Devil In My Wife Body

Devil In My Wife Body
La Lionora 30


__ADS_3

Pesta yang diadakan oleh seorang pengusaha sudah dipenuhi oleh tamu undangan. Bitsy dan Edward pun sudah tiba ke pesta itu. Sebagai orang yang pertama kali mendatangi pesta seperti itu tentu saja membuat Bitsy canggung apalagi begitu banyak orang.


Bitsy bersembunyi di belakang Edward saat pria itu disambut oleh seseorang. Edward memperkenalkan Bitsy sebagai calon istrinya saat ada yang bertanya. Dia serius pada Bitsy jadi dia tidak akan ragu sama sekali. Selagi Edward sedang berbincang, Bitsy justru mencari targetnya.


Tamu yang datang satu persatu tidak luput, Bitsy bahkan tak sadar dia sudah menjauh dari Edward karena dia tergeser dengan perlahan dari orang-orang yang ingin berbicara dengan Edward. Bitsy masih melihat sekitar namun sosok hitam yang dia lihat mengejutkan dirinya dan sosok-sosok hitam itu berada di punggung beberapa tamu yang datang.


Bitsy mulai melangkah mundur, beberapa sosok hitam kembali dia lihat berada di punggung beberapa pria dan wanita. Biasanya sosok seperti itu adalah sosok jahat. Sosok seperti itu biasanya adalah arwah yang dipenuhi oleh dendam. Kedua kakinya masih melangkah mundur tapi ketika sosok putih terlihat melayang mengikuti seseorang, langkah Bitsy terhenti.


Bukankah itu adalah La Lionora? Bitsy berpaling, melihat ke arah Edward yang sedang sibuk karena dia dikerumuni oleh banyak orang. Entah apa yang membuat pria itu begitu populer tapi ini adalah kesempatannya karena bisa saja La Lionora sedang mengikuti Acton Adam.


Bitsy meninggalkan Edward yang berusaha menghindar, dia bahkan salah menarik tangan orang yang dia kira sebagai Bitsy. Dia bisa menebak jika Bitsy pasti sedang kesal karena mereka dikerumuni begitu banyak orang. Dia pun tidak mengharapkan hal ini tapi semua yang terjadi tidak bisa dicegah.


"Maaf aku membawamu dalam situasi yang tidak menyenangkan," Edward berpaling namun sosok asing yang dia dapatkan. Wanita itu tersipu malu, sedangkan Edward terkejut karena Bitsy sudah berubah bentuk.


"Siapa kau?" tanya Edward seraya melepaskan tangan wanita asing yang dia pegang.


"Aku diajak ayahku untuk datang tapi aku tidak menduga kau justru menarik tanganku."


"Ck, maaf. Aku kira kau calon istriku. Sekali lagi maaf!" Edward melihat sekeliling lalu melewati wanita yang salah dia bawa. Ke mana Bitsy? Padahal dia sudah meminta Bitsy untuk tidak berjauhan darinya tapi di mana dia?


Bitsy sedang mengikuti hantu La Liorona secara diam-diam karena dia yakin Acton Adam sudah datang. Bitsy berdiri agak jauh dari hantu itu saat hantu La Lionora berhenti. Bitsy pura-pura mengambil minuman tapi sebenarnya dia sedang mencuri pandang ke arah hantu itu.


La Lionora berdiri tidak jauh dari sepasang kekasih yang sedang berbicara. Bitsy melangkah semakin mendekat sampai akhirnya dia dapat melihat wajah Acton Adam. Akhirnya, pria itulah yang dia cari. Sebaiknya dia segera mencari Edward, jangan sampai membuatnya khawatir.


Bitsy melangkah mundur dengan perlahan dan tanpa sadar, Bitsy menabrak seseorang. Gadis itu terkejut apalagi sepasang tangan sudah berada di bahunya. Bitsy tidak bisa bergerak karena orang yang ada di belakang tiba-tiba memeluknya.


"Dari mana saja kau? Kenapa meninggalkan aku begitu saja?"

__ADS_1


"Edward?"


"Kau kira siapa?" Edward memutar tubuh Bitsy hingga mereka saling berhadapan.


"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau meninggalkan aku?" tanyanya.


"Kau sedang dikerumuni seperti selebriti jadi aku tidak mau mengganggu. Aku mengikuti hantu itu?" Bitsy menunjuk ke arah Acton Adam dan kekasihnya, "Aku mengikuti hantu itu untuk mencari keberadaannya," ucapnya lagi.


"Baiklah, maaf. Aku melupakan dirimu dan salah bawa orang," Edward kembali memeluknya namun dengan perlahan Edward mengambil gelas yang ada di tangan Bitsy, "Jangan minum minuman ini, kau bisa mabuk!" ucapnya seraya meletakkan gelas minuman ke atas nampan yang dibawa oleh seorang waiters yang kebetulan lewat.


"Aku sengaja mengambilnya agar tidak dicurigai. Bagaimana sekarang, apa aku sudah bisa mendekati dirinya?" tanya Bitsy.


