Dokter & Petani

Dokter & Petani
Bertemu Mommy Dan Daddy


__ADS_3

Akhir pekan ini, Julia bertekad mencari Alex di Ale's Farm kembali, ia begitu yakin kalau Alex ada di tempat itu karena ia tak menemukan Alex di rumah utama keluarga Agam.


Setelah hampir dua jam perjalanan, Julia telah sampai ke Ale's Farm di dampingi dua orang kepercayaannya yaitu Manajer serta bodyguardnya.


Ketika mobil Julia masuk ke halamana luas Ale's Farm, kedua orang tua Alex berada di beranda sedang menulis kebutuhan pertanian yang akan di belanjakan ke kota.


Melihat mobil yang masih asing, mommy dan daddy memperhatikan siapa yang datang, apakah mungkin pelanggan baru, pikir mereka.


"Mommy....!" seru Julia sambil setengah berlari menghampiri mommy Sandra. Sementara mommy Sandra terbengong melihat kedatangan Julia.


"Mommy! Julia kangen mommy!" seru Julia sambil memeluk mommy Sandra saat Julia sudah sampai di tempat mommy dan daddy duduk. Sementara manajer dan bodyguard Julia hanya menunggu di dekat mobil.


"Ajak ke sini kedua orang teman kamu itu!" perintah mommy setelah Julia melepas pelukannya, dan Julia melambaikan tangan untuk mendekat kepada dua orang kepercayaannya itu.


Manajer dan bodyguard Julia mendekat, mereka bersalaman serta memberikan salam kepada mommy dan daddy, lalu duduk di kursi yang masih kosong setelah di persilahkan duduk oleh mommy Sandra, dan mereka hanya mendengarkan saja percakapan Julia dan tuan rumah tak berniat ikut nimbrung pembicaraan.


"Julia, sejak kapan kamu kembali?" tanya mommy Sandra.


"Aku sudah hampir dua minggu di sini mom, ada pekerjaan di sini yang membuatku kembali, aku juga tidak mengira kalau agensiku akan bekerja sama dengan perusahaan Agam." jelas Julia menjawab pertanyaan mommy Sandra.


"Berarti kalau tidak ada pekerjaan di sini kamu tidak pulang ya Jul?" tanya mommy.


"Ya, mungkin begitu mom." jawab Julia dengan senyum malu-malunya.


"Ha-hai dad." sapa Julia kepada daddy Agam dengan kikuk.


"Hai Jul." balas daddy Agam dengan muka datarnya.


Daddy Agam memang menjadi tidak terlalu suka dengan Julia sejak dia menunda dengan berbagai alasan saat Alex hendak meminangnya, apalagi sejak tahu apa yang Julia lakukan di belakang Alex.


Mendapat tanggapan datar dari daddy Agam, Julia jadi merasa tidak nyaman, tetapi karena mommy Sandra tetap bersikap baik Julia jadi tidak begitu mempermasalahkan tanggapan daddy Agam.

__ADS_1


"Daddy mau tinju sawah dulu, silahkan kamu lanjutkan obrolan sama mommy." pamit daddy hanya untuk menghindari Julia.


"Iya dad." sahut Julia. Dan daddy Agam pun segera berlalu dari tempat itu.


"Mom, memangnya farm ini milik siapa sih? Kok mommy sama daddy juga ada di sini dan malah daddy hendak tinjau ke sawah, apa setelah daddy pensiun dari kantor jadi tukar kerjaan dengan Alex ya? Tapi kenapa tidak menikmati hari tua dengan tenang di rumah sendiri saja sih mom?" Julia begitu banyak ingin tahu tentang kehidupan kedua orang tua Alex.


Julia tidak pernah tahu kalau farm ini milik Alex, dan para pekerja pun tidak tahu, karena kalau setahu para pekerja farm ini milik madam Sandra dan Alex hanya orang kepercayaannya.


Sedang setahu Julia, tempat itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan keluarga Agam. Julia berpikir saat ia hendak bermigrasi dan berpamitan dengan Alex, lelaki yang saat itu berstatus sebagai kekasihnya hanyalah seorang buruh pertanian karena melarikan diri dari orang tuanya karena menolak di jodohkan dengan gadis pilihan daddynya.


"Ya, daddy bertukar kerjaan dengan Alex." jawab mommy Sandra.


"Apa mom? Apa itu tidak terlalu berat buat daddy yang sudah berumur? Menjadi buruh tani kan sangat menguras tenaga mom, kalau seperti ini kan bukannya menghabiskan waktu dengan tenang di hari tua tetapi malah menguras tenaga di hari tua?" Julia tidak habis pikir dengan jalan pikiran kedua orang tua Alex.


"Kalau maunya daddy begitu mau bagaimana lagi Jul? Mommy sebagai seorang istri hanya bisa mendukung keputusan daddy." jawab mommy Sandra tidak berniat menjelaskan yang sebenarnya.


