
Bitsy yang pergi ke kamar mandi dan yang telah selesai, tiba-tiba saja dipanggil oleh seorang wanita tua yang meminta tolong padanya. Karena iba jadi dia membantu nenek itu membawa barang-barangnya yang banyak sampai ke taksi tanpa curiga jika memang sudah ada yang mengikuti sewaktu mereka menuju bandara.
Ternyata, Bitsy benar-benar diincar oleh Martin yang menginginkan dirinya juga kemampuannya. Selama dia tidak menampakkan diri, Martin pergi menyusun sebuah rencana. Dia bahkan meminta bantuan orang pintar karena dia ingin istrinya yang sudah mati hidup kembali. Rencananya adalah, dia ingin mengorbankan Bitsy dengan cara memasukkan jiwa istrinya ke dalam tubuh Bitsy. Sepertinya kejadian yang terjadi dulu, akan kembali terulang namun bedanya, kali ini dengan raga yang masih bernyawa.
Hantu istri Martin, yang termasuk dalam kategori hantu La Liorona karena dia mati dalam keadaan tidak wajar. Memang begitu banyak versi untuk hantu ini karena setiap hantu wanita yang terlihat menggunakan gaun putih akan dianggap sebagai hantu La Liorona meski yang paling dominan adalah yang menggunakan gaun pengantin. {Kayak Kuntilanak indo ya, yang banyak macamnya}
Setelah mengutarakan niatnya pada seseorang yang ahli dalam spiritual, Martin mendapatkan harapan untuk bersama dengan istrinya lagi. Mereka akan melakukan sebuah ritual untuk memanggil arwah Lea lalu mereka akan melakukan ritual agar arwah Lea dapat menggantikan arwah Bitsy dan mengambil raganya untuk selamanya.
Bitsy bisa tertangkap akibat menolong nenek tua di bandara karena setelah membantu nenek itu, Martin tiba-tiba memeluk Bitsy dan menyuntikkan obat bius ke lengan Bitsy. Bitsy tidak bisa melawan karena dia sudah jatuh pingsan.
Martin membawanya dengan mudah dan ketika Martin menggendong Bitsy, ponsel yang Bitsy simpan di saku celana bagian belakangnya terjatuh. Seorang petugas menemukannya tidak lama kemudian oleh sebab itu, ponsel Bitsy berada di tangan seorang petugas keamanan.
Martin membawa gadis itu cukup jauh dari kota karena dia tidak ingin Edward menemukan keberadaan Bitsy dengan mudah. Martin bahkan menyamar agar tidak ada yang mengetahui dirinya ketika dia menculik Bitsy dan sekarang, dia sangat yakin Edward atau siapa pun tidak akan ada yang bisa menemukan keberadaan Bitsy.
Edward kembali ke bandara bersama dengan Darko. Mereka berusaha mencari dengan cara bertanya pada petugas yang ada di sana. Mereka pun berada di sana sambil menunggu ibu Edward yang akan membantu putranya mencari Bitsy. Meski dia sudah tua dan sudah pensiun, tidak menjadi agen lagi tapi dia masih memiliki kemampuan untuk melihat hantu.
Dulu ibu Edward adalah seorang agen hebat dan dia adalah Anna Baker yang menikah dengan rekannya sendiri namun sayang, kemampuannya tidak diturunkan pada Edward tapi roh pelindung yang dia miliki justru mengikuti Edward sejak putranya lahir dan melindungi putranya dari gangguan roh jahat. Itu terjadi karena Edward memiliki jiwa istimewa yang sesungguhnya disukai oleh para iblis tapi berkat roh pelindung itulah, tidak ada yang bisa mendekati Edward mau hantu atau pun iblis.
Anna dan Barrow sudah tiba, mereka sudah lama tidak memegang senjata karena mereka sudah pensiun. Meski Edward tidak mau mengikuti jejak mereka menjadi agen tapi mereka tidak keberatan karena mereka tidak pernah melarang putra semata wayang mereka mengambil pilihan di dalam hidupnya tapi kabar yang mereka dapatkan, cukup mengejutkan karena selama ini Edward tidak pernah mengatakan jika dia sudah memiliki kekasih.
__ADS_1
"Mom!" Edward memanggil ibunya sambil melambai.
