Devil In My Wife Body

Devil In My Wife Body
La Lionora 35


__ADS_3

Acton tiba terlebih dahulu bersama dengan kekasihnya, Cristina. Wanita itu merasa sangat was-was dan takut.  Dia harap Edward datang seorang diri tanpa diikuti oleh sahabat Sarah itu. Jangan sampai sahabat Sarah memanfaatkan situasi karena sangat berbahaya.


Tanpa Acton dan kekasihnya sadari, ruangan di mana mereka akan melakukan pertemuan dengan Edward sudah terpasang dengan Cctv. Karena tidak mau terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan pada Bitsy apalagi mereka hanya orang awam dalam masalah itu, Edward memanggil sahabat baiknya yang adalah seorang detektif. Edward menceritakan jika dia mencurigai seseorang sebagai pelaku yang telah membunuh dua korban yang tergantung di hutan yang mereka temukan waktu itu.


Karena kasus itu memang sedang ditangani dan pelaku yang melakukannya belum ditemukan oleh sebab itu sahabat Edward tertarik mendengar penuturan Edward. Karena mereka adalah sahabat, jadi mereka berdua bekerja sama untuk mencari tahu apakah benar Acton Adam pelakunya atau bukan. Yeah, meski alasan yang dikatakan oleh Edward sangat tidak masuk akal karena semua itu permintaan hantu yang bisa dilihat oleh kekasihnya. Edward sampai ditertawakan oleh sahabat baiknya tapi karena kasus itu belum menemukan titik terang jadi sang sahabat baik mau tidak mau mempercayai perkataan Edward karena sekecil apa pun peluangnya mereka harus mencoba untuk mencari pelaku oleh sebab itu ruang pertemuan sudah dipasang cctv di segala sisi.


Sahabat Edward pun mengintai dari ruangan lain dengan seorang ahli ekspresi, dan beberapa rekan lainnya yang akan membantunya. Semua persiapan sudah matang, hanya menunggu Edward datang saja maka mereka semua akan beraksi.


Edward sudah tiba bersama dengan Bitsy. Meski was-was dan takut tapi Edward meyakinkan Bitsy jika semua akan baik-baik saja. Edward memang tidak mengatakan jika dia sudah meminta bantuan seorang sahabat tapi dia tetap meminta Bitsy untuk menginterogasi kedua orang itu seperti menginterogasi seorang penjahat agar mereka ketakutan jika mereka memang bersalah.


"Apa kau yakin dengan rencana ini, Edward? Jika kita gagal maka kita tidak akan bertemu dengan mereka lagi karena mereka pasti akan semakin waspada apalagi jika aku menyinggung soal ibu dan adik La Lionora yang kita temukan di hutan," ucap Bitsy, dia justru takut mereka dicegat lalu di bunuh saat pulang nanti.


"Tidak perlu khawatir, lakukan saja apa yang aku perintahkan padamu dan tidak perlu banyak berpikir!"


"Tapi aku takut, Edward. Bagaimana jika kita dicegat saat kita pulang nanti? Jangan sampai kita mendapat celaka akibat sok menjadi detektif untuk membela hantu!"


"Hal itu tidak akan terjadi, Sayang. Rileks dan lakukan dengan baik!"


Bitsy mengangguk meski dia tetap was-was dan takut. Tatapan tidak menyenangkan dari Acton dan kekasihnya Bitsy dapatkan saat mereka masuk ke dalam ruangan. Bitsy berusaha tersenyum meski mendapatkan tatapan tidak menyenangkan.


"Aku sangat senang kau bersedia datang untuk menemui aku, Tuan Edward," ucap Acton.


"Aku pasti akan datang karena sudah berjanji. Tidak keberatan calon istriku ikut serta, bukan?" tanya Edward basa basi.


"Tentu saja tidak, dia adalah sahabat baik almarhum kekasihku tentu saja aku tidak keberatan sama sekali!" ucap Acton pura-pura padahal sesungguhnya dia tidak suka.


"Bagus, aku senang mendengarnya. Kemarilah, Sayang. Duduk di dekatku," pinta Edward pada Bitsy.


"Bagaimana jika aku duduk dengannya saja, kalian bahaslah bisnis, aku tidak akan mengganggu," ucap Bitsy sambil melihat ke arah Cristina.


"Duduk denganku?" Cristina melihat Acton dan kekasihnya itu mengangguk agar Cristina setuju agar mereka tidak menyinggung Edward.


"Baiklah, sepertinya banyak yang bisa aku bahas bersama Nyonya Edward," Cristina mengangguk, semoga tidak ada yang aneh pada percakapan mereka nanti!"


"Terima kasih!" Bitsy melangkah mendekat dan ketika jaraknya cukup jauh dari Edward, Bitsy bisa melihat hantu La Lionora berada di sisi Acton.

__ADS_1


"Bagaimana kau bisa mengenal Acton Adam?" tanya Bitsy basa basi.


"Hanya kebetulan saja. Kau sendiri, apa benar kau sahabat baik Sarah?" Cristina menatap Bitsy dengan tatapan curiga.


"Jika aku berkata bukan, apa kau akan percaya?" tanya Bitsy dan karena pertanyaannya itu, membuat Bitsy mendapatkan tatapan penuh curiga dari Cristina.


"Kau suka bercanda. Jika kau bukan sahabat baik Sarah, lalu dari mana kau bisa mengenalnya?" ucap Cristian. Dia dan Bitsy saling pandang tapi dengan ekspresi serius namun lambat laun mereka mulai tertawa padahal tidak ada yang lucu.


"Aku memang bercanda tapi aku mengenal Sarah karena aku bisa melihat hantunya." ucap Bitsy.


