Dia Wanitaku

Dia Wanitaku
Bab 14


__ADS_3

"Toko boneka?" tanya Amel setelah Bagas memarkirkan mobilnya disebuah toko boneka


"Iya" jawab Bagas singkat dan mereka langsung masuk toko. Disana banyak sekali macam-macam boneka dari mulai yang ukuran kecil sampai yang paling besar, dari yang biasa sampai yang paling mahal ada ditoko itu. Bagas nampak bingung memilih boneka, sedangkan Amel dia hanya diam mematung, dia teringat masa lalunya, dia sering diajak kesini dulu sama kekasihnya. Yyaa karna toko boneka itu milik kekasihnya dulu, hingga sapaan seseorang menyadarkannya dari lamunannya.


"Nona Amel ?" sapa karyawan itu dengan ramah "Lama nona Amel tak berkunjung kemari" lanjut karyawan itu masih dengan ramah


"Iya mbak.. Amel lagi banyak tugas" jawab Amel tak kalah ramah


"Pacar ya nona Amel ?" tanya karyawan itu


"Bukan mbak... dia temanku" jawab Amel


Sedangkan Bagas dia masih sibuk memilih boneka, dia bingung boneka mana yang mau dia beli, dia tidak tau warna kesukaan anak kecil itu, dia juga tidak boneka kesukaan anak kecil itu. Dia mendekat ke Amel, hingga akhirnya dia meminta bantuan Amel untuk memilihkan boneka.


"Mel... bagus yang mana, ini atau ini? tanya Bagas sambil menunjukkan boneka yang dia bawa


"Eeemmmmm.... yang ini bagus" jawab Amel sambil mengambil boneka yang ada dirak boneka


"Yyaa udah.... ambil saja yang kamu pilih, dia pasti suka pilihan kamu"


"Memang untuk siapa?" tanya Amel pelan


"Buat someone" jawab Bagas yang membuat Amel semakin penasaran


"Eemm.. pasti orang itu sangat berarti yyaa buat kamu?" tanyanya lagi


"Sangat" jawab Bagas singkat dan tak lama mereka langsung kekasir. Setelah selesai membayar bonekanya Bagas dan Amel kembali melanjutkan perjalanan ke rumah Bagas .

__ADS_1


Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mereka sampai dikediaman keluarga Bagas.


"Ma.... ada Amel datang" ucap Bagas sedikit berteriak karna mama lagi berada diruang tengah, mama yang mendengar itu langsung menghampiri Amel dan Bagas .


"Tante" sapa Amel sambil menyalami Tante Susan


"Bagaimana kabar kamu sayang?" tanya mama Susan


"Alhamdulillah tante, Amel sehat, Tante bagaimana kabarnya?" jawab Amel sekaligus bertanya


"Alhamdulillah sayang Tante juga sehat, kamu sering-sering dong main kerumah tente biar Tante gak kesepian"


"iya Tante"


"Ya udah... kamu ngobrol aja dulu sama mama yyaa... aku mau mandi dulu" ujar Bagas


"Oma..." teriak anak kecil itu dan langsung duduk dipangkuan omanya "Tante ini siapa Oma?" tanya Kiara dengan lugu


"Ini Tante Amel temannya om Bagas " jawab loma


"Hai.. Tante cantik, aku Kiara" ucap Kiara memperkenalkan diri


"Hai... anak cantik, aku amel"


"Tante Amel pasti Tante cantiknya om Bagas yyaa...?" tanya Kiara polos yang membuat Amel dan Oma langsung tertawa kecil bersamaan, tak lama Dion dan Lisa datang.


"Wwaahh... kayaknya lagi ngobrol asyik nih" seru Dion yang langsung duduk disebelah mamanya dan disusul Lisa

__ADS_1


"Ada tamu..." ujar Lisa


"Oh.. iya sayang, kenalin ini Amel anaknya almarhumah Tante Mirna" ujar Mama Susan "Amel kenalin ini Bang Dion kakaknya Bagas dan ini Lisa istrinya bang Dion..." lanjut mama


"Salam kenal bang Dion kak Lisa , aku Amel " ucap Amel ramah begitupun dengan Dion dan Lisa


"Oohh.. ya Ma, Pa, Tante Amel ini Tante cantiknya om Bagas lhow...." ujar bocah kecil itu dengan lugu


"Wwaahh... jadi ini pacarnya om Bagas" canda Dion sambil mencium pipi anaknya, mendengar ucapan Bagas seketika wajah Amel jadi memerah. Pacar seru Amel dalam hati, dan mereka kembali mengobrol tak lama Bagas datang dan ikut gabung bersama mereka.


"Belum muhrim Gas duduknya jangan terlalu dekat" ledek Dion


"Apaan sih loe bang" ucap Bagas, Amel hanya tersipu dalam hati dia merasa senang, lama dia tak merasakan suasana seperti ini.


Terimakasih Tuhan engkau masih memberikanku kesempatan sesaat ini.


"Oh... ya om Bagas punya sesuatu buat kamu" Ucap Bagas yang langsung beranjak mengambil boneka yang tertinggal dimobilnya.


"Tara..." ujar Bagas sambil mengangkat tentengan yang dia bawa, dan Kiara langsung berlari kearahnya "Apa kau suka?" tanya Bagas


"Aku suka banget om"


"Ini Tante cantik yang milihin bonekanya" bisik Bagas


"Tante cantik makasih yyaa" ucap Kiara yang langsung duduk dipangkuan Amel


"Sama-sama cantik" jawab Amel sambil mencubit gemas hidung Kiara dan Kiara langsung menarik tangan Amel untuk diajak bermain ditaman.

__ADS_1


__ADS_2