"Beraninya kau menyembunyikan jika kau sudah punya pacar?" Anna berjalan mendekati putranya dengan kedua tangan mengepal.
"Hei... Hei, jangan memukul!" cegah Barrow.
"Jangan menghalangi aku, akan aku pukul putramu sampai babak belur!"
"Mom, please. Bukan saatnya melakukan hal itu karena calon istriku hilang!"
"Putriku, bukan calon istrimu karena aku belum menyetujui hubungan kalian!" ralat Darko.
"Mom, Bitsy diculik tapi tidak ada yang melihatnya. Apa Mommy bisa menggunakan kemampuan Mommy untuk mencari keberadaannya?" hanya ini satu-satunya jalan. Jika tidak ada manusia yang melihat tapi dia yakin, hantu yang ada di bandara pasti bisa melihatnya.
"Jadi kau ingin Mommy berbicara pada hantu yang ada di bandara ini?" tanya ibunya. Pertanyaan Anna membuat Darko terkejut, jadi wanita itu pun memiliki kemampuan seperti putrinya?
"Mom, aku rasa ada yang melihatnya jadi cobalah!" pinta Edward.
"Baiklah, baik! Semoga tidak ada yang menganggap aku gila!" Anna berjalan pergi untuk bertanya pada para hantu yang ada di sekitar tempat itu dan setelah beberapa saat kemudian, dia sudah mendapatkan petunjuknya.
__ADS_1
"Bagaimana, Mom?" tanya Edward yang sudah tidak sabar.
"Seorang pria membawanya dan pria itu berbau tanah kematian!"
"Martin, aku rasa pria itu Martin!" kedua tangan Edward mengepal erat.
"Jika begitu kita pergi, Mommy akan meminta bantuan arwah yang bisa mengikuti jejak mereka dan sebaiknya kita cepat agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan!"
"Mom, apa kau tidak melihat hantu La Lionora?" dia harus memastikan karena bisa saja Acton agar mereka tidak salah sasaran.
"La Lionora yang mana? Di sana ada, di sana juga ada di atas itu juga ada. La Lionora mana yang kau maksud?" tanya ibunya. Tidak seperti Bitsy, dia tetap bisa melihat hantu saat berdekatan dengan Edward karena sejak awal roh pelindung yang ada pada Edward adalah miliknya.
"Ck, kenapa begitu banyak?" dia tidak tahu yang mana karena Bitsy tidak pernah mengatakan seperti apa hantu La Lionora yang sedang dia bantu.
"Hantu itu memang banyak. Ayo pergi jika tidak semua akan terlambat. Mommy khawatir karena pria yang memiliki bau tanah kematian yang berarti dia memiliki niat paling buruk yang tidak kita inginkan!" Anna melangkah pergi diikuti oleh Barrow. Darko mengikuti Edward dengan perasaan was-was. Apa maksudnya bau tanah kematian? Entah kenapa dia justru teringat dengan masa lalu di mana dia membangkitkan istrinya yang sudah tiada tapi yang dia undang justru iblis yang hendak melahap ketiga anaknya. Karena hal itulah membuat Bitsy jadi memiliki kemampuan. Apa waktu itu dia juga berbau tanah kematian?
Anna dan Darko berada di depan, mereka yang akan memandu jalan. Semoga saja mereka bisa tiba tepat waktu dan mencegah apa yang seharusnya tidak terjadi karena niat tidak baik Martin.
Suatu tempat terpencil sudah terlihat, Martin melihat Bitsy yang terbaring di kursi belakang dengan seringai lebar. Sebentar lagi, yeah, sebentar lagi. Raga gadis itu akan menjadi milik istrinya . Tidak sia-sia dia mencari orang pintar dan tinggal beberapa jam lagi karena saat waktu menunjukkan tepat pukul dua belas malam, istrinya akan mengambil alih raga Bitsy sepenuhnya dan wanita itu akan hilang sepenuhnya bahkan yang paling buruk adalah, jiwanya akan menjadi hantu gentayangan sampai dunia berakhir.
__ADS_1
Mobil yang dia bawa dihentikan di sebuah tempat yang berbentuk rumah kecil. Martin menggendong Bitsy dan memasuki rumah kecil di mana semua persiapan sudah tersedia dan di sana seorang nenek tua yang akan membantunya pun sudah siap.