"Tentu saja, ayo!" Edward menggandeng tangan Bitsy lalu melangkah mendekati Acton Adam namun mereka sepakat untuk berpisah sebentar karena Bitsy hendak memulai aksinya dengan cara berpura-pura menjadi sahabat baik hantu La Lionora.


Edward mengawasi saat Bitsy melangkah mendekati Acton Adam. Sesungguhnya dia tidak suka tapi mereka sudah sepakat saat di perjalanan jika mereka akan memerankan peran mereka masing-masing agar tidak dicurigai. Bitsy semakin mendekati Acton dan sesuai dengan peran, dia pura-pura menabrak Acton Adam.


"Ma-Maaf!" ucap Bitsy sambil memperlihatkan ekspresi bersalah karena dia sudah menabrak pria itu.


"Tidak, tidak apa-apa. Tidak perlu membuat keributan!" ucap Acton.


"Oh my God, apa kau Acton?" tanya Bitsy pura-pura tidak tahu.


"Siapa kau? Apa aku mengenalmu?" Acton menatapnya dengan tatapan heran.


"Aku sahabat Sarah, mungkin kau tidak mengenal aku tapi aku mengenalmu karena Sarah selalu membicarakan dirimu padaku. Mana Sarah? Kenapa dia tidak terlihat?" Bitsy melihat sana sini, pura-pura mencari Sarah.


"Sarah tidak datang," ucap Acton. Dia benar-benar curiga dengan Bitsy karena jika Bitsy adalah sahabat baik Sarah kemungkinan dia tahu sesuatu.

__ADS_1


"Kenapa? Apa dia sedang hamil?" tanya Bitsy lagi. Ekspresi wajah kekasih Acton sudah menggelap. Dia tidak suka  Sarah yang sudah mati diungkit kembali.


"Tidak, bukan begitu," ucap Acton. Sepertinya wanita itu tidak tahu apa pun mengenai kematian Sarah.


"Syukurlah, aku lega tidak terjadi sesuatu padanya. Beberapa bulan yang lalu, Sarah menghubungi aku dan berkata jika ada yang hendak membunuhnya!" Bitsy mulai memancing untuk melihat ekspresi mereka berdua.


"Apa maksud perkataanmu? Apa kau mau menuduh kami yang telah membunuh Sarah?" kekasih Acton justru menunjukkan gelagat yang mencurigakan.


"Cukup!" bentak Acton seraya menatap kekasihnya dengan tatapan tajam.


"Apa maksud perkataannya? Kenapa dia berkata seolah-olah Sarah sudah dibunuh oleh seseorang?" tanya Bitsy curiga. Meski dia awam dengan hal seperti itu tapi dia yakin ada sebuah konspirasi jahat pada kedua orang itu.


"Tidak, kau salah mendengar. Sarah memang sudah meninggal tapi dalam sebuah kecelakaan!" ucap Acton.


"Apa? Tidak mungkin!" lagi-lagi Bitsy pura-pura terkejut mendengar perkataan Acton.


"Sarah meninggal akibat kecelakaan di hari pernikahan kami, jadi yang dia katakan itu tidak benar!" sial, entah apa yang Sarah katakan pada sahabatnya itu tapi dia harap tidak ada yang mencurigakan.


"Tidak.. Aku tidak percaya!" ucap Bitsy seraya melangkah mundur.


"Apa maksudmu tidak percaya? Kau bisa mencari tahu penyebab kematiannya!" ucap kekasih Acton.


"Aku tidak percaya karena sebelum kalian menikah, dia sudah mengatakan padaku jika ada yang berniat membunuhnya!" sungguh cerita yang dia karang sangat meyakinkan.


"Apa yang dia katakan padamu?" tanya Acton yang melangkah mendekati Bitsy. Dia akan mencari tahu apa yang Sarah katakan pada gadis itu dan dia harap Sarah tidak mengatakan sesuatu yang mencurigakan. Tapi dia yakin, tidak akan ada yang tahu dengan apa yang telah dia lakukan.


Edward yang mengawasi merasa semua itu sudah cukup. Dia tidak suka Acton menyentuh Bitsy. Edward yang berada tidak jauh dari mereka melangkah mendekati Bitsy lalu meraih pinggang Bitsy sehingga Acton tidak bisa menyentuh gadis miliknya.

__ADS_1


"Ternyata kau berada di sini, Sayang. Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Edward basa basi.


Acton terkejut, Edward? Bukankah itu pria yang sangat ingin dia temui selama ini? Edward merasa ini kesempatan dan mengesampingkan wanita yang ada di sisi Edward terlebih dahulu namun tidak bagi kekasihnya yang tak melepaskan pandangannya dari Bitsy. Apa sebenarnya yang dikatakan oleh Sarah padanya? Dia sangat ingin tahu karena dia merasa gadis itu mengetahui sesuatu, sesuatu yang berbahaya untuk mereka berdua.


__ADS_2