Dia Wanitaku

Dia Wanitaku
Bab 17


__ADS_3

Karin sudah menunggu Bagas dua jam didepan rumah Amel namun Bagas tak kunjung keluar. Ngapain mereka berdua-duan? gadis itu sudah mulai kesal dan dia memutuskan untuk meninggalkan rumah Amel .


Didalam rumah Amel


"Lama-lama aku buncit Mel dekat-dekat kamu" ucap Bagas


"Bagus dong" jawab Amel


"Bagus apanya, tar cewek-cewek gak mau sama gue" jawab Bagas yang membuat Amel tertawa


"Dasar play boy" ujar Amel, Bagas melihat jam ditangannya sudah larut Bagas pamitan untuk pulang, dia tak enak kalau Amel jadi bahan omongan tetangganya.


Satu Minggu berlalu, hari ini ulang tahun kampus, semua mahasiswa kumpul di aula kampus. Acara demi acara berjalan dengan khidmat dan terakhir acara hiburan. Satu persatu tampil menunjukkan bakat mereka.


"Baiklah gaeeess,, ada satu teman kita yang ingin mengungkapkan isi hatinya untuk seseorang yang dia sayang, iiiicccchhh so sweet yyaa, jadi iri" kata pembawa acara "marilah kita panggil teman kita, DIDIT" ujar pembawa acara mempersilahkan Didit


Amel dan teman-temannya seketika memelototkan matanya seakan tak percaya, Didit mau apa dia?


"Mel... itu Didit mau ngapain?" tanya Rea


"Kan tadi mbaknya bilang dia mau ngungkapin isi hatinya untuk seseorang" jawab Amel


"Buat loe kali Mel?" kata Rena


"Gue.." ucap Amel sambil menunjuk dirinya sendiri, Didit sudah berada diatas panggung, semua terdiam


"Puisi ini untuk seseorang yang sangat saya cintai, Amelia ini untukmu" ucapnya sebelum membaca puisinya, Amel hanya terdiam dia ingin mendengar puisi Didit


Dikala mentari masih merasa malu


Engkau datang membangunkanku


Membawaku sadar dari alam mimpiku


Kau memberiku semangat untuk hariku


Wahai engkau yang di sana


Bagaimana kau tau apa yang aku butuhkan?


Apa kau memasang lensa di setiap sudut kehidupanku?


Atau apa kau menanam matamu di sebelah mataku?


Tapi biarlah, itu tak penting


Yang terpenting kau masih memberiku senyum semangat untuk mengais pundi pundi kehidupan di tanah orang ini


Aku bangga memilikimu walau aku tak tahu kapan akan berakhir


Aku akan menyisihkan hari hariku untuk mencintaimu


Aku sayang kamu


Kamu – oleh Ari Wibowo


"Aaammmeeellll, kenapa Didit so sweet sekali" ucap Tantri kagum, sedangkan disana dibelakang panggung ada yang tidak suka mendengar puisi Didit untuk Amel.


"Bocah curut,, sejak kapan dia milikin Amel,, sok-sokan romantis" gerutu Bagas


"Aaadduuhhh Amelia beruntungnya dirimu mendapatkan cowok tampan ini" ucap pembawa acara "baiklah teman-teman jika tadi teman kita Didit sudah berpuisi sekarang kita lanjut keacar berikutnya,, ini yang kita tunggu-tunggu ini yang kita nanti-nanti siapa yang tak mengenal cowok-cowok ganteng ini,, mari kita sambut Bagas the gengs" ucap pembawa acara memanggil Bagas dan kawan-kawan dan tak lama Bagas dan kawan-kawan naiklah kepanggung.


