
"Tolong jauhkan aku dari pria itu!" permintaan yang terlontar dari mulut Bitsy di mana Martin sangat yakin jika arwah Lea sudah berada di dalamnya membuat langkah Martin mundur ke belakang.
Edward terlihat tidak senang, dia tidak akan membiarkan Martin membawa Bitsy tapi tingkah laku Bitsy sungguh berbeda. Gadis polosnya mendadak tidak ada lagi karena Bitsy memeluk Martin tanpa ragu.
"Bitsy, ini Daddy. Ayo kita pergi dari tempat ini!" ajak Darko.
"Siapa mereka Martin?" tanya Bitsy tapi bukan Bitsy.
"Abaikan saja, mereka orang-orang yang tidak ingin kita bahagia jadi abaikan saja."
"Apa yang kau lakukan pada calon istriku, Martin?" tanya Edward dengan nada tidak senang.
"Putriku, jangan asal bicara!" ucap Darko.
"Nanti kita bahas hal ini ayah mertua. Jawab aku, Martin. Apa yang kau lakukan pada Bitsy?"
"Aku baru saja membangkitkan istriku dari kematian!"
"Apa?" Edward dan Darko begitu terkejut dan yang paling terkejut adalah Darko.
"Apa yang kau katakan? Apa kau menggunakan tubuh putriku untuk membangkitkan istrimu?" tanya Darko dengan emosi tertahan. kejadian masa lalu kembali terulang di mana dia juga melakukannya dulu tapi bedanya dia tidak menggunakan tubuh wanita lain.
"Ya, sekarang dia bukan putrimu lagi. Dia istriku!" ucap Martin.
"Jangan main-main, aku tidak akan membiarkan dirimu membawanya!" teriak Edward namun Anna menahanya.
"Sebaiknya kita keluar dari tempat ini!" ajak ibunya.
"Tidak, sebelum aku membawa Bitsy!" ucap Edward.
__ADS_1
"Tempat ini berbahaya untuk kami, Edward. Iblis yang sangat jahat menghuni rumah ini. Jika kami tidak segera keluar, jiwa kita akan tersedot ke dalamnya dan tidak akan bisa keluar dari tempat ini. Jiwa kekasihmu pun akan terperangkap oleh sebab itu, sebaiknya kita semua keluar dari sini!" perintah Anna.
Iblis Adel bukanlah iblis yang mudah dihadapi, dia sudah dikutuk dan sudah terikat dengan rumah itu. Meski Edward tak akan bisa disentuh oleh iblis jahat itu, tapi tidak dengan yang lainnya. Mereka akan terperangkap jika terlalu lama berada di rumah itu.
"Bagaimana dengan Bitsy, Mom?" Edward melihat Bitsy yang masih berada di dalam gendongan Martin.
Anna memandangi gads itu, yang ada di dalam tubuh Bitsy memang bukan Bitsy tapi ada sosok wanita lain. Entah itu siapa yang pasti mereka harus keluar dari rumah terkutuk itu.
"Bawa aku pergi dari tempat ini, Martin!" pinta Bitsy.
"Ayo kita pergi, Sayang. Mereka tidak akan bisa memisahkan kita!" Martin hendak melangkah pergi namun Darko berlari ke arahnya dan hendak mencegah.
"Lepaskan putriku!" teriaknya dan tiba-tiba saja angin berhembus dengan keras dan jendela-jendela di rumah itu terbuka dan tertutup sehingga menimbulkan suara yang cukup keras. Rumah itu mendadak hidup, suara tawa mengerikan pun terdengar disegala penjuru rumah.
"Tidak ada satu orang pun yang boleh pergi, tidak ada satu pun!" terdengar suara teriakan seorang wanita lalu tawa mengerikan pun terdengar.
Edward menarik tangan Darko sebab ibu dan ayahnya sudah berlari keluar dari rumah itu. Angin kencang semakin membuat jendela-jendela terbuka dan tertutup bahkan barang-brang yang ada di dalam rumah berhamburan. Martin pun bergegas membawa Bitsy keluar dari rumah itu. Mereka mengalami kesulitan karena iblis Adel tidak membiarkan mereka pergi.
Suara tawa para iblis yang mengelilingi rumah pun terdengar mengerikan, Anna dan Barrow menggunakan senjata apinya untuk membuka pintu yang sulit dibuka. Edward dan Darko bahkan berusaha menendang pintu yang sudah rusak hingga terbuka dan setelah itu mereka semua berlari keluar kecuali nenek tua yang membantu Martin.
