
Karin sudah menunggu Bagas dua jam didepan rumah Amel namun Bagas tak kunjung keluar. Ngapain mereka berdua-duan? gadis itu sudah mulai kesal dan dia memutuskan untuk meninggalkan rumah Amel .
Didalam rumah Amel
"Lama-lama aku buncit Mel dekat-dekat kamu" ucap Bagas
"Bagus dong" jawab Amel
"Bagus apanya, tar cewek-cewek gak mau sama gue" jawab Bagas yang membuat Amel tertawa
"Dasar play boy" ujar Amel, Bagas melihat jam ditangannya sudah larut Bagas pamitan untuk pulang, dia tak enak kalau Amel jadi bahan omongan tetangganya.
Satu Minggu berlalu, hari ini ulang tahun kampus, semua mahasiswa kumpul di aula kampus. Acara demi acara berjalan dengan khidmat dan terakhir acara hiburan. Satu persatu tampil menunjukkan bakat mereka.
"Baiklah gaeeess,, ada satu teman kita yang ingin mengungkapkan isi hatinya untuk seseorang yang dia sayang, iiiicccchhh so sweet yyaa, jadi iri" kata pembawa acara "marilah kita panggil teman kita, DIDIT" ujar pembawa acara mempersilahkan Didit
Amel dan teman-temannya seketika memelototkan matanya seakan tak percaya, Didit mau apa dia?
"Mel... itu Didit mau ngapain?" tanya Rea
"Kan tadi mbaknya bilang dia mau ngungkapin isi hatinya untuk seseorang" jawab Amel
"Buat loe kali Mel?" kata Rena
"Gue.." ucap Amel sambil menunjuk dirinya sendiri, Didit sudah berada diatas panggung, semua terdiam
"Puisi ini untuk seseorang yang sangat saya cintai, Amelia ini untukmu" ucapnya sebelum membaca puisinya, Amel hanya terdiam dia ingin mendengar puisi Didit
Dikala mentari masih merasa malu
Engkau datang membangunkanku
Membawaku sadar dari alam mimpiku
Kau memberiku semangat untuk hariku
Wahai engkau yang di sana
Bagaimana kau tau apa yang aku butuhkan?
Apa kau memasang lensa di setiap sudut kehidupanku?
Atau apa kau menanam matamu di sebelah mataku?
Tapi biarlah, itu tak penting
Yang terpenting kau masih memberiku senyum semangat untuk mengais pundi pundi kehidupan di tanah orang ini
Aku bangga memilikimu walau aku tak tahu kapan akan berakhir
Aku akan menyisihkan hari hariku untuk mencintaimu
Aku sayang kamu
Kamu – oleh Ari Wibowo
"Aaammmeeellll, kenapa Didit so sweet sekali" ucap Tantri kagum, sedangkan disana dibelakang panggung ada yang tidak suka mendengar puisi Didit untuk Amel.
"Bocah curut,, sejak kapan dia milikin Amel,, sok-sokan romantis" gerutu Bagas
"Aaadduuhhh Amelia beruntungnya dirimu mendapatkan cowok tampan ini" ucap pembawa acara "baiklah teman-teman jika tadi teman kita Didit sudah berpuisi sekarang kita lanjut keacar berikutnya,, ini yang kita tunggu-tunggu ini yang kita nanti-nanti siapa yang tak mengenal cowok-cowok ganteng ini,, mari kita sambut Bagas the gengs" ucap pembawa acara memanggil Bagas dan kawan-kawan dan tak lama Bagas dan kawan-kawan naiklah kepanggung.
"Oke karna hari sudah semakin sore kita langsung saja, apa kalian sudah siap" tanya Doni sang vokalis
__ADS_1
"Sssiiiaaappp" teriak semuanya, tak lama musik berbunyi dan mereka semua siap mengikuti sang vokalis menyanyi, mereka sangat menikmati penampilan cowok-cowok ganteng ini
#Kuhantarkan bak di pelataran
Hati yang temaran
Matamu juga mata mataku
Ada hasrat yang mungkin terlarang
Satu kata yang sulit terucap
Hingga batinku tersiksa
Tuhan tolong aku jelaskanlah
Perasaanku berubah jadi cinta
Reff.
Tak bisa hatiku merafikan cinta
Karena cinta tersirat bukan tersurat
Meski bibirku terus berkata tidak
Mataku terus pancarkan sinarnya
Kudapati diri makin tersesat
Saat kita bersama
Desah nafas yang tak bisa truskan
persahabatan jadi cinta
Reff
Mengapakah kita coba persatukan
Mungkin cobaan untuk persahabatan
Atau mungkin sebuah takdir Tuhan
"Oke satu lagu sudah kita bawakan untuk kalian sebagai lagu pembuka mungkin diantara kalian ada yang mau reques lagu" tanya sang vokalis dengan nada sedikit ngos-ngosan, sontak mereka berteriak ada yang reques kisah cintaku_peterpan, ada yang reques lagu ungu ada yang reques five minutes dan masih banyak lagi, karena ingin memuaskan penggemarnya mereka menyanyikan satu-satu lagu yang direques.
Semua sangat menikmati, suara vokalis yang begitu merdu dan didukung wajah yang tampan.
"Oke saya ada satu kejutan buat kalian, apa kalian setuju kalau gitaris kita, cowok paling tampan dikampus kita menyumbangkan suara merdunya itu untuk kita semua, apa sekalian setuju?" tanya sang vokalis dengan nada yang sedikit berteriak diakhir katanya
"Sseetttuujjjuuu" jawab semua penonton, Bagas terkaget Apa-apaan ini Doni? batinnya
Bagas tak bisa menolak, mau tidak mau siap tidak siap dia harus menyumbangkan suaranya karna penonton semua sudah meneriaki namanya. Dia langsung bertukar posisi dengan Doni.
Dia menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perlahan sebelum dia membuka suaranya.
"Baiklah karena permintaan kalian semua saya akan membawakan semua lagu dan lagu ini saya persembahkan untuk seseorang dan untuk seseorang yang ada disana aku mencintaimu" ujar Bagas sebelum bernyanyi, tak lama dia memberi kode keteman-temannya untuk memulai musik
Waktu pertama kali
Kulihat dirimu hadir
Rasa hati ini inginkan dirimu
__ADS_1
Hati tenang mendengar
Suara indah menyapa
Geloranya hati ini tak kusangka
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Tulus padamu
Hari-hari berganti
Kini cinta pun hadir
Melihatmu, memandangmu bagai bidadari
Lentik indah matamu
Manis senyum bibirmu
Hitam panjang rambutmu anggun terikat
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga
Aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia…
"Terimakasih" ucapnya setelah menyanyikan sebuah lagu yang begitu romantis, sebuah lagu yang begitu menyentuh hati
"Beruntungnya perempuan yang ada dihati kak Bagas" ujar Tantri
"Aku juga mau" ujar Rea
"Kak Bagas kau romantis itu" ujar Rena
"Siapa seseorang yang ada dihati Bagas itu, apa dia begitu sangat berarti? apa dia begitu spesial?" tanya Amel dalam hati
Acara telah selesai, Amel dan teman-temannya tak langsung kembali mereka masih ingin makan dikantin. Seperti biasa mereka mengobrol dan sambil bercanda tak lupa mereka juga membahas puisi Didit dan juga tak ketinggalan seseorang yang ada dihati kak Bagas .
__ADS_1
Zigaz_Sahabat jadi Cinta
Andmesh Kamaleng_ Cinta Luar Biasa