Devil In My Wife Body

Devil In My Wife Body
La Lionora 48


__ADS_3

Alton Adam yang dendam dengan Bitsy karena kejahatannya terbongkar sangat murka. Tidak hanya Bitsy, dia pun dendam pada Edward yang membantu Bitsy. Mereka berdua pasti akan dia bunuh hari ini juga. Akibat pertemuan mereka waktu itu, segala kejahatannya semakin diusut dengan benar.


Sahabat Edward mulai mencari tahu ke mana Acton Adam saat ibu dan adik Sarah dibunuh dalam keadaan mengenaskan di hutan. Pria itu memang pergi dengan Cristina tapi tidak diketahui pergi ke mana. Rasa curiga mulai tumbuh dari sana sampai akhirnya ada saksi yang mengatakan jika Acton pernah cekcok dengan adik Sarah sebelumnya.


Tentu saja yang diperebutkan adalah uang asuransi yang mereka dapatkan. Acton pernah memaksa adik dan ibu Sarah memberikan uang asuransi itu tapi mereka menolak. Mereka bahkan mengancam oleh sebab itu uang asuransi itu diberikan karena adik dan ibu Sarah takut tapi setelah uang itu didapatkan, justru Acton dan kekasihnya yang takut karena mereka takut adik dan ibu Sarah melaporkan mereka ke polisi sehingga mereka mengambil jalan nekat yaitu mereka memilih melenyapkan ibu dan adik Sarah.


Semua aksi kejahatan mereka tidak ada yang tahu tapi akibat perkataan Bitsy waktu itu, satu persatu bukti mulai terungkap. Ibarat kata pepatah, sebaik-baiknya seseorang menyembunyikan bangkai pada akhirnya akan tercium juga dan seperti itulah yang dialami oleh Acton Adam dan kekasihnya.


Akibat hal itu, mereka mulai menjadi incaran polisi. Acton mencari tahu keberadaan Bitsy dan Edward dan hari ini, dia mendapatkan petunjuk di mana Edward dan Bitsy berada. Acton yang tidak terima berniat membunuh Edward dan Bitsy. Acton bahkan sudah membawa senjata tajam untuk melakukan aksinya namun kekasih Acton sudah diincar oleh polisi yang juga sudah tahu keberadaannya.


Edward dan Bitsy benar-benar tidak tahu apalagi restoran begitu ramai siang itu. Anna dan Barrow sudah berada di dalam ruangan, sedangkan Bitsy dan Edward baru tiba beserta yang lainnya. Acton melangkah di belakang mereka, pria itu menyamar agar tidak dikenali. Tangan pria itu sudah berada di pisau yang dia sembunyikan di balik jaket yang dia kenakan. Sesungguhnya La Lionora berusaha memberitahu Bitsy tapi dia tidak bisa melihat akibat terlalu dekat dengan Edward.


"Masuklah dengan keluargamu terlebih dahulu, aku akan menyusul," ucap Edward pada Bitsy.


"Kau mau pergi ke mana?" tanya Bitsy.


"Hanya sebentar saja, oke?" sesungguhnya dia hendak membeli cincin untuk Bitsy agar dia bisa langsung melamar Bitsy setelah keluarganya selesai berbincang.


"Baiklah, jangan terlalu lama!" Bitsy mengiyakan dan berjalan pergi dengan keluarganya sedangkan Edward justru melangkah ke arah yang sebaliknya.


"Pacarmu mau pergi ke mana, Kak?" tanya Angela.


"Pergi sebentar!" Bitsy tersenyum namun senyumannya mendadak hilang saat melihat hantu La Lionora seperti berteriak padanya. Bitsy mengernyitkan dahi, dia sungguh tidak mengerti tapi La Lionora menunjuk ke arah belakang. Merasa ada yang aneh, Bitsy berpaling, dia masih belum mengerti namun samar teriakan La Lionora yang semakin dekat mulai terdengar.


"Acton ingin membunuh kekasihmu!"  mendengar teriakan itu tentu saja membuat Bitsy terkejut apalagi pria aneh sedang mendekati Edward yang berjalan keluar.

__ADS_1


"Edward!" Bitsy berteriak dan berlari ke arah Edward namun tidak terdengar karena Edward sudah hampir keluar apalagi restoran yang ramai dan cukup berisik.


"Edward, awas!" teriak Bitsy lagi. Edward berpaling saat mendengar teriakan keduanya namun Acton sudah berada di belakangnya dengan sebilah pisau yang sudah akan dia hujamkan ke tubuh Edward.


"Bitsy?" Edward memutar langkah, akan menghampiri Bitsy namun pisau yang ada di  tangan Acton sudah bergerak di mana dia akan menusuk punggung Edward.


"Tidak!" Bitsy berteriak dan satu tangannya tiba-tiba terangkat ke depan. Semua orang terkejut begitu juga dengan Acton karena tiba-tiba saja dia merasa ada sesuatu kekuatan aneh yang mendorongnya hingga terpental. Suara teriakan para pengunjuk terdengar saat Acton terpental dan menghantam jendela sampai pecah. Anna dan Barrow yang ada di dalam ruangan keluar akibat keributan itu.


Angela dan Rian memeluk kakaknya, mereka tidak mengerti apa yang terjadi apalagi kakaknya terlihat marah dengan mata yang memerah. Edward pun berlari menghampiri Acton untuk mengamankan pria itu. Dia sangat terkejut ketika melihat Acton yang hendak menyerangnya adalah Acton Adam.