Di detik-detik terakhir, pintu mendadak kembali utuh dan tertutup rapat. Suara teriakan nenek tua itu terdengar dari luar rumah karena dia terperangkap di rumah yang gelap apalagi tubuh nenek tua itu tertarik ke baseman. Sudah dipastikan, dia akan terperangkap di rumah itu untuk selamanya karena iblis Adel akan menjadikan nenek itu sebagai budaknya namun iblis itu mulai menyadari jika ada sesuatu yang hilang.
Martin yang membawa Bitsy sudah berlari menuju mobilnya begitu dia berada di luar. Edward hendak mengejarnya tapi Anna menahan putranya untuk tidak gegabah karena Bitsy sedang dikuasai oleh sesuatu. Situasi yang menegangkan membuat mereka terengah, rumah yang tidak seharusnya masih ada karena sudah banyak memerangkap jiwa manusia yang berdosa.
"Kenapa Mommy mencegah aku?" tanya Edward.
"Mommy merasa ada sosok lain yang tidak mau diganggu di dalam tubuh gadis itu jadi biarkan Martin membawanya pergi. Kita cukup mengikuti!"
"Maksud, Mommy?" Edward benar-benar tidak mengerti.
__ADS_1
"Ayo kita ikuti!" ajak ibunya karena Martin sudah pergi.
Meski tidak mengerti apa yang Anna ucapkan tapi mereka segera mengejar Martin yang membawa Bitsy. Mereka tidak mendengar suara teriakan Adel yang marah. Mereka pun tidak tahu jika rumah itu kembali ribut akibat kemarahan Adel.
Martin yang sudah membawa Bitsy cukup jauh sangat senang karena dia sudah berhasil tapi tawa Bitsy yang menakutkan membuat Martin sangat heran. Martin berpaling ke arah Bitsy, apa istrinya tertawa seperti itu karena senang?
"Kenapa, Honey? Kau pasti senang bisa hidup kembali, bukan?"
"Yeah, aku sangat senang!" jawab arwah yang ada di dalam tubuh Bitsy. Apa benar yang ada di dalam raga Bitsy adalah Lea? Jawabannya tidak karena yang ada di raga Bitsy adalah Madison.
Bitsy bekerja sama dengan Madison dan mereka membuat sebuah kesepakatan. Supaya bisa terbebas dari rumah itu, Bitsy menawarkan Madison merasuki dirinya saat pemanggilan roh Lea dilakukan. Ritual yang dilakukan oleh Martin sesungguhnya gagal karena mereka tidak berhasil memanggil Lea. Keadaan itu dimanfaatkan oleh Madison untuk mengelabui Martin sebab itu dia tidak mengenali Edward dan Darko.
Bitsy pula yang meminta Madison untuk berjauhan dengan Edward karena jika Edward mendekat maka jiwa Madison akan keluar dari tubuhnya. Rencana mereka tidak boleh gagal. Jiwa Bitsy pun tidak keluar dari raganya oleh sebab itu, iblis Adel tidak sadar saat Madison merasuki tubuh Bitsy apalagi iblis itu sedang menakuti yang lainnya.
"Aku bebas, aku bebas!" teriak Madison. Sekian lama berusaha keluar dari rumah itu akhirnya dia pergi tanpa kembali lagi ke rumah terkutuk itu.
"Ada apa. Honey?" Martin sungguh tidak mengerti dengan sikap istrinya. Apa benar yang ada di tubuh Bitsy adalah istrinya?
"Terima kasih, sekarang waktunya aku membalas budi!"
"Apa?" Martin benar-benar tidak mengerti namun sebuah pukulan dia dapatkan di susul dengan pukulan yang lainnya.
"Apa yang kau lakukan?" teriaknya tidak terima.
"Hentikan mobilnya sekarang juga!" Madison yang ada di dalam tubuh Bitsy kembali memukul dan gara-gara hal itu, mobil yang dibawa oleh Martin berjalan tidak beraturan sehingga menabrak pohon.
"Kurang ajar kau!" teriak Martin. Dia yakin bukan istrinya yang berada di dalam tubuh Bitsy.
Madison keluar dari mobil, dia berlari ke arah mereka datang karena Bitsy yang memintanya. Martine pun mengejar Bitsy. Tidak akan dia biarkan Bitsy lari tapi gadis itu menghentikan mobil Anna yang memang mengejar. Anna menghentikan mobilnya, Madison masuk dengan terburu-buru dan meminta Anna untuk pergi namun Edward dan Darko yang marah justru berhenti karena mereka akan memberikan pelajaran pada Martin yang sudah menculik Bitsy dan ingin memanfaatkan dirinya.
__ADS_1