Dia Wanitaku

Dia Wanitaku
Kampus


__ADS_3

Tiga bulan berlalu dan Amel kini sudah kuliah di salah satu Universitas ternama di Jakarta. Yaa Amel, Tantri dan Rena mereka memilih Universitas yang sama biarpun tidak satu jurusan. Amel ambil jurisan Akuntansi sedangkan Tantri dan Rena mereka lebih memilih ambil jurusan Teknik Sipil.


Dikampus Amel cukup dikenal mahasiswa-mahasiswi karna setelah dia cukup pandai bargaul. Biarpun dia gak suka pakai pakaian seksi tapi tidak sedikit pria dikampus itu yang ngejar-ngejar Amel. Salah satunya Didit, teman satu jurusannya.


Ketika jam mata kuliah selesai, Amel dan Rea pergi kekantin untuk makan. Rea adalah teman satu jurusannya Amel dan mereka cukup dekat karna mereka dulu satu SMA biarkan tidak satu kejas. Dan ketika mereka hendak pergi tiba-tiba....


"Amel... " panggil Didit dari belakang


Seketika Amel menoleh "Eehh Didit.. ada apa? tanya Amel


"kamu mau kekantin yyaa? " tanya Didit


"iiyyaa dit" jawab Amel


" boleh aku ikut kalain? " tanya Didit


" gimana Re? tanya Amel sambil lihat Rea


" yyaa gak papa asal lu yang traktir kita ya Dit? ucap Rea bercanda sambil senyum-senyum harap


" ssiiaappp.. yang penting bisa makan sama Amel saja" jawab Didit

__ADS_1


Dan mereka pun langsung pergi kekantin. Setelah sampai dikantin Didit pun langsung memesan makanan yang biasa Amel pesan. Bakso sama es teh manis.


Sambil menunggu pesanan datang mereka seperti biasa ngobrol sambil bercanda. Dan tanpa Amel sadari ada perhatikan dia dari tadi tapi bukan Didit. Dia Bagas bisa dibilang cowok terpampan dikampus itu. Rea yang menyadari itu dia langsung nyenggol tangan Amel sambil kerkata


" mel... ada yang perhatikan lo deh kayaknya" bisik Rea


" siapa? " tanya Amel penasaran


" tu.. ucap Rea sambil menangkat dagunya menjuk kearah bagas. "cowok tertampan dikampus ini" ucap Rea


" cowok tertampan dikampus ini? " tanya Amel kembali dengan wajah bingung


" iya.. tu yang pakai kaos putih tu"


Ketika selesai makan mereka langsung kembali kekelas karna masih ada satu mata kuliah lagi. Tapi Amel ketika hendak kekelas tiba-tiba perut Amel sakit dan dia ingin kekamar mandi.


Selesai dari kamar mandi Amel hendak pergi kekelasnya tanpa dia sadari sudah ada Bagas disebelahnya.


"hhaaii non" sapa Bagas


Amel yang kaget langsung menoleh kearah Bagas

__ADS_1


"aassttaaggaa kamu!!! bikin kaget saja" seru Amel


"kuliah disini juga? " tanya Bagas


"enggak" jawab Amel cuek


"trus ngapain disini? "


" yyaa kuliah lah Bagas, sudah tau masih tanya lagi" jawab Amel


Bagas yang mendengar jawaban Amel hanya senyum sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"oohh.. ya kenapa tadi dikantin kakak lihatin aku terus? " tanya Amel


" kenapa? tidak bolehkah? tanya balik Bagas


"enggak boleh" jawab Amel cuek


"jadi cewek tu jangan sombong-sombong non nanti cowok pada lari lagi"


"biarin.. wwlleekk" jawab Amel sambil mengeluarkan lidahnya. Dan Amel pun langsung pergi meninggalkan Bagas dan buru-buru masuk kekelas.

__ADS_1


"Amelia.. Amelia cewek begini ni yang gw cari, jangan panggil gw Bagas kalau gw gak bisa bikin lo jatuh cinta sama gw" gumam Bagas


__ADS_2