Dia Wanitaku

Dia Wanitaku
Menerima Keadaan


__ADS_3

Aurell menghela nafasnya. "Sudahlah, jangan karena hanya minuman kalian membuat keributan disini" ucap Aurell.


"Jek, kita bahas masalah itu besok, hari ini kita tunda, aku sangat lelah sekali hari ini, hari ini benar-benar membuatku pusing" lanjutnya setelah itu bangkit dari duduknya dan berlalu pergi meninggalkan ketiga pria itu.


Ketiga pria itu terbengong ditinggal oleh Aurell.


"Kenapa Aurell pergi?" tanya Jek bingung.


"Entahlah" jawab Doni. Setelah itu ia ikut menyusul Aurell keluar dari bar itu.


"Lah?" bengong Jek.


Sagarr juga ikutan pergi dari sana, ia malas jika Aurell tak ada disana, apalagi bersama pria yang baru ia kenal namun terkesan menyebalkan baginya.


"Mengapa semuanya meningalkanku?" tanyanya pada dirinya sendiri.


"Ah sudahlah biarkan saja, mending aku bersenang-senang mumpung ada disini"


"Ayo, wanita-wanitaku... Mari ikut bersama pria tampan ini" ucap Jek sambil merangkul kedua wanita seksi itu, dan mengiringnya menuju kesuatu tempat.


...----------------...


Pagi ini Aurell kekampus, karena jadwal pelajarannya memang pagi. Namun siangnya ia tak ada jadwal ngampus, karena setiap jadwal dikampus pasti berbeda-beda, ada yang pagi, sore sampai malam, dan siang sampai sore.


Aurell menjalani harinya seperti sedia kala. Seperti tak ada masalah dalam dirinya, padahal rumor Aurell ditinggal oleh kekasihnya beredar dikalangan pengguna akun sosmed, tentunya semua seisi kampus itu tau.


Sebagian dari penghuni kampus itu, ada yang mengatakan jika Aurell ditinggal oleh kekasihnya dikarenakan Aurell menganiyaya mahasiswi baru dikampusnya itu, ada juga yang bilang jika kelakuan Aurell sangat kasar sehingga kekasih Aurell tak sanggup bersamanya dan mencapakannya. Sungguh! Orang yang mengatakan itu benar-benar membuat citra Aurell bertambah buruk dimata orang. Tak ayal, rumor itu sangat mengerikan sama halnya dengan fitnah, caci maki dan juga bulying.


Semua rumor itu tentunya berasal ketika ia terlibat masalah dengan Eira saat kejadian ditoilet tempo hari lalu itu, tidak hanya itu, rumor itu juga muncul ketika Aurell menghadiri acara pertunangan Gavin, dengan Aurell mengandeng pria asing yang semua teman kampusnya menyatakan jika itu adalah kekasih baru Aurell.


Saat Aurell melewati koridor kelas, semua pasang mata terus tertuju padanya.

__ADS_1


"Liat tuh, si Aurell.. Kemarin pas datang keacara pertunangan Gavin sama Eira bikin suasana jadi heboh! Mungkin dia datang kesana buat nunjukin jika dia bisa dapatin pria lain yang lebih ganteng, biasanya kalo ditinggal pacarnya itu, pasti nangis-nangis, lah ini? Malah bawa cowok lain, dipertunangan mantannya lagi" cibir seorang mahasiswi bersama teman-temannya.


"Jangan-jangan, Si Aurell ini jika ditinggal pacarnya, langsung cari mangsa lagi, ihhh ngeri banget deh, kalo aku pasti malu banget"


Ucapan demi ucapan terus terlontar oleh mulut pedas mereka, pernyataan ambigu mereka membuat seisi penghuni kampus itu terus membicarakan Aurell tanpa henti.


Sagarr yang memang sudah datang itu, mendengar pembicaraan mereka. Ia geram, seenaknya sekali mereka membicarakan hal buruk tentang wanitanya.


Sagarr berjalan kearah salah satu mahasiswi yang tengah membicarakan Aurell itu.