"Iya sih mom." sahut Julia.


"Lalu kamu tahu dari siapa mommy di sini?" tanya mommy Sandra yang sebenarnya sudah tahu siapa yang Julia cari.


"Direktur utama atau buruh tani hanyalah status dan tempatnya saja yang membedakan. Lalu kenapa sekarang kamu ke sini lagi kalau dilihat dari raut muka kamu saja kamu terlihat jijik begitu?" tanya mommy yang seperti hilang respek dengan Julia karena memandang orang dengan kedudukannya. Dan hal itu pun sudah mommy ketahui sejak dari dulu.


Tetapi mommy Sandra tidak bisa bersikap acuh terhadap Julia seperti yang daddy Agam perlihatkan barusan.


"Ehm... Enggak kok mom, aku gak jijik kok." Julia terlihat kikuk menanggapi perkataan mommy Sandra.


"Mom, apakah saat ini Alex ada di sini atau di sawah ataupun kebun atau mungkin di peternakan? Aku ingin menemuinya mom." tanya Julia ingin segera bertemu Alex.


"Alex sedang ada urusan pekerjaan, dia tidak di satu tempatpun yang kamu sebutkan tadi." jawab mommy Sandra.


"Dia kembali sekitar jam berapa ya mom?" tanya Julia lagi.

__ADS_1


"Mommy tidak tahu sampai jam berapa, dan entah nanti Alex pulang ke sini atau tidak, mommy tidak tahu." Terlihat raut kecewa di wajah Julia mendengar ucapan mommy.


"Aku ingin menelponnya, tetapi setiap ia tahu kalau aku yang menelpon pasti langsung dimatikan." cerita Julia masih dengan raut kecewanya.


"Sebenarnya kamu mau apa lagi mencari Alex saat ini Jul?" tanya mommy penasaran kenapa Julia bersikeras ingin bertemu Alex.


"Aku ingin kembali kepada Alex seperti dulu mom, aku ingin membenahi rusaknya hubunganku terhadap Alex, aku ingin meminta maaf karena dulu sebelum kita berpisah tempat, aku sudah buat Alex kecewa mom." terang Julia menampakkan wajah sedih seakan bersalah telah memperlakukan Alex tidak baik saat sebelum keberangkatan Julia ke negara lain dulu.


"Apa yang kamu maksud ingin kembali kepada Alex seperti dahulu Jul?" tanya mommy penasaran.


"Aku ingin kembali menjalin kasih dengan dia mom." jawab Julia tanpa basa basi


"Mana mungkin Jul, Alex sudah hidup bahagia dengan istrinya, kamu sebaiknya cari pasangan yang masih lajang." saran mommy Sandra.


"Iya aku tahu Alex sudah berumah tangga mom, tapi sepertinya rumah tangga mereka jauh dari kata bahagia." kata Julia dengan keyakinannya dan kemudian menceritakan sikap dan gelagat Alex serta Sari yang Julia anggap sebagai istri dari Alex saat dia datang ke tempat ini seminggu yang lalu.


"Sepertinya kamu salah orang Jul." tebak mommy Sandra, karena apa yang Julia ceritakan tidak sesuai dengan ciri yang dimiliki Kyra.


"Tidak mom, mana mungkin aku salah orang. Tapi kalau aku boleh tahu, pemilih tempat usaha ini orang mana sih mom?". tanya Julia dan mommy Julia hanya menyebut daddy Agam. Mommy tidak akan berterus terang siapa pemilik Ale's Farm sebenarnya.


"Milik daddy Agam?" tanya Julia dengan mata terbeliak tidak percaya dan mommy Sandra hanya mengangguk menjawab pertanyaan Julia.


"Apakah mommy punya madu? Maksudnya apakan daddy punya istri muda? Karena saat aku kesini waktu itu, aku juga bertemu dengan seorang permpuan muda yang mengaku sebagai istri pemilik tempat ini." tanya Julia seperti tidak percaya.


Tetapi bukannya marah, mommy Sandra malah tersenyum mendengar perkataan Julia yang benar-benar salah paham.


"Sudahlah Jul, tidak usah bertanya lagi tentang siapa pemilik tempat ini. Ayo kita semua makan dulu, sudah waktunya untuk makan siang." mommy Sandra mengajak Julia dan kedua orang rekannya untuk sementara mengalihkan pembicaraan Julia.


Sementara daddy memilih makan siang bersama dengan para pekerja setelah mengirim pesan kepada mommy karena saat ini daddy masih di kebun dan belum berniat pulang.


Belum selesai mereka dengan makan siangnya, terlihat dua mobil beriringan masuk ke halaman Ale's Farm, dan itu adalah mobil Alena dan juga mobil Kyra.

__ADS_1


...****************...


Terima kasih sudah membaca 🥰


__ADS_2