"Apa yang terjadi, Edward?" Anna dan Barrow buru-buru membantu putra mereka untuk mengamankan Acton dan meminta seseorang untuk melapor pada polisi.


"Kurang ajar kau!" Edward menghajar Acton untuk meluapkan amarahnya namun ibunya mencegah.


"Kakak, apa kau baik-baik saja?" tanya Angela dan Rian.


"Bitsy, jangan mendekat!" cegah Darko namun dia terkejut melihat kedua bola mata putrinya yang memerah dan tatapan matanya terlihat marah.


Bukan, itu bukan putrinya. Entah siapa yang ada di dalam tubuh Bitsy yang pasti dia terlihat sangat marah dengan pria yang sedang diamankan oleh Edward. Acton berusaha meronta namun dia tidak bisa melepaskan diri dari cengkraman Edward.


"Lepaskan, aku akan membunuh kalian berdua!" teriak Acton yang berada di atas lantai dan tidak bisa bergerak.


"Kau yang akan aku bunuh, Acton!" teriak Bitsy yang sudah pasti bukan Bitsy karena yang ada di dalam tubuhnya adalah La Lionora. Jika dia tidak masuk ke dalam tubuh Bitsy, mungkin dia tidak akan bisa menyerang Acton. Ternyata dia bisa menyerang pria itu saat berada di dalam tubuh Bitsy. Padahal selama ini dia sudah mencoba tapi gagal.


"Bitsy?" Edward memandangi kekasihnya yang sudah pasti bisa dia lihat jika itu bukan Bitsy karena kedua matanya memerah.

__ADS_1


"Aku yang akan membunuhmu, Acton. Aku akan membalas kematian adik dan ibuku?" satu tangan Bitsy seperti mencengkeram sesuatu dan pada saat itu, Acton tampak kesakitan karena lehernya seperti dicekik oleh seseorang.


"Hari ini aku akan membunuhmu, Acton. Aku akan membunuhmu!" La Lionora sangat marah akibat dendam yang sudah dia pendam.


"Hei.. Hei, berhenti kau!" teriak Anna yang bisa melihat hantu pemarah itu.


La Lionora menatap tajam ke arah Anna. Siapa wanita tua itu? Kenapa dia seperti bisa melihat dirinya. Anna beranjak mendekati Bitsy, bukan pilihan bijak membunuh pria itu saat berada di tubuh Bitsy karena belum ada hukum untuk arwah. Calon menantunya akan berada di dalam masalah dan menjadi tersangka.


"Jangan membunuh menggunakan tubuhnya!" ucap Anna.


"Menyingkir, aku akan membunuhmu jika kau berani menghalangi!" teriak La Lionora.


"Jangan coba-coba, aku bisa menarikmu keluar dari tubuhnya saat ini juga. Jangan memanfaatkan calon menantuku terlalu berlebihan apalagi kau akan mencelakai dirinya. Seharusnya kau tahu semua gara-gara dirimu dan lihatlah, pria itu hampir mencelakai putraku tapi sekarang kau ingin mencelakai gadis yang sedang kau manfaatkan ini. Keluar dari tubuhnya sekarang juga jika tidak, aku akan menarikmu keluar dan melemparmu ke dalam neraka. Jangan kau kira aku tidak bisa!" ancam Anna.


"Aku ingin membalasnya!" teriak La Lionora.


"Kau bisa membalasnya nanti tapi jangan menggunakan tubuhnya!"


La Lionora menatap tajam ke arah Acton yang masih kesakitan lalu dengan perlahan, La Lionora menurunkan tangan Bitsy. Edward yang sedari tadi ingin berlari mendekati Bitsy tapi tidak bisa gara-gara harus menahan Acton hanya bisa diam saja. Lagi-Lagi kekasihnya di manfaatkan oleh hantu dan dia tidak terima hal itu.


Kekacauan yang terjadi menjadi bahan tontonan banyak orang. Polisi yang di panggil pun sudah datang, untuk mengamankan buronan yang mereka cari selama ini. Para pengunjung mulai membubarkan diri diminta oleh polisi, makan siang menjadi kacau.  Acton diamankan oleh polisi sehingga Edward hendak menghampiri Bitsy namun ibunya mencegah.


"Keluar, kau bisa membalasnya dengan tanganmu sendiri mulai sekarang!" ucap Anna.


"Aku tidak bisa karena dia memiliki jimat," ucap La Lionora.

__ADS_1


"Kau akan memiliki kesempatan itu jadi tunggulah. Jangan memanfaatkan manusia hidup untuk menyelesaikan dendammu. Aku rasa tugasnya membantumu sudah selesai, jadi pergilah dan lakukan apa yang harus kau lakukan untuk terakhir kalinya!"


"Maaf, aku akan menemuinya secara pribadi setelah aku menyelesaikan tujuanku!" ucap La Lionora dan pada saat itu, arwahnya pergi dari tubuh Bitsy dan Bitsy tampak linglung. Apa yang terjadi? Angela dan Rian memeluk kakaknya, Darko semakin khawatir dengan keadaan putrinya dan dia justru merasa ingin membawa Bitsy pulang dan tidak akan mengijinkannya untuk menikah agar Bitsy tidak tinggal lagi di kota itu karena bahaya apalagi selama ini, Bitsy tidak pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan seperti apa yang dia alami selama beberapa hari belakangan.


__ADS_2