"Mulut kalian sungguh busuk, teruslah berbicara seperti ini, maka kalian akan dapat balasannya" ucap Sagarr dengan pandangan yang tajam kearah mereka, setelah itu ia melangkah pergi menghiraukan ucapan mereka.


"Ihh, siapa sih tuh cowok cupu? Dia stres ya?"


"Gatau juga, gajelas deh... Jangan-jangan gebetannya si Aurell tuhh, Ihh Aurell kok banyak mangsanya ya... Jijay deh" ucapnya sambil bergidik ngeri.


"Wah...sepertinya Aurell mau menjalang tuh"


"Kyaaaaa..."


Teriak mereka merasa kaget, tiba-tiba saja air kotor muncul dibelakang mereka. Mereka tak tau siapa gerangan yang melakukannya, karena dibelakang mereka tak ada seorang pun disana.


"Ihh.. Siapa sih yang melakukan ini, mana bau banget lagi airnya, kayaknya air comberan deh" gerutunya sambil mengibas-ngibaskan pakaiannya yang basah itu.


"Iya nih... Aduh, riasanku jadi luntur nih... Gimana nih..."


"Bau busuk banget, iyuhhh harus mandi bunga ini"


"Sial banget sih hari ini"


Mereka terus saja mengerutu sampai tak melihat, jika disekitar mereka banyak orang yang mengerumuni mereka, sambil membawa hp, siap merekam adegan yang menurut mereka sangat mengasikan.

__ADS_1


"Guys, bau banget tuh... Ini pasti karma mereka kali ya, gara-gara julid terus sama Aurell" ucap seorang mahasiswa sambil merekam mereka.


Empat siswi yang terkena air kotor itu, tersadar jika banyak orang yang melihat tingkah mereka.


"Eh! Eh! Kenapa kalian main rekam aja, matiin gak hp kalian! Matiinnn!" katanya dengan nada ditinggikan.


"Enak aja main nyuruh, emang kalian siapa" kata seorang pria itu dengan nada sewot.


"Wah... Malah nyolot lagi! Kita ini korban, kenapa kalian malah ngerekam kita" ucap siswi itu tak terima.


"Hahaha... Ya itu mah salah kamu sendiri, makannya jangan suka ngejulidtin orang"


"Hei! Emang kamu gak ngejulidtin si Aurell juga? Kau kan juga ikut-ikutan, dasar! Kayak yang paling benar aja"


"Wah... Malah main nuduh nih, dasar mulut tak ber etika, ngajak gelud lu?" ucap siswa itu tersulut emosi.


"Hei! Apa yang kalian lakukan disini? Jangan buat keributan, dasar anak-anak ini" kata seorang dosen, yang datang melerai pertengkaran mereka.


Disatu sisi, Sagarr yang melihat semua adegan itu merasa puas. Ia menyilangkan tangannya dan memunculkan senyum miringnya diwajah tampannya itu.


Drt.. Drt.. Hp Sagarr bergetar, ia lalu mengangkat telfonnya.


"Ya!"


"Semua perintah sudah beres tuan" ucap Joy asistennya.


"Bagus, aku akan memberikanmu tips atas kerjamu yang sangat memuaskan itu" ujar Sagarr sambil tersenyum bangga.


"Terimakasih tuan" ucap Joy, setelah itu memutuskan telfonnya.


Sagarr meletakkan hpnya disaku, ia lalu tersenyum semirk. 'Berani, bermain-main dengan wanitaku, maka kalian akan berhadapan denganku' gumam Sagarr, yang ternyata semua kejadian yang dialami empat mahasiswi itu adalah ulah Sagarr. Ternyata ancamannya itu tak pernah main-main, mungkin orang yang kenal dekat dengannya akan takuk padanya. Sungguh! Rencana apa lagi yang akan ia lakukan, jika Aurell terkena masalah sedikit saja. Bahkan Aurell saja tak tahu jika Sagarr sedang membuat ulah untuk membela dirinya.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2