvaro.
"Hmmm....begitu lah mas ibu masih memikirkan kak Arum.
"Yu kamu harus menguatkan ibu ya,yakin lah bahwa kak Arum pasti akan pulang dan mas akan berusaha untuk menemukan kak Arum"
"Iya mas, terimakasih banyak"
"Yasudah mas kerja dulu ya nanti mas bakal berkunjung jika ada waktu luang"
"Apa kata nak Al nduk,apakah ia sudah mendapat kabar tentang kakak mu?" buk Irma menoleh pada Ayu saat sambungan telpon dari Alvaro berakhir.
"Iya buk,mas Alvaro mengatakan ia akan segera kembali ke hutan tersebut karena ada seseorang yang melihat seorang wanita yang mempunyai ciri-ciri seperti kak Arumi bu" ujar Ayu berbohong.
"Benarkah nduk,tolong telpon kembali nak Al ibu ingin bicara,ibu akan ikut ke hutan bersama nak Al" buk Irma segera bangkit dari duduk nya namun tubuh sempoyongan Ayu yang segera meraih tubuh ibunya dan mendudukkan kan pada tempat semula.
"Baik lah nanti Ayu telpon mas Al,sekarang ibu makan ya biar nanti ibu bertenaga bu"ujar Ayu sembari menyuapinya sang ibu dengan memalsu kan senyum di bibirnya,kali ini tampak tidak ada penolakan dari buk Irma ia pun membuka mulut nya.
"Ya tuhan temukan lah kami dengan kak Arum ya tuhan"ucap Ayu berbisik di dalam hati.
****************
Begitu sampai di cafe tersebut Alvaro memarkirkan mobilnya dan langsung bergegas masuk kedalam mencari keberadaan bayu dan sahabatnya,di sudut cafe tampak Bayu melambaikan tangan kearah Alvaro,lelaki itu pun melangkah menghampiri Bayu dan teman-temannya.
Setelah memesan minuman nya,mereka mulai membalas tentang menghilang nya Arumi tampak mereka begitu serius saat melakukan pembahasan tersebut terutama Alvaro yang begitu mengawatirkan keadaan Arumi juga buk Irma dan Ayu.
"Bagaimana awal Arumi menghilang" tanya Alvaro menatap intens pada Bayu.
"Saat itu kami baru bangun dari tidur mas,dan mendapati Arumi sudah tidak berada di tenda mas"
"Apakah di antara kalian tidak mendengar sesuatu yang mencurigakan saat sebelum Arumi menghilang"Alvaro kembali bertanya untuk sekedar memastikan menghilang nya Arumi.
"Tidak mas,dan jika ada pasti orang yang pertama kali mendengar adalah Angel"timpal Denis
"Jadi apa, menurut pendapat kalian tentang menghilang nya Arumi" ujar Alvaro kembali melemparkan pertanyaan kepada ke tiga mahasiswa tersebut yang kebetulan pergi bersama Arumi untuk camping di hutan di mana Arumi tiba-tiba menghilang.
"Menurut ku Arumi pagi itu sedang berjalan-jalan disekitar hutan menikmati udara pagi mas lalu karena terlalu asik Arumi berjalan cukup jauh dan tersesat"ujar Sopian mengemuka kan pendapat nya.
"Jika tersesat bukan kah pihak terkait telah melakukan pencarian dan menyisir lokasi kejadian bahkan mereka hingga ke desa untuk mencari Arumi dan hasilnya nihil Arumi tak ditemukan" ujar Bayu yang sedari tadi diam mendengar pendapat yang lainnya.
__ADS_1
"Jadi apa menurut pendapat mu" ujar Alvaro kembali menoleh pada Bayu.
"Menurut ku Arumi terjatuh kedalam jurang mas saat sedang berjalan-jalan di sekitar hutan dan tidak sadarkan diri"
"Plok.....plok.....plok bagus sekali benar-benar sempurna"Suara tepuk tangan terdengar dari arah belakang,semua mengarahkan pandangan nya pada Baskoro yang telah berdiri tepat di hadapan mereka bersama Rini yang menggandeng lengan pria tersebut dengan mesra,Baskoro tersenyum miring pada Bayu.
"Hei maksud lu apa bro! seru Denis yang sejak awal sudah muak melihat sikap Baskoro yang selalu menyudutkan diri nya dan kedua teman nya tersebut.
"Alah lu usah pura-pura bertanya An***,muka lu kelihatan tambah begok tau" balas Baskoro menyeringai.
Ucapan Baskoro sontak membuat darah Denis mendidih ia bangkit dari duduknya baru saja hendak melangkah Bayu segera menahan nya.
"Maaf sebelumnya Bas,gua ingin tahu atas dasar apa lu bisa beranggapan seperti itu ke kami,kami tidak sebejat seperti apa yang lu pikirkan dan Lihat lah diri lu sendiri, bukankah lu kekasih Arumi lantas mengapa tidak ikut mencari nya malah lu bersenang-senang bersama wanita lain saat Arumi hilang"sarkas Bayu membuat semuanya tidak ada yang berbicara satu pun hanya terdengar suara alunan lagu sendu memenuhi ruangan cafe.
Alvaro sengaja membiarkan perdebatan diantara mereka melihat kemungkinan yang bisa saja terjadi dengan secara selama.
"Kalian jangan berusaha mengalihkan topik, hilang nya Arumi tidak ada sangkut paut dengan kehidupan pribadi gua dan kalian,bukan kah Arumi pergi bersama kalian saat sebelum ia tiba-tiba menghilang" Baskoro lagi-lagi menyudutkan Bayu dan teman-temannya.
"Dasar bisa nya cuma nuduh,jika kami bejat lalu apa bedanya dengan lu yang bisa di tukar dengan sebuah mobil mewah dari tu cewek,lu.pikir kami buta bro! Sopian menunjuk Rini dengan mulutnya dan menatap Baskoro dengan sinis.
"Lu ternyata banyak bacot ya sini biar gua robek mulut lu bang***! Baskoro menepis tangan Rini.
"Honey kenapa sih kita mengurusi mereka,buang-buang waktu" ujar Rini dengan tetap memegang lengan Baskoro lebih erat.
"Nah bener tuh yang dikatakan cewek lu, bagus kalian enyah sono sebelum gua dan teman-teman gua laporin lu ke polisi atas dasar pencemaran nama baik menuduh tanpa bukti" ujar Sopian dengan rahang mengeras, akhirinya Baskoro pergi setelah Rini menarik paksa dirinya dari tempat tersebut sebelumnya Baskoro mengarahkan telunjuknya pada ketiga sahabat tersebut dengan ekspresi penuh emosi.
Setelah Baskoro berlalu dari tempat tersebut tampak Sopian dan Denis masih melontarkan kata-kata sumpah serapah mereka yang di tujukan pada Baskoro.
"Sudah-sudah ngapain juga menghabiskan energi hanya buat orang picik seperti Baskoro sih,mending kita mencari solusi selanjutnya" ujar Bayu menasehati kedua rekannya tersebut.
"Oiya bagaimana mas jika kita kembali ke hutan tersebut" imbuh Bayu.
"Ide bagus,lusa kita akan bergerak ke lokasi"jawab Alvaro penuh semangat.
Malam mulai larut,Alvaro bersama ketiga pria tersebut meninggalkan cafe dengan sepakat akan melakukan pencarian terhadap Arumi secara bersama-sama.
...****************...
...****makasih atas dukungan ya gaes....
...Maaf jika masih banyak typo bertebaran....
__ADS_1
...See you next part ππ****...