"Apa kau bilang? Hantu?" Cristina terkejut tapi dia kembali tertawa mendengar perkataan Bitsy dan tawanya itu menarik perhatian Acton.


"Apa yang kalian bahas? Kenapa begitu seru?" tanya Acton. Padahal mereka baru saja berbincang tapi kekasihnya itu justru tertawa dengan keras.


"Dengar ini, Acton. Dia berkata jika dia mengenal Sarah karena dia bisa melihat hantunya. Apa kau mempercayai hal ini?" ucap kekasihnya yang kembali tertawa.


"Apa?" tidak seperti kekasihnya, Acton justru curiga dengan Bitsy.


"Apa kau percaya dengan hantu, tuan Adam?" tanya Bitsy.


"Aku tidak bisa melihat tapi aku percaya dengan makhluk halus seperti hantu."


"Apa kau bilang?" Acton dan kekasihnya terkejut dan berpaling ke belakang. Mendadak mereka merasa takut dan merinding.


"Ada apa, Tuan Acton. Bukankah kita sedang membahas bisnis?" tanya Edward yang pura-pura tidak mengerti.


"Tidak, tidak apa-apa. Calon istrimu memang pandai bercanda, Tuan Edward," Acton menyeka dahi padahal dia tidak sedang berkeringat.


"Dia memang suka bercanda," ucap Edward.


"Nyonya Edward benar-benar menakutkan," ucap kekasih Acton.


"Hi... Hi... Hi.... Hi....!" tiba-tiba Bitsy tertawa mengerikan seperti itu.


Edward melihat ke arah Bitsy, apa ini hanya akting gadis itu saja untuk menakuti Acton dan kekasihnya? Jika benar maka sangat bagus, Bitsy benar-benar menguasai perannya tapi sesungguhnya hantu La Lionora sedang merasuki tubuh Bitsy.  Acton dan kekasihnya memundurkan duduk mereka sedikit karena Bitsy terdengar menakutkan.

__ADS_1


"Ada apa dengan calon istrimu, Tuan Edward?" tanya Acton.


"Abaikan saja dia!"


"Tapi dia tampak menakutkan!" teriak kekasih Acton.


"Kenapa? Apa kalian takut padaku?" Bitsy beranjak dan terlihat menakutkan.


"A-Apa maumu?" teriak Cristina.


"Kau, aku ingat denganmu sekarang. Kau adalah bagian asuransi dan aku pernah melihatmu menemui Acton waktu itu!" ucap Bitsy sambil menunjuk ke arah Cristina. Dia memang merasa tidak asing dengan kekasih baru Acton itu dan dia menebak jika wanita itu terlibat.


"A-Apa yang kau inginkan?" Cristina sudah beranjak dan melangkah mundur. Acton beranjak begitu juga dengan Edward. Bitsy terlihat berbeda tapi dia ingin melihat apa yang terjadi.


"Ternyata, aku paham sekarang. Kau merekayasa kematianku agar kau mendapatkan asuransi jiwa milikku, bukan? Kau bekerja sama dengannya dan jangan-jangan, kalian berdua sudah menjalin hubungan begitu lama di belakangku!" teriak hantu La Lionora yang ada di dalam tubuh Bitsy.


"Jangan sembarangan, Nona!" teriak Acton.


"Tuan Edward, segera amankan calon istrimu!" teriak Cristina.


"Tidak, apa kau tahu, Acton?" Edward terlihat santai, "Tanpa sengaja kami menemukan dua mayat yang tergantung di hutan!" Edward menatap pria itu dengan tajam.


"Du-Dua mayat?" Cristina terlihat ketakutan sedangkan Acton masih berusaha bersikap santai.


"Apa yang kau maksudkan? Apa ini tujuanmu mengajak aku bertemu?" tanya Acton.


"Diam kau pria jahat!" La Lionora menunjuk ke arah Acton.


"Kau merekayasa kematianku dengan merusak mobilku sehingga aku mengalami kecelakaan. Perutku robek akibat benda tajam yang kau sembunyikan di mobilku lalu semua beranggapan aku mati akibat kecelakaan. Kau membunuhku agar kau mendapatkan uang asuransi jiwa milikku yang jumlahnya cukup banyak tapi kau salah perhitungan karena uang itu di dapatkan oleh ibu dan adikku oleh sebab itu kau membunuh mereka berdua yang mungkin saja tidak mau memberikan uang itu padamu. Kau merampas uang itu dari tangan mereka!" tebak hantu La Lionora.


"Cukup, jangan asal bicara tanpa ada buktinya. Ayo kita pergi dari sini!" ajak Cristina. Bisa gawat jika Bitsy terus mengoceh.


"Kalian berdua tidak akan bisa lari, aku akan membunuh kalian berdua!" Bitsy sudah meraih sesuatu benda yang bisa dia gunakan untuk melempar.


"Jangan!" teriak Edward seraya menghampiri Bitsy dengan cepat dan karena hal itulah, Bitsy mendadal Jatuh tak sadarkan diri dan pingsan. Melihat itu, Acton dan Cristina segera keluar dari ruangan itu. Entah apa yang terjadi, entah siapa sebenarnya Bitsy tapi mereka harus pergi sebelum apa yang mereka lakukan ketahuan.

__ADS_1


"Bitsy!" Edward mengguncang tubuh Bitsy lalu menggendong Bitsy yang pingsan. Apa yang terjadi? Kenapa Bitsy justru pingsan? Jangan katakan yang baru saja berbicara tadi bukanlah Bitsy.


Setelah Acton dan Cristina pergi, sahabat baik Edward masuk ke dalam untuk berbicara dengan Edward. Melihat apa yang terjadi, mereka sudah mengambil kesimpulan sendiri dan meminta Edward untuk menyerahkan masalah itu pada mereka.


__ADS_2