"Oke karna hari sudah semakin sore kita langsung saja, apa kalian sudah siap" tanya Doni sang vokalis

__ADS_1


"Sssiiiaaappp" teriak semuanya, tak lama musik berbunyi dan mereka semua siap mengikuti sang vokalis menyanyi, mereka sangat menikmati penampilan cowok-cowok ganteng ini


#Kuhantarkan bak di pelataran


Hati yang temaran


Matamu juga mata mataku


Ada hasrat yang mungkin terlarang


Satu kata yang sulit terucap


Hingga batinku tersiksa


Tuhan tolong aku jelaskanlah


Perasaanku berubah jadi cinta


Reff.


Tak bisa hatiku merafikan cinta


Karena cinta tersirat bukan tersurat


Meski bibirku terus berkata tidak


Mataku terus pancarkan sinarnya


Kudapati diri makin tersesat


Saat kita bersama


Desah nafas yang tak bisa truskan


persahabatan jadi cinta


Reff


Mengapakah kita coba persatukan


Mungkin cobaan untuk persahabatan


Atau mungkin sebuah takdir Tuhan


"Oke satu lagu sudah kita bawakan untuk kalian sebagai lagu pembuka mungkin diantara kalian ada yang mau reques lagu" tanya sang vokalis dengan nada sedikit ngos-ngosan, sontak mereka berteriak ada yang reques kisah cintaku_peterpan, ada yang reques lagu ungu ada yang reques five minutes dan masih banyak lagi, karena ingin memuaskan penggemarnya mereka menyanyikan satu-satu lagu yang direques.


Semua sangat menikmati, suara vokalis yang begitu merdu dan didukung wajah yang tampan.


"Oke saya ada satu kejutan buat kalian, apa kalian setuju kalau gitaris kita, cowok paling tampan dikampus kita menyumbangkan suara merdunya itu untuk kita semua, apa sekalian setuju?" tanya sang vokalis dengan nada yang sedikit berteriak diakhir katanya


"Sseetttuujjjuuu" jawab semua penonton, Bagas terkaget Apa-apaan ini Doni? batinnya


Bagas tak bisa menolak, mau tidak mau siap tidak siap dia harus menyumbangkan suaranya karna penonton semua sudah meneriaki namanya. Dia langsung bertukar posisi dengan Doni.


Dia menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perlahan sebelum dia membuka suaranya.


"Baiklah karena permintaan kalian semua saya akan membawakan semua lagu dan lagu ini saya persembahkan untuk seseorang dan untuk seseorang yang ada disana aku mencintaimu" ujar Bagas sebelum bernyanyi, tak lama dia memberi kode keteman-temannya untuk memulai musik


Waktu pertama kali


Kulihat dirimu hadir


Rasa hati ini inginkan dirimu

__ADS_1


Hati tenang mendengar


Suara indah menyapa


Geloranya hati ini tak kusangka


Rasa ini tak tertahan


Hati ini selalu untukmu


Terimalah lagu ini


Dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia


Tulus padamu


Hari-hari berganti


Kini cinta pun hadir


Melihatmu, memandangmu bagai bidadari


Lentik indah matamu


Manis senyum bibirmu


Hitam panjang rambutmu anggun terikat


Rasa ini tak tertahan


Hati ini selalu untukmu


Terimalah lagu ini


Dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia…


"Terimakasih" ucapnya setelah menyanyikan sebuah lagu yang begitu romantis, sebuah lagu yang begitu menyentuh hati


"Beruntungnya perempuan yang ada dihati kak Bagas" ujar Tantri


"Aku juga mau" ujar Rea


"Kak Bagas kau romantis itu" ujar Rena


"Siapa seseorang yang ada dihati Bagas itu, apa dia begitu sangat berarti? apa dia begitu spesial?" tanya Amel dalam hati


Acara telah selesai, Amel dan teman-temannya tak langsung kembali mereka masih ingin makan dikantin. Seperti biasa mereka mengobrol dan sambil bercanda tak lupa mereka juga membahas puisi Didit dan juga tak ketinggalan seseorang yang ada dihati kak Bagas .

__ADS_1


Zigaz_Sahabat jadi Cinta


Andmesh Kamaleng_ Cinta Luar Biasa


__ADS_2